Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pregnancy With Congenital Abnormalities from Marriage of a Different Ethnic: a Very Rare Case Dalimunthe, Sofyan Qadri Rozi; Maharani, Cut Rika
Action Research Literate Vol. 9 No. 1 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v9i1.2582

Abstract

Bladder exstrophy (BE) is one of the rare congenital abnormalities. This congenital disorder is also serious, with characteristics such as a spectrum of disorders involving the walls of the ventral body, the urogenital tract, the pelvis, the spine, and the anus. The incidence rate of this case is 1 per 30,000 to 50,000 live births. The case study reported the findings of congenital bladder extrophy in a 29-year-old Acehnese woman married to an Indian citizen, with a diagnosis of G3P0A2 38-39 weeks pregnant, coming with complaints. The mother felt the discharge of water. The patient admitted to being 9 months pregnant with HPHT 27/1/2021 and TTP 3/11/21 according to the gestational age of 38-39 weeks. The patient has a history of the disease with type 2 diabetes mellitus. Initial laboratory examination findings showed hyperglycemia at 256 mg/dL. Ultrasound examination found a single head presentation of the fetus alive with a mass in the abdomen of the fetus. The patient is planning to have an emergency cesarean section and is consulted by the internal medicine department for blood sugar regulation. Postpartum findings in infants with hernia, umbilical cord, Bladder Exstrophy, epispadia, and symphysiolysis will be consulted to the Division of Pediatric Surgery. This case report describes a pregnancy with congenital abnormalities and Bladder Exstrophy. Prenatal diagnosis allows the medical team to prepare for a multispecialty approach. It also gives parents time to prepare and adjust to expectations related to labor and the neonatal period, as well as potential complications and long-term prognosis.
Evaluasi Pengetahuan dan Tindakan Ibu terhadap Diare pada Balita Puskesmas Banda Raya Salsabila, Nisa; Dimiati, Herlina; Maharani, Cut Rika; Saputra, Irwan; Aini, Zahratul
Sari Pediatri Vol 25, No 5 (2024)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp25.5.2024.310-15

Abstract

Latar belakang. Diare masih menyebabkan tingginya angka kesakitan dan kematian pada balita. Diare dapat disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah pengetahuan dan perilaku ibu Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku ibu dengan penanganan diare pada balita di Puskesmas Banda Raya Kota Banda Aceh.Metode. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibu dengan balita yaang berdomisili di Banda Raya berjumlah 96 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling. Penelitian menggunakan instrumen kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan reabilitas. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-squre. Hasil. Mayoritas responden dengan usia 21-35 tahun (66,7%), pendidikan SMA (55,2%), mayoritas ibu di Kecamatan Banda Raya bekerja sebagai ibu rumah tangga (79,2%), dengan umur anak 1 hingga 2 tahun (55,2%). Analisis data menggunakan uji Chi-square menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu dengan penanganan diare pada balita (p=<0,05). Serta terdapat hubungan antara perilaku ibu dengan penanganan diare pada balita (p=<0,05). Kesimpulan. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan perilaku ibu berhubungan dengan penanganan diare pada balita di Puskesmas Banda Raya Kota Banda Aceh.
Determinan Faktor Risiko pada Ibu Terhadap Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Andriyani, Dia; Dimiati, Herlina; Maharani, Cut Rika; Sovira, Nora; Dewi, Teungku Puspa
Sari Pediatri Vol 27, No 5 (2026)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp27.5.2026.290-8

Abstract

Latar belakang. Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat badan <2500 gr. Kondisi BBLR merupakan salah satu indikator penting yang berkontribusi terhadap tingginya angka morbiditas dan mortalitas bayi.Tujuan. Mengetahui determinan faktor risiko pada ibu terhadap kejadian bayi BBLR di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA).Metode. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain case control. Sampel terdiri dari ibu yang melahirkan bayi BBLR cukup bulan sebagai kelompok kasus dan ibu yang melahirkan bayi dengan berat badan lahir normal cukup bulan sebagai kelompok kontrol. Penelitian dilakukan pada Oktober–November 2025 menggunakan data sekunder rekam medis ibu dan bayi periode 2023–2025 yang dikumpulkan secara retrospektif. Pengambilan sampel menggunakan metode consecutive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Faktor risiko yang diteliti meliputi kualitas dan frekuensi ANC, usia ibu, paritas, preeklamsia, status gizi, riwayat asma, serta paparan asap rokok ibu selama kehamilan. Analisis data menggunakan regresi logistik biner dan berganda.Hasil. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat pengaruh antara kualitas ANC ibu (p=0,035; OR=2,3), frekuensi ANC ibu (p=0,015; OR=2,9), paritas ibu (p=0,036; OR=2,29), preeklamsia ibu (p=0,031; OR=4,35), status gizi ibu (p=0,044; OR=2,64) dan status paparan asap rokok pada ibu (p=0,043; OR=2,34) terhadap kejadian bayi BBLR. Hasil analisis mutivariat menunjukkan status paparan asap rokok pada ibu merupakan faktor risiko determinan terhadap kejadian bayi BBLR (p=0,041; OR=2,664) Kesimpulan. Terdapat pengaruh antara kualitas ANC, frekuensi ANC, paritas, preeklamsia, status gizi, dan status paparan asap rokok pada ibu terhadap kejadian bayi BBLR di RSUDZA. Determinan faktor risiko pada ibu terhadap kejadian bayi BBLR di RSUDZA adalah paparan asap rokok pada ibu selama kehamilan.