Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Alih Teknologi Pengolahan Produk Udang dan Ikan Frozen di Desa Majannang Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros Fatmawati Fatmawati; Mardiana Mardiana; Sri Mulyani; Azhariah Syarif; Hainun Putri Handayani; Nurfadila Nurfadila; Donata Peni
DEDIKASI Vol 24, No 2 (2022): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v24i2.40416

Abstract

Peningkatan produksi hasil olahan budidaya udang dan ikan sangat bergantung pada pengetahuan masyarakat dalam mengolah udang dan ikan menjadi produk perikanan bernilai ekonomis tinggi. Pada sisi lain, pembudidaya di Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros belum memiliki pemahaman dan keterampilan dalam pengolahan udang dan ikan secara mandiri. Untuk itu maka Universitas Bosowa dalam kegiatan program Matching Fund Kedaireka yang merupakan kerjasama antara Universitas Bosowa dengan Kemendikbud Ristek dengan Mitra PT. Bosowa Isuma melaksanakan alih teknologi pengolahan produk udang dan ikan frozen. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan pembudidaya udang dan ikan serta terlaksananya optimalisasi program merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) dalam mengolah produk udang dan ikan frozen. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan pertisipatif dalam kegiatan ceramah, diskusi. Hasil pelatihan ini adalah terciptanya pemahaman, pengetahuan dan ketrampilan pengolahan udang dan ikan frozen. Berdasarkan hasil pelaksanaan program ini dapat disimpulkan bahwa dengan adanya kegiatan program kedaireka ini pembudidaya udang dan ikan di desa Majannang optimis bisa memproduksi produk udang dan ikan frozen untuk meningkatkan nilai jual hasil budidaya udang dan ikan.Kata kunci: Produk udang dan ikan frozen, alih teknologi, PT. Bosowa Isuma dan Universitas Bosowa.
Teknologi Digital Marketing Dalam Upaya Pengembangan Usaha Berbasis Teknologi Di Desa Majannang Muh. Kafrawi Yunus; Muh. Saleh Pallu; Sri Mulyani; Mardiana Mardiana; Sitti Warda Ningsi; Hainun Putri Handayani; Fahara Azza Azizah; Dedi Hermawan
DEDIKASI Vol 24, No 2 (2022): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v24i2.40417

Abstract

Di era digital seperti sekarang ini, pemilik usaha dituntut agar dapat memasarkan produknya secara online agar mendapatkan jangkauan pasar yang lebih luas. Tuntutan zaman mengharuskan pemilik usaha agar cakap dalam menggunakan teknologi. Salah satu hambatan yang dihadapi oleh PT. Bosowa Isuma di Desa Majannang adalah masalah pemasaran, dimana PT. Bosowa Isuma masih memasarkan produknya secara konvensional. PT. Bosowa Isuma memerlukan pengembangan usaha berbasis teknologi yang bersifat online dalam hal pemasaran, tentunya hal ini bertujuan untuk kemajuan usaha agar dapat bersaing dengan industri serupa dan meningkatkan laba perusahaan. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menggambarakan upaya pengembangan usaha berbasis teknologi melalui pelatihan teknologi digital marketing yang dilaksanakan melalui program Matching Fund Kedaireka yang merupakan kerjasama antara Universitas Bosowa Makassar dengan Kemendikbud Ristek dengan Mitra PT. Bosowa Isuma. Adapun metode yang yang digunakan dalam upaya pengembangan usaha berbasis teknologi ini yaitu berupa pelatihan kepada tim pemasaran pada PT. Bosowa Isuma dan mahasiswa Universitas Bosowa. Hasil evaluasi dari kegiatan pelatihan teknologi digital marketing menunjukkan bahwa kegiatan ini mendapatkan respon yang positif dari PT. Bosowa Isuma dan peserta pelatihan pun sangat antusias, kegiatan pelatihan teknologi digital marketing dinilai dapat memberikan wawasan dan ilmu baru bagi peserta pelatihan. Selain itu, dengan dibuatkannya video marketing dan search engine optimization yang diharapkan dapat menunjang proses pemasaran digital pada PT. Bosowa Isuma.Kata kunci : Digital Marketing; Teknologi; PT. Bosowa Isuma
Alih Teknologi Pembuatan Pakan Buatan Udang dan Ikan di Tambak Bosowa Isuma Desa Majannang Mardiana Mardiana; Muh. Saleh Pallu; Sri Mulyani; Warda Ningsi; Annisa Soenarto; Syamsul Alam Ali; Reskianto Pakasi
DEDIKASI Vol 24, No 2 (2022): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v24i2.40424

