Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENYULUHAN TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS PEMBANTU BULU TAHUN 2022 Mufidaturrosida, Ana; Maria, Atik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 1 (2023): Vol. 5 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i1.1002

Abstract

Komplikasi kehamilan adalah kesulitan yang terjadi hanya selama kehamilan. Pentingnya pemahaman dan keterampilan mendeteksi dini tanda bahaya kehamilan dikarenakan, kehamilan yang diperkirakan normal dapat berkembang menjadi kehamilan patologis. Tujuan dari penelitian ini adalah agar ibu hamil di Puskesmas Pembantu Bulu mengetahui tentang tanda bahaya kehamilan serta dapat segera memeriksakan ke tenaga kesehatan apabila mengalaminya. Pelaksanaan penyuluhan tanda bahaya kehamilan dilaksanakan dengan sasaran ibu hamil trimester I, II dan III di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Bulu. Peserta penyuluhan berjumlah 7 orang ibu hamil. Penyuluhan dilaksanakan dengan metode ceramah dan tanya jawab, dengan menggunakan media leaflet. Kegiatan penyuluhan tanda bahaya kehamilan dapat diterima dengan baik, ibu hamil mengetahui tentang tanda bahaya kehamilan.
PEMBERIAN EDUKASI KESEHATAN PADA IBU HAMIL MELALUI MEDIA E-BOOKLET TENTANG PENCEGAHAN STUNTING Utaminingtyas, Farida; Wahyuni, Iin; Maria, Atik; Mufidaturrosida, Ana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 2 (2023): Vol. 5 No. 2 Agustus 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i2.1076

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah kondisi kurang gizi kronis yang dialami seseorang sejak dalam masa kandungan dan awal kelahiran anak, yang dapat meningkatkan angka kematian pada bayi, anak mudah sakit, dan menghambat pertumbuhan motorik maupun mental. Pencegahan stunting dapat dilakukan dengan pemberian edukasi kesehatan pada ibu hamil melalui media E-Booklet, karena mampu menyebarkan informasi lebih ringkas, mudah dimengerti, dan menarik berbasis elektronik. Tujuan pengabdian, memberikan edukasi kesehatan pada ibu hamil melalui media E-Booklet tentang pencegahan stunting. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang pada bulan Maret-April 2023. Bentuk kegiatan yang dilakukan, mengumpulkan seluruh ibu hamil dalam whatshapp group untuk diberikan edukasi kesehatan dengan E-Booklet yang telah disusun oleh tim, diskusi dan tanya jawab, kuis, dan pemberian reward bagi ibu hamil. Pengabdian dilaksanakan pada 15 ibu hamil. Hasil menunjukkan bahwa, setelah diberikan edukasi kesehatan, terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan stunting melalui pemberian E-Booklet.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG MENGENAL CIRI-CIRI PUBERTAS PADA REMAJA MELALUI MEDIA E-BOOKLET Utaminingtyas, Farida; Mufidaturrosida, Ana; Maria, Atik; Agustina, Citra Elly; Wahyuni, Iin; Sasanti, Serafina Damar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1290

Abstract

ABSTRAK Remaja merupakan kelompok potensial yang perlu mendapat perhatian serius, karena adanya perubahan yang dialaminya. Permasalahan utama yang dialami remaja pada masa pubertas yaitu ketidaktahuan terhadap tindakan yang harus dilakukan khususnya masalah pengetahuan remaja mengenai pubertas dan bagaimana sikap remaja dalam menghadapi perubahan tersebut. Permasalahan ketidaktahuan remaja pubertas dapat dilakukan dengan pemberian penyuluhan kesehatan dengan media E-Booklet. Tujuan pengabdian, untuk memberdayakan remaja dalam upaya meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan sikap remaja secara efektif dengan media yang lebih menarik dan mudah dipahami melalui media E-Booklet. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di di Dusun Karangbalong, Desa Bener, Kecamatan Tengaran pada bulan Maret 2024. Bentuk kegiatan yang dilakukan terdiri dari tiga tahap, yaitu persiapan, kegiatan penyuluhan kesehatan, dan tahap refleksi. Pengabdian dilaksanakan pada 11 remaja. Hasil menunjukkan bahwa, setelah diberikan penyuluhan kesehatan tentang mengenal ciri-ciri pubertas pada remaja melalui media E-Booklet, terdapat peningkatan pengetahuan remaja dari hasil pretest dan postest. ABSTRACT Adolescents are a potential group that needs seroius attention, because they are of the changes experience. The main problem axperinced by adoleccents during puberty is ignorance of the action that must by taken, especially the problem of adoleccents knowladge about puberty and how behave these change. The problem of ignore among puberty adoleccents can be counceling using E-Booklet. The aim of the service to empower adoleccents in an effort to increase their knowledge, insight and attitudes effectively with media that is more interesting and easy to understand through E-Booklet. The community service activities were carried out at Karangbalong Hamlet, Bener Village, Tengaran Sub-District in March 2024. The activities carried out consisted of three stage, preparation, counseling activity, and reflection. The community service program was held for 11 adoleccents. After provision of counselling about recognizing the characyeristics of puberty in adoleccents through E-Booklet, it was found that there was an increase in knowledge of adoleccents from the pretest and posttest.
Edukasi Personal Hygiene Remaja di SMP Negeri 3 Getasan, Kabupaten Semarang Mufidaturrosida, Ana; Utaminingtyas, Farida; Latifa, Dewi Nur; Fatimatuszahra, Faaza; Handayani, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1402

