Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

OVERVIEW OF ATHLETE BADMINTON GAME PATTERNS Harahap, Agustin Sastrawan
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v8i1.92

Abstract

This study aims to determine the quality of badminton games with the right play patterns from professional players in the 2016 All England world championship with the formulation of a research problem that is how the shape of the badminton athlete's game pattern at the All England world championship. Research with a qualitative approach to the acquisition of data in the form of writings (typing) from the match notes, then the data is described to answer the problem formulation. The research activity is to analyze the development of world players to be able to learn and apply the pattern of the game to athletes. The results obtained that only 2 badminton game patterns are most used by athletes to win world championship, namely 1) defensive game patterns: lob-lob-chop-net-lob-smash-net-net (defen), 2) attacking game patterns : Lob-chop-net-lob-net-drive-lob-smash. The 2016 All England World Champion by Lin Dan, with the technique of the game trying to understand the opponent's game characters first at the beginning of the game and understand the opponent's weaknesses, then determine the right game pattern at the match.
MODEL PERMAINAN TRADISIONAL PENGUATAN EMOSIONAL ANAK PASCA BENCANA ERUPSI GUNUNG SINABUNG PROVINSI SUMATERA UTARA Harahap, Agustin Sastrawan; Agus Salim Samosir; Khairul Usman
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Erupsi Gunung Sinabung berdampak pada menurunnya emosional yang merupakan unsur penting pada setiap seseorang dalam melakukan aktivitas. Faktor emosional yang dinilai berpengaruh pada diri seseorang khususnya pada diri anak adalah : (a) konsentrasi dan (b) kepercayaan diri/kepribadian. Solusi yang akan diberikan adalah penguatan emosional pada anak dengan upaya menyatukan jiwa raga untuk mampu membangkitkan optimisme anak, bangkit dari kesulitan yang dihadapi ditempat mereka tinggal atau berada di pengungsian. Rencana program kemitraan yang dibangun adalah melakukan penguatan emosional melalui olahraga tradisional dengan landasan metode pendampingan yang dapat diterapkan dengan langkah-langkah sebagai berikut : 1) tahap literasi; 2) tahap bermain; dan 3) tahap evaluasi. Penerapan permainan tradisional berhasil diterapkan dengan tujuan pendampingan dan perubahan emosional anak terdampak erupsi gunung merapi di Tanah Karo. Hasil penerapan permainan tradisional yang dilakukan kepada anak-anak kemudian dilakukan pengukuran kembali setelah anak-anak selesai bermain. Penilaian yang diperoleh rata-rata nilai 41 tingkat kemapanan dengan kategori “sangat mapan”, rata-rata nilai 40 tingkat kekuatan emosi dengan kategori “kuat”, dan kemudian pada penilaian rubrik diperoleh rata-rata 80 dengan kategori “Baik” kondisi emosional anak-anak dilihat dari aspek prilaku. Kegiatan bermain dapat mengaktifkan hormon adrenal yang kemudian membangkitkan naluri bergerak hingga berdampak pada lancaran peredaran darah yang mampu membuat peningkatan konsentrasi dan kebugaran.
Implementasi Sport Industry Untuk Sekolah Dasar Berbasis Wisata Pendidikan Olahraga Tradisional Irfan, M; Hariadi, Hariadi; Usman, Khairul; Harahap, Agustin Sastrawan; Hasibuan, Muhammad Nustam
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 3 (2023): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v13i2.50955

