Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

KESESUAIAN PENYIMPANAN GOLONGAN NARKOTIKA DAN PSIKOTROPIKA DI FARMASI RUMAH SAKIT X DAERAH KEBAYORAN BARU JAKARTA SELATAN sayyidah sayyidah; Agung Dewantoro; Bheta Sari Dewi; Ahmad Sopian
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 2, No 1 (2022): PHRASE (PHARMACEUTICAL SCIENCE) JOURNAL VOL 2 NO 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v2i1.182

Abstract

The hospital is one of the facilities that provide health services in an effort to maintain, improve health, prevent disease, cure disease, and recovering. Pharmaceutical services in hospitals have standards that must be met, namely regarding clinical pharmacy services and drug management. The formulation of the problems in this research are: How is the level of suitability for storing narcotics and psychotropic drugs at the Pertamina Central Hospital (RSPP) based on the Regulation of the Minister of  Health Number 3 of  2015. This research uses a descriptive type, which is the most basic form of research. Intended to describe existing phenomena. This research examines the forms, activities, characteristics, changes, relationships, similarities, and differences between them and other phenomena. The results of this study indicate that the suitability of narcotics and psychotropic drugs is said to be good, the death stock of narcotics and psychotropic drugs is said to be good. The percentage of narcotics and psychotropic drugs that are expired or damaged are said to be good. The suitability of the Narcotics and Psychotropic drug dispensing system is not 100% FIFO and FEFO. The psychotropic storage system at the Pertamina Central Hospital Pharmacy Installation has met the Storage Standards based on the guidelines for the management of Hospital Pharmaceutical Supplies and the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 3 of 2015.
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN TINGGI BERORIENTASI KEWIRAUSAHAAN DALAM PERSPEKTIF GLOBAL Maisah, Maisah; Sohiron, Sohiron; Ahmad Hariandi; Ahmad Sopian; Qalka Sandi
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 1 No. 4 (2020): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret 2020)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/jimt.v1i4.117

Abstract

Kajian ini bertujuan mendeskripsikan pengembangan pendidikan tinggi yang berorientasi kewirausahaan dalam perspektif global. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pendidikan tinggi di era globalisasi mengharuskan mampu melahirkan alumni yang memiliki daya saing, salah satu indikatornya adalah memiliki jiwa kewirausahaan. Untuk itu perguruan tinggi kurikulum pendidikan berbasis kewirausahaan (Curriculum–Based Entrepreneurship) hal ini akan menjadi media menyiapkan lulusan yang memiliki jiwa wirausaha dan siap bersaing di masyarakat dengan berbagai keterampilan. Adapun strategi pendidikan kewirausahaan sebaga berikut: 1). menyusun kurikulum; 2). peningkatan sdm dosen; 3). membentuk entrepreneurship centre; 4). membentuk unit usaha; 5). kerjasama dengan institusi keuangan (perbankan/non perbankan); dan 6). entrepreneurship award. Salain strategi pengembangan kurikulum pendidikan kewirausahaan, perguruan tinggi juga dapat menerapkan tata kelola pendidikan tingg dengan sistem ala bisnis (business like) sehingga pemberian layanan publik menjadi lebih efisien dan efektif.
Peran Wali Kelas Dalam Mencegah Dampak Gadget Terhadap Perkembangan Sosial Pada Siswa di MI Khalifah Prabumulih Sherlin Nabilla; Ahmad Sopian; Muhammad Roihan Al Haddad
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 3 No. 1 (2025): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v3i1.1190

Abstract

Peran wali kelas senantiasa menggambarkan pola tingkah laku yang diharapkan dalam berbagai kegiatan. Maka dari itulah peran wali kelas di sekolah sangat dibutuhkan, selain mengajar dan mendidik, mereka juga harus melakukan. tindakan preventif (pencegahan) terhadap masalah-masalah yang ditimbulkan dari dampak gadget. Gadget adalah suatu perangkat elektronik yang memiliki berbagai layanan fitur dan aplikasi yang menyajikan teknologi terbaru yang membantu hidup manusia menjadi lebih mudah, dipakai sebagai alat komunikasi manusia. Karena kemudahan dari fitur gadget itulah yang menimbulkan dampak positif dan negatif dari gadget tersebut
Upaya Guru PAI Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Pembelajaran PAI Di Kelas IV SDIT Al-Istiqomah Kota Prabumulih Ayu Nopita Sari; Ahmad Sopian; Muhammad Roihan Al Haddad
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 3 No. 2 (2025): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v3i2.1243

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) pada siswa kelas IV SDIT Al-Istiqomah Prabumulih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya guru dalam meningkatkan minat belajar, serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru PAI dan siswa kelas IV yang berjumlah 77 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru PAI dilakukan dengan menumbuhkan antusiasme, menciptakan suasana kondusif, melibatkan siswa dalam pembelajaran, memberikan pujian, serta memotivasi siswa untuk rajin belajar. Faktor pendukung adalah sarana prasarana yang memadai dan perkembangan teknologi, sedangkan faktor penghambat meliputi kurang tepatnya metode pembelajaran dan minimnya inovasi guru. Kesimpulannya, kreativitas guru menjadi kunci utama dalam meningkatkan minat belajar siswa PAI.
Pendidikan Antikorupsi Berbasis Pendidikan Agama Islam dalam Lingkungan Keluarga Husnul Amin; Ahmad Arifai; Ahmad Sopian
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2022): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.975 KB) | DOI: 10.53649/taujih.v4i1.105

