Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Identifikasi Objek/Produk untuk Proses Stock Taking Barang menggunakan Konsep Object Recognition Muhammad Nashir Ardiansyah; Prafajar Sukssesanno Muttaqin; Murman Dwi Prasetio; Nia Novitasari
JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) Vol 8 No 01 (2021): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Juni 2021
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v8i1.455

Abstract

Aktivitas pemeriksaan persediaan atau Stock-taking merupakan aktivitas pemeriksaan barang manual oleh petugas gudang yang dilakukan secara rutin pada aktivitas pergudangan. Aktivitas ini berfungsi untuk menentukan akurasi persediaan dan mengetahui kondisi persediaan sehingga dapat mengurangi resiko kehilangan, kerusakan, dan keausan persediaan. Aktivitas pemeriksaan persediaan termasuk aktivitas yang memerlukan biaya dan waktu yang besar. Selain itu, aktivitas ini juga tak luput dari kesalahan manusia karena aktivitas pengecekan merupakan aktivitas yang membutuhkan ketelitian tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi objek atau produk yang bertujuan untuk menggantikan pemeriksaan manual manusia sehingga proses pemeriksaan jenis dan jumlah barang dapat dilakukan secara otomatis dan presisi. Pengolahan citra digital berbentuk Object Recognition digunakan pada penelitian ini untuk menentukan jenis objek dan jumlah objek. Hasil penelitian menunjukan tingkat deteksi produk tunggal mencapai 90% yang dipengaruhi oleh sudut pengambilan gambar dan tingkat deteksi jumlah objek tunggal mencapai > 81% dengan tingkat pencahayaan yang normal dan sudut pengambilan gambar yang ideal. Diharapkan dengan adanya sistem ini, biaya untuk aktivitas pemeriksaan persediaan dan aktivitas pergudangan secara umum dapat ditekan sehingga efisiensi dan efektivitas dapat dicapai.
Masalah Rute Kendaraan Heterogen, Waktu Jendela, Produk dan Penyimpanan Majemuk Serta Mempertimbangkan Faktor Emisi Kendaraan Prafajar Suksessanno Muttaqin; Erlangga Bayu Setyawan; Nia Novitasari
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v3i1.6252

Abstract

Masalah rute kendaraan (MRK) adalah salah satu hal penting dalam kegiatan transportasi dan distribusi dalam manajemen rantai pasok. Penugasan kendaraan hingga penentuan urutan distribusi menjadi salah satu keputusan yang penting dalam hal tersebut. Penelitian ini membahas mengenai beberapa jenis dari masalah rute kendaraan (MRK) dasar yang meliputi varian-varian masalah rute kendaraan, yaitu: kendaraan heterogen (heterogeneous fleet), waktu jendela (time window), produk dan penyimpanan majemuk (multiple product and compartments), serta mempertimbangkan faktor emisi. Fungsi tujuan pada penelitian ini adalah meminimasi total biaya transportasi yang meliputi biaya tetap (fixed cost), biaya variabel (variable cost), dan biaya tentative (tentative cost). Variabel keputusan pada masalah rute kendaraan di penelitian ini adalah kendaraan yang digunakan dan urutan distribusi produk. Kendaraan yang digunakan dalam pemecahan masalah rute kendaraan pada penelitian ini adalah kendaraan CDE dengan kapasitas 7,2  dan CDD dengan kapasitas 13,2 . Algoritma nearest neighbour digunakan untuk menentukan solusi awal dan selanjutnya digunakan algoritma Harmony Search untuk memecahkan masalah rute kendaraan. Model matematika pada penelitian ini dilakukan penyelesaian menggunakan software MATLAB R2014. Berdasarkan hasil pengolahan data dapat dikethaui bahwa model MRK untuk distribusi produk dapat meminimasi total jarak sebesar 402 km atau sebesar 21,3 % dan meminimasi total biaya transportasi sebesar 541.685,7 rupiah atau sebesar 15,34 %. Penelitian selanjtunya dapat memepertimbangkan faktor kemacetan maupun akses jalan yang dilalui kendaraan.
Prediksi Volatilitas Harga Jual Produk Pada E-Commerce untuk Independent Stockashtic Data Menggunakan Simulasi Monte Carlo Erlangga Bayu Setyawan; Nia Novitasari; Prafajar Suksessanno Muttaqin
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v3i1.6253