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui uji kelayakan Sport Industry melalui Wisata Pendidikan berbasis Olahraga Tradisional di lingkungan Universitas Negeri Medan. Uji kelayakan perkembangan wisata pendidikan diterapkan dengan penilaian wahana dan jenis aktivitas bermain yang disajikan sebagai menu Sport Industry Universitas Negeri Medan melalui penilaian tempat kegiatan, peralatan yang disediakan, pelayanan instruktur, kelayakan pelayanan, dan kelayakan informasi dan pemasaran. Metode yang akan digunakan adalah metode Research and Development (R&D) konsep Borg and Gall yaitu research and information collecting, planning, develop preliminary form a product, preliminary field testing, main product revision, main field testing, operational product revision, operational field testing, final product revision, and dissemination and implementation. Penerapan implementasi dilakukan dengan menerapkan permainan dan olahraga tradisional pada wisata edukasi oleh pemandu dan fasilitator kemudian customer juga mendapatkan pengalaman langsung permainan dan olahraga tradisional, sehingga dapat menjadi stimulus implementasinya pada lingkungan masyarakat luas terutama pada relawan pelestarian permainan dan olahraga tradisional.Keywords: Sport Industry, wisata pendidikan, olahraga tradisional
STUDENTS' INTEREST IN EXTRACURRICULAR FUTSAL SPORTS ACTIVITIES AT STATE MIDDLE SCHOOL 45 MEDAN Forsan Prihastowo; Saputra, Iwan; Nasution, Usman; Harahap, Agustin Sastrawan
Journal of Physical Education, Health and Sports Recreation Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Physical Education, Health and Sports Recreation
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpehsr.v3i2.67323

Abstract

This study aims to determine the level of student interest in futsal extracurricular activities and the factors that influence it at State Junior High School 45 Medan. The method used is a qualitative descriptive method with a survey approach using an instrument in the form of a closed questionnaire consisting of 42 statements. The subjects in this study were 30 students who participated in futsal extracurricular activities. The results of the study showed that the majority of students had a high interest in futsal extracurricular activities. Overall, the results of the study were that 23% of students were in the very high interest category, 60% of students were in the high interest category, 7% of students were in the medium interest category, 7% of students were in the low interest category, and 3% of students were in the very low interest category. Factors that influence student interest are classified into two, namely intrinsic factors (attention, feelings of pleasure, and activity) and extrinsic factors (the role of teachers/coaches, facilities, family support, and the environment). Both factors significantly contribute to the level of student interest in participating in futsal activities at school. This study demonstrates that the success of futsal extracurricular activities is significantly influenced by the efforts of coaches, the availability of adequate facilities, and a supportive environment. These findings are expected to inform evaluation and improvement for schools in managing and developing extracurricular programs to make them more engaging and beneficial for students.
Pembentukkan Klub Cabang Olahraga Bocce Sekolah Luar Biasa Taman Pendidikan Islam Irfan, M; Indra Kasih; Harahap, Agustin Sastrawan; Harahap, Muhammad Rifai; Khairul Usman
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.4461

Abstract

Sekolah Luar Biasa ABC Taman Pendidikan Islam Medan berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus melalui pendekatan pembelajaran yang personal, holistik, dan inklusif. Seiring waktu, sekolah ini memperluas layanannya bagi siswa tunarungu, tunagrahita, tunanetra, dan autis, serta menempatkan fokus tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan hidup dan sosial. Tantangan yang dihadapi adalah belum optimalnya identifikasi dan pembinaan potensi siswa di bidang olahraga, khususnya dalam cabang bocce. Kurangnya kompetensi guru dalam mendeteksi bakat atletik dan belum adanya struktur klub olahraga yang terorganisasi menjadi hambatan dalam pengembangan prestasi siswa. Melalui program pendampingan yang meliputi pelatihan manajemen klub, asistensi administratif, dan evaluasi berkala, guru dan tenaga kependidikan dilatih untuk mengelola klub olahraga bocce secara sistematis dan profesional. Kegiatan menghasilkan peningkatan signifikan dalam kemampuan manajerial, dokumentasi, serta keterlibatan siswa dalam kegiatan olahraga. Program ini menunjukkan bahwa dengan dukungan yang tepat, SLB dapat menjadi pusat pembinaan prestasi yang mampu menggali potensi siswa berkebutuhan khusus secara optimal.