Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGGUNAAN STRUKTUR BRESSING PADA PERENCANAAN BANGUNAN PENAHAN BEBAN GEMPA Mira Wisman; Rina Febrina
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v12i2.2248

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki ancaman gempa bumi yang cukup tinggi. Dalam hal ini akan direncanakan perkuatan pada gedung parkir sebuah bangunan yang berada di Bandar Lampung. Bangunan ini merupakan bangunan 7 lantai yang memiliki fungsi sebagai tempat parkir mobil tambahan bagi pengunjung mall yang didesain dengan menggunakan struktur rangka baja yang memiliki elevasi lantai yang bervariasi. Dalam tulisan ini akan dilakukan perencanaan perkuatan struktur baja dengan menggunakan sistem rangka bressing konsentris khusus (Special Concentrically Braced Frame) memakai jenis bressing inverted V. Perhitungan beban gempa yang dilakukan mengacu pada SN1 1726-2012 dan PPIUG 1983 mengenai Peraturan Pembebanan Indonesia, dan untuk menganalisa struktur dilakukan dengan batuan program SAP 2000. Dari analisa dan hasil perhitungan diperoleh hasil desain pada bressing menggunakan profil baja 87,5.175.7,5.11 untuk lantai 1, 2, dan 3, T 150.150.6,5.9 untuk lantai 4 dan 5, dan T 62,5.125.6,5.9 untuk lantai 6 dan 7, sedangkan hasil desain pada balok dan kolom memiliki jenis profil baja yang lebih besar dibandingan jenis profil pada struktur existing sehingga dilakukan perkuatan pada balok dan kolom tersebut. Pada analisa SAP 2000 terjadi pengurangan deformasi yang cukup signifikan pada struktur setelah dipasang bressing yaitu sebesar 211,33 mm menjadi 21,98 mm pada arah Y dan 57,10 menjadi 19,97 pada arah X.
Pengaruh Penambahan Poli Vinil Chlorida Pada Campuran Beton Aspal Sebagai Filler Mira Wisman; Rina Febrina; Ika Kustiani; Dikpride Despa
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.072 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.236

Abstract

Provinsi Lampung merupakan salah satu provinsi yang ada di Sumatera yang secara geografis berada di Selatan Pulau Sumatera. Provinsi Lampung merupakan provinsi yang strategis karena merupakan pintu gerbang lintas kawasan ekonomi. Untuk itu peningkatan infrastruktur, semakin banyak inovasi-inovasi yang dilakukan oleh para penelitian di Provinsi Lampung terus dilakukan salah satunya dibidang perkerasan jalan. Dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang pesat dalam beberapa dekade terakhir berbanding lurus dengan peningkatan jumlah konsumsi berbagai sumber daya alam. Salah satunya adalah polimer atau Filler Poli Vinil Chlorida (PVC). Filler PVC telah menjadi salah satu kebutuhan dalam kehidupan kita. Jumlah penggunaan plastic ini meningkat sebesar 24,50% selama kurun waktu 4 tahun Plastics Europe.com mencatat konsumsi Filler PVC di dunia pada tahun 2010 mencapai angka 562,2 miliar pon atau setara dengan 255 miliar kilogram. Biasanya limbah filler PVC itu terbuang percuma atau didaur ulang untuk dibuat berbagai kerajinan. Disini penulis akan melakukan penelitian perkerasan aspal beton dengan memanfaatkan bahan limbah PVC sebagai bahan pengganti sebagian filler pada campuran beraspal tersebut. Berdasarkan penelitian, karakteristik dari perkerasan yang menggunakan filler PVC cukup baik bila digunakan sebagai alternative bahan tambah pada perkerasan lentur. Karena berdasarkan pengujian Marshall nilai stabilitas dengan menggunakan variasi persentase Filler PVC sebagai bahan tambah pada rancangan campuran AC - WC cukup memenuhi nilai stabilitas yang disyaratkan diatas 800 Kg dan memiliki nilai flow yang disyaratkan yaitu antara 2 mm – 4 mm. Sedangkan nilai rongga dalam campuran (VIM) hanya variasi 10 % tambahan filler yang memenuhi dengan nilai 3% – 5%. Untuk nilai rongga dalam anggregat (VMA) semua variasi filler dalam campuran AC - WC memenuhi yaitu diatas 15. Dan nilai VFA dengan menggunakan filler PVC memenuhi kriteria yang disyaratkan PU Bina Marga 2018 yaitu 65%. Jadi berdasarkan hasil penelitian, perkerasan menggunakan tambahan variasi 10 % filler PVC pada AC – WC dapat meningkatkan karakteristik suatu campuran beraspal AC – WC.
Optimization of Environmentally Friendly Material Selection for Automotive Mechatronics Components Using LCA Data and Multi‑Criteria Decision Making (MCDM) Fauzi Ibrahim; Teuku Marjuni; Rina Febrina; Devi Oktarina; Natalina Natalina; Rani Ismiarti Ergantara; Diah Ayu Wulandari Sulistyaningrum
JEECS (Journal of Electrical Engineering and Computer Sciences) Vol. 10 No. 2 (2025): JEECS (Journal of Electrical Engineering and Computer Sciences)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54732/jeecs.v10i2.8

Abstract

The automotive industry faces an increasing demand for sustainable material selection as mechatronic components become more widespread in electrified vehicles. However, data-driven material selection approaches that simultaneously integrate environmental, economic, and technical criteria without laboratory experiments remain underdeveloped. This study addresses this gap by developing a computational framework that combines Life Cycle Assessment (LCA) with a Multi-Criteria Decision-Making (MCDM) approach, specifically the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) method, using Analytical Hierarchy Process (AHP)–based weights. The framework enables a transparent and reproducible evaluation of environmentally friendly materials for automotive mechatronic components. A case study on an actuator housing evaluates seven material alternatives: Al 6061 (die-cast), recycled Al (die-cast), Mg AZ91 (die-cast), PA6-GF30 (injection), PBT-GF30 (injection), PA12 (SLS 3D print), and bio-based PBT-GF30 (injection). The criteria include total global warming potential (GWP), cumulative energy demand (CED), water use, recyclability, cost, mass, stiffness index, thermal conductivity, and supply risk. Results show that recycled aluminum achieves the highest ranking (closeness coefficient = 0.939), followed by Al 6061 (0.727) and Mg AZ91 (0.547). A Monte Carlo analysis with 1,000 iterations confirms that recycled aluminum consistently remains the best option with 100% robustness under varying weighting conditions. The proposed workflow is replication-ready and can be directly integrated with established LCA databases such as GREET, Ecoinvent, or EPD, enabling engineers to perform sustainable and quantitative material decisions using only data and computational analysis.