Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Good Corporate Governance, Capital Intensity, Kompensasi Manajemen Terhadap Manajemen Pajak Fitriani, Laras; Fitrianti, Dini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh good corporate governance, capital intensity, kompensasi manajemen terhadap manajemen pajak pada Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode analisis data panel. Data yang digunakan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan audited selama periode pengamatan penelitian. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor Energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Terdapat 66 Perusahaan dalam Populasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan beberapa kriteria yang telah ditentukan. Total sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 21 perusahaan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Good Corporate Governance yang meliputi, Komisaris Independen (X1) sebagai variabel bebas pertama, Kepemilikan Institusional (X2) sebagai variabel bebas kedua, Capital Intensity (X3) sebagai variabel bebas ketiga, Kompensasi Manajemen (X4) sebagai variabel bebas keempat serta Manajemen Pajak (Y) sebagai variabel terikat. Metode regresi data panel digunakan sebagai metodologi penelitian pada penelitian ini. Analisa hasil penelitian menggunakan bantuan perangkat lunak EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa good corporate governance, capital intensity, kompensasi manajemen berpengaruh terhadap manajemen pajak. Serta hasil penelitian per variabel menunjukkan bahwa Komisaris Independen dan Kompensasi Manajemen tidak berpengaruh terhadap Manajemen Pajak, sedangkan Kepemilikan Institusional dan Capital Intensity berpengaruh terhadap Manajemen Pajak.
Pengaruh Transfer Pricing, Ukuran Perusahaan, dan Capital Intensity Terhadap Tax Avoidance Azzahra, Annisa; Fitrianti, Dini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transfer pricing, ukuran perusahaan, dan capital intensity terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Pajak ialah sumber utama penerimaan negara yang mempunyai peran penting dalam pembangunan nasional. Tetapi, dalam praktiknya masih terdapat perusahaan yang melakukan beberapa strategi untuk mengurangi beban pajak, yang salah satunya menggunakan praktik tax avoidance. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan guna mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi tax avoidance pada perusahaan, khususnya pada perusahaan sektor energi yang memiliki kontribusi cukup besar terhadap ekonomi nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 10 perusahaan sebagai sampel penelitian dengan total 50 data observasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan bantuan aplikasi Eviews. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Transfer Pricing (X1) sebagai variabel independen pertama, Ukuran Perusahaan (X2) sebagai variabel independen kedua, Capital Intensity (X3) sebagai variabel independen ketiga, serta Tax Avoidance (Y) sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transfer pricing, ukuran perusahaan, dan capital intensity berpengaruh terhadap tax avoidance. Hasil penelitian masing-masing variabel menunjukkan bahwasanya transfer pricing tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, ukuran perusahaan berpengaruh terhadap tax avoidance, sedangkan capital intensity tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan menjadi faktor yang mempengaruhi praktik tax avoidance pada perusahaan sektor energi selama periode penelitian 2020-2024.
Pengaruh Cash Flow, Modal Kerja Bersih, dan Growth Opportunity terhadap Cash Holding Aryani , Aryani; Fitrianti, Dini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7526

Abstract

Penelitian Ini Bertujuan Untuk Memberikan Bukti Empiris Pengaruh Cash Flow, Modal Kerja Bersih Dan Growth Opportuniy Terhadap Cash Holding. Penelitian Ini Menggunakan Pendekatan Kuantitatif Dan Data Yang Digunakan Adalah Data Sekunder. Populasi Didalam Penelitian Ini Adalah  Perusahaan Basic Materials Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024. Metode Dalam Penentuan Sampel Menggunakan Purposive Sampling. Diperoleh Sampel Sebanyak 18 Perusahaan Dengan Periode 5 Tahun Sehingga Jumlah Yang Diperoleh 90 Data Sampel. Pengolahan Data Dengan Menggunakan Microsoft Office Excel Dan Program Eviews Versi 12, Dengan Melakukan Uji Statistik Deskriptif, Analisis Model Regresi Data Panel, Uji Pemililihan Model (Uji Chow, Uji Hausman, Dan Uji Lagrange Multipier) Dengan Model Yang Terpilih Adalah Random Effect Model, Uji Asumsi Klasik (Uji Normalitas, Uji Multikolienaritas, Heteroskedastisitas, Uji Autokorelasi) Koefisien Determinasi, Analisi Regresi Data Panel, Uji Statistik T Dan Uji Statistik F. Hasil Analisis Uji Koefisien Determinasi Menunjukkan 18,4%  Variabel Cash Holding Dapat Dijelaskan Oleh Ketiga Variabel Independen Yang Terdiri Dari Cash Flow, Modal Kerja Bersih, Dan Growth Opportunity Hasil Uji F Menunjukan Bahwa Secara Simultan Cash Flow, Modal Kerja Bersih Dan Growth Opportuniy Berpengaruh Signifikan Terhadap Terhadap Cash Holding. Hasil Uji T Menunjukan Bahwa Cash Flow Dan Growth Opportunity Secara Parsial Tidak Berpengaruh Signifikan Terhadap Cash Holding, Namun Modal Kerja Bersih Secara Parsial Berpengaruh Signifikan Terhadap Cash Holding.