Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Mitrasehat

Pengaruh Pijat Oksitosin Pada Ibu Nifas Terhadap Pengeluaran ASI, Respon Ibu dan Keberlangsungan Pemberian ASI di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sinjai Tahun 2019 Ashari; Andi Asrina; Fairus Prihatin Idris
Jurnal Mitrasehat Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v10i1.122

Abstract

Cakupan Pemberian ASI Eksklusif di kabupaten Sinjai pada tahun 2018 yakni sebesar 73,8% dimana ini belum mencapai target nasional pemberian ASI eksklusif yaitu 80%. Di Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai pencapaian cakupan pemberian ASI eksklusif masih berada di bawah target nasional yakni 78,45%. Salah satu faktor yang mempengaruhi kegagalan pemberian ASI Eksklusif yaitu ketidaklancaran pengeluaran ASI setelah melahirkan. Teknik pijat oksitosin adalah salah satu upaya untuk mengatasi ketidaklancaran pengeluaran ASI. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh pijat oksitosin pada ibu nifas terhadap peningkatan produksi ASI dinilai dari indikator frekuensi BAB, lama Tidur bayi, dan peningkatan berat badan bayi serta menilai respon ibu dan keberlangsungan pemberian ASI di Rumah Sakit Umum daerah Kabupaten Sinjai Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan rancangan pre dan post test. Dilakukan observasi selama 6 jam post partum sebagai pre test kemudian dilakukan pijat oksitosin selama 2-3 menit setiap hari selama 3 hari berturut - turut. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 responden, yang masing - masing 25 responden yang dilakukan intervensi dan 25 responden sebagai kontrol dengan teknik Accidental sampling. Istrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi yang di analisis dengan menggunakan uji Mann Whitney Wilcoxon. Hasil penelitian dengan menggunakan uji Mann Whitney Wilcoxon didapatkan ada pengaruh yang signifikan antara pijat oksitosin pada ibu nifas terhadap pengeluaran ASI dilihat dari aspek Frekuensi BAB bayi, Lama Tidur Bayi, dan peningkatan berat badan bayi, serta menilai respon ibu dan keberlangsungan pemberian ASI diperoleh p value 0,000 (p value < 0,05). Simpulan dan Saran: Ada pengaruh antara pijat oksitosin pada ibu nifas terhadap pengeluaran ASI dilihat dari aspek Frekuensi BAB bayi, Lama Tidur Bayi, dan peningkatan berat badan bayi, serta menilai respon ibu dan keberlangsungan pemberian ASI. Setelah diberikan teknik pijat oksitosin diharapkan ibu nifas dapat melaksanakan pijat oksitosin dirumah.
PENGARUH MEDIA PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG PERILAKU MEROKOK DI SMK NEGERI 1 DAN SMK NEGERI 2 BANTAENG KABUPATEN BANTAENG Andi Asrina; Samsualam; Suaib
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.194

Abstract

Perilaku merokok merupakan suatu pemandangan yang sangat tidak asing.Kebiasaan merokok dianggap dapat memberikan kenikmatan bagi perokok, namun di lainpihak dapat menimbulkan dampak buruk bagi perokok sendiri maupun orang disekitarnya.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis Pengaruh Media Promosi KesehatanTerhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Perilaku Merokok di SMK Negeri 1 danSMK Negeri 2 Bantaeng Kabupaten Bantaeng.Desain penelitian adalah Eksperimen Semu (quasi-eksperimen) dengan rancanganPretest-Posttest One Group Desing dan tidak memerlukan kontrol. Teknik pengambilansampel menggunakan Purposive Sampling, yaitu semua responden yang memenuhi kriteriainklusi dan eksklusi sebanyak 60 siswa. Data dianalisis dengan menggunakan metodestatistik yang didukung program SPSS.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Ada pengaruh pengetahuan dan sikapremaja tentang perilaku merokok di SMK Negeri 1 Bantaeng setelah diberikan intervensimedia video, dengan uji statistik T-Test diperoleh nilai p = 0,000 (< α = 0,005), maka H0ditolak dan Ha diterima. 2).Ada pengaruh pengetahuan dan sikap remaja tentang perilakumerokok di SMK Negeri 2 Bantaeng setelah diberi intervensi media slide, dengan uji statistikT-Test diperoleh nilai p = 0,001 (< α = 0,005), maka H0 ditolak Ha diterima.Peneliti menyarankan kepada instansi terkait untuk meningkatkan frekuensipenyuluhan kesehatan tentang bahaya rokok, memasukkan pemahaman bahaya rokok kedalam kegiatan UKS dan PMR serta memaksimalkan media promosi kesehatan tentangbahaya rokok.
Pelaksanaan Program Puskesmas Ramah Anak Di Kabupaten Luwu Timur (Studi Puskesmas dengan akreditasi Madya dan Utama) Hardiyanti; Andi Asrina; Sitti Patimah
Jurnal Mitrasehat Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v10i2.234

Abstract

Puskesmas ramah anak pada kabupaten luwu timur belum berjalan secara maksimal karena masih banyak kendala sehingga puskesmas ramah anak masih sulit untuk di wujudkan antara lain, Sumber Daya Manusia, Sarana dan Prasaran, Pelayanan, Media, Pengelolaan Data, Partisipasi Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat. Tujuan Untuk mendapatkan informasi secara mendalam, mengkaji dan menganalisis mengenai pelaksanaan Puskesmas Ramah Anak di Kabupaten Luwu Timur. Penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data di peroleh dari 7 informan biasa dari 3 puskesmas wawondulla, 2 Puskesmas Malili dan 2 Puskesmas Burau, 1 diantanya terakreditasi Madya dan 2 terakreditasi Utama, 1 informan kunci Dinas Kesehatan dan 1 informan pendukung dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak. Penelitian ini menunjukkan Sumber daya manusia belum sepenuhnya terpenuhi masih kurangnya pengetahuan petugas kesehatan mengenai Konvensi Hak Anak dan sarana serta prasarana merupakan inovasi sendiri dari puskesmas tersebut. Puskesmas ramah anak di luwu timur belum memenuhi indikator dan masih kurangnya perhatian terhadap hak anak. Pemerintah perlu lebih memeratakan informasi mengenai puskesmas ramah anak.