Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM BIMBINGAN KONSELING Nova Eko Hidayanto
PKn Progresif : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2018): Jurnal PKn Progresif, Vol. 13 No. 1 Juni 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/pknp.v13i1.35785

Abstract

We know that how important BK (Counseling Guidance) in campus and secondary  school until senior high school. Remember that now is globalization or modern era which is how heavy information from foreign country that do not bring fine cases which accordance with our country personality that is Pancasila. Lately, many decadence moral like student or society fighting, drug and alcohol drinking, et cetera. Even especially many victim of alcohol drinking are student of very young people and this is become central of attention from our state, Indonesia, not only now but forever. Because of that, alcohol drinking which is easy gotten and identical with appearance of discotiques which is come from foreign country. Of course drug and alcohol drinking can cause death accordance with medical science and destroy  of education world. In one side, BK role is helping and pushing service to all student for to speed their study with giving advices so that can filter  negative acts which can not accordance with Pancasila and religion. In this, BK role must join with religion and PPKN teacher for helping better student in Indonesia.Kata Kunci : Role, Pancasila and Civic, Counseling Guide
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Fase Fondasi H.B.A Jayawardana; Ade Irma Noviyanti; Nova Eko Hidayanto; Rina Sugiarti Dwi Gita
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 6 No. 1 (2022): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v6i1.710

Abstract

Sekolah Penggerak merupakan sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi serta kepribadian yang dimulai dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru). Peluncuran Kurikulum Merdeka adalah salah satu dari sekian banyak upaya Kemendikbudristek dalam menyikapi terbentuknya krisis pendidikan di Indonesia yang belum membaik dari tahun ke tahun. Riset PISA menampilkan banyak peserta didik yang tidak sanggup untuk menguasai teks simpel ataupun mempraktikkan konsep matematika dasar. Sepanjang 10 hingga 15 tahun terakhir kurang lebih 70% siswa umur 15 tahun terletak di dasar kompetensi minimum dalam literasi serta numerasi. Program Implementasi Kurikulum Merdeka dirancang untuk menunjang peluncuran kurikulum merdeka melalui aktivitas sosialisasi serta tutorial teknis untuk pemangku kepentingan seperti Dinas Pendididikan, Penilik, Pengawas, UPT Pusat, Organisasi Mitra yang bertugas mendampingi satuan PAUD di wilayahnya masing-masing. Penelitian ini bertujuan utuk menganalisis apakah guru-guru PAUD sudah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka tersebut dengan baik sesuai dengan harapan dari pemerintah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagain besar guru telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di Fase Fondasi (PAUD) dengan baik.
Strategi Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di PAUD Nova Eko Hidayanto; Hariyanto Hariyanto; H.B.A Jayawardana
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 6 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v6i2.1226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi proyek penguatan profil pelajar Pancasila di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari studi literatur yang relevan. Penerapan proyek ini berperan dalam membentuk karakter positif pada anak-anak. Mereka belajar untuk menghormati perbedaan, saling bekerja sama, dan menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab. Hal ini dapat membantu mengembangkan kepribadian yang kuat dan mempersiapkan mereka menjadi warga negara yang baik di masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan proyek penguatan profil pelajar Pancasila di PAUD membutuhkan berbagai macam strategi yang perlu diketahui oleh pemangku kepentingan terutama kepala dan guru PAUD. Implementasi proyek penguatan profil pelajar Pancasila di PAUD memberikan manfaat yang signifikan dalam membangun pemahaman nilai-nilai Pancasila, membentuk karakter positif, dan memperkuat rasa cinta tanah air pada anak-anak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan penting bagi praktisi pendidikan dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila di tingkat PAUD.
Pembelajaran Berbasis AI (Artificial Intelligence) untuk Anak Usia Dini Ade Irma Noviyanti; Nova Eko Hidayanto; Pipit Rika Wijaya
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v7i1.1514

