Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

REPRESENTASI PERTANIAN PERKOTAAN DALAM PROGRAM SUARA PANGAN RADIO ELSHINTA PALEMBANG Wibisana, Satrio; Ritonga, Muslimin
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i1.1481

Abstract

This study examines how the Suara Pangan program on Elshinta Radio Palembang represents urban farming as a modern, creative, and sustainable activity through a qualitative descriptive approach. The results show that production elements such as scripts, narratives, visuals, and editing play a significant role in shaping a positive image of urban farming as a lifestyle for independent and environmentally conscious urban communities. The program also emphasizes that food security is not solely the government's responsibility but can be initiated by individuals and communities through simple practices in urban environments, thus ensuring that media plays a significant role in fostering social and ecological awareness in the community. Penelitian ini membahas bagaimana program Suara Pangan di Radio Elshinta Palembang merepresentasikan pertanian perkotaan sebagai kegiatan modern, kreatif, dan berkelanjutan melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur produksi seperti naskah, narasi, visual, dan penyuntingan berperan penting dalam membentuk citra positif urban farming sebagai gaya hidup masyarakat kota yang mandiri dan peduli lingkungan. Program ini juga menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi dapat dimulai dari individu dan komunitas melalui praktik sederhana di lingkungan perkotaan, sehingga media berperan penting dalam menumbuhkan kesadaran sosial dan ekologis masyarakat.
PERAN PROGRAM “SUARA PANGAN” RADIO ELSHINTA PALEMBANG DALAM MEMPROMOSIKAN SUMBER PANGAN LOKAL YANG DIKELOLA OLEH WARGA Safira, Nabilla; Ritonga, Muslimin
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i1.1482

Abstract

This study aims to analyze the role of the “Suara Pangan” program of Radio Elshinta Palembang in promoting local food resources managed by local communities, and to identify the communication strategies, challenges, and opportunities in its implementation. Amid the rapid digital transformation of media, radio remains a vital medium for public communication, particularly in disseminating development-oriented information and empowering local communities. The Suara Pangan program serves as both a promotional and educational platform that highlights local food potentials through on-site reporting and interviews with small-scale food entrepreneurs. This research employs a qualitative descriptive approach using observation, in-depth interviews, documentation, and literature study. The study was conducted at Radio Elshinta Palembang during the MBKM internship program period (August–December 2025). The findings reveal that Suara Pangan plays a significant role in introducing local food potentials, raising public awareness of food security, and strengthening social relations through participatory communication. The program also integrates digital media, particularly YouTube, to expand its audience reach and foster interactive engagement. Nevertheless, technical limitations such as unstable recording quality, delays in editing and broadcasting, and limited audience coverage remain notable challenges. Despite these constraints, Suara Pangan has great potential to grow as a medium for community empowerment and local economic development through content innovation, community collaboration, and enhanced digital strategy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran program Suara Pangan Radio Elshinta Palembang dalam mempromosikan sumber pangan lokal yang dikelola oleh warga, serta mengidentifikasi strategi komunikasi, hambatan, dan peluang yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Di tengah arus digitalisasi media, radio masih memiliki peran penting sebagai sarana komunikasi publik yang efektif, terutama dalam menyebarkan informasi pembangunan berbasis masyarakat. Program Suara Pangan hadir sebagai media promosi dan edukasi yang menampilkan potensi pangan lokal melalui liputan langsung ke lapangan dan wawancara bersama pelaku usaha kecil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Lokasi penelitian berada di Radio Elshinta Palembang dengan periode pengumpulan data selama pelaksanaan PPM MBKM (Agustus–Desember 2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Suara Pangan berperan penting dalam memperkenalkan potensi pangan lokal, membangun kesadaran masyarakat terhadap ketahanan pangan, serta memperkuat hubungan sosial antarwarga melalui komunikasi partisipatif. Program ini juga memanfaatkan media digital seperti YouTube untuk memperluas jangkauan audiens dan meningkatkan interaktivitas publik. Namun, hambatan teknis seperti kualitas perekaman yang kurang stabil, keterlambatan proses editing, serta keterbatasan jangkauan audiens masih menjadi tantangan. Meski demikian, Suara Pangan memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai media pemberdayaan dan promosi ekonomi lokal melalui inovasi konten, kolaborasi komunitas, serta penguatan strategi digital.Kata Kunci: Komunikasi Pembangunan, Radio, Ketahanan Pangan, Media Lokal, Pemberdayaan Masyarakat.
ANALISIS TEKNIK EDITING PROGRAM “BELADAS” DALAM MENINGKATKAN KETERTARIKAN PENDENGAR DAN NETIZEN RADIO ELSHINTA Habibullah, M. Sultan; Ritonga, Muslimin
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i1.1483

