Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Menjelajahi peran intergenerational communication dalam membentuk brand knowledge di kalangan penggemar mainan gundam di Indonesia Aryo, Leonardus Dimas; Patrick, Kenji; Maharani, Alissya; Rahyadi, Irmawan
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol. 17 No. 3 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jreb.v17i3.10965

Abstract

Gundam, yang berasal dari serial animasi, telah popler sejak 40 tahun yang lalu. Hal ini membuat model kit Gundam banyak dicari oleh para penggemar/pembeli dari berbagai usia di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Perkembangan teknologi digital, memungkinkan penggemar bertemu dan berdiskusi tentang pengetahuan yang terkait dengan merek dalam bentuk e-WOM melalui komunitas digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Komunikasi Antargenerasi dalam komunitas dengan anggota dari generasi yang berbeda dipengaruhi oleh pengetahuan merek dari serial anime dan eWOM yang ada. Populasi dalam penelitian ini adalah sebuah komunitas hobi yang bernama Gundam Nusantara Indonesia yang aktif di media social facebook, teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel 393. Skala pengukuran menggunakan 1-5, kuesionair didistribusikan dengan cara memakai google form yang dilakukan antara Maret sampai dengan Mei 2024. Jawaban resonden diolah dengan menggunakan persamaan structural dan diselesaikan dengan bantuan software SmartPLS versi 3.2.9 Hasil penelitian menunjukkan, bahwa komunikasi antargenerasi mampu memediasi pengaruh story, toys design, e-WOM terhadap pengetahuan merek. Sedangkan toys design tidak mampu mepengaruhi pengetahuan merek. Studi ini menunjukkan bahwa komunikasi antargenerasi memiliki peran yang kuat dalam meningkatkan pengaruh variabel indpenden terhadap variabel dependen. Ke depan, perlunya menguji kembali pengaruh langsung toys design terhadap pengetahuan merek. Gundam, originating from an animated series, has been popular for over 40 years, making its model kits highly sought after by fans of all ages worldwide, including in Indonesia. Advances in digital technology enable enthusiasts to exchange brand-related knowledge through e-WOM (electronic word of mouth) in digital communities. This study explores how intergenerational communication within communities of diverse age groups is influenced by brand knowledge from the anime and e-WOM. The research focuses on the Gundam Nusantara Indonesia community, active on Facebook, using purposive sampling with 393 respondents. Data were collected via a 1–5 scale questionnaire distributed through Google Forms from March to May 2024 and analysed using structural equation modelling (SEM) with SmartPLS version 3.2.9. Findings reveal that intergenerational communication mediates the effects of storytelling, toy design, and e-WOM on brand knowledge. However, toy design does not directly influence brand knowledge. The study underscores the significant role of intergenerational communication in strengthening the relationship between independent variables and brand knowledge. Future research should further examine the direct impact of toy design on brand knowledge.
Subliminal Brand Messages on Apple’s Data Privacy Campaign in Peirce’s Semiotics Lazuardi, Muhammad Azhar; La Mani; Oktaviana, Cantika Nur; Darmayanti, Ni Putu Sari; Rahyadi, Irmawan
Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA) Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y.A.I - Jakarta - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55963/jumpa.v12i1.756