Abstract

Peningkatkan produksi budidaya udang dan ikan sangat bergantung pada ketersediaan pakan. Pada sisi lain, para pembudidaya udang dan ikan di Desa Majjanang Kecamatan Maros Baru, Kabupten Maros belum memiliki pemahaman dan keterampilan dalam memproduksi pakan udang dan ikan secara mandiri. Dalam kondisi demikian maka kegiatan Program Matching Fund Kedaireka yang merupakan kerjasama antara Universitas Bosowa Makassar dengan Kemendikbud Ristek dengan Mitra PT. Bosowa Isuma melaksanakan pelatihan pembuatan pakan udang dan ikan berbasis bahan Maggot BSF di Tambak Bosowa Isuma. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan pembudidaya udang dan ikan serta terlaksananya optimalisasi program Merdeka Belajar kampus Merdeka (MBKM). Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yakni pelatihan partisipatif dalam kegiatan ceramah, diskusi dan praktek pembuatan pakan udang dan ikan dengan bahan dasar Maggot BSF. Hasil pelatihan ini dalah tersedianya pakan buatan udang dan ikan dalam bentuk pellet dan adanya pemahaman, pengetahuan dan ketrampilan peserta akan proses pembuatan pakan udang dan ikan. Berdasarkan hasil pelaksanaan program ini dapat disimpulkan bahwa dengan adanya kegiatan program pelatihan ini pembudidaya udang dan ikan di Desa Majannang optimis bisa memproduksi pakan udang untuk menyediakan kebutuhan pakan sehingga usaha budidaya udang dan ikan menjadi lebih produktif dengan harapan produksi yang meningkat.Kata kunci: pelatihan pembuatan pakan, pakan udang dan ikan, kedaireka, PT. Bosowa Isuma, Universitas Bosowa
ANALISIS AKTIVITAS ENZIM PROTEASE PADA USUS BENIH IKAN NILA GESIT DI UNIT PEMBENIHAN RAKYAT AINUN MAROS Suryanti Suryanti; Erni Indrawati; Sri Mulyani
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 5 No. 1 (2022): Journal of Aquaculture and Enviroment Desember 2022
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v5i1.1950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan aktivitas enzim protease yang terdapat pada usus benih ikan nila gesit yang dikultur dengan metode yang berbeda, menganalisis korelasi antara aktivitas enzim protease benih ikan nila gesit yang dikultur dengan metode yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di UPR (Unit Pembenihan Rakyat) Ainun Maros dalam pemeliharaan dan pengambilan sampel benih ikan nila gesit dan di Analisis di Laboratorium Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAP) Maros untuk aktivitas enzim protease pada usus benih ikan nila gesit dan laju pertumbuhan relatif ikan nila gesit. Hubungan antara aktivitas enzim protease dengan laju pertumbuhan benih ikan nila bahwa pada minggu pertama sampai ketiga menunjukkan peningkatan aktivitas enzim setiap minggu, seiring dengan peningkatan laju pertumbuhan pada ikan Kelompok I, namun demikian besarannya masih jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan aktivitas enzim protease dan laju pertumbuhan ikan nila gesit pada kelompok II.  Pada grafik diperoleh persamaan regresi Y = 67,289x – 2,2071 dengan R2.  Koefisien korelasi antara aktivitas enzim dan pertumbuhan sebesar 0,9984 ini berarti bahwa aktivitas enzim dan pertumbuhan memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat.  Aktifitas enzim protease pada hari ke 7 pemeliharaan didapatkan selisih nilai sebesar 0,0077 µ/mL/Menit, pada hari ke 14 pemeliharaan didapatkan selisih 0.0193 µ/mL/Menit, pada hari ke 21 didapatkan selisih nilai sebesar 0,0173 µ/mL/Menit.  