Abstract

Perkembangan dan penggunaan inovasi teknologi tersebut juga telah mengubah perilaku masyarakat dari masyarakat industri menuju masyarakat informasi. Perubahan tersebut dapat terlihat dengan adanya peningkatan pola konsumsi masyarakat dari perdagangan melalui toko fisik (offline) beralih ke perdagangan melalui sistem elektronik atau sering disebut sebagai e-commerce. Jasa logistik merupakan pemeran distribusi di lini downstream dimana bertugas untuk mengantarkan produk dari fulfillment center dari suatu e-commerce menuju ke end customer. Jasa logistik dituntut harus dapat melakuan pemenuhan permintaan dari konsumen sesuai dengan service level agreement (SLA). Tidak menentunya jumlah permintaan menjadi tantangan yang paling besar bagi pemeran jasa logistik. Seperti studi kasus yang digunakan pada penelitian ini, PT ABC mengalami overload ketika melakukan pemenuhan permintaan dari e-commerce PT XYZ. Overload tersebut dikarenakan ketidaksiapan PT ABC dalam menangani lonjakan permintaan yang signifikan karena perubahan harga jual Produk A di e-commerce PT XYZ. Pada penelitian ini diusulkan model peramalan harga jual Produk A pada e-commerce PT XYZ menggunakan model Simulasi Monte Carlo Independent Variable. Simulasi dilakukan dengan 1.000 percobaan dan menghasilkan MAPE terendah pada percobaan 322, yaitu, 0,122%.
Rancangan Racking Selection Model dan Desain Warehouse untuk Meningkatkan Kapasitas Pada E-Fulfillment Center Nia Novitasari; Erlangga Bayu Setyawan; Prafajar Suksessanno Muttaqin
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v3i1.6254

Abstract

Supply Chain Management (SCM) memiliki peranan penting dalam pemenuhan permintaan dari upstream hingga downstream. Adanya perkembangan budaya belanja masyarakat dari konvensional beralih menjadi online atau e-commerce mendorong terjadinya perubahan dalam sistem SCM pula, terutama pada downstream supply chain. Perubahan signifikan yang terlihat adalah pada gudang. Pada dasarnya gudang berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang sebelum diterima oleh konsumen. Namun, dengan berkembangnya e-commerce dibutuhkan tempat penyimpanan yang dapat menghemat waktu serta memiliki pelayanan dan pengelelolaan yang lebih modern yang disebut fulfillment center. Adapun aspek yang dipertimbangakan untuk memperbaikan pelayanan dan pengelolahan fulfillment center yaitu Material Handling Equipment (MHE), Space yang tersedia, jenis storage, Flow & Rotation, personel, dan management company. Pada penelitian ini bertujuan untuk perancangan perbaikan desain warehouse dengan mempertimbangkan racking selection model untuk memaksimasi jumlah pallet position
PERANCANGAN APLIKASI PENGADAAN BARANG PADA PT. GLOSOR INDONESIA BESERTA DENGAN METODOLOGI BERORIENTASI OBYEK Nia Novitasari; Lis Suryadi
IDEALIS : InDonEsiA journaL Information System Vol 1 No 2 (2018): Jurnal IDEALIS Mei 2018
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengadaan Barang adalah kegiatan pengadaan barang yang dimulai dari proses merencanakan kebutuhan pengguna sampai diperolehnya barang tersebut. PT Glosor Indonesia Beserta merupakan perusahaan yang menyediakan one-stop solution digital platform di Indonesia, untuk mendukung kinerja karyawannya maka perusahaan memfasilitasi dengan adanya pengadaan barang. Pengadaan barang yang berjalan selama ini masih dilakukan dengan proses yang manual, sehingga hal tersebut menimbulkan beberapa permasalahan yaitu berkas yang menumpuk dan tersusun tidak rapi, proses pencarian data yang memakan waktu cukup lama, sering terjadi kesalahan dalam perhitungan dan pencatatan, serta lamanya dalam proses pembuatan laporan. Untuk mengatasi permasalahan pada sistem manual yang diterapkan selama ini maka perlu dibuatkan suatu sistem pengadaan barang yang terkomputerisasi. Maka muncullah ide untuk mengatasi masalah pada sistem yang sedang berjalan ini dengan pembuatan aplikasi untuk mengolah proses pengadaan barang. Dengan adanya aplikasi pengadaan barang diharapkan mampu dalam menangani proses pengadaan barang secara efektif dan efisien dalam kegiatan operasional perusahaan serta dapat mengelola data sehingga dapat menghasilkan informasi berupa laporan yang akurat, cepat dan mudah dalam pengambilan keputusan. Aplikasi sistem informasi pengadaan barang ini dirancang menggunakan software Microsoft Visual Studio 2008 dengan aplikasi database MySQL
Sistem Pendukung Keputusan Pegawai Berprestasi Pada KSPPS BMT ALHIKMAH Weleri Dengan Metode SAW (Simple Addtive Weighting) NUR ROKHMAN; Edy Siswanto; Nia Novitasari
JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN MULTIMEDIA Vol 1 No 2 (2021): Oktober : JURNAL INFORMATIKA DAN MULTIMEDIA
Publisher : LPPM Politeknik Pratama Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.385 KB) | DOI: 10.51903/informatika.v1i2.153

