Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengembangan Karakter Tanggung Jawab Peserta Didik di SMA Negeri 43 Jakarta Ramadhan, Muhammad Farhan; Husen, Achmad; Raharjo, Raharjo
Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/pelita.v1i1.109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana proses pengembangan karakter tanggung jawab individu serta sosial peserta didik di SMA Negeri 43 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) proses pengembangan karakter tanggung jawab individu peserta didik di SMA Negeri 43 Jakarta seperti adanya pemberian penugasan serta instruksi kepada peserta didik dalam ketiga kegiatan melalui kegiatan pembelajaran, ekstrakurikuler, serta pembiasaan. (2) Proses pengembangan karakter tanggung jawab sosial peserta didik adalah dengan adanya sikap kooperatif atau saling bekerjasama satu sama lainnya baik di dalam kegiatan pembelajaran, ekstrakurikuler, maupun kegiatan pembiasaan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa (1) proses pengembangan karakter tanggung jawab individu peserta didik dilakukan melalui beberapa kegiatan seperti proses kegiatan pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, serta kegiatan pembiasaan; (2) Proses pengembangan karakter tanggung jawab sosial peserta didik di SMA Negeri 43 Jakarta juga dilakukan melalui kegiatan pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, serta kegiatan pembiasaan karakter tanggung jawab peserta didik
Sistem Informasi Apotek Terintegrasi dengan Memanfaatkan Storage Cloud System Ramadhan, Muhammad Farhan; Suprianto, Suprianto; Kautsar, Irwan Alnarus; Sumarno, Sumarno
Indonesian Journal of Applied Technology Vol. 1 No. 3 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijat.v1i3.3103

Abstract

Apotek Tiara di Surabaya, meskipun memiliki jaringan cabang yang luas, menghadapi tantangan dengan sistem transaksi offline yang membutuhkan transfer data fisik melalui flash drive, menyebabkan keterlambatan dalam pembaruan di seluruh cabang. Studi ini bertujuan untuk mengatasi ketidakefisienan ini dengan merancang sistem terintegrasi menggunakan penyimpanan cloud untuk memfasilitasi pembaruan data secara instan melalui platform online. Menggunakan metode waterfall, model umum dalam Siklus Hidup Pengembangan Sistem (SDLC), penelitian ini berlangsung melalui tahapan analisis, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem yang diterapkan secara signifikan meningkatkan efisiensi sinkronisasi data, seperti yang dibuktikan oleh tes replikasi Master Slave yang sukses, memastikan pembaruan data yang cepat dan pengelolaan IP dinamis antara database master dan slave. Penelitian ini mengonfirmasi efektivitas sistem berbasis cloud dalam meningkatkan manajemen data dan efisiensi operasional dalam pengaturan farmasi.
Effect of mixed water and methanol solvents ratio on the CaCO3 characteristics via fine bubble diffuser as a dental biomaterial Febrida, Renny; Ramadhan, Muhammad Farhan; Karlina, Elin; Andiesta, Niekla Survia
Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students Vol 7, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pjdrs.v7i1.40418

Abstract

ABSTRACTIntroduction: The application of calcium carbonate in dental biomaterial depends on the charcateristics after the synthesis process. This study aims to determine the effect of the ratio of methanol and water on the characteristics of the CaCo3 produced through the fine bubble diffuser method. Methods: Synthesis of calcium carbonate by CO2 carbonation method using fine bubble diffuser to produce fine CO2 bubbles (bubble size range 100-500 nm). The Ca(OH)2 precursor was dissolved in various ratios of water and methanol mixtures, namely: 25% water 75% methanol, 20% water 80% methanol, 15% water 85% methanol, 10% water 90% methanol, 5% water 95% methanol, and 100% methanol. The suspension was carbonated using CO2 fine bubbles for 2 hours to produce CaCO3 powder. The resulting calcium carbonate powder was tested with FTIR (Fourier Transform Infra Red), PSA (Particle Size Analyzer), and Zeta-Potential. Results: The FTIR test obtained the wave numbers of calcite (712 cm-1), vaterite (744, 873, 874, and 875 cm-1) and aragonite (848, 849, and 854 cm-1) phases in the six variations of the solvent used. The PSA test showed that the particle size produced was submicron with the smallest size being 191.1 nm and the largest being 576.2 nm. The ZetaPotential test showed that the particles were relatively stable in solution with a Zeta-Potential value range of -15.1 mV to -20.8 mV and particles with moderate stability -21.2 mV to -25.1 mV. Conclusion: The addition of the organic solvent methanol to water increases the solubility of CaOH and increases the formation of the vaterite phase. Increasing the amount of water decreases the amount of vaterite phase, increasing the particle size and zeta potential value. but the addition of 15% water decreases the particle size of CaCO3 KEY WORDSCaCO3, fine bubble diffuser, FTIR, PSA, zeta potential Pengaruh perbandingan campuran pelarut air dan metanol terhadap karakteristik CaCO3 melalui metode fine bubble diffuser sebagai biomaterial kedokteran gigiABSTRAKPendahuluan: Kalsium karbonat (CaCO3) merupakan salah satu sumber kalsium yang umum digunakan di bidang biomaterial kedokteran gigi. Aplikasi kalsium karbonat tergantung dari fasa dan ukuran partikelnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan metanol dan air terhadap karakteristik CaCO3 yang dihasilkan melalui metode fine bubble diffuser. Metode: Prekursor Ca(OH)2 dilarutkan dengan berbagai variasi campuran pelarut air dan metanol, yaitu: 25% air 75% metanol, 20% air 80% metanol, 15% air 85% metanol, 10% air 90% metanol, 5% air 95% metanol, dan 100% metanol. Suspensi Ca(OH)2 dikarbonasi menggunakan gelembung halus CO2 selama 2 jam untuk menghasilkan bubuk CaCO3. Bubuk CaCO3 yang dihasilkan diuji dengan FTIR (Fourier Transform Infra Red), PSA (Particle Size Analyzer), dan ZetaPotential. Hasil: Uji FTIR didapatkan bilangan gelombang fasa kalsit (712 cm-1 ), vaterit (744, 873, 874, dan 875 cm-1 ) dan aragonit (848, 849, dan 854 cm-1 ) pada keenam variasi pelarut yang digunakan. Uji PSA didapatkan ukuran partikel terkecil 191,1 nm dan terbesar 576,2 nm. Partikel relatif stabil dalam larutan berdasarkan Uji Zeta-Potential (-15,1 mV sampai -17,8 mV) dan stabilitas moderat (-20,8 mV sampai -25,1 mV). Simpulan: Penambahan pelarut organik methanol pada pelarut air meningkatkan kelarutan CaOH dan meningkatkan pembentukan fasa vaterite. peningkatan jumlah air menurunkan jumlah fasa vaterite, meningkatkan ukuran partikel dan nilai zeta potensial. namun pada penambahan 15% air dan seterusnya menurunkan ukuran partikel CaCO3. KATA KUNCI CaCO3, fine bubble diffuser, FTIR, PSA, zeta potential
Manajemen Komunikasi dalam Situasi Krisis: Studi Kasus “Mishandled Baggage” di JAS Airport Services di Bandara Internasional Juanda Surabaya Ramadhan, Muhammad Farhan; Indriastuti, Yudiana; Arviani, Heidy
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 6 No. 3 (2025): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v6i3.4117

