Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengelolaan Objek Wisata Candi Sipamutung Oleh Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Padang Lawas Provinsi Sumatera Utara Daulay, Marhamah Pujana; Maulidiah, Sri
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i4.2024.1631-1636

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hambatan dan pengelolaan Candi Sipamutung Kabupaten Padang Lawas Provinsi Sumatera Utara. Adapun permasalahan pada skripsi ini adalah belum terkelolanya wisata dengan baik dan kurangnya fasilitas penunjang wisata serta belum ada Kerjasama lintas sektor dalam pengelolaan objek wisata. Serta kurangnya pengelolaan dan pengembangan. Adapun jenis penelitian dalam penulisan skripsi ininmenggunakan metode penelitian Kulitatif yang mana penelitian ini diselenggarakan dengan maksud memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian, fenomena tersebut meliputi misalnya perilaku, persepsi, motivasi, Tindakan, dan lain-lain secara holistik, dengan cara deskriptif dalam bentuk kata-kata dan Bahasa. Data yang dikumpulkan berupa hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. adapun teori yang digunakan pada skripsi ini adalah Manajemen Pariwisata dan terdapat 4 teori yaitu Planning (Perancanaan), Directing (mengarahkan),Organizing (koordinasi), Controling (Pengawasan). Hasil dari penelitian ini adalah pengelolaan bukan hanya melaksanakan suatu kegiatan, yang meliputi fungsi-fungsi manajeman seperti perencanaan, pelaksanaan, pengarahan, dan pengawasan untuk mencapai tujuan secara efektif dan efesien. Adapun hambatan dari pengelolaan objek wista Candi Sipamutung ini adalah keterbatasan anggaran yang minim untuk penunjang wisata, dan kurangnya pengelolaan berkelanjutan dan Pembangunan infrastruktur yang kurang memadai. Saran untuk penelitian ini adalah melakukan evaluasi dan perawatan infrastruktur yang kurang baik dan menyediakan fasilitas yang lebih baik lagi dan melakukan promosi umum baik di dalam daerah maupun luar daerah, dan kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata lebih bersinergi dalam memberikan pengarahan dan lebih mengerti bagaimana tanggung jawabnya untuk mengelola objek wisata agar dapat berkembang lebih cepat dan bisa menjadi objek wisata sebagaimana mestinya yang sesuai dengan standar objek wisata yang ada. 
Institution Building to Discharging Inmates Educational Rights on School Dropout Communities in Class IIB Penitentiary Institutions of Payakumbuh Khotami, Khotami; Wulandari, Vivi; Rahman, Khairul; Maulidiah, Sri; Herman, Herman
Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmpp.v8i2.53849

Abstract

This research examines the implementation of the institutional building to discharge the educational rights of inmates who have dropped out of school at the Class IIB penitentiary in Payakumbuh. Using a qualitative approach, this research highlights the portrayal of leadership, packaged education programs, the involvement of the Education Department, and the obstacles confronted in efforts to answer the right to education. The research results demonstrate that the A, B, and C equality education programs have been implemented since March 2021, despite experiencing obstacles due to the COVID-19 pandemic. Proactive leadership, collaboration with related agencies, and limited yet optimal facilities and infrastructure are key factors in institutional building. Although there is a decline in the participation of inmates in educational programs, this can be overcome through more effective outreach about the importance of education. In conclusion, institutional development plays an important role in bridging the fulfillment of the educational rights of inmates who have dropped out of school.
Koordinasi Camat Dalam Pemberdayaan Masyarakat Di Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Saroha Marpaung, Ignasius; Maulidiah, Sri
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.546-555

