Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Edukasi Audio Visual Untuk Deteksi Dini Hipertensi Di Komunitas Aisyiyah Peganjaran Kudus Eswanti, Noor; Sukesih, Sukesih; Karyati, Sri; Islami, Islami
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i1.486

Abstract

Hipertensi merupakan sebuah penyakit yang terjadi disebabkan peningkatan tekanan darah. Hipertensi sering dialami pada kelompok rentan dengan usia ≥ 40 tahun. Bertambahnya usia seseorang cenderung akan meningkatkan tekanan darah, ini disebabkan karena perubahan pada jantung serta pembuluh darah dimana ini terjadi secara alami sebagai proses penuaan. Tujuan dari dilaksanakannya Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah memberikan edukasi terstruktur tentang deteksi dini hipertensi melalui media audio visual dengan harapan dapat membantu anggota aisyiyah untuk mengetahui resiko terjadinya hipertensi sebagai upaya pencegahan secara optimal. Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini menggunakan pendekatan ABCD yang memanfaatkan sumber daya yang ada pada anggota PRA Peganjaran Bae Kudus melalui 3 tahapan yaitu tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat telah terlaksana pada tanggal 9 Agustus 2024 di PRA Peganjaran Bae Kudus berjalan dengan lancar dan diikuti oleh 43 peserta. Variabel yang dinilai yaitu pengetahuan anggota aisyiyah tentang deteksi dini hipertensi. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Dari hasil PKM didapatkan setelah diberikan edukasi kesehatan melalui audio visual mayoritas pengetahuan tingkat pengetahuan anggota Aisyiyah di PRA Peganjaran Bae Kudus berada pada kategori cukup sebanyak 22 anggota (51,1%). Media audio visual telah diakui sebagai media yang efektif dalam menyampaikan informasi kesehatan. Model intervensi ini diintegrasikan dalam kegiatan pengajian Rutin Aisyiyah Kabupaten Kudus, khususnya dalam upaya promosi pencegahan terjadinya hipertensi.
Pengetahuan Gizi Meningkatkan Status Hemoglobin Remaja Putri Di SMP Annur Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan Maksuma, Hanny Ulfa Chabibah Ally; Islami, Islami; Kartika, Fariza Yulia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3528

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan remaja di Indonesia, terutama pada wilayah 3T yang minim intervensi gizi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan gizi dan perilaku konsumsi zat besi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMP Annur Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan. Latar belakang masalah terletak pada tingginya prevalensi anemia remaja serta rendahnya literasi gizi yang berimplikasi pada kualitas generasi mendatang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswi SMP Annur yang berjumlah 57 orang, ditentukan dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur pengetahuan gizi dan perilaku konsumsi zat besi, serta pemeriksaan kadar hemoglobin dengan metode cyanmethemoglobin. Analisis data dilakukan melalui uji Chi-Square dan Spearman Rank pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin responden adalah 9,36 ± 1,77 g/dL, dengan 86% responden mengalami anemia dalam berbagai tingkat keparahan. Sebagian besar responden memiliki pengetahuan gizi rendah (66,7%) dan perilaku konsumsi zat besi kurang baik (59,6%). Uji statistik membuktikan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan gizi dengan kejadian anemia (p = 0,044), sedangkan perilaku konsumsi zat besi menunjukkan hubungan mendekati signifikan (p = 0,052). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan gizi berperan penting dalam menurunkan risiko anemia pada remaja putri. Implikasi praktis dari temuan ini adalah perlunya program intervensi berbasis sekolah yang mengintegrasikan edukasi gizi, distribusi tablet tambah darah, dan dukungan keluarga. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan bukti empiris dari Papua Barat yang memperkaya literatur gizi remaja serta mendukung kebijakan kesehatan nasional.