Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Characteristics of Synbiotic Drink from Jicama (Pachyrhizus erosus L.) Tubers and Sunflower (Helianthus annuus L.) Seeds Extract Winarti, Sri; Jariyah; Yusuf, Aulia Islamiati; Arum, Ardilini Destyaning
International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering (IJEISE) Vol. 6 No. 2 (2025): IJEISE
Publisher : UPN Veteran Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Synbiotic drinks are fermented beverages composed of ingredients that encompass prebiotics and probiotic bacteria. A study was conducted to develop a synbiotic drink using Jicama tubers extract and sunflower seeds extract along with the probiotic bacteria including Lactobacillus casei FNCC-0090, Lactobacillus acidophilus FNCC-0051, Bifidobacterium breve BRL-131, and Bifidobacterium bifidum BRL-130. The objective of this research was to assess the impact of varying proportions of Jicama tubers extract (Jc) and Sunflower seeds extract (Sf), as well as fermentation duration on the characteristics of synbiotic drinks. The experimental design employed a factorial completely randomized design with two factors: the proportions of Jicama and sunflower seed extract (75:25, 50:50, and 25:75) and fermentation time (8, 12, 16, and 20 h). Data from the study were analyzed using ANOVA (P<0.05), and significant differences between treatments were assessed by DMRT. The optimal treatment was determined at the 50:50 proportion of Jicama and sunflower seed extract, with an 20 h fermentation time, yielding a synbiotic drink characterized by total LAB of 11.34 log CFU/mL, total lactic acid of 1.29%, N-amino of 4.67 %, antioxidant activity of 33.5%, viscosity of 37.08 cP, inulin content of 1.03%, and vitamin E content of 0.58%.
PERLAKUAN STRES PADA BERAS KECAMBAH SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN SENYAWA BIOAKTIF UNTUK PENGEMBANGAN PANGAN FUNGSIONAL: KAJIAN LITERATUR Elmiah, Sellyda; Munarko , Hadi; Jariyah
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 6 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/dr7nm620

Abstract

Beras kecambah merupakan ingredien pangan fungsional dengan aktivitas antioksidan tinggi serta kaya senyawa bioaktif, seperti γ-aminobutirat (GABA), senyawa fenolik, dan flavonoid. Penerapan perlakuan stres selama perkecambahan terbukti mampu meningkatkan kandungan senyawa bioaktif dan aktivitas antioksidan beras, yang berperan dalam pengaturan kadar glukosa darah, perlindungan fungsi saraf, dan pencegahan kerusakan sel akibat radikal bebas. Perlakuan stres kombinasi ultrasound dan CaCl₂ 2% dilaporkan meningkatkan kadar GABA hingga 3,29 kali lipat, gliserol 4,88 kali lipat, dan glutamat 2,02 kali lipat dibandingkan kontrol. Selain itu, penggunaan Slightly Acidic Electrolyzed Water (SAEW, 10 ppm) meningkatkan kadar GABA dari 1,8 menjadi 7,35 mg/L. Beras kecambah juga berpotensi diaplikasikan sebagai bahan baku produk pangan, seperti snack bar berbasis campuran tepung kecambah kacang merah dan tepung beras merah (50:50) dengan kandungan protein 14,16% dan serat kasar 6,71%. Kombinasi proses perkecambahan dan perlakuan stres mendorong peningkatan nilai fungsional serta inovasi pengembangan produk pangan modern, sehingga beras kecambah berpotensi menjadi ingredien pangan fungsional bernilai tambah tinggi. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA IPA KELAS IV SEKOLAH DASAR Jariyah; Dede Hadiansah; Asrizal Wahdan Wilsa
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12936

Abstract

Pendidikan dasar berperan penting dalam membentuk karakter dan kemampuan berpikir siswa. Namun, kenyataannya di SDN Mundu 2 Kecamatan Karangampel, hasil belajar dan keaktifan siswa dalam pelajaran IPA masih rendah. Berdasarkan observasi, sebagian besar siswa belum mencapai KKM dan kurang aktif dalam proses pembelajaran. Masalah ini menjadi urgensi karena rendahnya partisipasi siswa dapat berdampak pada pemahaman dan pencapaian akademik jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa IPA kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari tiga siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keaktifan dan hasil belajar siswa di setiap siklus. Keaktifan siswa meningkat dari 66,67% pada siklus I menjadi 89% pada siklus II, dan hasil belajar meningkat dari 65,8% menjadi 94,74%. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa model CTL efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa IPA kelas IV. Penerapan model CTL mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan kontekstual bagi siswa.