Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KONSELING KB DENGAN MEMANFAATKAN AUDIO VISUAL PADA IBU HAMIL TM III TERHADAP MOTIVASI IBU MEMILIH (MKJP) PASCA PERSALINAN Patmahwati, Patmahwati; Mansyur, Nurliana; Suriati, Israini; Ita, Ita
Jurnal JKFT Vol 8, No 2 (2023): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v8i2.9910

Abstract

Upaya pemerintah untuk mengendalikan jumlah penduduk dengan melaksanakan program Keluarga Berencana (KB) bagi pasangan usia subur (PUS) adalah dengan pemeliharaan kesehatan reproduksi yang juga mendukung dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan memastikan kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan orang-orang dari segala usia dengan meningkatkanTingkat penggunaan kontrasepsi (CPR). Adapun salah satu Metode kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam rahim dalam berbagai bentuk dan ukuran, dimana batang hanya mengandung hormon progesteron dan terbuat dari plastik (polietilen), yang  sebagian dilapisi dengan tembaga (Cu), tembaga dan perak (Ag), dan sebagian lagi. Cara kerjanya yaitu  dengan mencegah sperma masuk ke saluran tuba sehingga mengurangi kesuburan sebelum sel telur masuk ke dalam rahim. Fungsi utama IUD adalah mencegah sebagian sperma dan sel telur berimplantasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling KB dengan memanfaatkan audio visual pada ibu hamil trimester III terhadap motivasi ibu memilih metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) pasca persalinan. Jenis penelitian ini menggunakan Quasi experiment atau experiment semu, dengan pendekatan One-Group Pretest-Posttest Desaign, sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 30 ibu hamil trimester III di Klinik Bersalin Nashirah dengan tehnik purposive sampling. Hasil penelitian ini menggunakan Uji Wilcoxon yang menunjukkan nilai p = 0.000 < α = 0,05 yang artinya ada pengaruh konseling KB dengan memanfaatkan audio visual pada ibu hamil trimester III terhadap motivasi ibu memilih metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) pasca. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikansi dari konseling KB dengan memanfaatkan Audio visual pada ibu hamil trimester III terhadap motivasi ibu memilih metode kontrasepsi jangka panjang pasca persalinan.
KEJADIAN STUNTING PADA BALITA; STUDI CASE-CONTROL DI PUSKESMAS BASTEM LUWU Umrah, Andi Sitti; Dahlan, Andi Kasrida; Mansyur, Nurliana
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 6, No 2 (2021): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v6i2.3479

Abstract

Abstract: Stunting is a condition of stunted growth in children under five due to chronic malnutrition for a long time so that the child is shorter than their supposed age. This study aims to analyze the risk factors for food availability, maternal nutritional status during pregnancy, and nutritional intake on the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months in the Bastem Community Health Center working area. The research method uses a case-control study. Samples were toddlers aged 24-59 months in Puskesmas Bastem. The sampling technique was simple random sampling. The sample was divided into 2 (two) parts: the case and control groups, with as many as 19 people in each group. The analysis technique used the chi-square test and logistic regression. The results of statistical tests showed that food availability (p = 0,022; OR = 10,40), maternal nutritional status (p = 0,007; OR = 2,41), nutritional intake (p = 0,003; OR = 6,69) on the incidence of stunting. Food availability is one of the most risk factors for stunting in under-five children in the Bastem Health Center area.Abstrak: Stunting merupakan keadaan terhambatnya pertumbuhan pada balita yang disebabkan kekurangan gizi kronis dalam waktu lama, sehingga anak lebih pendek dari usia seharusnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko ketersedian pangan, status gizi ibu selama hamil, dan asupan gizi terhadap kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bastem. Metode penelitian menggunakan case control study. Sampel adalah balita usia 24-59 bulan diwilayah Puskesmas Bastem, tehnik penarikan sampel secara simple random sampling. Sampel dibagi menjadi 2 (dua) bagian yaitu kelompok kasus dan kelompok kontrol, sebanyak 19 orang pada masing-masing kelompok. Tekhnik analisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil uji statistik diperoleh ketersedian pangan (p = 0, 022 ; OR = 10,40 ), status gizi ibu (p = 0,007 ; OR = 2,41), asupan gizi (p = 0,003 ; OR = 6,69) terhadap kejadian stunting. Ketersedian pangan merupakan salah satu faktor risiko yang besar terjadinya stunting pada balita di wilayah Puskesmas Bastem.  
MEMBUMIKAN BUDAYA SULAWESI SELATAN: FESTIVAL BUDAYA SEBAGAI MEDIA EDUKASI DAN PELESTARIAN KEBUDAYAAN Asyrafunnisa, Asyrafunnisa; Wahyuni, Ayu Sri; Putra, Hendri Pitrio; Balumbi, Musthamin; Salawali, Wiwin Anggriani; Lolo, Lestari Lorna; Melansari, Nur; Darmawan, Agus; Mansyur, Nurliana; Rongre, Yohanis; Mutia, A. Khairun
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): Sipissangngi Volume 5, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jurnal.v5i1.6006