Abstract

Penelitian Dalam penyelenggaraan pembinaan dan pengawasan pemerintah desa. Camat mempunyai peranan yang sangat penting, karena dalam susunan pemerintah kecamatan merupakan salah satu lembaga supra desa, yang mana salah    satu tugasnya melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemerintahan desa/kelurahan dalam rangka tertip. Kecamatan Siak Hulu menyoroti desa Buluh Cina dalam program pemberdayaan dari segi pengembangan wisata desa. Untuk mengetahui koordinasi Camat dalam mengupayakan pemberdayaan  masyarakat di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Untuk mengetahui faktor yang menghambat dalam koordinasi Camat dalam pemberdayaan Masyarakat di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Penelitian dapat dilakukan dengan metode penelitian yaitu, metode penelitian kualitatif (positivistik). Kesatuan Tindakan dapat disimpulkan bahwa Camat melaksanakan tugasnya dengan baik. Komunikasi dapat disimpulkan Pemberdayaan masyarakat hanya dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan. Disiplin dapat disimpulkan bahwa Camat bergerak dengan aktif sesuai dengan yang di amanatkan oleh undang-undang. Faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat ialah Kurangnya dana untuk pelaksanaan pelatihan dan sosialisasi pemberdayaan masyarakat. Kurangnya kreatifitas pantia pelaksanaan pemberdayaan masyarakat terhadap materi pengembangan pemberdayaan masyarakat. Kurangnya pengawasan pemerintah terhadap pelaksanaan kegiatan atau proses pemberdayaan masyarakat. Kurangnya kedisiplinan masyarakat dalam melaksanaan pemberdayaan sesuai dengan ilmu yang telah diberikan dalam sosialisai dan pelatihan.
Optimalisasi Strategi Edukasi dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Melalui Green Tourism di Negara Bagian Terengganu, Malaysia Yuslaini, Nina; Awang, Normah Binti; Rauf, Rahyunir; Maulidiah, Sri; Mindrayani, Annisa
AKM Vol 6 No 1 (2025): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v6i1.1516

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakt (PkM) ini dilaksanakan di Terengganu, Malaysia. Industri pariwisata, yang yang merupakan kontributor utama perekonomian dunia, terus berkembang 4 hingga 4,5% per tahun. Dengan semakin meningkatnya kesadaran global akan isu lingkungan, green tourism bukan lagi hanya pilihan, melainkan sebuah keharusan untuk masa depan pariwisata yang lebih baik. Ini berarti memberikan manfaat ekonomi langsung kepada mereka, seperti peluang kerja, pengembangan kerajinan lokal, dan dukungan untuk usaha kecil menengah (UKM). Ini telah menghasilkan perkiraan output kotor sebesar US$3,5 triliun dan mempekerjakan 207 juta orang pada tahun 2001 dan diperkirakan akan meningkat menjadi US$7,0 triliun output kotor dan mempekerjakan 260 juta orang pada tahun 2021. Salah satu strategi dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dengan melestarikan penggunaan green tourism, bahwa kehidupan di dunia ini memiliki sumber yang terbatas, maka kita harus terus berusaha memenuhui keingingan yang tidak terbatas (Gai et al., 2023). Meskipun Malaysia merupakan pendatang baru dalam kegiatan pariwisata dibandingkan Bagi negara-negara tetangganya di ASEAN, industri ini telah berkembang pesat selama bertahun-tahun. Pada tahun 2005, industri pariwisata adalah penghasil devisa utama bagi masyarakat Terengganu Malaysia, menyumbang lebih dari 40%. Hasil kegiatan ini adalah memberikan dampak positif terhadap masyarakat Terengganu dalam pengembangan pariwisata melalui green tourism, dengan menggunakan konsep ini pariwisata di Terengganu memberika dampak dalam peningkatan sosial, ekonomi, lingkungan yang berlenajutan di sektor pariwisata
Pengelolaan Objek Wisata Candi Sipamutung Oleh Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Padang Lawas Provinsi Sumatera Utara Daulay, Marhamah Pujana; Maulidiah, Sri
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i4.2024.%p

