Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Sosialisasi Mitigasi Bencana Alam dan Bangunan Tahan Gempa di Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Hasan, Fuad; Ash Siddiq, Raden Herdian Bayu; Agustian, Yanyan; Setiawan, Asep; Widyanto, Bambang Eko; Wibowo, Azis Ali
Abdimas Universal Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v7i1.528

Abstract

Indonesia is highly susceptible to natural disasters, resulting in significant casualties and economic losses. The Pangandaran Regency in West Java is particularly vulnerable, especially to earthquakes and tsunamis. In 2006, a shallow earthquake with a magnitude of 7.7 triggered a tsunami along the Pangandaran coastline, primarily affecting residential, commercial, tourism, and industrial areas. The risk of disasters is a priority due to the proximity of the coast to the subduction zone and the region's history of earthquakes and tsunamis. In response to this potential threat, the Civil Engineering Study Program at Widyatama University organized a Community Service Activity focused on promoting earthquake-resistant buildings and establishing a mitigation corner to support disaster mitigation efforts in Cibenda Village, Parigi District, Pangandaran Regency. The activity involved providing educational materials on earthquake-resistant construction, setting up a mitigation corner, and distributing evacuation tools for disaster response. It is hoped that this initiative will enhance community knowledge about earthquake-resistant buildings and the use of disaster evacuation tools. The results showed a significant increase in the understanding and awareness of disaster-resilient construction and mitigation among the residents of Cibenda Village.
SOSIALISASI MANAJEMEN INFRASTRUKTUR PENGAIRAN DI DESA CIKURUBUK KABUPATEN SUMEDANG Hasan, Fuad; Ash Siddiq, Raden Herdian Bayu; Agustian, Yanyan; Setiawan, Asep; Widyanto, Bambang Eko; Wibowo, Azis Ali
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2310

Abstract

Desa Cikurubuk, Kabupaten Sumedang, memiliki potensi sumber daya air yang besar dan mendukung pertanian, khususnya padi organik. Namun, pengelolaan infrastruktur pengairan masih menghadapi tantangan akibat rendahnya pemahaman masyarakat terhadap prinsip manajemen yang efektif dan berkelanjutan. Hal ini berpotensi menurunkan produktivitas pertanian dan meningkatkan risiko kerusakan lingkungan. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan kegiatan pemberdayaan melalui sosialisasi dan pelatihan teknis yang sistematis. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan infrastruktur pengairan yang efisien, adaptif, dan berkelanjutan. Metode partisipatif digunakan melalui sosialisasi, diskusi kelompok, dan simulasi manajemen pengairan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan. Warga menunjukkan partisipasi aktif dalam diskusi dan mulai menerapkan praktik manajemen pengairan. Simulasi memberi pengalaman praktis yang memperkuat pemahaman. Masyarakat juga mulai menyusun jadwal pemeliharaan rutin dan membentuk kelompok kerja pengelolaan bersama. Kegiatan ini efektif dalam membangun kesadaran kolektif dan mendorong aksi nyata menuju sistem pengairan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELING PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG JAKSA AGUNG MUDA BIDANG TINDAK PIDANA KHUSUS Ash Shiddiq, Raden Herdian Bayu; Yuniar, Gina
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v4i1.164

Abstract

Implementasi Building Information Modeling (BIM) telah umum menjadi dalam proyek konstruksi di Indonesia dan dapat diterapkan pada berbagai aspek seperti struktur, arsitektur, perhitungan volume, serta simulasi penjadwalan. Tugas akhir ini membahas perencanaan proyek dengan fokus pada pemodelan struktur beton, penulangan detail, pemodelan arsitektur dinding, lantai, plafon, pintu jendela, fasad, perhitungan anggaran biaya, serta penjadwalan proyek. Metode yang digunakan adalah pemodelan 3D struktur dan arsitektur menggunakan Autodesk Revit berdasarkan gambar 2D DED proyek, sehingga menghasilkan gambar 3D dan Quantity Take-Off volume material. Rencana anggaran biaya dihitung secara manual dari hasil tersebut, kemudian penjadwalan dilakukan dengan Microsoft Project. Integrasi pemodelan 3D, biaya, dan jadwal dilakukan di Autodesk Navisworks untuk mendapatkan simulasi 4D dan 5D. Pada proyek Pembangunan Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, diperoleh volume beton 10228,722 m³, kebutuhan besi 1791,762 ton, dinding 20833,568 m², lantai 12147,814 m², plafon 10352,012 m², pintu 499 unit, jendela 1555,429 m', dan fasad 6727.319 m². Rencana anggaran biaya sebesar Rp127.615.271.000,- dengan durasi proyek 174 hari kerja, yang kemudian diintegrasikan ke dalam simulasi 4D dan 5D dan diekspor ke dalam bentuk video animasi.
Kajian Potensi Energi Terbarukan Dan Wisata Sungai Cidurian Depan Universitas Widyatama Ash Shiddiq, Raden Herdian Bayu; Hasan, Fuad; Akbar, Sandy Radhitya; Roespinoedji, Roeshartono
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 2 (2023): Volume 13 Nomor 2, September 2023
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v13i2.909