Abstract

This research investigates the impact of hidden messages in soft-sell advertisements on consumers' perception, trust, and intention to behave towards brands, and focuses on the implications of data security and reliability. This study, a descriptive qualitative methodology combined with Charles Sanders Peirce’s semiotic analysis framework, delves into visual elements, storytelling, and advertising contexts showcased in Apple’s ad as focal points that illuminate pressing data security challenges today. The research addresses the gaps identified in prior investigations regarding the presence of subliminal cues in advertisements, illustrating that emotional engagement and subtle persuasion can bolster brand presence and distinction within the technology sector. The outcomes effectively portray its product ecosystem as a reliable data security option, underlining the significance of safeguarding personal data. Furthermore, Apple adeptly illustrates its comprehension of product placement as a strategy rooted in subliminal messaging for marketing purposes. Implies that businesses can enhance consumer trust through narrative branding and the incorporation of semiotic elements to communicate brand messages discreetly, such as assurances of data protection. Moreover, embedding products within a narrative framework has proven beneficial for boosting brand recall, emotional connection, and customer loyalty are key elements for sustaining enduring relationships with consumers who increasingly prioritize privacy. Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pesan subliminal dalam iklan soft-selling dapat mempengaruhi persepsi, kepercayaan, dan intensi perilaku konsumen terhadap merek, khususnya terkait proposisi nilai keamanan dan keandalan data. Dengan pendekatan analisis descriptive qualitative technique dan semiotika Charles Sanders Peirce, penelitian ini mengkaji simbol visual, narasi, dan situasi periklanan dalam iklan. Apple sebagai objek kajian yang menyoroti isu keamanan data yang relevan saat ini. Penelitian ini mengisi celah studi sebelumnya terkait keberadaan sinyal subliminal dalam iklan, serta menunjukkan bagaimana resonansi emosional dan persuasi tidak langsung dapat memperkuat positioning dan diferensiasi merek dalam pasar teknologi. Hasil penelitian Apple secara efektif menunjukkan ekosistem produknya sebagai solusi keamanan data yang dapat dipercaya, menyoroti pentingnya menjaga privasi data. Apple juga berhasil menunjukkan pemahaman tentang penempatan produk sebagai pendekatan pemasaran berbasis pesan bawah sadar. Implikasi dari studi ini menunjukkan bahwa perusahaan dapat membangun kepercayaan konsumen melalui branding naratif dan penggunaan elemen semiotik untuk menyampaikan pesan merek secara halus, seperti jaminan privasi data. Selain itu, penempatan produk dalam alur cerita terbukti efektif meningkatkan daya ingat merek, keterlibatan emosional, dan loyalitas pelanggan, faktor penting dalam menjaga hubungan jangka panjang dengan konsumen.
A Preserving cultural identity through entrepreneurship: A PRISMA-based systematic review of Indonesian tribal communities Ardianov, Hamiid Rizky; Lukiyanto, Kukuh; Rahyadi, Irmawan
Jurnal Manajemen dan Pemasaran Jasa Vol. 18 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/v18i1.20333

Abstract

This study employs a systematic literature review (SLR) approach, using the PRISMA protocol, to analyze 37 articles on tribal entrepreneurship in Indonesia. The findings highlight the dual role of entrepreneurship in preserving cultural heritage and fostering economic empowerment, while also addressing challenges such as limited resources and barriers to digitalization. These insights underscore the importance of integrating cultural values in entrepreneurial practices while modernizing with innovative technologies to enhance business sustainability and community engagement.  
Analysis The Influence Of Outlet Location And Halal Certification On Ice Cream Product Agustina, Debora; Irawan, Dhea Amelia; Azzahra, Almira Danella; Mani, La; Rahyadi, Irmawan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10034

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lokasi gerai dan sertifikasi halal terhadap kesadaran merek dan keputusan pembelian produk es krim. Latar belakang masalah penelitian ini bermula dari meningkatnya persaingan bisnis kuliner es krim yang diimbangi dengan tingginya minat masyarakat terhadap produk es krim. Dengan adanya permasalahan tersebut tentunya menuntut perusahaan X sebagai perusahaan es krim yang baru memulai usahanya di Indonesia beberapa tahun terakhir untuk lebih memperkuat strategi pemasaran produknya yang mencakup faktor kesadaran merek dan keputusan pembelian. Penggunaan teori sikap dan teori persuasif akan membantu peneliti dalam menyelidiki permasalahan yang ada. Jumlah responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah 400 orang yang merupakan konsumen Mixue dan pernah membeli produk tersebut minimal satu kali. Teknik pengambilan sampelnya adalah purposive sampling. Dengan menggunakan teknik analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (SEM-PLS). Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan software PLS-SEM versi 3.0 diperoleh bahwa variabel Lokasi (X1), Sertifikasi Halal (X2) mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap kesadaran merek dan keputusan pembelian pada produk es krim dan Kesadaran Merek (Z ) mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian produk es krim.