Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Kinerja Lapis Pondasi Semen Komposit Tanah Dengan Bahan Tambah Matos Soil Stabilizer Pada Ruas Entikong – Rasau 2 Diana, Nur Ayu; Widodo, Teguh; Asep Syarip Hidayat
AGREGAT Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i1.22180

Abstract

The challenge of implementing a soil cement composite foundation layer (LFSKT) in Indonesia is the availability of soil crushing and soil cement mixing equipment as well as compaction equipment following SKh-2.5.4. especially in remote areas, and quarry soil with a grain content passing sieve no. 200 of less than 35% which met the required UCS value with a maximum cement stabilization of 8%, so additives were needed to achieve the required strength. This paper presents an evaluation of the performance of LFSKT with the addition of Matos soil stabilizer on the Entikong – Rasau 2 Sta. 75 + 000 up to Sta. 90+000. Laboratory mix design to determine the composition of the LFSKT material by carrying out free compression tests of soil-cement and soil-cement-matos mixture specimens. The stages of implementing LFSKT work in the field are carried out following S.Kh. 2.5.4. Free compressive strength tests of field mix, sand cone, and Dynamic Cone Penetrometer, DCP using the Scala Penetrometer were carried out to control the strength and homogeneity of LFSKT. The composition of LFSKT resulting from a laboratory mix design is 8% cement and 2% mate. Based on the UCS value of the field mixture, relative density, SPR and CBR determine the minimum effective thickness limit for LFSKT to meet the strength requirements according to SKh-2.5.4.
PERENCANAAN PONDASI DINAMIS MESIN PRODUKSI TEMBAGA PT. BATUTUA KHARISMA PERMAI Ahab, Julen Jessica; Diana, Nur Ayu; Widodo, Teguh
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 2, Agustus Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i2.4572

Abstract

Pondasi merupakan elemen struktural yang memiliki peran penting dalam menopang dan menyalurkan beban dari struktur atas ke tanah dasar secara aman dan stabil. Dalam konteks mesin produksi, terutama mesin yang bekerja secara kontinu seperti generator set, perencanaan pondasi tidak hanya memperhatikan beban statis, tetapi juga beban dinamis yang ditimbulkan selama proses operasional. Beban dinamis dapat menimbulkan getaran yang berpotensi mengganggu kenyamanan, merusak struktur, atau menurunkan kinerja mesin jika tidak ditangani dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang pondasi dinamis yang mampu meredam getaran dan menjaga stabilitas sistem. Metode yang digunakan mencakup perhitungan gaya dinamis mesin, analisis respons dinamis pondasi, serta evaluasi amplitudo getaran baik secara vertikal maupun horizontal. Studi kasus dilakukan pada mesin generator set dengan frekuensi operasi 450 rpm. Hasil perancangan menunjukkan bahwa pondasi dengan dimensi 1,5 m × 1 m × 1 m mampu meredam getaran dengan baik. Amplitudo vertikal yang dihasilkan sebesar 0,00000157 in, tergolong dalam kategori “not noticable to persons”, sedangkan amplitudo horizontal sebesar 0,00000083 in berada dalam zona “extremely smooth”. Kedua nilai tersebut masih dalam batas aman sesuai standar perencanaan pondasi dinamis, sehingga desain yang diusulkan dinyatakan layak secara teknis dan efektif untuk mendukung mesin produksi
PEMODELAN STABILITAS LERENG MENGGUNAKAN SOFTWARE PLAXIS 2D PADA PROJECT JEMBATAN DI HALMAHERA Fatchurrohman, Rois Muflich; Widodo, Teguh; Diana, Nur Ayu
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 2, Agustus Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i2.4618

Abstract

Pembangunan jalan akses tambang di Halmahera yang melibatkan metode cut and fill menuntut perhatian serius terhadap stabilitas lereng untuk mencegah longsoran yang dipicu oleh karakteristik geologi dan sifat tanah suboptimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis stabilitas lereng menggunakan perangkat lunak Plaxis 2d serta metode Fellenius, membandingkan kondisi lereng eksisting dengan lereng yang diperkuat Sheet Pile dan kombinasi Sheet Pile dengan Ground Anchor di bawah pembebanan lalu lintas. Data parameter tanah dan perkuatan diperoleh dari studi literatur dan hasil pengujian laboratorium. Hasil analisis menunjukkan bahwa lereng eksisting dengan pembebanan memiliki Faktor Keamanan (SF) 1,503 (Plaxis 2d) dan 1,483 (Fellenius), yang mengindikasikan potensi kerentanan. Penerapan Sheet Pile secara signifikan meningkatkan SF menjadi 1,825 (Plaxis 2d) dan 1,740 (Fellenius). Peningkatan stabilitas paling optimal tercapai dengan kombinasi Sheet Pile dan Ground Anchor, menghasilkan SF 2,021 (Plaxis 2d) dan 1,961 (Fellenius), melampaui kriteria keamanan minimum (SF lebih besar 1,5). Hal ini membuktikan bahwa kombinasi kedua perkuatan sangat efektif dalam menahan deformasi lateral dan meningkatkan tegangan normal, menghasilkan lereng yang aman dan stabil untuk operasional tambang jangka panjang.
ANALISIS INTEGRATIF DEEP STABILIZATION MENGGUNAKAN DIFA DENGAN VALIDASI UJI LABORATORIUM DAN PEMODELAN GEO5 Diana, Nur Ayu; Widodo, Teguh; Muflich, Rois
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 3, Desember Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i3.5010

Abstract

Stabilitas pondasi jembatan pada akses tambang sering terganggu oleh kondisi tanah dasar labil akibat kadar air tinggi, kemiringan lereng, dan rendahnya daya dukung. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas DIFA Soil Stabilizer (DIFA SS) sebagai metode deep stabilization yang lebih efisien dibanding perkuatan konvensional. Perbaikan tanah dilakukan dengan mengganti lapisan tanah lunak hingga kedalaman −6,00 m menggunakan campuran DIFA SS semen berukuran 9×6×6 m, serta stabilisasi in-situ mixing hingga kedalaman ±7 m dengan volume rata-rata 423,5 m³. Evaluasi dilakukan melalui uji laboratorium (kuat geser, CBR, dan modulus elastisitas) serta pemodelan numerik Geo5.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan parameter mekanik tanah yang berdampak pada penurunan deformasi dan peningkatan stabilitas pondasi. Analisis menunjukkan abutmen aman terhadap guling dan geser dengan faktor keamanan >1,50, aman terhadap daya dukung, serta kestabilan lereng belakang abutmen memenuhi kriteria dengan faktor keamanan 1,75. Untuk meningkatkan ketahanan terhadap gaya lateral, direkomendasikan penggunaan sembilan blok beton berdiameter 0,9 m dan kedalaman 1,8 m dengan jarak antar sumbu 2,5 m. Analisis preloading menunjukkan total penurunan konsolidasi sebesar 1,790 m memerlukan waktu 171,20 tahun untuk mencapai 90% konsolidasi, dengan penurunan selama umur rencana jembatan 20 tahun hanya sekitar 1,61 cm. Secara keseluruhan, DIFA SS terbukti efektif, aman, dan ekonomis, dengan efisiensi biaya hingga 25% serta pengurangan potensi downtime operasional tambang hingga 20%.