Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH REFORMASI BIROKRASI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PEMBUATAN SURAT IZIN MENGEMUDI GOLONGAN C (SIM C) PADA SAT LANTAS POLRESTA PEKANBARU Eko Handrian
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 5 No. 1 (2019): Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.275 KB) | DOI: 10.25299/jiap.2019.vol5(1).3613

Abstract

This study aims to determine the influence of bureaucratic reforms to service quality manufacture Driving License On Sat Then Police Pekanbaru assessment indicators used include Structuring management / Management, Reliability, responsivenes, Assurance and Empathy type of research that is located on Sat So Polresta Pekanbaru This is aidescriptive survey , namely the questionnaire as a tool to prioritize the list of data collectioniand dataicollected by theitooliisitheniused as the main raw material for analyzing the empirical condition of objectivity where the purpose of research on the location carefully. There is one group of the populationiand sample in this research that people who have been taking care of a driver's license with a total sample of 100 people. A sampling technique that is used in determining the individual sample is incidental sampling. Types and dataicollection techniquesiused consisted ofiprimary data, collected by questionnaire technique, and interviewsiand secondaryidata wasicollected using observation and documentation. While the data analysis techniques used are validity, reliability test, correlation coefficient, coefficient of determination and t test. Based on analysis techniques Correlation Coefficient for 0634, 0396 and the results of determination coefficient t test with significance <0.05 then researchers assess and conclude that there is influence of bureaucratic reform procedural aspects of the quality of service.
Sustainable Development Goals : Tinjauan Percepatan Pencapaian Di Provinsi Riau Eko Handrian; Hendry Andry
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 6 No. 1 (2020): Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.911 KB) | DOI: 10.25299/jiap.2020.vol6(1).4995

Abstract

The description of poverty in Riau Province, there are several regions with high poverty rates, including Meranti Islands District (33.85%) and Pelalawan (11.15%). The preparation of the Riau Provincial Regional Action Plan is a form of commitment to accelerate development and priority development programs in Riau Province which have not been previously achieved in the MDGs marked by the issuance of Governor Regulation No. 33 of 2018 dated 5 June 2018 concerning RAD TPB / SDGs in 2017-2019 . This research is a literature study, participatory and inclusive approach is the principle of implementing SDGs carried out in each stage of the regional action plan of Riau province. The integration of the RPJMD and RAD in Riau Province is the focus of acceleration in achieving the SDGs goals by synchronizing the SDGs objectives with the objectives of the Riau RPJMD. The SDGs' priorities are based on how big the problems are in the regions, the SDGs-related agenda refers to the national plan, the approach used by local governments that the idea of development is a support for regional development priorities in line with the vision and mission of the regional head. In addition, synchronization and acceleration of the implementation of SDGs need to be built in institutions including structures, coordination and communication mechanisms, information sharing, monitoring and evaluation.
PELAKSANAAN PEREMAJAAN KELAPA SAWIT PEKEBUN OLEH DINAS PERKEBUNAN, PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR Dhita Nuraini; Eko Handrian
KEMUNTING Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Kemunting
Publisher : PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA. UNIVERSITAS KARIMUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0506/jkg.v3i2.646

