Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search
Journal : SEAGRI

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMBELI SAYURAN HIDROPONIK (Studi kasus di PT. Pentario Liberia Persada Kebunsayur Surabaya) Novita Maulidina; Dwi Susilowati; MN. Sudjoni
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 2 (2021): SEAGRI Volume 9 No 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.708 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli sayuran hidroponik di PT. Pentario Liberia Persada Kebunsayur Surabaya telah selesai dilaksanakan dari tanggal 25 November 2020 sampai 25 Desember 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi, faktor psikologis, dan faktor 4P dalam bauran pemasaran dalam membeli sayuran hidroponik. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu: 1) konsumen yang membeli sayuran hidroponik, dan 2) konsumen yang sedang melakukan kunjungan namun tidak membeli sayuran hidroponik. Penelitian ini menggunakan regresi logistic biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen membeli sayuran hidroponik, dan faktor psikologis dan faktor 4P dalam bauran pemasaran tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen dalam membeli sayuran hidroponikKata Kunci: keputusan konsumen, sayuran hidroponik, regresi logistic biner.
PERAN KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHATANI KENTANG DI DESA SUMBER BRANTAS KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU Dwi Febrianty Nabila Wardani; Dwi Susilowati; Farida Syakir
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 2 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.953 KB)

Abstract

ABSTRACTEvery years, the demand of potatoes, population, income and potatoes processing industries are tends to increased. Production, land and potatoes's productivity are fluctuated from 2014 to 2017. Because of this problem, government should be concerned about agricultural development in Indonesia. In agricultural development, the farmers have important role. Therefore, empowerment of farming communities has to be done, so the farmers could handle any problems that occurs in their farm. One of government's programs to solve this problem is developing group of farmers in every villages. The aim of this research is to identify the role of farmer's group that influenced potatoes's productivity. Proportionate stratified random sampling is used for sampling method in this research. The research was conducted with 53 respondents. Those respondents are analyzed using frequency table and multiple linear regression. Frequency table results showed that the most important activity for farmer is routine meetings. Meanwhile, the activity that influenced potatoes's productivity (alfa = 0,10) are counseling, routine meetings and RDKK's forming. The using of subsidies fertilizer & excellent seeds are not influence potatoes's productivity.Keyword : potatoes, the role of farmer’s group.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN TERASI BAWANG (SIWANG) (Studi Kasus: UMKM Siwang Nounna Saritie di Desa Sleman Lor, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu) Jaenah Elmi; Dwi Susilowati; Moh Nurhadi Sudjoni
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 2 (2021): SEAGRI Volume 9 No 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.269 KB)

Abstract

AbstractTujuan penelitian ini adalah adalah 1) Menganalisis STP (segmentation, targeting, positioning) pada produk Siwang di UMKM Siwang Nounna Saritie. 2) Menganalisis implementasi Marketing Mix 4P (product, price, place, promotion) pada produk Siwang di UMKM Siwang Nounna Saritie. 3) Menganalisis strategi pemasaran Siwang Nounna Saritie dengan menggunakan SWOT (strength, weakness, opportunity, threat). Metode penelitian Mixed-method adalah penelitian dimana penulis mengkombinasikan elemen dari pendekatan penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan tujuan mendapatkan pemahaman yang lebih luas sekaligus mendalam atas suatu realitas sosial. Metode pengambilan data dengan mengumpulkan data primer dan skunder. Siwang Nounna Saritie telah menggunakan STP dan Bauran Pemasaran dalam melakukan pemasaran.Berdasarkan analisis SWOT bahwa pada Siwang Nounna Saritie memiliki matriks IFAS, EFAS, dan IE. Dari hasil IFAS 3,1 dan EFAS 2,1 menunjukan nilai IE berada di posisi sel IV yaitu tumbuh dan membangun (grow and buld). Matriks SWOT yang diketahui di Siwang Nounna Saritie adalah Alternatif strategi SO atau agresifSaran: 1. Siwang Nounna Saritie dapat memaksimalkan STP (segmenting, targeting, positioning) dengan memperluas pangsa pasar di dalam Negeri maupun luar Negeri, dengan cara| 2 |bekerja sama dengan ritel minimarket atau pusat oleh- oleh yang ada di dalam Negeri dan luar Negeri. 2. Penerapan Marketing Mix 4P (product, price, place, promotion) dapat menambah jenis kemasan saset produk Siwang agar lebih ekonomis, memperluas promosi dengan menggunakan sponsorship, 3. Selain itu, pengunaan SWOT dilihat dari integrasi kebelakang Siwang Nounna Saritie dapat menjalin kerjasama dengan banyak pemasok seperti petani atau kelompok tani sehingga mampu berdayasaing di pasaran.Kata kunci: Strategi Pemasaran Bawang Merah Goreng, STP, Marketing Mix 4P, SWOT.
Analisis Risiko Usahatani Bawang Merah Di Desa Sajen Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto Yosi Hudaya Putra; Dwi Susilowati; Farida Syakir
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.62 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usahatani, mengetahui faktor-faktor yang mepengaruhi produksi dan risiko produksi serta menganalisis preferensi petani terhadap risiko produksi pada usahatani bawang merah di Desa Sajen Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling yaitu metode penarikan sampel acak sederhana, jumlah sampel yang diperoleh yaitu 30 petani bawang merah dari 183 populasi yang tersebar di Desa Sajen Kecamatan Pacet kabupaten Mojokerto. Analisis data yang digunakan adalah analisis usahatani dan analisis fungsi Cobb Douglas, fungsi variansi (risiko) produksi, serta analisis preferensi petani Obeseved Economic Behavior (OEB). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai R/C ratio sebesar 2,8 yang berarti bahwa usahatani bawang merah ini layak untuk diusahakan. Dari hasil analisis faktor – faktor yang mempengaruhi produksi adalah variabel benih, pupuk KCL, pupuk urea, dan tenaga kerja. Hasil analisis faktor – faktor yang mempengaruhi risiko produksi ada dua yaitu pupuk urea dan pupuk ZA. Preferensi petani terhadap variabel yang berpengaruh terhadap risiko produksi bawang merah di Desa Sajen Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto adalah cenderung menghindari risiko (Risk Averse).Kata kunci: risiko, usahatani bawang merah.
ANALISIS EFISIENSI USAHATANI PADI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DI DESA SELOKAJANG KECAMATAN SRENGAT KABUPATEN BLITAR Aldyferdian Mahesta Jaya; Dwi Susilowati; Moh Nurhadi Sudjoni
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.922 KB)

