Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Fungsi Manajemen Terhadap Kualitas Pelayanan Perawatan: Literature Review Febrianti, Annisa Ziyah; Fandiyani, Azzahra Futri; Subagja, Dwi Agung; Sadewi, Gissty Lisviany; Apriliani, Intan; Ridwan, Heri; Sutresna, Iyos
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i5.18278

Abstract

Kualitas perawatan di Indonesia telah menjadi perhatian utama terutama terkait dengan fungsi manajemen yang efektif. Peningkatan efisiensi dalam operasional dan hasil perawatan yang lebih baik merupakan dampak dari penerapan manajemen yang baik. Manajemen yang baik mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan keperawatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor manajemen yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan. Peneliti menggunakan empat database dalam menyusun artikel literature review ini diantaranya adalah Google Scholar, Science Direct, Scopus, dan Semantic Scholar dengan kata kunci pasien rawat inap, kualitas pelayanan perawatan, fungsi manajemen. Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris merupakan kriteria inklusi yang ditetapkan pada penelitian ini, populasi artikel pasien rawat inap, artikel berbentuk fulltext/open acces, artikel dipublikasi 5 tahun terakhir dari tahun 2019-2024, isi artikel sesuai topik penelitian. Dalam penelitian ini, salah satu analisis yang dilakukan adalah pemilihan artikel dengan menggunakan diagram PRISMA untuk mencari artikel yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Hasil dari penyaringan didapatkan 8 artikel yang sesuai dengan kriteria dan memperoleh hasil bahwa terdapat 3 faktor utama fungsi manajemen yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan perawatan pada pasien rawat inap diantaranya adalah fungsi organizing, fungsi planning, dan fungsi controlling. Kesimpulan bahwa penerapan fungsi manajemen memiliki memiliki dampak yang signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan keperawatan di Indonesia. signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan keperawatan di Indonesia.
Efektivitas Intervensi Berbasis Program Edukasi pada Faktor Depresi Melalui Penerapan Teori Swanson Melisa Manumara, Theophylia; Herdiansyah, Parhan; Raffy Assidiq Rizky, Muhamad; Apriliani, Intan; Danela, Alma; Putri Rahayu, Mutiara; Sabrina, Jihan; Yogi, Muhamad; Mardianti, Siti; Delviany, Destry; Putri Permana, Melani; Agniya Qirana, Nichia
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/k3pwa118

Abstract

Masalah kesehatan jiwa seperti depresi dan gangguan kecemasan menjadi beban global yang mempengaruhi kualitas hidup, khususnya pada populasi rentan seperti remaja dan kalangan mahasiswa. Meskipun intervensi berbasis tenaga kesehatan diakui sebagai pendekatan kunci untuk meningkatkan outcome klinis dan kepatuhan pasien. Studi ini berupaya mengkaji efektivitas intervensi berbasis tenaga kesehatan dalam penatalaksanaan gangguan mental, sekaligus mengidentifikasi faktor penentu. Melalui metode tinjauan naratif. Intervensi berbasis tenaga kesehatan melalui edukasi terstruktur, pemantauan berkala, dan manajemen kasus outcome terapi, kurangnya pelatihan berkelanjutan, dan sistem pemantauan yang belum optimal depresi, kecemasan, gangguan tidur, dan tekanan akademik, dengan dukungan sosial dan kualitas tidur sebagai faktor protektif. Intervensi berbasis tenaga kesehatan efektif dalam meningkatkan outcome kesehatan mental ketika didukung oleh program edukasi, pendampingan, dan pengembangan kapasitas tenaga kesehatan yang berkelanjutan. Adaptasi strategi sesuai konteks sosio-kultural lokal menjadi faktor penentu kesuksesan. Perlu dilakukan penelitian eksperimental lebih lanjut untuk memperkuat bukti efektivitas, termasuk pengembangan model intervensi digital yang mengintegrasikan pendekatan caring dan sistem dukungan pasien yang komprehensif.
The Relationship of Family Support to Control Adherence in Hypertension Patients in Hegarmanah Village Apriliani, Intan; Dewi Dolifah; Delli Yuliana Rahmat
NERS Jurnal Keperawatan Vol. 21 No. 2 (2025): NJK Volume 21, Number 2
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.v21i2.290

Abstract

Hypertension is a chronic disease that is the leading cause of morbidity and mortality worldwide, including in Indonesia. Hypertension management depends on medication and requires patient compliance in undergoing routine check-ups at health facilities. However, the level of compliance among hypertensive patients in undergoing routine check-ups is still relatively low. One factor that influences compliance is family support, which can take the form of emotional, instrumental, informational, or appreciative support. Previous studies have shown a relationship between family support and compliance with hypertension control, but generally still view family support in general terms. Not many studies have examined each aspect of family support (emotional, instrumental, informational, and appreciation) more specifically, especially in areas with high prevalence, such as Hegarmanah Village, which makes this study unique. This study aims to investigate the relationship between family support and adherence to routine check-ups among hypertensive patients in Hegarmanah Village, the service area of the Jatinangor Community Health Center. This study used a descriptive quantitative design with a cross-sectional approach. The population in this study consisted of 357 people, and the sample size used was 85 respondents selected using purposive sampling. The respondents in this study were hypertensive patients living in Hegarmanah Village and registered at the Jatinangor Community Health Center. The inclusion criteria included: (1) diagnosed with hypertension with above-normal blood pressure, (2) undergoing routine health checks at least in the last 3 months, and (3) living with family. The measurement tools used were a family support questionnaire adopted from previous researchers and a check-up compliance questionnaire modified from the Morisky Medication Adherence Scale. The data were analyzed using the chi-squared test. The chi-squared test results showed a p-value <0.001, indicating a significant relationship between family support and patient compliance in controlling hypertension. It was found that respondents with good family support had good control compliance, totaling 19 respondents (24.1%), while those with relatively little family support had low compliance, totaling four respondents (5.1%). Based on Cramer's V value of 0.382, the strength of the relationship between the two variables is in the moderate category. This suggests that the higher the level of family support received by patients, the greater the likelihood of patients complying with hypertension control. Family support plays a significant role in encouraging patients to undergo routine follow-up care. Family-based interventions are expected to be part of health care strategies to improve patient compliance.