Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Kemitraan United State Agency for International Development dan Persatuan Waria Kota Surabaya dalam Penanggulangan HIV-AIDS (2014-2016) Pangribuan, Purnama; Purbantina, Adiasri Putri
Global and Policy Journal of International Relations Vol 10, No 01 (2022)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jgp.v10i01.3568

Abstract

This study aims to understand the social interactions and health services of transwomen HIV/AIDS survivors in Surabaya which are associated with the role of the United State Agency for International Development (USAID) in the Global Health Initiative discourse. This study uses a qualitative approach using interview guidelines and case study methods specifically to answer the research objectives. The information collected is information about the role of the Surabaya City Waria Association (Perwakos) in tackling HIV/AIDS in relations with USAID partners as International Donor Institutions, Program Implementation, Policy Development, Advocacy Assistance and Provision of Health Services. Taking into account the conditions, data was taken from five transwomen who were selected as informants who joined Perwakos using purposive and snowball sampling. This study used a qualitative analysis method through literature analysis and in-depth interviews with several representatives from the Surabaya City Waria Association (Perwakos).DOI: https://doi.org/10.33005/jgp.v10i01.3568
Strategi Bisnis Berkelanjutan Yamaha Music Corporation Terhadap Rantai Pasokan Kayu (2015-2024) Kezia Jeditha Krisnanto; Vania Elita Dewi; Euis Nurbaini Hikmatunnisa; Adiasri Putri Purbantina
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.850

Abstract

Perubahan iklim, pengurangan sumber daya alam, dan peningkatan kesadaran konsumen mendorong perusahaan multinasional, termasuk Yamaha Music Corporation (YMC) untuk melakukan praktik bisnis keberlanjutan. YMC melalui Yamaha Group Sustainability (YGS) menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan industri alat musik khususnya rantai pasokan kayu sebagai bahan utama produksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Sustainable Business Model Initiative (SBMI) yang mengidentifikasi implementasi keberlanjutan YMC antara 2015 hingga 2024 melalui tiga komponen utama: Sustainable Value Propositions Innovation, Sustainable Value Creation & Delivery, dan Sustainable Value Capture Innovation. Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan data sekunder yang berasal dari laporan umum tahunan YMC, laporan keberlanjutan YMC, laman resmi berita YMC dan laporan dari laman resmi organisasi-organisasi terkait. Untuk memvaliditasi situasi nyata di lapangan, sumber data ini diperoleh dari situs dan portal berita daring yang dapat dipercaya. Penelitian ini berfokus pada keberlanjutan bisnis di sektor industri alat musik yang masih belum banyak dikaji.
STRATEGI EKSPOR CV. CHERRY BLOSSOM DALAM MEMASARKAN KENDANG JIMBE KE PASAR INTERNASIONAL TAHUN 2020-2024 Mochammad Akmal Putra; Fadli Ridho Hanifmirza; Adiasri Putri Purbantina
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): Edisi Januari - April 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.7457

Abstract

Tujuan dari Pada era yang sudah modern ini, para pelaku UMKM tidak lagi hanya bisa melakukan pemasaran produknya di pasar lokal, tetapi juga bisa hingga ke pasar internasional. Salah satu perusahaan UMKM yang melakukan pemasaran hingga internasional ialah CV Cherry Blossom yang bersal dari Blitar. CV Cherry Blossom ini mengekspor hasil kerajinan tangan dari pengerajin yang ada di Blitar yaitu kendang jimbe. Kendang jimbe ini memiliki keunggulan yaitu memiliki sertifikat legalitas kayu yang resmi dari Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK). Penelitian ini membahas mengenai strategi ekspor yang digunakan oleh CV Cherry Blossom dalam memasarkan kendang jimbe melalui Business to Business (B2B) ke pasar internasional. Strategi yang digunakan ialah yang pertama consumer driven marketing strategy yang terdiri dari segmenting, targeting, dan positioning. Yang kedua relationship marketing terdiri dari pemasaran basis data, pemasaran interaktif, dan pemasaran jaringan personal. Dan one to one marketing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data primer melalui wawancara dan data sekunder berupa studi literatur dalam upaya untuk mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan oleh CV Cherry Blossom bisa berhasil dalam memasarkan kendang jimbe melalui Business to Business (B2B) ke pasar internasional. Penelitian ini menemukan bahwa CV Cherry Blossom telah melakukan tiga konsep strategi untuk memasarkan kendang jimbe pada pasar internasional melalui business to business (B2B). Beberapa negara yang sudah berhasil dilakukannya ekspor yakni China dan Kanada.
Global Market Entry Strategies in K-Pop’s Expansion into Southeast Asia A Comparative Study on SM Entertainment, YG Entertainment, JYP Entertainment, & HYBE Adiasri Putri Purbantina; Anugrah Nurul Hidayati; Ayunda Roliana Dewi; Khalista Noor; Reisa Najma Salsabila
Jurnal Sentris Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Sentris
Publisher : Kelompok Studi Mahasiswa Pengkaji Masalah Internasional Unpar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/sentris.v6i1.9164.83-108

Abstract

South Korea's leading K-Pop multinational corporations—HYBE, SM, JYP, and YG—have actively pursued international growth, with Southeast Asia emerging as a pivotal market. This research investigates the strategic approaches these companies employ to penetrate the Southeast Asian market, a region characterized by substantial K-pop fandom. Utilizing a qualitative case study design, the analysis draws upon secondary data, including news reports and official corporate publications, to examine the Big Four's global market entry models through several categories, including exports, licensing, alliances or joint ventures, and FDI. The study finds that the Big Four primarily focus on exporting K-pop products to Southeast Asia, capitalizing on its large, loyal fan base. These companies prefer partnership and distribution strategies to enter the Southeast Asian market while reducing risk by avoiding long-term investment through FDI (i.e., establishing subsidiaries, acquiring local companies, or building new business operations in the region).Keywords: market entry strategy, big four agencies, Korean music industry, Southeast Asia.