Abstract

Korupsi merupakan kejahatan luar biasa (unusual crime), karena korupsi terjadi di segala bidang kehidupan, dan dilakukan secara sistematis sehingga sulit untuk diberantas. Korupsi merupakan perbuatan tercela yang diawali dengan perbuatan buruk yang memerlukan kemampuan berpikir, dan dengan bentuk perbuatan tersebut mudah untuk merangsang peniruan dan menyebarkannya di masyarakat. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika korupsi terjadi di semua bidang kehidupan, dan dilakukan oleh semua lapisan masyarakat, baik pemerintah maupun swasta, baik pejabat maupun pegawai berpangkat rendah. Terkait KPK, pihaknya mencanangkan program kerja, termasuk melakukan upaya preventif dengan melibatkan seluruh elemen. Upaya preventif ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi pada semua pihak, sehingga KPK mewajibkan sekolah dan perguruan tinggi dalam mata pelajaran dan kursus untuk mengikutsertakan mereka dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi, sehingga diharapkan generasi penerus bangsa dapat melakukannya. Jadilah pejuang korupsi. Hal yang sama dapat berakar pada nilai-nilai antikorupsi yang dapat diimplementasikan di lingkungan keluarga melalui nilai-nilai Pendidikan agama dalam keluarga.
Strategi Guru dalam Menggunakan Canva sebagai Media Interaktif dalam Pembelajaran Nilai Keislaman di TK Islam Al-Furqon Desa Pedamaran 1 Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir Widianti Widianti; Ahmad Sopian; Muhammad Roihan Alhaddad
Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2026): Juli : Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ikhlas.v3i3.2295

Abstract

This study aims to describe teachers' strategies in using Canva as an interactive medium in Islamic values ​​learning. This learning is carried out once a week and is adjusted to the needs and developments of the times to improve the quality of Islamic values ​​learning. The material presented includes the basics of Islamic teachings, such as understanding prayer and its movements, hijaiyah letters, daily prayers, and the use of good words in Islam. The research method used is descriptive qualitative research. Data sources in this study consist of primary data and secondary data, with data collection techniques through observation, interviews with the principal, class teachers, and students, as well as documentation of learning activities. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusions or verification. The results of the study show that: 1) Teachers' strategies in using Canva as an interactive medium in Islamic values ​​learning are carried out through the use of colorful images and interesting animations, Islamic animation videos, and interactive question and answer activities. 2) The use of Canva can increase children's interest, attention, and activeness in participating in learning. 3) Canva is effective as a learning medium for Islamic values ​​because it helps children more easily understand the material presented. These findings indicate that using Canva as an interactive medium is effective in supporting the learning of Islamic values ​​in early childhood at Al-Furqon Islamic Kindergarten and increasing children's engagement during the learning process.
Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Religius Siswa/i di SD IT Nurul Ilmi Desa Pengabuan Dian Nopita Sari; Ahmad Sopian; Muhammad Roihan Alhaddad
Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Vol. 4 No. 3 (2026): Juni : Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/mutiara.v4i3.3100

Abstract

Religious values play an essential role in shaping students' character and behavior through the practice of faith, worship, and moral conduct in everyday life. This study aims to analyze the efforts of Islamic Religious Education teachers in improving students' religious values at Nurul Ilmi Islamic Elementary School, Pengabuan Village, Abab District, Penukal Abab Lematang Ilir Regency (PALI), as well as to identify the supporting and inhibiting factors encountered during the process. The study employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observations, interviews, and documentation, while data analysis followed three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that teachers enhance students' religious values through several strategies, including habituation of worship practices, providing religious advice, serving as role models, utilizing school literacy media, and implementing the 5S culture (Smile, Greeting, Salutation, Politeness, and Courtesy). Supporting factors include the consistent implementation of religious programs, effective collaboration among teachers, parents, and the community, as well as adequate educational facilities. Meanwhile, the main obstacles include students' limited awareness of religious values, unfavorable social environments, insufficient cooperation between schools and families, the negative influence of technology and social media, and peer pressure. The study concludes that strengthening students' religious values requires continuous collaboration between schools, families, and communities, supported by consistent educational programs and exemplary teacher behavior to foster students' spiritual and moral development.
Penerapan Kitab Tuhfatul Athfal pada Hukum Tajwid dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Citra Ramai Yanti; Ahmad Sopian; Muhammad Roihan Alhaddad
Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Vol. 4 No. 3 (2026): Juni : Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/mutiara.v4i3.3101

Abstract

The Qur'an serves as the primary guidance for Muslims in achieving well-being in this world and the hereafter. Therefore, it must be recited correctly, as incorrect pronunciation may alter its intended meaning. Tajweed is the discipline that governs proper Qur'anic recitation. This study aims to examine the implementation of the Tuhfatul Athfal book in teaching tajweed and to evaluate its effectiveness in improving the Qur'an reading skills of eighth-grade students at SMP IT Al-Mumtaazah Pedamaran. This research employed a descriptive qualitative method. Data were collected from Qur'an and Tahfidz teachers as well as eighth-grade students through observation, interviews, and documentation. Primary data were obtained directly from participants, while secondary data were gathered from relevant literature and journals. Data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of the Tuhfatul Athfal book was carried out systematically through several learning activities, including reciting the nadzham together at the beginning of each lesson, explaining tajweed rules, demonstrating the correct pronunciation of makhraj letters, and practicing Qur'anic recitation according to the tajweed principles studied. These activities enabled students to understand and apply the rules of tajweed more effectively. Furthermore, the use of the Tuhfatul Athfal book proved effective in improving students' Qur'an reading skills. It facilitated memorization of fundamental tajweed rules, enhanced students' comprehension of tajweed concepts, and supported a gradual and structured learning process. Overall, the Tuhfatul Athfal book serves as an effective instructional medium for strengthening tajweed mastery and improving the quality of Qur'anic recitation among junior high school students.