Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perancangan Lokasi Fasilitas Gudang Sementara Menggunakan Metode Location Set Covering (Studi Kasus Gempa Cianjur 2022) Rizkiansyah, Muhammad Nabil; Yulianti, Femi; Kusuma, Putu Giri Artha
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

—Pada tanggal 21 November 2022 telah terjadi gempa bumi di Kabupaten Cianjur sebesar 5,6 magnitudo, dari laporan BPBD Cianjur terdapat 16 kecamatan terdampak dari total 32 kecamatan di Kabupaten Cianjur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur (BPBD Kabupaten Cianjur) memiliki peran penting saat pra bencana, darurat bencana, dan pasca bencana, salah satu tugas BPBD Cianjur adalah pelaksanaan penanggulangan bencana yang mencakup melancarkan alur distribusi bantuan logistik kepada daerah atau wilayah yang terdampak. Kecepatan dan ketetapan menjadi indikator utama dalam humanitarian logistics, kemudian untuk waktu tempuh pendistribusian maksimal pada 60 menit. Pada pendistribusian bantuan Gempa Cianjur 2022 mengalami permasalahan kenaikan total biaya transportasi yang melebihi Rp53.040.000 selama 65 hari. Lokasi gudang yang tidak tepat menjadi permasalahan utama karena penempatannya hanya pada satu kecamatan saja, yakni di Kecamatan Cianjur saja. Perancangan lokasi gudang sementara digunakan untuk mengantisipasi kesalahan dalam penentuan lokasi tersebut. Pendekatan metode yang digunakan ialah metode Location Set Covering Problem (LSCP) dengan menentukan jumlah fasilitas namun dapat mencakup seluruh wilayah yang ada dengan parameter biaya transportasi sebagai biaya fasilitas dan waktu tempuh di bawah 60 menit. Hasil dari penggunaan metode tersebut adalah lokasi gudang sementara yang dapat mencakup kecamatan yang terdampak dan mengakibatkan penurunan total biaya transportasi menjadi Rp42.896.100. Kata kunci— Humanitarian Logistics, Gudang Sementara, Bencana Alam, LSCP, Gempa Cianjur 2022
Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Pada Bpbd Provinsi Jawa Barat Dengan Model Supply Chain Operation Reference (Scor) Salsabila, Tiara Rizky; Kusuma , Putu Giri Artha; Yulianti, Femi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan pemenuhan kebutuhan logistik dan peralatan saat terjadi bencana darurat adalah fokus utama dalam usaha penanggulangan bencana. Dalam konteks ini, didirikannya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat memiliki tujuan untuk memastikan bahwa penanggulangan bencana dapat terlaksana secara terencana, terpadu, dan terkoordinasi di wilayah yang rawan bencana ini. Tujuan dari studi ini adalah untuk merancang sistem pengukuran kinerja yang sesuai. Metode penelitian melibatkan observasi terhadap BPBD Provinsi Jawa Barat dan analisis berbagai dokumen terkait, dengan mengacu pada peraturan, literatur terkait, dan hasil penelitian sebelumnya. Hasil observasi menunjukkan bahwa BPBD Provinsi Jawa Barat menggunakan Cascading Kinerja sebagai kerangka kerja untuk mengukur kinerja rantai pasok, dengan sasaran utama meningkatkan pemenuhan kebutuhan logistik dan peralatan saat terjadi bencana darurat. Meskipun terdapat satu indikator utama dan delapan sub-indikator dalam kerangka kerja tersebut, namun pengukuran kinerja saat ini hanya berfokus pada kriteria keandalan (reliability). Oleh karena itu, penelitian ini merancang KPI tambahan dengan Model Supply Chain Operation Reference (SCOR) yang mencakup kriteria daya tanggap (responsiveness), kelincahan (agility), dan biaya (cost), yang telah diverifikasi melalui kuesioner kepada pihak terkait. Sistem pengukuran kinerja rantai pasok yang diusulkan mencakup proses perencanaan, pengadaan, distribusi, dan penyimpanan. Kata Kunci : Pengukuran Kinerja, Key Performance Indicator (KPI), Kriteria, BPBD Provinsi Jawa Barat, Supply Chain Operation Reference (SCOR).