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hambatan dan pengelolaan Candi Sipamutung Kabupaten Padang Lawas Provinsi Sumatera Utara. Adapun permasalahan pada skripsi ini adalah belum terkelolanya wisata dengan baik dan kurangnya fasilitas penunjang wisata serta belum ada Kerjasama lintas sektor dalam pengelolaan objek wisata. Serta kurangnya pengelolaan dan pengembangan. Adapun jenis penelitian dalam penulisan skripsi ininmenggunakan metode penelitian Kulitatif yang mana penelitian ini diselenggarakan dengan maksud memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian, fenomena tersebut meliputi misalnya perilaku, persepsi, motivasi, Tindakan, dan lain-lain secara holistik, dengan cara deskriptif dalam bentuk kata-kata dan Bahasa. Data yang dikumpulkan berupa hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. adapun teori yang digunakan pada skripsi ini adalah Manajemen Pariwisata dan terdapat 4 teori yaitu Planning (Perancanaan), Directing (mengarahkan),Organizing (koordinasi), Controling (Pengawasan). Hasil dari penelitian ini adalah pengelolaan bukan hanya melaksanakan suatu kegiatan, yang meliputi fungsi-fungsi manajeman seperti perencanaan, pelaksanaan, pengarahan, dan pengawasan untuk mencapai tujuan secara efektif dan efesien. Adapun hambatan dari pengelolaan objek wista Candi Sipamutung ini adalah keterbatasan anggaran yang minim untuk penunjang wisata, dan kurangnya pengelolaan berkelanjutan dan Pembangunan infrastruktur yang kurang memadai. Saran untuk penelitian ini adalah melakukan evaluasi dan perawatan infrastruktur yang kurang baik dan menyediakan fasilitas yang lebih baik lagi dan melakukan promosi umum baik di dalam daerah maupun luar daerah, dan kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata lebih bersinergi dalam memberikan pengarahan dan lebih mengerti bagaimana tanggung jawabnya untuk mengelola objek wisata agar dapat berkembang lebih cepat dan bisa menjadi objek wisata sebagaimana mestinya yang sesuai dengan standar objek wisata yang ada.Kata kunci: Candi Sipamutung, Objek Wisata, Pengelolaan
Model of General Government Affairs in Mandau Sub-District, Bengkalis Regency, Riau: Dilemmatic in Planning Preparation Maulidiah, Sri; Rauf, Rahyunir; Zainal; Rahyunir, Muhammad Hafizh
International Journal of Science and Society Vol 6 No 1 (2024): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v6i1.1006

Abstract

Residual affairs, better known as general government affairs (UPU), will be less likely to exist if the more detailed the classification of government affairs. The basis for this research was carried out because the re-emergence of UPU regulations in Law No. 23 of 2014 concerning regional government which previously in Law No. 32 of 2004 was not clearly regulated or even mentioned but appeared to be regulated regarding general government duties (TUP). In practice, UPU in local governments and sub-district governments still has many problems and confusions in implementation, especially related to UPU planning. The purpose of this research is to analyze the implementation of related UPU in the preparation of planning carried out by the Mandau sub-district government, and design the right model related to UPU planning in the sub-district. The approach used in this study is qualitative method of explosive descriptive type. The preparation of the District UPU in planning programs and activities asks for input and proposals from OPD and vertical agencies. In practice, the predetermined planning is submitted to the Regent of Bengkalis to be submitted in the local government work plan which for budgeting is sourced from the APDB which should be submitted to the central government and budgeted through the APBN. The right model in implementing future UPU planning is to make UPU an attributive authority for sub-districts.
Governing sustainability: land use change impact on the palm oil industry in Riau Province, Indonesia Yuslaini, Nina; Maulidiah, Sri
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 14 No. 1 (2024): (April 2024)
Publisher : Department of Government Studies, Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ojip.v14i1.14304

Abstract

The aim of this research is to determine the social, economic, and ecological impacts of Land Use Change (LUC) of forest areas into Palm Oil industrial areas. The research method used was exploratory qualitative and analyzed using Nvivo 12 Plus. he findings of this study show that there are several challenges in the industrial land use of oil palm in forest areas in Riau, Indonesia, such as land conflicts between communities, government, private sector, forest destruction, and natural disasters. Therefore, we suggest that in order to expedite the removal of oil palm plantations from forest areas and to expedite the issuance of plantation licenses for community, private, and government entities wishing to enter such areas, both the federal government and local governments must adopt policies and impose sanctions. This study serves as a knowledge base to address the social, economic and ecological issues resulting from Land Use Change (LUC) in the province from forest areas to industrial areas producing oil palm. The conclusion of this research is that Land Use Change (LUC) from forest area to palm oil industry area in Riau Province, Indonesia has positive and negative impacts on social, economic, and ecological aspects in Riau Province, Indonesia. The government of the Indonesian province of Riau benefits from this research on land use change (LUC) in the palm oil sector.
Kopu River Rafting Tourism Object Promotion Strategy Based on Tourism Destination Website: Strategi Promosi Objek Wisata Arung Sungai Kopu Berbasis Website Destinasi Wisata Yuslaini, Nina; Fadhilla, Mutia; Agia, Lintang Nur; Maulidiah, Sri; Wardana, Dema Fito; Maulina, Arifani
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 5 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i5.22517