Abstract

Festival Budaya merupakan salah satu bentuk Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya lokal. Kegiatan ini diinisiasi oleh Awardee Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Universitas Hasanuddin dengan berbagai rangkaian acara, seperti Talkshow Budaya, Lomba Mewarnai, Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI), dan Pameran Budaya. Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi, pemerintah daerah, dan pelaku budaya, serta melibatkan berbagai peserta dari berbagai kalangan. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan Festival Budaya serta dampaknya terhadap pemahaman dan pelestarian budaya Sulawesi Selatan.  Kata kunci: Festival Budaya, Sulawesi Selatan, Edukasi Budaya, Pelestarian Budaya
UPAYA PENURUNAN STUNTING MELALUI KONSELING BERBASIS DIGITAL DAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) Juliani, Reski; Umrah, Andi Sitti; Mansyur, Nurliana; Alfi, Nurainin; Dahlan, Andi Kasrida; Hikmah A, Nailul; Mulia Astuti, Sri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24487

Abstract

Stunting merupakan masalah malnutrisi kronis yang telah menjadi fokus perhatian secara global dan prioritas pembangunan nasional dalam indikator output Rencana Aksi Nasional Pangan dan Gizi. Urgensi dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang mampu memecahkan persoalan stunting di kota Palopo adalah melakukan upaya penurunan stunting melalui konseling berbasis digital dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan; 1) meningkatkan pengetahuan ibu tentang pencegahan dan penangan stunting, dan pemenuhan gizi pada anak dan sanitasi lungkungan; 2) mengetahui efektivitas program konseling berbasis digital dengan pendekatan behavior dan PMT terhadap penururnan stunting yang ditinjau dari peningkatkan berat badan dan tinggi badan balita stunting di Kota Palopo. Kegiatan ini dilaksanakan di Kota Palopo dengan 2 (dua) tempat yaitu kelurahan Songka dan Binturu. Jumlah sasaran sebanyak 14 orang balita dan keluarga. Metode yang digunakan melalui konseling berbasis digital dengan pendekatan behavior dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) selama 30 hari. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pengetahuan orang tua dalam pencegahan dan penangan stunting, pemenuhan gizi balita dan sanitasi lingkungan meningkat sebelum dan setelah diberikan konseling (? = 0,00) dan adanya peningakatan TB sebanyak 3,4 cm dan BB sebanyak 700 gram setelah diberikan intervensi. Selain itu, terdapat perubahan perilaku kearah yang lebih positif. Artinya para orang tua telah menyadari bahwa perilaku lama dalam pengasuhan anak harus diubah kearah perilaku yang baru sehingga orang tua telah mampu memahami dengan baik kondisi dan kebutuhan nutrisi pada anak. Diharapkan kegiatan ini dapat di tingkatkan dan dilanjutkan dalam kegiatan monev intervensi penurunan stunting di kota palopo
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT KOLABORASI KEMANUSIAAN PADA BENCANA BANJIR DI KABUPATEN WAJO Asyrafunnisa, Asyrafunnisa; Sufyaningsi, Ulfa; Yunding, Junaedi; Hijrah, Muh Fauzar Al-; Ratih, Ratih; Samsuddin, Samsuddin; Mansyur, Nurliana; Ahmad, Musfirah; Ashar, Jabal Rahmat; Wahab, Ali Akbar; Melansari, Nur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32824

Abstract

Banjir merupakan fenomena alam yang dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar kendali manusia, tidak mungkin untuk sepenuhnya mencegah terjadinya banjir. Oleh karena itu, fokusnya adalah pada pengurangan risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh banjir. Pengabdian masyarakat kepada korban banjir sangat penting karena memiliki banyak manfaat, seperti pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, pakaian, dan tempat tinggal. Selain itu kebutuhan Pendidikan dan sarana penunjang Pendidikan juga sangat diperlukan oleh anak sekolah yang terdampak banjir. Selain kebutuhan materil, bantuan berupa dukungan Psikologis juga sangat diperlukan, dimana banjir bisa menyebabkan trauma dan stress bagi para korban. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Sabbang Paru, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan khususnya pada salah satu sekolah yang terdampak dan jauh dari perkotaan, yang dilaksanakan pada tanggal 8 Juni 2024. Metode pengabdian yang dilakukan berupa difusi iptek yaitu pemberian bantuan berupa peralatan alat tulis, buku cerita dan papan tulis. Serta advokasi berupa pemberian edukasi tentang tanggap darurat bencana banjir, trauma healing pasca bencana dan juga games hiburan untuk memotivasi para siswa/siswi yang berdampak banjir. Pengabdian ini mendapat apresiasi dari masyarakat khususnya pihak sekolah yang berdampak banjir, bantuan diterima langsung oleh kepala sekolah dan beberapa perwakilan siswa. Motivasi dan keceriaan juga tampak dari siswa/siswi yang datang setelah diberikan motivasi untuk menggapai cita-cita melalui Pendidikan.