Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR LINGKUNGAN SEKOLAH YANG BERPERAN DALAM MENINGKATKAN OBESITAS ANAK SEKOLAH DASAR Rangkuti, Nur Aminah; Hadi, Anto J; Ahmad, Haslina; Widasary, Lucy; Megawati, Megawati
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i2.7566

Abstract

Obesitas merupakan suatu permasalahan kesehatan yang seringkali ditemukan dalam lingkup bermasyarakat. Obesitas adalah suatu kondisi dimana terdapat tumpukan lemak berlebihan pada tubuh maka bisa menimbulkan masalah kesehatan pada seseorang. Obesitas pada anak merupakan masalah global pada negaranegara berkembang dan menyebabkan masalah klinis dan meningkatkan angka kesakitan serta kematian dini. Penelitian bertujuan untuk menilai faktor lingkungan sekolah berperan dalam meningkatkan obesitas anak sekolah dasar di Kecamatan Panyabungan Kota Kabupaten Mandailing Natal. Jenis penelitian observasional dengan desain cross sectional study. Populasi adalah seluruh anak sekolah dasar kelas 4,5 dan 6 di SD N 076, SD 116 Percontohan, SD N 080 sebanyak 590 siswa. Sampel adalah seluruh anak sekolah dasar kelas 4,5 dan 6 di SD N 076, SD 116 Percontohan, SD N 080 sebanyak 238 siswa. Tehnik sampel yaitu cluster sampling. Instrument penelitian adalah alat-alat yang akan digunakan untuk pengumpulan data. Instrument penelitian ini dapat berupa kuesioner (daftar pertanyaan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan makanan di kantin sekolah (p= 0,036), promosi makanan dan minuman sehat (p=0,024), kebijakan sekolah (p=0,011), program aktivitas fisik (0,020) dan lingkungan fisik sekolah (p=0,005) berperan dalam meningkatkan obesitas anak sekolah dasar. Sedangkan variabel yang paling berperan dalam meningkatkan obesitas anak sekolah dasar adalah kebijakan sekolah (Exp.(B)= 2.288). Kesimpulan yang diperoleh bahwa makanan di kantin sekolah, promosi makanan dan minuman sehat, kebijakan sekolah, program aktivitas fisik dan lingkungan fisik sekolah berperan dalam meningkatkan obesitas anak sekolah dasar. Diharapkan agar sekolah bisa melakukan kerja sama dan komunikasi dengan pihak kesehatan setempat untuk memberikan informasi dan penyuluhan tentang kesehatan di setiap tahun ajaran baru.
Enhancing Cocoa Bean Quality through Optimized Roasting Techniques for Sustainable Local Chocolate Production AP, Yuhendra; Kusuma Nurrohman, Reza; Fuadi, Mi’raj; Sabani, Rahmat; Sumarsono, Joko; Dwi Putra, Guyup Mahardhian; Ajeng Setiawati, Diah; Abdul Muttalib, Surya; Puspitasari, Isnaini; Irfan Khalil, Fakhrul; Purnama Dewi, Endang; Bin Wan Ishak, Wan Rosli; Ahmad, Haslina
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14777

Abstract

This activity aims to improve the quality of cocoa beans and promote sustainable local chocolate production through the application of optimized roasting techniques tailored to the characteristics of locally grown tropical cocoa beans. The program was led by Prof. Wan Rosli Bin Wan Ishak from USM, accompanied by Prof. Haslina Ahmad, along with collaborators from the field of Bioactive Materials and Synthesis at UPM. The activities included the delivery of training modules entitled Enhancing Cocoa Bean Quality through Optimized Roasting Techniques for Sustainable Local Chocolate Production, demonstrations of roasting processes involving parameters such as temperature, roasting time, humidity, and variations in roasting schemes, as well as a field visit to the chocolate production house at Kampung Coklat Senare. This visit aimed to provide a deeper understanding of the production workflow, the diversity of local cocoa beans, and opportunities to strengthen supply chains based on locally sourced raw materials. The primary focus of the program was the design of energy-efficient roasting strategies with minimal environmental impact, while preserving bioactive compounds and characteristic cocoa aromas through controlled Maillard reaction pathways. The initiative emphasized technology transfer, community capacity building, and the adoption of sustainable production practices among cocoa-based micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in North Lombok. The long-term impact is expected to be reflected in improved processing efficiency, greater utilization of local resources, and more stable income opportunities for cocoa farmers and local MSME actors. The activity was conducted at Kampung Coklat Senare, Genggelang Village, North Lombok, on 21 January 2026, highlighting the importance of international–local partnerships within the context of community engagement in tropical regions.