Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEMBUMIKAN BUDAYA SULAWESI SELATAN: FESTIVAL BUDAYA SEBAGAI MEDIA EDUKASI DAN PELESTARIAN KEBUDAYAAN Asyrafunnisa, Asyrafunnisa; Wahyuni, Ayu Sri; Putra, Hendri Pitrio; Balumbi, Musthamin; Salawali, Wiwin Anggriani; Lolo, Lestari Lorna; Melansari, Nur; Darmawan, Agus; Mansyur, Nurliana; Rongre, Yohanis; Mutia, A. Khairun
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): Sipissangngi Volume 5, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jurnal.v5i1.6006

Abstract

Festival Budaya merupakan salah satu bentuk Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya lokal. Kegiatan ini diinisiasi oleh Awardee Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Universitas Hasanuddin dengan berbagai rangkaian acara, seperti Talkshow Budaya, Lomba Mewarnai, Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI), dan Pameran Budaya. Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi, pemerintah daerah, dan pelaku budaya, serta melibatkan berbagai peserta dari berbagai kalangan. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan Festival Budaya serta dampaknya terhadap pemahaman dan pelestarian budaya Sulawesi Selatan.  Kata kunci: Festival Budaya, Sulawesi Selatan, Edukasi Budaya, Pelestarian Budaya
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT KOLABORASI KEMANUSIAAN PADA BENCANA BANJIR DI KABUPATEN WAJO Asyrafunnisa, Asyrafunnisa; Sufyaningsi, Ulfa; Yunding, Junaedi; Hijrah, Muh Fauzar Al-; Ratih, Ratih; Samsuddin, Samsuddin; Mansyur, Nurliana; Ahmad, Musfirah; Ashar, Jabal Rahmat; Wahab, Ali Akbar; Melansari, Nur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32824

Abstract

Banjir merupakan fenomena alam yang dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar kendali manusia, tidak mungkin untuk sepenuhnya mencegah terjadinya banjir. Oleh karena itu, fokusnya adalah pada pengurangan risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh banjir. Pengabdian masyarakat kepada korban banjir sangat penting karena memiliki banyak manfaat, seperti pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, pakaian, dan tempat tinggal. Selain itu kebutuhan Pendidikan dan sarana penunjang Pendidikan juga sangat diperlukan oleh anak sekolah yang terdampak banjir. Selain kebutuhan materil, bantuan berupa dukungan Psikologis juga sangat diperlukan, dimana banjir bisa menyebabkan trauma dan stress bagi para korban. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Sabbang Paru, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan khususnya pada salah satu sekolah yang terdampak dan jauh dari perkotaan, yang dilaksanakan pada tanggal 8 Juni 2024. Metode pengabdian yang dilakukan berupa difusi iptek yaitu pemberian bantuan berupa peralatan alat tulis, buku cerita dan papan tulis. Serta advokasi berupa pemberian edukasi tentang tanggap darurat bencana banjir, trauma healing pasca bencana dan juga games hiburan untuk memotivasi para siswa/siswi yang berdampak banjir. Pengabdian ini mendapat apresiasi dari masyarakat khususnya pihak sekolah yang berdampak banjir, bantuan diterima langsung oleh kepala sekolah dan beberapa perwakilan siswa. Motivasi dan keceriaan juga tampak dari siswa/siswi yang datang setelah diberikan motivasi untuk menggapai cita-cita melalui Pendidikan.