Perancangan Sistem Pengukuran Dan Perbaikan Kinerja Order Processing Dengan Pendekatan Model Scor Dan Lean Logistics (Studi Kasus: Perusahaan Rintisan Pesenkuy) Swandari, Anak Agung Citra; Novitasari, Nia; Kusuma, Putu Giri Artha
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—PesenKuy merupakan sebuah Perusahaanrintisan yang dibentuk pada tahun 2019 dan kembali hadirdengan tampilan baru pada tahun 2022. PesenKuy membantumahasiswa untuk memenuhi kebutuhan seperti kebutuhanharian , laundri dan cuci sepatu, PesenKuy juga memilikiseasonal project pada saat tertentu seperti layanan seragam danperlengkapan PKKMB serta paket sahur dan bukapuasa. Dalam melakukan perancangan usulan padaPesenKuy, digunakan metode Model SCOR untuk mengukurkinerja pada PesenKuy, dimana Model SCOR mengukurkinerja berdasarkan proses supply chain dalam suatuPerusahaan. Kemudian untuk meningkatkan kinerja melaluiperbaikan proses bisnis, PesenKuy menggunakan metode LeanLogistics, dimana metode ini dapat meminimasi pemborosanpada proses bisnis sehingga mampu mempercepat aliran prosesbisnis atau memperpendek lead time pada suatuperusahaan. Kemudian sebelum melakukan perbaikan prosesbisnis untuk dapat meningkatkan kinerja ketiga tersebutdilakukan identifikasi pemborosan dengan hasil masih terdapat27% aktivitas VA, 40% aktivitas NVA dan 33% aktivitasNNVA dengan efisiensi waktu siklus sebesar 28% dan jenispemborosan yaitu pemborosan waktu. Dari hasil perbaikanyang sudah dilakukan dapat meningkatkan kinerja menjadikondisi excellent dari yang sebelumnya ketiga kondisi tersebutberada pada kondisi poor, marginal dan average. Kata kunci— Model SCOR, Lean Logistics, Proses Bisnis
Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja Dan Perbaikan Kinerja Perusahaan Rintisan Dengan Pendekatan Balanced Scorecard (Bsc) Dan Business Process Improvement (Bpi) (Studi Kasus : Perusahaan Rintisan Pesenkuy) Pramesti , Dayaning Daffa; Novitasari , Nia; Kusuma, Putu Giri Artha
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Pengukuran kinerja merupakan aspek penting dalam mengelola sebuah organisasi yangdigunakan untuk memantau dan mengendalikanpelaksanaan strategi yang bertujuan untuk mencapaitujuan organisasi. Tingginya persaingan pada duniaindustri digital saat ini mengharuskan PesenKuy untukmemiliki daya saing yang tinggi agar terhindar dari faktorkegagalan. Untuk mengatasi tantangan tersebut, PesenKuymembutuhkan sistem pengukuran kinerja yang dapatmembantu perusahaan dalam mengukur kinerjanya dariberbagai perspektif dan menghubungkannya denganstrategi yang akan meningkatkan daya saing danpertumbuhan bisnis. Salah satu pendekatan yang dapatdigunakan adalah Balanced Scorecard (BSC), yangmengintegrasikan empat perspektif utama yaitu keuangan,pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran danpertumbuhan. Dengan menerapkan pendekatan BalancedScorecard, PesenKuy dapat mengetahui dan mengukursistem pengukuran kinerja yang terintegrasi dari keempatperspektif tersebut. Dengan sistem pengukuran kinerjayang terintegrasi ini, PesenKuy berharap dapat lebih baikmemenuhi ekspektasi pelanggan, meningkatkan loyalitaspelanggan, dan mencapai visi dan misi perusahaan. Kata kunci — Pengukuran Kinerja, Balanced Scorecard, Key Performance Indicator, Proses Bisnis,Streamlining
Perancangan Sistem Persediaan Herbisida Pada Gudang Sentral Dengan Menggunakan Metode Continuous Review Untuk Meminimasi Biaya Persediaan Di Pt Tpp Rosaldi, Benny Alfani; Saragih , Nova Indah; Kusuma , Putu Giri Artha
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT TPP merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri kelapa sawit yang terletak di IndragiriHulu, Riau. Dalam menjalankan kegiatan produksi nya,perusahaan memerlukan barang herbisida untuk mengatasiserangan hama pada tanaman sawit. Akan tetapi dalammelakukan proses persediaan, perusahaan belum melakukanpengendalian yang efektif. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya angka persediaan (overstock) herbisida sehinggamengakibatkan tingginya angka biaya persediaan herbisida.Penelitian ini dilakukan pada barang herbisida yang adadigudang dengan memiliki 10 jenis barang. Penyelesaianmasalah akan menggunkan metode continuous review dengananalisis ABC sebagai klasifikasi barang. Berdasarkan hasilperhitungan pada barang kelas A terjadi penurunan padatotal biaya persediaan sebesar 24% dengan total biayapersediaan usulan Rp 85.141.278. Sedangkan barang kelas B& C terjadi penurunan sebesar 59% dengan total biayapersediaan sebesar Rp. 32.241.564. Kata kunci— Overstock, Pengendalian Persediaan, Analisis ABC, Continuous Review