Abstract

ABSTRAK            Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi dan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi pada usahatani padi. Penelitian ini dilakukan di Desa Selokajang, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar yang ditentukan secara sengaja (purposive method). Metode pengambilan sampel menggunakan metode acak sederhana (Simple Random Sampling) dengan jumlah responden sebanyak 40 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah R/C ratio dan Regresi Linier Berganda. Hasil anlaisis menunjukkan bahwa rata-rata total Rp.14.279.300, penerimaan Rp. 20.143.970, pendapatan Rp. 5.864.620, Dan R/C ratio 1,43. Selanjutnya ditemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap produksi adalah Pupuk Urea, Pupuk Phonska, Pupuk Organik dan Pupuk ZA. Faktor-faktor yang tidak mempengaruhi produksi adalah Luas Lahan, Benih, Pupuk SP-36, Obat dan Tenaga Kerja.Kata kunci: efisiensi dan faktor-faktor
"Analisis Partisipasi Masyarakat Pada Program Php2D Himagri Unisma Di Kelurahan Merjosari Kota Malang" Sacico Desi Andriani; Dwi Susilowati; M. Noerhadi Sudjoni
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 3 (2021): Seagri Volume 9 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.886 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian tentang analisis partisipasi pada program PHP2D HIMAGRI UNISMA di Kelurahan Merjosari kota Malang. Telah selesai dilaksanakan pada tanggal 20 desember 2020 sampai 30 januari 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi kelompok tani wanita pada kegitan program PHP2D, dan faktor umur, usia, pendapatan, pekerjaan dan luas lahan. Sampel pada penelitian ini di bagi menjadi dua yaitu: 1) tingkat partisipasi kelompok tani tinggi ≥50%, 2) partisipasi kelompok tani rendah < 50%. Penelitian ini menggunakan rumus tingkat partisipasi dan regresi logistic biner. Hasil penelitian menujukkan terhadap tingkat partisipasi kelompok tani wanita adalah pada variabel: faktor jumlah keluarga, luas pekarangan, dan pendapatan yang berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat partisipasi pada program PHP2D HIMAGRI UNISMA. Kata kunci: tingkat partisipasi, program PHP2D, regresi logistic biner.
ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN SAYURAN HIDROPONIK DI HARVEST QUEEN HYDROPONICS, KOTA BATU Berlianti Mustika Pratiwi; Dwi Susilowati; Sri Hindarti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 6 (2022): SEAGRI VOLUME 10 NOMOR 6 TAHUN 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.714 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen dan menganalisis pengaruh bauran pemasaran terhadap kepuasan konsumen sayuran hidroponik. Penelitian ini dilaksanakan di Harvest Queen Hydroponics, Kota Batu pada bulan Februari sampai bulan Maret 2022. Data yang dikumpulkan merupakan data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel sebesar 70 responden. Pendekatan penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi model logit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen sebagian besar perempuan, memiliki usia 20-29 tahun, berpendidikan terakhir perguruan tinggi, bekerja sebagai pegawai negeri, memiliki pendapatan berkisar Rp 2.500.000 – Rp 3.000.000 dan memiliki jumlah anggota keluarga sebanyak 3-5 orang. Kemudian berdasarkan hasil analisis, variabel produk, lokasi, promosi berpengaruh secara signifikan sedangkan variabel harga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan konsumen sayuran hidroponik di Harvest Queen Hydroponics.Kata Kunci: Kepuasan Konsumen, Bauran Pemasaran, Sayuran Hidroponik
"Analisis Rantai Pasok (Supply Chain) Dan Efisiensi Pemasaran Kentang (Solanum Tuberosum L) Di Desa Ngadiwono Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan" Martiani Eka Yurianti; Sri Hindarti; Dwi Susilowati
