Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini melalui Media Video Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Hayu, Ramah; Dewi, Ratna Indah Sari; Ilona, Sandra; Widodo, Rahmi Melfa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.146

Abstract

Pernikahan dini merupakan permasalahan serius di Indonesia dengan dampak pada kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan remaja. 10,35% perempuan menikah sebelum usia 18 tahun, dengan prevalensi di Sumatera Barat mencapai 13,7%. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai risiko pernikahan dini melalui edukasi berbasis video. Tahap awal pelaksanaan, sebelum pemaparan materi responden diminta untuk menjawab soal pretest. Kemudian dilanjutkan pemberian informasi terkait  dampak  pernikahan dini melalui video terhadap  peningkatan pengetahuan reponden. Diakhir sesi para responden kembali diminta mengisi postest untuk mengukur tingkat pengetahuan dan pemahaman materi yang telah disampaikan. sebelum penyampaian materi terkait dampak pernikahan dini sebesar 51,08% remaja  memiliki  pengetahuan  rendah  terhadap  efek  pernikahan dini. Setelah  sosialisasi  sebagian  besar  remaja  68,62%  terjadi  peningkatan pengetahuan terkait dampak pernikahan dini. Pernikahan dini dapat menyebabkan resiko kematian ibu akibat kehamilan di usia muda. Mengakibatkan terjadinya komplikasi selama kehamilan dan saat persalinan. Selain permasalahan kesehatan remaja perempuan mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Remaja juga tidak mampu mencapai pendidikan yang lebih tinggi karena remaja dengan pernikahan dini yang masih melanjutkan sekolah setelah kawin. pernikahan usia dini berkaitan dengan kemiskinan dan mengakibatkan berkurangnya akses pendidikan pada Perempuan.
Analysis of the role of cadres and mothers’ motivation in improving coverage of vitamin a capsule administration for toddlers Hayu, Ramah; Darma, Ika Yulia; Fransisca, Dewi; Dewi, Ratna Indah Sari
Science Midwifery Vol 12 No 2 (2024): June: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i2.1514

Abstract

According to the World Health Organization (WHO) in 2021 vitamin A deficiency is one of the highest causes of blindness in the world with an estimated 250,000-500,000 children losing their every years. The national coverage of giving vitamin A capsules for toddlers under five reached 90.2%, still below the national target of 100%. The population of parents who have children under five come to visited Dadok Tunggul Hitam Padang Health Center in the last 3 months 268 people and the sample size is 72. Accidental sampling technique. The results showed that more than half (53.8%) of the participants did not get vitamin A capsules. More than half (52.5%) of respondents had poor motivation about vitamin A capsules in children under five. Less than half (37.5%) of respondents have posyandu cadres do not play a role about giving vitamin A capsules to children under five. There is a link between motivation and the role of posyandu cadres with the provision of vitamin A capsules in children under five.
Peningkatan Pengetahuan Siswi SMP 43 Padang tentang SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) Yanti, Etri; Rahayuningrum, Dwi Christina; Eliza,, Eliza; Dewi, Ratna Indah Sari
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 2 (2025): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i2.30633

Abstract

 ABSTRAK Fibroadenoma Mammae (FAM) adalah tumor jinak payudara yang umum terjadi pada wanita usia remaja hingga dewasa muda dan dapat menjadi  faktor  risiko  kanker  payudara.  Deteksi  dini  melalui  Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) sangat penting untuk mengenali kelainan sejak awal. Namun, pengetahuan tentang SADARI pada siswi SMP di SMPN 43 Padang, masih rendah sehingga diperlukan intervensi pendidikan kesehatan. Kegiatan pengabmasi ini bertujuan meningkatkan   pengetahuan  pada  siswi  tentang SADARI . Metode pengabmas dengan melakukan edukasi dan mengevaluasi denganmembagikan kuesioner pre test-posttest Hasil pengabmas menunjukan peningkatan pengetahuan siswsi sebelum dan sesudah dilakukan edukasi dan dari hasil Uji statistik Wilcoxon didapatkan  p value = 0,000 (< 0,05), yang berarti ada pengaruh signifikan pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan siswi tentang SADARI. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan siswi mengenai SADARI sebagai deteksi dini Fibroadenoma Mammae. Saran: Agar sekolah secara berkala melaksanakan program pendidikan kesehatan dengan metode yang variatif dan interaktif. Kata Kunci  : Pengetahuan, siswi , SADARI  ABSTRACTFibroadenoma mammae (FAM) is a benign breast tumor that commonly occurs in women from adolescence to young adulthood and can be a risk factor for breast cancer. Early detection through breast self-examination (BSE) is crucial for early detection of abnormalities. However, knowledge of BSE among junior high school students at SMPN 43 Padang remains low, necessitating health education interventions. This community service activity aims to improve students' knowledge about BSE. The community service method involves providing education and evaluating it by distributing pre-test and post-test questionnaires. The results of the community service activity show an increase in students' knowledge before and after the education. The Wilcoxon statistical test obtained a p-value of 0.000 (<0.05), indicating a significant effect of health education on improving students' knowledge about BSE. Conclusion: Health education effectively improves students' knowledge about BSE as an early detection method for fibroadenoma mammae. Recommendation: Schools should regularly implement health education programs with varied and interactive methods. Keywords: Knowledge, female students, BSE