Hal ini menunjukkan bahwa tidak memperlihatkan perbedaan yang sangat nyata.  Selanjutnya berdasarkan laju aktivitas enzim protease pada kelompok I sekitar 0.0011 – 0.0019 perhari, sedangkan pada kelompok II berkisar 0.0028 – 0.0016 tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan, sedangkan laju pertumbuhan relative benih ikan nila gesit selama penelitian pada kelompok I mengalami pertumbuhan bobot yang lebih rendah dibandingkan pada benih ikan nila gesit dan kelompok II.  Laju pertumbuhan relative pada hari ke 7 didapatkan sebesar 0.5714 % pada kelompok I dan 0.8571 % pada kelompok II. Selanjutnya pada hari ke 14 didapatkan laju pertumbuhan relative sebesar 1.1428 %, pada kelompok I dan 1.4286 % pada kelompok II.  Sementara pada hari ke 21 didapatkan laju pertumbuhan relatif sebesar 2.0000 % pada kelompok I dan 2.5714 % pada kelompok II.. This study aims to analyze the differences in the activity of protease enzymes found in the intestines of Agile Tilapia Fish cultured by different methods and analyze the correlation between the protease enzyme activity of Agile Tilapia Fish cultured by various methods. This research was carried out at the UPR (People’s Hatchery Unit) Ainun Maros in the maintenance and sampling of Agile Tilapia Fish and the Analysis at the Laboratory of the Research Center for Brackish Water Aquaculture and Fisheries Extension (BRPBAP) Maros for the activity of protease enzymes in the intestines of Agile Tilapia Fish and the relative growth rate of Agile Tilapia Fish. The relationship between the movement of the protease enzyme and the growth rate of Agile Tilapia Fish in the first to third weeks showed an increase in enzyme activity every week, along with an increase in the growth rate in group I fish. However, the magnitude was still much smaller when compared to the movement of the protease enzyme and the growth rate of Agile Tilapia Fish in Group II. On the graph obtained, the regression equation Y = 67,289x – 2,2071 with R2. This correlation coefficient between enzyme activity and growth of 0,9984 means that enzyme activity and development have an extreme degree of relationship. The activity of the protease enzyme on the 7th day of maintenance obtained a difference in the value of 0,0077 µ/mL/Minute, on the 14th day of maintenance a difference of 0.0193 µ/mL/Minute was obtained, on the 21st day a difference in the value of 0.0173 µ/mL/Minute was obtained. This shows that it does not show a very noticeable difference. Furthermore, based on the rate of activity of the protease enzyme in Group I, around 0.0011 – 0.0019 per day, while in group II the range of 0.0028 – 0.0016 did not show a significant difference, while the relative growth rate of Agile Tilapia Fish during the study in group I experienced lower weight growth than in Agile Tilapia Fish in group II. The relative growth rate on day 7 was obtained at 0.5714% in Group I and 0.8571% in Group II. Furthermore, on the 14th day, a close growth rate of 1.1428% was obtained in Group I and 1.4286% in Group II. Meanwhile, on the 21 st days, a relative growth rate of 2.0000% was obtained in Group I and 2.5714% in Group II
GAMBARAN HISTOLOGI ORGAN INSANG DAN HATI PADA BERBAGAI UMUR IKAN NILA OREOCHROMIS NILOTICUS YANG DIPAPAR LOGAM TIMBAL Zulkarnain Musada; Erni Indrawati; Sri Mulyani
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 5 No. 1 (2022): Journal of Aquaculture and Enviroment Desember 2022
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v5i1.1952