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun oleh Dinas Perkebunan, Perternakan dan Kesehatan Hewan Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Penelitian ini dilakukan dengan indikator Kebijakan yang Dilaksanakan, Kelompok Sasaran, Unsur Pelaksana, dan Faktor Lingkungan. Teknik pengukuran yang digunakan adalah skala likert yaitu memberikan skor nilai untuk setiap kategori. Tipe penelitian ini menggunakan deskriptif dengan metode kuantitatif. Adapun populasi dan sampel pada penelitian ini adalah Ketua Tim Peremajaan Kelapa Sawit, Seketaris Tim Peremajaan Kelapa Sawit, Anggota Tim Peremajaan Kelapa Sawit, Ketua Kelompok Tani/Koperasi Unit Desa, dan Kelompok Tani/Koperasi Unit Desa yang berjumlah 27 orang selanjutnya teknik penarikan sampel untuk ketua tim peremajaan kelapa sawit, seketaris peremajaan kelapa sawit dan ketua kelompok tani/koperasi unit desa dilakukan dengan teknik sensus, untuk tim peremajaan kelapa sawit menggunakan teknis purposive sampling yaitu penentuan sampel dengan mempertimbangkan tertentu, sedangkan kelompok tani/ koperasi unit desa menggunakan teknik aksidential sampling yaitu siapa saja yang kebetulan ada dan dijumpai menurut peneliti. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh langsung dari hasil wawancara dan observasi dari tim peremajaan kelapa sawit dan kelompok tani/ koperasi unit desa sedangkan data skunder berupa buku-buku, dokumentasi, data statistik luas perkebunan, data statistik produksi perkebunan kelapa sawit dan data jumlah penduduk Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar yang diperoleh dari badan pusat statistik Kabupaten Kampar. Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti mengenai pelaksanaan peremajaan kelapa sawit pekebun oleh Dinas Perkebunan, Perternakan dan Kesehatan Hewan Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar berada pada kategori Cukup Terlaksana hal ini dikarenakan masih seringnya keterlambatan dalam pelaksanaan peremajaan kelapa sawit pekebun di Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar dan masih ada pula keterlambatan dalam pemberia dana kepada petani kelapa sawit.
PELAKSANAAN PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR (PKB) OLEH SEKSI PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR PADA DINAS PERHUBUNGAN KOTA TANJUNGPINANG (STUDI KENDARAAN MOBIL BARANG) Julianda; Eko Handrian; Lilis Suriani
KEMUNTING Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Kemunting
Publisher : PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA. UNIVERSITAS KARIMUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0506/jkg.v3i2.647

Abstract

Pengujian kendaraan bermotor adalah proses kegiatan menguji atau pemeriksaan yang dilakukan terhadap kondisi kendaraan bermotor, kereta gandeng, dan kereta tempelan yang dilaksanakan oleh petugas yang memiliki kewenangan yang disebut sebagai penguji dalam rangka memenuhi ketentuan persyaratan teknis dan layak jalan. Tipe penelitian yang digunakan ialah Survey Deskriptif dengan mengunakan Pendekatan Kuantitatif yaitu dengan teknik pengumpulan data melalui kuisioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Terdapat dua kelompok populasi yaitu Pegawai Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang yang berjumlah 10 orang dan masyarakat berjumlah 60 orang. Dua teknik sampling yang dipergunakan dalam menetapkan individu sampel adalah teknik sensus untuk populasi pegawai dinas perhubungan kota Tanjungpinang dan teknik incidental sampling untuk kelompok masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari data primer dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, kuisioner, dan observasi. Indikator penilaian yang digunakan meliputi Standar dan Sasaran Kebijakan, Sumber Daya, Komunikasi Antar Organisasi, Karakteristik Agen Pelaksana, Kondisi Lingkungan Sosial Ekonomi dan Politik, dan Disposisi Implementor. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan Pengujian Kendaraan Bermotor Pada Kendaraan Mobil Barang di Kota Tanjungpinang berjalan dengan “Cukup Terlaksana”. Hal ini dikarenakan belum maksimalnya sasaran dalam pengujian kendaraan bermotor yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang dalam meningkatkan jumlah uji kendaraan , dan belum maksimalnya sosialisasi yang diberikan kepada masyarakat sebagai supir atau pemilik kendaraan mobil barang dalam memberikan pemahaman secara baik dan jelas serta mudah dimengerti.
Reformasi Badan Usaha Milik Desa Kesumbo Sejahtera di Desa Kesumbo Ampai Kabupaten Bengkalis Eko Handrian; Rosmita Rosmita; Lilis Suriani; Kartius Kartius
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mandala pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.081 KB) | DOI: 10.35311/jmpm.v3i2.104