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 3 (2021): Seagri Volume 9 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.688 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui pola rantai pasok dan efisiensi pemasaran kentang di desa Ngadiwono kecamatan Tosari kabupaten Pasuruan. Data yang digunakan adalah data primer dari hasil observasi dan wawancara yang dilaksanakan pada bulan September 2020 di desa Ngadiwono kecamatan Tosari kabupaten Pasuruan dengan pengambilan sampel petani menggunakan metode random sampling dan pedagang menggunakan metode snowball sampling. Penentuan sampel menggunakan metode Slovin sehingga diperoleh 64 sampel yang terdiri dari 50 petani dengan menggunakan rumus Slovin, 5 tengkulak, 2 pedagang besar di pasar Nongkojajar, 7 pedagang pengecer di pasar Nongkojajar. Hasil penelitian menunjukkan pola aliran rantai pasok terdiri dari tiga aliran yaitu aliran produk, aliran keuangan, dan aliran informasi kentang Granola Kembang yang sudah berjalan dengan baik. Ada tiga saluran yaitu : saluran I : Petani – Tengkulak – Pedagang Besar – Pedagang Pengecer – Konsumen Akhir. Saluran II : Petani - Pedagang Besar -Pedagang Pengecer – Konsumen Akhir. Saluran III : Petani - Pedagang Pengecer – Konsumen Akhir. Diantara tiga saluran tersebut yang paling efisien pada saluran ke dua. Pasar yang terbentuk yaitu monopsony. Kata Kunci : Rantai Pasok dan Efisiensi Pemasaran Kentang Granola Kembang
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMBELI SAYURAN HIDROPONIK (Studi kasus di PT. Pentario Liberia Persada Kebunsayur Surabaya) Novita Maulidina; Dwi Susilowati; MN. Sudjoni
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 1 (2021): SEAGRI VOLUME 9 NO 1 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.705 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli sayuran hidroponik di PT. Pentario Liberia Persada Kebunsayur Surabaya telah selesai dilaksanakan dari tanggal 25 November 2020 sampai 25 Desember 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi, faktor psikologis, dan faktor 4P dalam bauran pemasaran dalam membeli sayuran hidroponik. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu: 1) konsumen yang membeli sayuran hidroponik, dan 2) konsumen yang sedang melakukan kunjungan namun tidak membeli sayuran hidroponik. Penelitian ini menggunakan regresi logistic biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen membeli sayuran hidroponik, dan faktor psikologis dan faktor 4P dalam bauran pemasaran tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen dalam membeli sayuran hidroponikKata Kunci: keputusan konsumen, sayuran hidroponik, regresi logistic biner.
1 ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI DAN PEMASARAN TANAMAN HIAS MAWAR MERAH DI DESA SIDOMULYO KOTA BATU hermanto hermanto; Sri Hindarti; Dwi Susilowati
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 2 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.485 KB)

Abstract

ABSTRACTThe research objective was to analyze the income of red rose ornamental plants farming, and to describe the marketing channels and marketing efficiency of red rose ornamental plants. The analytical method used is descriptive and quantitative analysis method, which consists of four approaches (a) RC / ratio analysis (b) Marketing margins (c) Market integration (d) Price transmission elasticity. The results of the descriptive analysis explained that the RC / ratio was 5.19. and there are two marketing channels, namely I: Farmers, big traders, out-of-town traders. Channel II: Farmers, Middlemen, Retailers, Consumers. The functions of marketing carried out by farmers: Middlemen, purchasing, transportation, grading, loading and unloading. Wholesalers: purchasing, transportation, grading, loading and unloading. Retailers: purchasing, transportation, loading and unloading. Out-of-town traders: Purchasing, transportation, loading and unloading. The results of quantitative data analysis can be concluded if the RC / ratio value is more than 1 then farming is profitable and feasible to cultivate. While the market structure indicates a monopoly market, this can be seen from the price transmission elasticity (ը) of 0.13.Keywords: Red rose farming, marketing channels, marketing efficiency