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang bertujuan mengetahui pengaruh umur ikan terhadap akumulasi logam Pb (NO3)2 dengan konsentrasi 25 ppm pada organ insang dan hati, gambaran histologi organ insang dan hati, dan pengaruh logam Pb (NO3)2 terhadap sintasan yang dilaksanakan selama 7 (tujuh) hari. Populasi yang digunakan adalah ikan Nila (O. niloticus) berumur 1 bulan, 2 bulan, dan 3 bulan. Sampel yang digunakan yaitu organ insang dan hati adalah ikan Nila (O. niloticus) berumur 1 bulan, 2 bulan, dan 3 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai akumulasi logam Pb (NO3)2 pada organ insang tertinggi pada perlakuan A (umur 1 bulan) 16,06 ppm dan pada organ hati perlakuan C (umur 3 bulan) 51,18 ppm. Pengamatan histologi pada organ insang berupa edema, fusi lamela, kongesti, dan nekrosis. Sedangkan pada organ hati berupa melano macrophages center (MMC), hyperemia dan vakuola. Logam Pb (NO3)2 berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap sintasan ikan Nila (O. niloticus). This research is an experimental study which aims to determine the effect of fish age on the accumulation of Pb (NO3)2 with a concentration of 25 ppm in the gills and liver, histology of the gills and liver, and the effect of Pb (NO3)2 on survival around seven days. The population used was Tilapia (O. niloticus), aged 1 month, 2 months, and 3 months. The samples used, namely gill and liver organs, were Tilapia (O. niloticus) aged 1 month, 2 months, and 3 months. The results showed that the average accumulation of Pb (NO3)2 in the gills was highest in treatment A (aged 1 month) 16.06 ppm and in the liver in treatment C (aged 3 months) 51.18 ppm. Histological observations on the gill organs were edema, lamella fusion, congestion, and necrosis. Meanwhile, the liver has melano macrophages centre (MMC), hyperemia, and vacuoles. Pb (NO3)2 had a significant effect (p<0.05) on the survival of Tilapia (O. niloticus).
PENGARUH RUMPUT LAUT TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS AIR LIMBAH TAMBAK UDANG INTENSIF Hasni Hasni; Sri Mulyani; Sutia Budi
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 5 No. 2 (2023): Journal of Aquaculture and Enviroment Juni 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v5i2.2643

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis jenis rumput laut terhadap peningkatan kualitas air limbah tambak udang intensif, dan mengkaji spesies mana yang paling efektif digunakan. Metode yang digunakan adalah menggunakan tiga jenis rumput laut. Hasil penelitian menunjukkan pada kadat Nitrat =0,26 mg/L, 0,19 mg/L, dan 0,28 mg/L,  kadar Amoniak =0,01 mg/L, 0,02 mg/L dan 0,01 mg/L, kadar Fosfat =0,024 mg/L, 0,025 mg/L, 0,025 mg/L. Pada penelitian ini penggunaan rumput laut dapat meningkatkan kualitas limbah tambak udang intensif The research aims to analyze different types of seaweed to improve the wastewater quality of intensive shrimp ponds, and examine which species are most effectively used. The method used is to use three types of seaweed. The results showed that in Nitrate cadat = 0.26 mg / L, 0.19 mg / L, and 0.28 mg / L, Ammonia levels = 0.01 mg / L, 0.02 mg / L and 0.01 mg / L, Phosphate levels = 0.024 mg / L, 0.025 mg / L, 0.025 mg / L. In this study, the use of seaweed can improve the quality of intensive shrimp pond waste
Produktivitas Budidaya Perikanan Dan Perikanan Tangkap Masyarakat Sekitar Teluk Laikang Kabupaten Jeneponto Mulyani, Sri; Surya, Batara; Rasyidi, Emil Salim; Saleh, Haeruddin; Marwan, Marwan
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i1.1425

