Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Civic Education and Nationalism Attitudes of Elementary School Students: Implications for Child Well-Being and SDGs in Indonesia Hardiyati, Mikyal; Putri, Noni; Lubis, Asroruddin; Gustiani, Desi
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 1 (2026): April: Women and Children Welfare in Indonesian Context
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i1.546

Abstract

Previous studies on civic education and nationalism have predominantly focused on secondary or tertiary levels, leaving a critical gap regarding how Pancasila and Civic Education (PPKn) shapes nationalism attitudes among elementary school students and its connections to child well-being aligned with Sustainable Development Goals (SDGs). This study investigates the role of PPKn instruction in cultivating nationalism attitudes among elementary school students in Kendari, Southeast Sulawesi, Indonesia, and explores implications for child well-being and SDG 4 (Quality Education) and SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions). A quantitative survey design was employed, involving 312 Grade V and VI students, 24 PPKn teachers, and 9 school principals across three public and private elementary schools selected through stratified random sampling. Data were collected using validated Nationalism Attitude Scales (Cronbach's α = .87) and PPKn Learning Quality Inventory (α = .83), then analysed via multiple regression and structural equation modelling (SEM). Results reveal that PPKn instructional quality significantly predicts nationalism attitudes (β = .61, p < .001), with participatory methods and contextual content as strongest mediators. Extracurricular integration amplified this effect. However, digital literacy gaps and inconsistent pedagogical competencies among teachers moderated outcomes. These findings suggest that strengthening PPKn through innovative, inclusive pedagogy contributes not only to nationalism formation but also to broader child well-being and democratic citizenship, advancing Indonesia’s SDG commitments.
Penerapan Deep Learning Berbasis Keislaman dalam Pembelajaran IPA di MI Insan Rabbani Susukan Banjarnegara Hasanah, Anni Waridatul; Nadiroh, Nasikhotun; Hardiyati, Mikyal
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jsbex633

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya dikotomi antara sains dan agama dalam pembelajaran IPA di madrasah, sehingga nilai spiritual belum terintegrasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan deep learning berbasis keislaman dalam pembelajaran IPA di MI Insan Rabbani Susukan Banjarnegara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 1 guru IPA dan 15 siswa kelas IV. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan partisipasi siswa dari 66% (10 siswa) pada pertemuan pertama menjadi 80% (12 siswa) pada pertemuan ketiga, dengan tingkat fokus mencapai 93%. Sebanyak 100% siswa terlibat dalam diskusi kelompok, 67% (9 siswa) mampu menjelaskan tanpa membaca, dan 3 dari 5 kelompok mampu berargumentasi. Kesimpulannya, pendekatan ini efektif meningkatkan pemahaman konseptual, sikap ilmiah, dan kesadaran spiritual siswa, meskipun masih memerlukan penguatan dalam implementasinya.