Abstract

Pelokalan Sustainable Development Goals Desa menjadi acuan utama didalam pembangunan desa secara menyeluruh dalam aspek sosial, ekonomi dan lingkungan, reformasi Badan Usaha Milik Desa pada Sumber Daya Manusia dan tata kelola guna mencapai tujuan tersebut. Masalah utama adalah rendahnya tingkat pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia dan kurang baiknya tata kelola merupakan faktor utama yang menyebabkan tidak berkembang. Tujuan pengabdian ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi sumber daya manusia dan tata kelola Badan Usaha Milik Desa Kesumbo Sejahtera Kabupaten Bengkalis. Metode Pengabdian dilakukan melalui analsisi masalah, sosialisasi dan focus group discussion dan monitoring evaluasi. Hasil menunjukan teradapatnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia serta adanya perubahan pada tata kelola dan kelembagaan.
IMPLEMENTASI PROGRAM KEBUN BIBIT DESA DALAM RANGKA REHABILITASI LAHAN OLEH BALAIPENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI DAN HUTAN LINDUNG (BPDASHL) INDRAGIRI ROKAN Ghana Aprilicia; Eko Handrian
KEMUNTING Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Kemunting
Publisher : PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA. UNIVERSITAS KARIMUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0506/jkg.v4i1.849

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui Implementasi Program Kebun Bibit Desa Dalam Rangka Rehabilitasi Lahan Oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Dan Hutan Lindung Indragiri Rokan. Penelitian dilakukan dengan indikator kebijakan yang dilaksanakan, kelompok sasaran, unsur pelaksana, dan faktor lingkungan. Teknik pengukuran penelitian ini menggunakan skala likert yaitu memberikan skor nilai pada setiap kategori. Tipe penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah ketua seksi, anggota rehabilitasi hutan dan lahan, masyarakat kelompok tani unit desa yang berjumlah 15 orang. Teknik penarikan sampel untuk ketua seksi dan anggota rehabilitasi hutan dan lahan menggunakan teknik penarikan sampel jenuh yang dilakukan pada populasi yang relatif kecil dan mudah dijangkau, sedangkan masyarakat kelompok tani menggunakan teknik purposive sampling digunakan untuk pengambilan sampel masyarakat yang jumlahnya relatif banyak. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer yang berasal dari narasumber atau informan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari seksi rehabilitasi hutan dan lahan dan kelompok tani unit desa, sedangkan data sekunder diperoleh dari teori-teori, dokumentasi, buku, maupun perizinan dan penjelasan umum pembibitan lahan. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah kuesioner, wawancara, observasi, dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian mengenai Implementasi program kebun bibit desa dalam rangka rehabilitasi lahan oleh BPDASHL Indragiri Rokan berada pada kategori cukup terlaksana, dikarenakan masih seringnya penggunaan bibit yang tidak sesuai target penanaman akibatnya biaya insentif tanam tidak dapat dikeluarkan oleh BPDASHL kepada masyarakat tani. Kata Kunci : Implementasi Program, Kebun Bibit Desa
Inclusive Development for Marginal Group Street Trader in Tembilahan Indragiri Hilir District Eko Handrian; Rosmita Rosmita; Lilis Suriani
Jurnal Administrasi Publik Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jap.v14i1.19444