Abstract

Abstrak Salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan yang berkaitan dengan sungai adalah energi bersih dan terjangkau. Sungai dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan. Kota Bandung dialiri oleh dua Sungai utama Cikapundung dan Sungai Cidurian. Universitas Widyatama menjadi salah satu lokasi yang terlewati oleh aliran sungai Cidurian. Sungai Cidurian yang cukup lebar dengan arus yang cukup deras namun sampai saat ini keberadaan sungai tersebut masih belum dimanfaatkan dengan optimal oleh masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi aliran sungai Cidurian depan kampus Universitas Widyatama secara komprehensif. Dalam penelitian ini dilakukan tahapan analisis hidrologi, pemodelan hidraulik sungai, perhitungan daya listrik dan analisis kualitas air. Dari hasil analisis didapat bahwa dengan bangunan tambahan (bendung) yang berdimensi panjang 5-meter dan terdapat 2 bukaan pada bagian bawah (0.5 x 0.5m) menyebabkan air di belakang bendung mengalami kenaikan muka air, akan tetapi tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap kecepatan aliran. Dari hasil perhitungan didapat debit aliran (Q) pada saluran tertutup di bagian bawah bendung sebesar 0.2 m3/s dengan kecepatan aliran sebesar 0.8 m/s, yang dapat menghasilkan energi listrik sebesar 19.62-Watt untuk satu bukaan bendung/turbin. Dari hasil analisis juga diketahui bahwa air sungai masih memenuhi baku mutu air Kelas II. Kata kunci: Bandung, Bendung,  cidurian, Kualitas Air ,Sungai Abstract One of the sustainable development goals related to rivers is clean and affordable energy. Rivers can be used as a source of renewable energy. the Cikapundung and Cidurian rivers are the biggest river in Bandung City. Widyatama University is one of the locations that the Cidurian river passes through. The Cidurian River is wide enough with a strong river flow, but until now the existence of this river has not been used optimally by the local community. This study aims to comprehensively examine the potential of the Cidurian river flow in front of the Widyatama University campus. In this research, the stages of hydrological analysis, river hydraulic modeling, electric power calculation and water quality analysis were carried out. From the results of the analysis, it was found that the weir which has a 5-meter long dimension and there are 2 openings at the bottom (0.5 x 0.5m) causes the water behind the weir to increase the water level, but does not significantly affect the flow velocity. From the calculation results, it is obtained that the flow rate (Q) in the closed channel at the bottom of the weir is 0.2 m3/s with a flow velocity of 0.8 m/s, which can generate 19.62-Watt of electrical energy for one turbine. From the results of the analysis it is also known that river water still meets Class II water quality standards. Keywords: Bandung, weir, cidurian, water quality, river
PENGEMBANGAN METODE PENGAJARAN ENERGI TERBARUKAN DI SDN 201 SUKALUYU KOTA BANDUNG Suryaman, Nia Nuraeni; Ash Siddiq, Raden Herdian Bayu; Ardiansyah, Neris Peri
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1959

Abstract

This PKM activity focuses on the development and implementation of innovative teaching methods for renewable energy education at SDN 201 Sukaluyu, Bandung. Acknowledging the importance of early exposure to the concept of sustainability, this community service activity explores effective pedagogical approaches to engage elementary school students in understanding renewable energy sources, technology, and its significance for a sustainable future. This PKM activity investigates the impact of combining hands-on activities, project-based learning, and interactive learning experiences, which potentially includes the integration of renewable energy systems within the school environment. By analyzing student engagement, knowledge acquisition, and attitude changes towards renewable energy and sustainable practices, this PKM activity aims to contribute to the development of effective teaching strategies for integrating renewable energy education into the elementary school curriculum, foster environmental awareness, and promote a future generation equipped to tackle global energy challenges. The stages of the method carried out in this community service program are socialization, training, technology implementation, mentoring, evaluation, and program sustainability. The community service program (PKM) aimed at developing renewable energy teaching methods at SDN 201 Sukaluyu, Bandung City, successfully introduced the concept of renewable energy to fifth-grade students. Teaching aids and prototypes introduce students to hydroelectric power plants (HEPP), wind power plants (WPP), and solar power plants (SPP) through a series of socialization activities, training, and technology implementation. The evaluation results show that although 70% of students have heard about renewable energy, 60% of them still do not fully understand its benefits. The conclusion of this community service program indicates that this activity can enhance students' understanding of renewable energy.