Abstract

This community service activity (PkM) was carried out in Tanjung Village, Koto Kampar Hulu District, Kampar Regency Riau. Tourism Village which is heading towards the concept of Ecotourism. One of the tourist attractions that is in the spotlight and has great potential. This Aung Sungai Kopu tourist attraction provides natural beauty that attracts the attention of tourists. The night of the Anugerah Pesona Indonesia (API) Award for the Kopu River Rafting Tourism Destination which managed to occupy the second position of API Award 202. However, there are many problems such as low visitors and not yet known by the public. To overcome these problems, the PkM team from Riau Islamic University provides solutions with Website-based tourist attraction development strategies. This activity uses the method of socialisation stages, providing assistance, counselling, training and evaluation stages. The results of this activity are that it has a positive impact on Website-based tourism promotion, which is better known to many people, increasing visitors. The community becomes more sophisticated in the use of technology. With so many visitors who can have an impact on socio-economic improvement.
Strategy to Increase Shredded Patin Fish Production in the Mina Family Fish Farming Group Kandis District, Siak: Strategi Peningkatan Produksi Abon Ikan Patin Pada Kelompok Pembudidaya Ikan Mina Family Kecamatan Kandis, Siak Maulidiah, Sri; Agusnimar, Agusnimar; Mardianty, Desy; Yuslaini, Nina; Syahruddin, Syahruddin; Ikhtiaruddin, Ikhtiaruddin
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 5 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i5.22642

Abstract

The Mina Family Fish Cultivation Group (POKDAKAN) is one of the new groups engaged in freshwater fish cultivation located in Simpang Belutu Village, Kandis District, Siak. In addition to being sold, the diversification of processed fish is also carried out through the production of shredded Patin Fish, but there are problems, namely the decline in the production of shredded catfish due to limited knowledge, limited technological innovation tools, and limited marketing. From the problems that occurred, there was a need for a comprehensive strategy so that it became the reason for determining the topic and location of the activity by the 2024 UIR Grant PKM Team. This activity uses the method of (1) Rapid Rural Appraisal (RRA) Method, (2) Participatory Rural Appraisal (PRA) Method, (3) Action Research Method. There are stages of PKM activities, namely surveys, socialization, counseling, training, monitoring and evaluation, and program sustainability. The solutions provided are education and training in shredded processing, provision of technological innovation tools (spinner machines), management of PIRT and NIB permits. The results of the activity are producing quality shredded fish, the availability of Spinner machines, and the issuance of PIRT and NIB permits
Strategi Pengembangan Desa Wisata Alam Berbasis Digital Tourism Di Desa Bandur Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Riau Yuslaini, Nina; Amrillah, Muhammad Faisal; Maulidiah, Sri; Rauf, Rahyunir; Yandri, Rizky Rahma; Rahman, M. Haikal
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i3.1709

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Desa Bandur Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kab. Kampar Riau. Beberapa keindahan dan kesatuan yang bisa dinikmati di lokasi Objek Wisata Air Sungai Merah dengan panjang lintasan tiga kilometer dan jarak tempuh tiga puluh menit. Air terjun Sungai Merah selain jernih dan sejuk juga dijamin bersih karena tidak ada aktivitas pembuangan limbah di bagian hulu sungai. Di sepanjang lintasan sungai, pengunjung bisa menikmati pemandangan alam, diantaranya berbagai bentuk bebatuan di dinding yang berada di sepanjang sungai. Namun ada beberapa permasalahan seperti jumlah kunjungan wisatawan disuatu kawasan wisata dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kurangnya promosi dan pembangunan infrastruktur pariwisata yang belum maksimal. Untuk mengatasi permsalahan tersebut, Tim PkM Universitas Islam Riau memberikan solusi dengan strategi pengembangan objek wisata alam berbasis Digital Tourism. Kegitan ini menggunakan metode dengan berbagai tahapan seperti tahapan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, pelaksanaan luaran dan tahap monitoring dan evaluasi.