Abstract

Employee Performance Assessment is used to evaluate the work of all employees or employees either quantitatively or qualitatively. Sometimes the problem of subjectivity in employee performance appraisals is often unavoidable, making it difficult to measure the parameters in the system. Based on this, to help determine the employee's work performance assessment, a decision support system is needed that can provide appropriate results in employee performance with predetermined criteria including Work Spirit, Discipline, Work Results, Responsibility. Based on the description, the author proposes to make "Decision Support System for Outstanding Employees at KSPPS BMT Alhikmah Weleri Using the SAW (Simple Additive Weighting) Method". The SAW method used is to create a decision support system for outstanding employees, especially for KSPPS BMT Alhikmah Weleri employees, so that in the future accurate results can be obtained in assessing employee performance.
Perancangan Sistem Monitoring Pengukuran Kinerja Produksi Gula Menggunakan Model BSC-SCOR Pada Pabrik Gula Naufal Hesantra Harijadi; Nova Indah Saragih; Nia Novitasari
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 22, No 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v22i3.2864

Abstract

Poor supply chain management can cause operational costs to swell, which consumes business funds while slowing down the delivery process to customers. The Redjosari Sugar Factory currently has a decline in the percentage level of productivity and is still below the predetermined production target. This is because it has not been able to identify and monitor its success or failure and has not decided for performance measurement standards. For this reason, it is necessary to measure the performance of the factory. This study aims to determine the KPI criteria for measuring performance in production activities and to design a monitoring system. The research was conducted using the BSC and SCOR methods. Tools are needed to identify Key Performance Indicators (KPI) in its application and then combined with the AHP method. Furthermore, the monitoring system design and Kendall Tau test were carried out. The study results obtained 11 KPIs for measuring supply chain performance in the production activities of the Redjosari Sugar Factory. In addition, the performance measurement system designed in this study is a dashboard monitoring system based on the Microsoft Excel application. The dashboard monitoring system that has been created can be used to monitor the performance of supply chain activities through the level of production activity at each KPI and monitor the overall progress of the performance results of each perspective on the BSC model. Based on the results of the Kendall Tau correlation analysis between the monitoring system and the effectiveness of the production process, it was found that there was a relationship between the two variables and had a strong relationship. The results of this study can be used as a reference for improving performance at the Redjosari Sugar Factory.
Risk Management Analysis in Container Yard Development Projects in Eastern Indonesia Prafajar Suksessanno Muttaqin; Nia Novitasari; Erlangga Bayu Setyawan
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 5 No 1 (2023): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : Indonesian Mechanical Electrical and Industrial Research Society (IMEIRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.263 KB) | DOI: 10.46574/motivection.v5i1.183