Abstract

Teknologi berbasis AI (Artificial Intelligence) saat ini sedang berada pada masa perkembangan yang luar biasa. AI sudah banyak digunakan diberbagai bidang termasuk di bidang pendidikan. Pengenalan AI dirasa sangat penting dilakukan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan penggunaan AI pada pembelajaran di PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).Penggunaan AI di PAUD dapat disesuaikan dengan minat dan kebutuhan anak.Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam pembelajaran di PAUD sangat direkomendasikan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan AI dalam pembelajaran di PAUD sangat direkomendasikan karena menyenangkan, mudah digunakan, dan mampu mendorong anak untuk berpikir kritis dan kreatif, serta memperkenalkan teknologi sejak usia dini.
Implementasi Disiplin Positif untuk Anak Usia Dini Wijaya, Pipit Rika; Noviyanti, Ade Irma; Hidayanto, Nova Eko
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v7i2.1901

Abstract

Penelitian ini berfokus pada implementasi disiplin positif untuk anak usia dini sebagai pendekatan alternatif dalam pendidikan. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya penerapan disiplin yang mendukung perkembangan karakter, nilai, dan perilaku positif pada anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk memahami dan menjelaskan fenomena disiplin positif dalam konteks pendidikan anak usia dini. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan studi literatur dari jurnal ilmiah yang relevan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi strategi efektif dalam penerapan disiplin positif, memahami dampaknya terhadap perkembangan anak, dan mengevaluasi tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin positif meningkatkan perilaku positif anak, memperbaiki hubungan antara anak dan pendidik, serta meningkatkan keterlibatan dan dukungan orang tua. Namun, tantangan seperti konsistensi penerapan dan pemahaman mendalam tentang disiplin positif perlu diatasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa disiplin positif merupakan pendekatan yang efektif dalam mendidik anak usia dini dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan program yang mendukung implementasinya di lembaga pendidikan anak usia dini.
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Pembelajaran Pendidikan Karakter di PAUD Hidayanto, Nova Eko
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 8 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v8i1.2127

Abstract

Pendidikan karakter pada anak usia dini merupakan langkah strategis untuk membentuk kepribadian yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila sejak usia dini. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran pendidikan karakter di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah dan praktik pembelajaran di PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, toleransi, dan keadilan, dapat ditanamkan melalui pendekatan bermain, bercerita, dan proyek berbasis kolaborasi. Penerapan ini memerlukan dukungan guru yang kompeten, lingkungan belajar yang kondusif, serta keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila, pendidikan karakter di PAUD diharapkan mampu membangun generasi yang memiliki moralitas, integritas, dan kesadaran sebagai warga negara yang baik.
Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Sebuah Tinjauan Sistematis Hidayanto, Nova Eko
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v8i2.2458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis berbagai literatur yang membahas internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan anak usia dini. Internalisasi nilai-nilai luhur bangsa sejak usia dini merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter dan identitas kebangsaan anak. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel-artikel ilmiah yang diterbitkan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, baik dari jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi internalisasi nilai Pancasila dalam konteks PAUD meliputi pendekatan pembiasaan, keteladanan guru, permainan edukatif, serta integrasi dalam kegiatan tematik. Nilai-nilai yang paling dominan diajarkan adalah religiusitas, gotong royong, nasionalisme, dan tanggung jawab. Tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan pemahaman guru terhadap implementasi nilai Pancasila dan kurangnya dukungan dari lingkungan keluarga. Kajian ini merekomendasikan penguatan pelatihan guru, pengembangan kurikulum berbasis nilai, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan karakter anak sesuai nilai-nilai Pancasila.
Pemanfaatan Software Sistem Operasi Bebas dan Lokal Buatan Indonesia-Blankonlinux untuk Meningkatkan Pengenalan Jati Diri Bangsa Hidayanto, Nova Eko; Bayono, Yosdy Praseko; Maya C.P, Helda Mega; Susilo, David K.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 2 No. 1 (2022): irje 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.609 KB) | DOI: 10.31004/irje.v2i1.183