Abstract

This study aims to analyze the supporting and inhibiting factors affecting the effectiveness of editing techniques in the Beladas program, and identify the specific editing methods used by Radio Elshinta Palembang’s production team. This research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through direct observation at the Elshinta Palembang studio, in-depth interviews with editors, announcers, and producers, and the analysis of program archives and digital content uploaded to the official Instagram and YouTube channels of Elshinta Palembang. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, display, and conclusion drawing. The results show that the effectiveness of editing techniques in the Beladas program is supported by the editor’s technical skills, consistent sound branding, dynamic program structure, and integration of audience participation through social media. Conversely, inhibiting factors include limited human resources, tight production schedules, technical recording issues, and suboptimal digital distribution strategies. Properly implemented editing techniques have proven to enhance audience attraction through clear audio quality, structured and engaging narration, and creative content adaptation on social media.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat efektivitas teknik editing dalam program Beladas, serta mengidentifikasi teknik editing yang digunakan oleh tim produksi Radio Elshinta Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi langsung di studio Radio Elshinta Palembang, wawancara mendalam dengan editor, penyiar, dan produser program, serta analisis dokumentasi berupa arsip siaran dan unggahan konten digital pada kanal Instagram dan YouTube Elshinta Palembang. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas teknik editing dalam program Beladas didukung oleh keterampilan editor dalam pengolahan audio, konsistensi sound branding, struktur siaran yang dinamis, serta integrasi partisipasi audiens melalui media sosial. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan antara lain keterbatasan sumber daya manusia, waktu produksi yang singkat, kendala teknis rekaman lapangan, dan belum optimalnya strategi publikasi digital. Penerapan teknik editing yang baik terbukti meningkatkan ketertarikan audiens melalui kualitas audio yang jernih, ritme siaran yang komunikatif, serta kemasan konten digital yang menarik di Instagram dan YouTube.
ANALISIS PENGARUH EDITING VIDEO TERHADAP KONTEN MEDIA SOSIAL DI RADIO ELSHINTA PALEMBANG Bramantyo, Ganesha; Ritonga, Muslimin
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i1.1484

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mendorong para penyiar untuk secara efektif memanfaatkan media sosial guna menjangkau audiens yang lebih luas. Radio Elshinta Palembang memanfaatkan platform seperti Instagram dan TikTok untuk menghadirkan konten video yang menarik. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak penyuntingan video terhadap efektivitas konten penyiar radio di media sosial. Dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif, hasilnya menunjukkan bahwa kualitas penyuntingan video, termasuk transisi, warna, teks, dan ritme, berdampak signifikan terhadap keterlibatan dan imersi pemirsa. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuntingan video memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas dan keterlibatan konten media digital penyiar.   Advances in digital technology have encouraged broadcasters to effectively utilize social media to reach a wider audience. Radio Elshinta Palembang utilizes platforms such as Instagram and TikTok to deliver engaging video content. This study aims to analyze the impact of video editing on the effectiveness of radio broadcasters' content on social media. Using qualitative descriptive analysis, the results indicate that the quality of video editing, including transitions, color, text, and rhythm, significantly impacts audience engagement and immersion. These findings suggest that video editing plays a crucial role in enhancing the quality and engagement of broadcasters' digital media content.
PERSEPSI GENERASI Z TERHADAP RADIO SEBAGAI SUMBER INFORMASI TERPERCAYA DI ERA DISINFORMASI DIGITAL Putra, M. Defri Ananda; Ritonga, Muslimin
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i1.1486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi Generasi Z terhadap Radio Elshinta Palembang sebagai sumber informasi terpercaya di tengah meningkatnya disinformasi digital. Generasi Z yang tumbuh dalam budaya media sosial cenderung mengutamakan kecepatan informasi, namun mulai meragukan keakuratan berita di platform digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa meskipun media sosial lebih dominan digunakan, Radio Elshinta Palembang tetap dianggap kredibel karena memiliki proses verifikasi berita yang jelas, independensi redaksi, serta penyajian informasi yang faktual. Faktor yang memengaruhi tingkat kepercayaan Generasi Z meliputi kredibilitas media, adaptasi teknologi, relevansi konten, dan literasi digital audiens. Radio Elshinta Palembang berperan penting sebagai media referensi dan verifikasi di tengah banjir informasi digital yang tidak selalu valid.   This research aims to analyze Generation Z's perception of Radio Elshinta palembang as a trusted source of information amidst increasing digital disinformation. Generation Z, who grew up in a social media culture, tends to prioritize the speed of information, but is starting to doubt the accuracy of news on digital platforms. This research uses a qualitative descriptive approach with interview techniques, observation and documentation studies. The results show that even though social media is more dominant in use, Radio Elshinta Palembang is still considered credible because it has a clear news verification process, editorial independence, and factual information presentation. Factors that influence Generation Z's level of trust include media credibility, technological adaptation, content relevance, and audience digital literacy. Radio Elshinta Palembang plays an important role as a reference and verification medium amidst a flood of digital information that is not always valid.