Abstract

A container yard is a place for storing containers, a place for cleaning, and repairs, as well as a place for carrying out container surveys. Currently planning the construction of a container yard in Eastern Indonesia is being carried out. In its construction, a container yard requires large investment costs due to many factors such as the difficulty and high cost of transporting raw materials, permits that require planning, to the need for proper business processes in order to provide smooth operational activities by minimizing risk. The purpose of this study is to identify the risks and causes of risks involved in the container depot development project in Eastern Indonesia using the quantitative risk assessment (QRA) method, so as to provide the most influential risk management recommendations. The research succeeded in identifying 24 risks and 24 causes of risk. Furthermore, from the calculation results, it was concluded that there were 9 most influential risks. Depo kontainer merupakan tempat penyimpanan kontainer, tempat pembersihan, perbaikan, serta tempat untuk pelaksanaan survei kontainer. Saat ini sedang dilakukan perencanaan pembangunan depo kontainer di Indonesia Timur. Dalam pembangunanya, depo kontainer membutuhkan biaya investasi yang besar yang disebabkan banyak faktor seperti sulit dan tingginya biaya transportasi bahan baku, perizinan yang membutuhkan perencanaan, hingga kebutuhan akan adanya proses bisnis yang tepat agar dapat memberikan kelancaran pada aktivitas operasional dengan meminimasi risiko. Tujuan penelitian ini adalah mengindenfitikasi risiko dan penyebab risiko yang terdapat pada proyek pembangunan depo kontainer di Indonesia Timur dengan metode quantitative risk assessment (QRA), sehingga dapat memberikan usulan penanganan risiko yang paling berpengaruh. Penelitian berhasil mengidentifikasi 24 risiko dan 24 penyebab risiko. Lebih lanjut dari hasil perhitungan disimpulkan ada 9 risiko paling berpengaruh.
Usulan Perancangan Sistem Manajemen Risiko Pada Rantai Dingin PT XYZ Dengan Menggunakan Metode Fuzzy Failure Mode And Effects Analysis Dan Fuzzy Analytical Hierarchy Process Muhammad Naufal Noor Farras D; Ari Yanuar Ridwan; Nia Novitasari
eProceedings of Engineering Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Risiko merupakan kemungkinan suatu peristiwa yang mengakibatkan kerugian ketika terjadi selama kurun waktu tertentu. Pada rantai pasok, risiko dapat terjadi di setiap bagian rantai pasok dan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. PT XYZ merupakan industri pengolahan udang beku yang rentan akan adanya risiko karena terdapat sejumlah hal yang tidak dapat dihindari oleh PT XYZ yang berpotensi memicu terjadinya risiko seperti akibat dari tingginya tingkat kompleksitas rantai dingin yang diterapkan, produk yang diolah rentan akan kerusakan dan penurunan kualitas (perishable product), dan ketidakpastian akibat dari sistem make-to-order yang diterapkan oleh PT XYZ. Dalam penelitian ini akan dibahas mengenai usulan perancangan sistem manajemen risiko pada rantai dingin PT XYZ untuk dapat menangani serta mengendalikan risiko yang ada. Perancangan sistem manajemen risiko meliputi proses identifikasi risiko dengan model SCOR, analisa risiko dengan metode Fuzzy FMEA, penentuan usulan strategi mitigasi dengan metode Fuzzy AHP, serta perancangan sistem monitoring risiko. Pada penelitian ini diperoleh 6 faktor penyebab risiko prioritas dari 77 risk event (potensi risiko) dan 100 risk agent (faktor penyebab risiko) yang terbagi kedalam 6 kategori risiko meliputi market/demand risk, supply risk, technical risk, facility risk, human resources risk, dan environmental risk serta diperoleh 19 alternatif strategi mitigas untuk menangani risiko prioritas yang ada. Kata kunci : Manajemen Risiko, Rantai Dingin, SCOR, Fuzzy FMEA, Fuzzy AHP
PENERAPAN METODE ABC DAN ECONOMIC ORDER QUANTITY DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI PENGELOLAAN INVENTORY MANAGEMENT UMKM JAKET KEREN Widaningsih, Sri; Suyanto, AMA; Novitasari, Nia; Rezqi, Nandang Laras; Arifin, Andry; Hariyadhi, Muhammad Helmi; Salsabila, Ainun
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 9, No 01 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v9i01.5788

Abstract

Desa  Bandrek,  Kecamatan  Kersamanah,  Kabupaten  Garut   merupakan   desa   yang memiliki UMKM yang bergerak di bidang garmen dan fesyen berbahan dasar kulit. Di desa tersebut terdapat UMKM bernama Jaket Keren. UMKM Jaket Keren menampung hasil produk yang dihasilkan oleh pengrajin daerah setempat dengan langsung memberikan harga kepada produk yang ditawarkan pengrajin tersebut yang nanti akan dipasarkan secara langsung melalui toko UMKM Jaket keren dan melalui penjualan daring dengan e-commerce. Dalam penerapan inventory management pada UMKM Jaket Keren ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode analisis ABC dan Economic Order Quantity (EOQ) yang bertujuan untuk dapat menentukan urutan jenis barang yang paling strategis hingga ke yang relatif kurang strategis untuk dapat mengefektifkan persediaan barang serta meningkatkan jumlah barang yang terjual pada barang agar mengurangi penumpukan pada gudang, kemudian dapat mengetahui batas minimum restock barang agar tidak terjadi system pre-order yang memerlukan waktu yang relatif panjang sehingga dapat menekan biaya pada inventory cost dan meningkatkan maksimum keuntungan penjualan bagi UMKM Jaket Keren setiap tahunnya.Kata kunci : Metode ABC, Economic Order Quantity, Inventory Management