Abstract

Health-related behaviors should be instilled in children as early as possible. Children are agents of change who can practice what they have learned through personal hygiene activities and share them with their families and peers. Lack of personal hygiene practices, such as washing hands after various activities, can increase the risk of various diseases. Providing understanding to school-aged adolescents is crucial to foster awareness of the importance of maintaining health. The goal of this activity is to increase adolescents’ understanding of personal hygiene so they can maintain their own cleanliness and health and reduce morbidity. This activity method is implemented by delivering material followed by a discussion and question-and-answer session. Evaluation results indicate an increase in adolescents’ understanding of personal hygiene.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG ASUPAN NUTRISI PROTEIN DENGAN PRODUKSI ASI Diah Winatasari; Ana Mufidaturrosida
Jurnal Kebidanan VOLUME 12. NO.02, DESEMBER 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v12i02.393

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang Masa nifas (puerperium) adalah masa pulih kembali, dari mulai persalinan selesai sampai alat – alat kandungan kembali seperti  keadaan semula (sebelum hamil). Kebutuhan dasar ibu nifas pada masa nifas untuk mempercepat proses involusi dan memperlancar laktasi selain personal hygiene yang terpenting adalah pemenuhan asupan gizi  pada masa nifas. Pada involusi kebutuhan gizi protein baik protein nabati atau hewani sangat penting karena berfungsi untuk mempercepat proses penyembuhan, dan pemulihan serta untuk memperlancar proses produksi ASI. Fenomena yang terjadi pada masyarakat dimana masih banyak ibu yang memiliki budaya pantang makan yang mengandung protein baik hewani atau nabati. Tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu nifas tentang asupan nutrisi protein dengan produksi ASI. Metode Penelitian yang dilakukan dengan metode deskriptif korelasional. Pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas yang ada di PMB Nur Hafni Kurniawati pada bulan Desember 2019 sampai Januari 2020, sebanyak 36 orang, dengan menggunakan teknik total Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan chi square. Hasil Uji chi square menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan ibu nifas tentang asupan nutrisi protein dengan produksi ASI. Hasil uji statistik dengan menggunakan chi square diperoleh ? value 0,008 < 0,05. Kesimpulan Ada hubungan antara pengetahuan ibu nifas tentang asupan nutrisi protein dengan produksi ASI.Kata Kunci:  pengetahuan, asupan nutrisi protein, produksi ASI RELATED KNOWLEDGE ABOUT NUTRITION PROTEIN INTAKE PUERPERAL WITH PRODUCTION ASIABSTRACTBackground. The puerperium (puerperium) is a period of recovery, from the start of labor to complete until the uterine organs return to their original state (before pregnancy). The basic needs of postpartum mothers during the postpartum period are to accelerate the involution process and facilitate lactation. Apart from personal hygiene, the most important thing is the fulfillment of nutritional intake during the postpartum period. In the involution of protein nutritional needs, both vegetable and animal protein is very important because it functions to accelerate the healing process and recovery and to facilitate the process of breast milk production. A phenomenon that occurs in a society where there are still many mothers who have a culture of abstinence from food that contains protein, either animal or vegetable. Purpose. Was to determine the relationship between the knowledge of post-partum mothers about protein nutrition with breast milk production. The research method used is descriptive correlational method. The approach used is cross sectional. The population in this study were all postpartum mothers at PMB Nur Hafni Kurniawati from December 2019 to January 2020, as many as 36 people, using the total sampling technique. The data collection method used a questionnaire. Data analysis using chi square. The results of the chi square test showed that there was a relationship between postpartum mothers' knowledge of protein nutrition and milk production. The results of statistical tests using the chi square obtained ? value 0.008 <0.05. Conclusion. There is a relationship between the knowledge of postpartum mothers about protein nutrition and milk production. Keywords: knowledge, nutrients intake of protein, milk production