Abstract

Aplikasi software sistem operasi gratis dan Blankonlinux buatan lokal Indonesia sehingga ada manfaat yang kita dapatkan. Yang pertama software ini bebas untuk dimodifikasi dan dikembangkan siapa saja yang tentunya akan dimodifikasi dengan diganti dengan bahasa Indonesia dan ditambah dengan huruf abjad lokal beberapa daerah di Indonesia. Hal ini tentunya berbeda dengan perangkat lunak sistem operasi berpemilik seperti Windows atau Microsoft dan Macintosh buatan Apple yang tidak dapat dimodifikasi siapapun kecuali dengan perusahaan itu sendiri. Manfaat kedua adalah gratis untukdiunduh dan digunakan. Tentu saja Blankonlinux akan meningkatkan pengakuan bangsa untuk mengatasi globalisasi, dengan mengubah semua menu ke bahasa Indonesia dan penambahan huruf abjad lokal beberapa daerah di Indonesia. Manfaat lainnya adalah tidak merusak hak cipta dan menghindari penggunaan software curian yang akhir-akhir ini paling banyak digunakan di era globalisasi, yang tidak dapat dipedulikan dan sangat kurang memperhatikan sosialisasi. Penelitian ini lebih menitikberatkan pada pemanfaatan “free software dan Blankonlinux buatan lokal Indonesia” untuk meningkatkan pengakuan bangsa dengan rumusan masalah sebagai : (1) Apa saja yang terdapat pada Blankonlinux untuk meningkatkan pengakuan bangsa?, (2) Apa saja software yang terdapat di Blankonlinux untuk orang awam (bukan untuk programmer)?, (3) Bagaimana cara menyebarkan manfaat Blankonlinux ?.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan dokumentasi.
The Role of Corona Era to Open Opportunity Internationalize, Walless And Equity or Equality School (Kindergarten Until University, Special Education, Formal and Informal) in The World As Suggestion Policy Hidayanto, Nova Eko
Indonesian Research Journal on Education Vol. 2 No. 1 (2022): irje 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.788 KB) | DOI: 10.31004/irje.v2i1.184

Abstract

Before Covid-19 Pandemic,generally to builtschools (kindergarten until university, formal and informal)must be there wall or building to made class for learning process (face to face) teacher and students and these was vary, therewere small and big, both of building and quality or level.Since Covid-19 Pandemic happen big economic crisis in the world, of course werelost of job, bankruptcybecause close of companies,lock downand must be using of elearning or online learning in all schools in the worldto avoid spreaded of this desease. Because of that,elearning could be used for many benefit opportunity, among them are internationalized, walless and equity concrete or hard schools. Futhermore had found free, best, simplest elearning software (as simple as blog made, not using programing language) in the Moodlecloud.com, Google Classroom and Zoom Meeting Online.Thiswas a literature reviewknown as library research.The search strategywasdocumentationfrom articles and books,etc. This was conducted from April to July 2021 that included electronic database: Science Direct and Google Scholar. The other,had found Bank transfer for along time ago and internet as a key for all utilization so that can be used student’s registerwith google form.
Implementasi Disiplin Positif untuk Anak Usia Dini Wijaya, Pipit Rika; Noviyanti, Ade Irma; Hidayanto, Nova Eko
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v7i2.1901

Abstract

Penelitian ini berfokus pada implementasi disiplin positif untuk anak usia dini sebagai pendekatan alternatif dalam pendidikan. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya penerapan disiplin yang mendukung perkembangan karakter, nilai, dan perilaku positif pada anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk memahami dan menjelaskan fenomena disiplin positif dalam konteks pendidikan anak usia dini. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan studi literatur dari jurnal ilmiah yang relevan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi strategi efektif dalam penerapan disiplin positif, memahami dampaknya terhadap perkembangan anak, dan mengevaluasi tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin positif meningkatkan perilaku positif anak, memperbaiki hubungan antara anak dan pendidik, serta meningkatkan keterlibatan dan dukungan orang tua. Namun, tantangan seperti konsistensi penerapan dan pemahaman mendalam tentang disiplin positif perlu diatasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa disiplin positif merupakan pendekatan yang efektif dalam mendidik anak usia dini dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan program yang mendukung implementasinya di lembaga pendidikan anak usia dini.