Abstract

The mishandled baggage incident at JAS Airport Services reflects the weakness of communication management within the complex and dynamic environment of ground handling operations. This study aims to analyze communication management strategies in responding to crises and evaluate their effectiveness in maintaining service quality. Employing a qualitative approach with a case study design, data were collected through in-depth interviews, field observations, and documentation. The findings reveal that internal communication failures—ranging from the lack of enforcement of communication objectives to the absence of regular evaluations—were the root causes of the crisis. As a result, JAS not only suffered financial losses but also faced reputational risks with international airlines as key clients. Linked to the SERVQUAL model, the incident affected several dimensions, including reliability, responsiveness, assurance, and empathy. This study highlights that communication must become an organizational culture, not merely an administrative procedure, in order to maintain service quality and prevent recurring crises.
The Influence of Environmental, Social, Governance on Company Financial Risks: A Study on LQ-45 Ramadhan, Muhammad Farhan; Achsani, Noer Azam; Andati, Trias
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 11 (2023): Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/ijoms.v2i11.611

Abstract

This study aims to see the consequence of environmental, social, and governance (ESG) performance on LQ-45firm’s financial risk. This study uses a 23 sample of LQ-45 firms from 2016 to 2020 and applies Generalized Method of Moment (GMM) analysis. The studies find an adverse effect of ESG Performance and firm’s risk. Controversies on ESG also adversely influences the firm’s risk. However, there is no significant effect on board gender diversity on financial risk of the firm. Also, These findings are in line with stakeholder, signaling, Legitimacy, and risk management theory. The firms that perform reasonably on ESG have lower total risk. However, the firm’s negligence on ESG and involvement in ESG Controversies moderates the ESG-total risk nexus. The findings will help investor and portofolio managers evaluate how ESG, ESG Controversies, and Board Gender Diversity influence firm’s financial risk and help them make a better investment decisions. Additionally, regulators can revise the ESG and ESG Controversy disclosure criteria and make them accessable to all stakeholders for better decision making.
Faktor-Faktor Yang Berkaitan Dengan Buruknya Kontrol Glikemik Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Berbagai Negara: Tinjauan Sistematis Ramadhan, Muhammad Farhan; Syarif, Syahrizal
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i4.2594

Abstract

Kontrol glikemik yang buruk pada penderita diabetes melitus tipe 2 (DMT2) dapat meningkatkan risiko komplikasi dan angka kematian akibat komplikasi diabetes melitus sehingga menjadi tantangan untuk kesehatan masyarakat. Beberapa faktor teridentifikasi dapat mempengaruhi kontrol glikemik di berbagai negara, namun hasil penelitian sangat beragam. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang berkaitan dengan buruknya kontrol glikemik pada penderita DMT2. Studi ini menggunakan metode tinjauan sistematis. Pencarian artikel dilakukan menggunakan basis data PubMed, ScienceDirect, Scopus, SpringerLink, dan Oxford Journals. Pencarian dibatasi hanya artikel yang terpublikasi dalam rentang waktu Januari 2019 hingga Oktober 2024. Faktor kondisi klinis (komorbid, obesitas, durasi diabetes), faktor farmakologi (regimen terapi, polifarmasi, kepatuhan terapi), faktor sosiodemografi (usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status pekerjaan, pendapatan negara), faktor gaya hidup (aktivitas fisik, pola makan), faktor psikososial (dukungan moral), dan faktor layanan kesehatan (asuransi kesehatan, jenis fasilitas kesehatan) merupakan faktor yang berkaitan dengan buruknya kontrol glikemik pada penderita DMT2. Tinjauan sistematis ini menunjukkan bahwa faktor penyebab buruknya kontrol glikemik pada penderita DMT2 bersifat multifaktorial dan sangat kompleks. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih terarah dan berbasis bukti untuk mengantisipasi faktor-faktor tersebut agar dapat membantu penderita DMT2 mencapai kontrol glikemik yang lebih baik dan mengurangi risiko komplikasi akibat diabetes melitus dalam jangka panjang.