Abstract

Inclusive development lies not only in social aspects, but is extended to environmental aspects. The concept of social exclusion and inclusion has redefined the concept of economic development which must also rely on a social approach or use an inclusive development approach. The presence of street vendors for the economy can have a positive impact, but on the other hand it has a negative impact on urban planning and the environment. This research aims to understand and achieve inclusive development for the marginalized group of street vendors in Tembilahan. This study uses qualitative methods by collecting interview data, observation and documentation as well as data analysis by presenting data, reducing and drawing conclusions. The results show that there is no inclusive development for marginalized groups of street vendors in Tembilahan as seen by the minimal participation in development. Participation only occurs when there is control and arrangement for street vendors, then there is no policy that specifically regulates street vendors, besides that the difference in formalization and provision of space in the arrangement among street vendors, from all these findings the impact is not inclusive and comprehensive in the development of marginal groups of street vendors.
Pembinaan Pustaka Kampung Melalui Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Oleh Dinas Perpustakaan Kabupaten Siak Sylvina Rusadi; Dita Fisdian Adni; Eko Handrian
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.430-435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembinaan pustaka kampung melalui program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial oleh dinas perpustakaan kabupaten Siak. Transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan perubahan fungsi dari perpustakaan yang tidak hanya terbatas sebagai sarana membaca namun sudah beralih menjadi sarana pengetahuan, teknologi informasi dan pengembangan keterampilan masyarakat. Pustaka kampung merupakan salah satu saranatransformasi yang berada pada lingkungan kampung. Namun masih banyak ditemukan fenomena dalam pelaksanaannya yakni kurangnya sarana prasarana pustaka, anggaran serta belum dijadikan sebagai pusat kegiatan masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Dan dari hasil penelitian diketahui bahwa pustaka kampung Benayah kecamatan Pusako masih memiliki keterbatasan sarana prasarana, kualitas dan kuantitas sumber daya manusia disebabkan oleh masih sedikitnya anggaran yang diperoleh pustaka kampung melalui Alokasi Dana Desa (ADD). Sehingga perlunya pembinaan lebih lanjut dari dinas perpustakaan kabupaten Siak agar program transormasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dapat dirasakan dampaknya oleh masyarakat kampung. 
Diffusion of Application Policy Innovation Pekan Kita (PEKA) in Pekanbaru City Eko Handrian; Umi Muslikhah; Rosmita Rosmita
Jurnal Administrasi Publik Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jap.v15i1.22351

Abstract

Policy Innovation in the field of digitalization in various government sectors has become like a trend, digitalization is not only limited to providing technology, good governance will create sustainable digitalization technology to support the acceleration of sustainable development goals. The Pekan Kita Application (PEKA) as one of the Innovations of the Pekanbaru City Information, Statistics and Coding Communication Service was launched under conditions of non-integration and overlapping functions. This research aims to understand the diffusion of digitalization technology policy innovations in government. This research uses qualitative methods by collecting interview data, observation and documentation as well as data analysis, data presentation, reduction and drawing conclusions. The results show that the diffusion of the Pekan Kita application policy is the result of learning, competition, imitation and coercion mechanisms that are not carried out comprehensively resulting in failure and innovation limited to providing technology that is not adopted by all stakeholders. This research is expected to become a reference in the diffusion of policy innovations that involve integration processes.
Pengembangan Ekonomi Kreatif pada Ibu PKK Melalui Penerapan Digital Rosmita, Rosmita; Suriani, Lilis; Handrian, Eko; Herman, Herman; Jamalullail, Muhammad
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i1.162

Abstract

Desa Kampung Panjang merupakan salah satu Desa yang terdapat di Kabupaten Kampar dengan potensi ikan yang melimpah dikarenakan Desa ini terletak ditepian Sungai kampar. Salah satu potensi Desa Kampung Panjang adalah Ikan Lomek yang dapat dijadikan berbagai pakanan seperti Nuget, Stick Ikan Lomek, hingga Bakso Ikan Lomek. Namun terdapat beberapa kendala dalam rangka pemberdayaan masyarak Desa Kampung Panjang yaitu diantaranya adalah pemasaran produk-produk yang dihasilkan.berdasaran hal tersebut diatas maka peneliti melakukan pengabdian kepada mayarakat dengan tema Pengembangan Ekonomi Kreatif Pada Ibu PKK Melalui Penerapan Digital Di Desa Kampung Panjang Kecamatan Kampar Utara Kabupaten Kampar. Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dalam tiga tahap diantaranya adalah tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan presenasi, sosialisasi, praktek pemanfaatan digitalisasi, pendampingan serta evaluasi. Pengabdian di Desa Kampung Panjang ini berjalan dengan lancar yang terlihat dari respon Ibu-ibu PKK yang hadir. Kedepannya diharapkan pengabdian di Desa Kampung Panjang ini berlanjut agar apa yang diharapkan dapat terwujud yaitu pengembangan ekonomi dengan penerapan digitalisasi.