Abstract

Potensi pengembangan budidaya rumput laut di Jeneponto seluas 2.387,15 Ha yang tersebar pada tujuh wilayah kecamatan pesisir dengan produksi budidaya rumput laut tahun 2016 sebesar 17.044 ton kering, Penelitian ini akan dilaksanakan di kawasan pesisir Teluk Laikang Kabupaten Jeneponto. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas Budidaya Perikanan dan Perikanan Tangkap Masyarakat Sekitar Teluk Laikang Kabupaten Jeneponto Pendekatan penelitian yang digunakan adalah gabungan antara kualitatif dan kuantitatif (mixed method) dan jenis penelitian yang dipilih adalah studi kasus yang mengutamakan kualitas data.  Tahap analisis data dilakukan untuk tujuan perumusan konsep dasar dan analisis data. Pekerjaan analisis data dalam penelitian ini adalah mengatur, mengurutkan, mengelompokkan, memberi kode dan mengkatagorikan. Pengorganisasian tersebut dilakukan dengan tujuan menemukan tema penelitian guna diangkat menjadi teori substantif. Analisis data dilakukan dengan cara mengkombinasikan analisis dari data yang bersifat kualitatif dan kuantitatif baik dalam bentuk tabel dan hasil tabulasi data maupun dari hasil professional judgement dan analisis kepakaran Langkah yang dipergunakan untuk penelitian kualitatif disaat yang bersamaan juga digunakan pada penelitian kuantitatif. Dari berbagai kegiatan survey di Kawasan Pesisir Teluk Laikang tahun 2021 dan data perikanan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jeneponto, ditemukan 45 spesies ikan, yang terbagi atas Ikan Pelagis Kecil, Ikan Pelagis Besar, Ikan Demensial, Ikan Karang dan Sumber Daya Udang Penaeid dan Lobster. Dari sejumlah hasil tangkapan ikan dan pengamatan di tahun 2021, Adapun Potensi sumber daya kelautan dan perikanan, antara lain (1) Sumber daya hayati, meliputi berbagai hasil perikanan laut, ekosistem mangrove, terumbu karang dan rumput laut (berpotensi untuk dilakukan pengembangan) serta beragam jenis biota laut lainnya; (2) Sumber daya non hayati, berupa pasir laut. (3) Jasa - jasa lingkungan (environmental services) seperti media transportasi dan komunikasi, serta energi  laut. The potential for the development of seaweed cultivation in Jeneponto is 2,387.15 hectares spread over seven coastal sub-districts, with seaweed cultivation production in 2016 of 17,044 dry tons. This research will be carried out in the coastal area of Laikang Bay, Jeneponto Regency. This study aimed to determine the productivity of Aquaculture and Capture Fisheries of Communities Around Laikang Bay, Jeneponto Regency. The research approach used was a combination of qualitative and quantitative (mixed methods), and the type of research selected was a case study that prioritized data quality. The data analysis phase was carried out to formulate basic concepts and data analysis. The work of data analysis in this research is to organize, sort, classify, code and categorize. The organization is carried out to find a research theme to be appointed as a substantive theory. Data analysis is carried out by combining qualitative and quantitative data in the form of tables and data tabulation results and the results of professional assessments and expert analysis. The steps used for qualitative research are at the same time also used in quantitative research. From various survey activities in the Laikang Bay Coastal Area in 2021 and fishery data from the Fisheries and Marine Service of Jeneponto Regency, 45 species of fish were found, which were divided into Small Pelagic Fish, Large Pelagic Fish, Dental Fish, Coral Fish and Penaeid Shrimp and Lobster Resources.  From many fish catches and observations in 2021, the potential for marine and fishery resources include (1) Biological resources, including various marine fishery products, mangrove ecosystems, coral reefs and seaweed (potential for development) and various other types of marine biota; (2) Non-biological resources, in the form of sea sand. (3) Environmental services such as transportation and communication media and marine energy.