Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Edukasi Peduli Lingkungan bagi Anak-anak Perumahan Quanta 2 Desa Bayuning Kecamatan Kadugede Kabupaten Kuningan Rani Tania Pratiwi; Atin Nuryatin; Yeyen Suryani; Deden Agustira
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v9i1.539

Abstract

Akar permasalahan lingkungan hidup terbesar berasal dari masalah perilaku manusia dalam memperlakukan alam. Karenanya, etika atau perilaku manusia terhadap lingkungan sekitarnya memiliki peran penting terhadap kualitas lingkungan hidup. Permasalahan lingkungan yang terjadi salah satunya disebabkan karena kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan hidup. Untuk mengatasi permasalahan lingkungan hidup, terutama yang disebabkan oleh perilaku manusia, maka salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan penyelenggaraan pendidikan lingkungan hidup, yaitu melalui metode pelatihan dan penyuluhan. kegiatan yang dilaksanakan mampu memberikan dan menggugah kesadaran mengenai kepedulian lingkungan. Berdasarkan evaluasi kegiatan, peserta sudah mampu menjelaskan urgensi atau pentingnya menjaga kelestarian  lingkungan, memahami dampak sampah terhadap lingkungan, mengetahui cara mengolah sampah, serta mempraktekkan cara mendaur ulang sampah kertas menjadi beberapa produk sederhana. Mereka juga puas dengan pelaksanaan kegiatan dan menginginkan diselenggarakannya kembali. Kegiatan ini memang tidak bisa dilaksanakan terputus, karena kepedulian lingkungan harus terus dipupuk dan dijaga setiap saat agar dapat memunculkan perilaku yang konsisten.
Pelatihan Kepemimpinan Muslim pada IRMAS AMBS Perumahan Quanta 2 Desa Bayuning Rani Tania Pratiwi; Cucu Suhartini; Iyan Setiawan; Deden Agustira
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v9i1.540

Abstract

Pemuda dan remaja memainkan peran yang sangat penting untuk kepemimpinan yang akan datang. Sehingga diharapkan peran dari Ikatan Remaja Mesjid dapat berfungsi sebagai mediator dan fasilitator kegiatan remaja dan pemuda. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan manajemen organisasi di organisasi Kepemudaan dan remaja yaitu pada IRMAS AMBS Perumahan Quanta 2 Kabupaten Kuningan. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka tim menggunakan metode pelatihan dan pendampingan manajemen organisasi dan kepemimpinan kepada seluruh pengurus IRMAS AMBS di Perumahan Quanta 2. Dengan memberikan pelatihan dan pendampingan ini, maka dapat memotivasi dan memberikan pengetahuan bagi pengurus organisasi remaja (ikatan remaja mesjid) dalam mengelola organisinya, sehingga organisasi dikelola secara efektif dan efisien.
Meningkatkan Literasi Anak Pra-Sekolah Melalui Pengembangan Taman Bacaan Berbasis Aktivtas di Taman Pelangi Desa Bayuning Rani Tania Pratiwi; Atin Nuryatin; Sri Mulyati; Caecilia Dina Rosaline; Rismawati Rismawati; Yeyen Suryani; Deden Agustira
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v10i1.1762

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kebiasaan untuk membaca menjadi sebuah kebutuhan. Metode kegiatan ini mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan melakukan pendampingan. Berdasarkan hasil kegiatan anak-anak sangat senang dan tertarik dengan berbagai aktivitas yang dilakukan. Di dalam kegiatan bermain, anak membangun kemampuan literasinya berdasarkan pengalaman yang ia temui saat bermain, dan bahkan mereka mampu menceritakan kembali bagaimana pengalamannya saat bermain. Inilah esensi atau hal mendasar dari pra literasi itu sendiri. Hanya saja partisipasi untuk anak-anak usia sekolah terutama SMP dan SMA belum ada. Hal ini dapat menjadi saran kegiatan selanjutnya di Taman Pelangi sehingga tidak hanya mencakup aktivitas anak-anak usia dini atau level SD saja tetapi dapat mencakup aktivitas literasi pada anak-anak usia SMP dan SMA.