Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Evaluasi Keberhasilan Program Kesehatan dalam Meningkatkan Cakupan Imunisasi BCG pada Bayi 0-2 Bulan Br Sinuhaji, Lidya Natalia; Sembiring, Adelina
Jurnal Pengabdian Ruru Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : Yayasan Grace Berkat Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian imunisasi Bacillus Calmette-Guérin (BCG) merupakan salah satu upaya penting dalam pencegahan penyakit tuberkulosis (TB) pada bayi. Program promosi kesehatan yang efektif dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi orang tua dalam membawa bayi mereka untuk mendapatkan imunisasi tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan program promosi kesehatan dalam meningkatkan cakupan imunisasi BCG pada bayi usia 0-2 bulan di sebuah klinik tertentu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner yang disebarkan kepada orang tua bayi yang telah mengikuti program promosi kesehatan. Selain itu, data cakupan imunisasi BCG di klinik juga dianalisis untuk melihat perubahan sebelum dan sesudah program promosi dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program promosi kesehatan berhasil meningkatkan pemahaman orang tua tentang pentingnya imunisasi BCG dan menyebabkan peningkatan signifikan dalam cakupan imunisasi bayi usia 0-2 bulan di klinik. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan program ini meliputi penyampaian informasi yang jelas, metode promosi yang interaktif, serta dukungan yang diberikan oleh tenaga kesehatan kepada orang tua. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa program promosi kesehatan dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan cakupan imunisasi BCG pada bayi. Namun, keberlanjutan program dan penyesuaian dengan kondisi lokal perlu diperhatikan untuk memastikan dampak jangka panjang
Efektivitas Belerang (Sulfur) Terhadap Proliferasi Luka pada Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Johor Kecamatan Medan Johor Tahun 2023 Sinaga, Martaulina; Tambun, Mastaida; Batubara, Zulkarnain; Sembiring, Adelina; Aritonang, Febrina Asapani; Berutu, Lilis Hartati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3464

Abstract

Dampak yang ditimbulkan akibat komplikasi Diabetes Melitus salah satunya adalah luka yang sulit sembuh, secara langsung berdampak pada status kesehatan Masyarakat. Kejadian kasus Diabetes Melitus yang terus meningkat di kota Medan sebanyak 39.699 tahun 2022, Tujuan penelitian ini untuk mengobservasi Efektivitas Belerang (Sulfur) terhadap Proliferasi Luka pada Penderita Diabetes Melitus. kelompok kasus 5 orang diperoleh keadaan luka sesudah terapi Sulfur yaitu Pada kasus 5 orang diperoleh keadaan luka sesudah terapi Sulfur yaitu pasien mengalami Ukuran luka <4 cm, tidak ada mengalami kedalam luka, tepi luka samar tidak terlihat dengan jelas, tidak ada goa, tidak mengalami tepi jaringan nekrosis, tidak tampak jaringan nekrotik, tidak ada eksudat, tidak terdapat eksudat, luka kering, 4 pasien mengalami warna kulit putih atau abu-abu, pucat atau hipopigmentasi, 1 pasien putih atau abu-abu, pucat atau hipopigmentasi, tidak ada pembengkakan atau edema perifer/tepi jaringan luka, tidak ada indurasi jaringan perifer, pada jaringan granulasi putih atau abu-abu, pucat atau hipopigmentasi, 1 pasien Terang, merah seperti daging; 75 % s/d 100 % luka terisi granulasi, 4 pasien menagalami < 25 % epitelisasi, 1 pasien 75 % s/d < 100 % epitelisasi.Kata kunci: Belerang, Diabetes_Melitus, Efektivitas, Luka, Proliferasi.The impact caused consequence One of the complications of Diabetes Mellitus is difficult wounds recovery, has a direct impact on the health status of the community. Incident continuing cases of Diabetes Mellitus will increase in the city of Medan by 39,699 in 2022. The aim of this research is to observe Effectiveness Sulfur (Sulfur) against Wound Proliferation in Diabetes Mellitus Patients. In the case of five people, the condition of the wound after Sulfur therapy was that the patient had a wound size of <4 cm, there was no depth to the wound, the edges of the wound were faint and not clearly visible, there were no caves, no edges of necrotic tissue, no visible necrotic tissue, no exudate, no exudate, dry wound, 4 patients had white or gray skin color, pale or hypopigmented, 1 patient white or gray, pale or hypopigmented, no swelling or peripheral edema/edge of wound tissue, no induration peripheral tissue, in white or gray granulation tissue, pale or hypopigmented, 1 patient Bright, fleshy red; 75% to 100% of the wound was filled with granulation, 4 patients experienced < 25% epithelialization, 1 patient 75% to < 100% epithelialization.Keywords: Sulfur, Diabetes_Mellitus, Effectiveness, wound, Proliferation.