Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peran Festival Kuliner Jakarta Fair Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan dan Promosi Pariwisata Jakarta Ananda, Tiara Martha; Parantika, Asep
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 8.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Festival Kuliner Jakarta Fair, sebagai salah satu acara tahunan, bertujuan untuk mempromosikan pariwisata Jakarta melalui keunikan makanan dan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran festival dalam meningkatkan kunjungan wisatawan serta memperkuat citra Jakarta sebagai destinasi kuliner. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival ini mampu menarik wisatawan lokal dan asing, mencatat transaksi ekonomi sebesar Rp7,5 triliun pada tahun 2024, serta memperkuat reputasi Jakarta. Rekomendasi meliputi kolaborasi dengan UMKM, peningkatan infrastruktur, dan strategi promosi digital untuk keberlanjutan festival.
STRATEGI MARKETING DAN PROMOSI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING (Studi Kasus: Sambal Bakar Indonesia Cibinong Bogor) Parantika, Asep; Elena Edelweis Iskandarmouda; Fellysha Anggrayni
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 10 No. 3 (2025): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/jstp.v10i3.455

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi pengembangan produk serta langkah-langkah yang diperlukan guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan minat konsumen terhadap produk Sambal Bakar Indonesia. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif. Implikasi: Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi pelaku usaha kuliner, khususnya Sambal Bakar Indonesia, untuk terus memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran utama guna menjangkau pasar yang lebih luas. Perusahaan juga disarankan untuk terus mengembangkan varian produk dan kemasan yang inovatif guna memenuhi preferensi konsumen yang beragam. Lebih lanjut, hasil penelitian ini mendorong pelaku usaha untuk menerapkan strategi harga yang kompetitif dan menawarkan paket hemat guna menarik berbagai segmen pasar, termasuk kalangan menengah ke bawah. Implikasi ini juga menyoroti pentingnya memperkuat branding dan citra merek dengan memanfaatkan teknologi digital dan membangun hubungan emosional dengan pelanggan melalui personal branding yang kuat.
Pengaruh Brand Awareness dan Product Excellence, Marketing Digital terhadap Minat Berkunjung pada Pengunjung Desa Wisata Waerebo Kurniawan, Ramdhan; Iriani, Faridah; Parantika, Asep; Putra, Octavia Basuki
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8420

Abstract

Brand awareness atau Kesadaran merek merupakan kemampuan merk yang timbul dalam ingatan pelanggan pada saat pelanggan berasumsi mengenai produk spesifik serta seberapa sering produk timbul. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dari Pengaruh Brand Awareness dan Product Excellence, Marketing Digital terhadap Minat Berkunjung Pada Pengunjung Desa Wisata Waerebo Teknik pengambilan sampel ditentukan dari jumlah populasi penelitian. Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode simple random sampling. Teknik sampling yang dipakai dalam penelitian ini adalah Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan observasi, wawancara dan kuisoner. Hasil dari penelitian yang di lakukan yaitu, 1. Pada pengujian hipotesis satu ditunjukkan dengan nilai  estimate (β) sebesar 0,112  dan nilai signifikan sebesar 0,329. Nilai signifikan sebesar 0,329 lebih besar dari 0,05 maka keputusan yang diambil adalah Ho1 diterima Ha1 ditolak maka dapat diartikan bahwa tidak terdapat pengaruh Brand Awareness terhadap Marketing Digital, 2. hipotesis dua ditunjukkan dengan nilai  estimate (β) sebesar 0,888 dan nilai signifikan sebesar 0,000. Nilai signifikan sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 maka keputusan yang diambil adalah Ho2 ditolak Ha2 diterima maka dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh Product Excellence terhadap Marketing Digital, 3. hipotesis tiga ditunjukkan dengan nilai  estimate (β) sebesar 0,116 dan nilai signifikan sebesar 0,000. Nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 maka keputusan yang diambil adalah Ho3 ditolak Ha3 diterima maka dapat diartikan bahwa Pengaruh Marketing Digital terhadap Minat Berkunjung, 4. hipotesis empat ditunjukkan dengan nilai  estimate (β) sebesar 0,294 dan nilai signifikan sebesar 0,007. Nilai signifikansi sebesar 0,007 lebih kecil dari 0,05 maka keputusan yang diambil adalah Ho4 ditolak Ha4 diterima maka dapat diartikan bahwa Pengaruh Brand Awareness, Product Excellence.
PELATIHAN HYGIENE SANITASI OLAHAN MAKANAN LOKAL DI KEPULAUAN SERIBU UTARA Parantika, Asep; Hurdawaty, Ramon; Kusumaningrum, Dewi Ayu
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19304

Abstract

ABSTRAKKepulauan Seribu Utara dengan tiga kecamatan yaitu Pulau Harapan, Pulau Kelapa, dan Pulau Panggang/Pulau Pramuka memiliki usaha mikro kecil menengah di bidang makanan lokal serta memiliki usaha catering dan usaha warung makan. Berdasarkan hasil survey dan observasi, penjamah makanan masih kurang memahami higiene sanitasi. Kesadaran masyarakat mengenai kebersihan pengolahan makanan masih sangat rendah. Tujuan pengabdian ; 1) mengetahui peningkatan pengetahuan higiene dan sanitasi penjamah makanan sebelum dan sesudah pelatihan, 2) mengetahui peningkatan higiene sanitasi sarana pengolahan makanan, 3) mengetahui tanggapan peserta terhadap kegiatan pelatihan. Pengabdian masyarakat dilakukan di Kepulauan Seribu Utara dengan lokasi 3 (tiga) pulau yaitu Pulau Kelapa, Pulau Harapan dan Pulau Pramuka. Metode deskriptif dengan teknik survei lapangan, dokumentasi, wawancara, dan kegiatan pelatihan. Peserta Pengabdian masyarakat adalah 30 orang pemilik usaha makanan lokal. Hasil Pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang higiene dan sanitasi makanan sebelum dan sesudah diberikan pelatihan yang diketahui dari hasil pre-test dan post-test, peningkatan higiene dan sanitasi setelah pelatihan cukup baik, terlihat adanya perubahan pada beberapa usaha makanan yang mengikuti standar higienitas. Peserta pelatihan memberikan tanggapan yang baik mengenai materi pelatihan, instruktur pelatihan, dan metode pendekatan. Kata kunci: hygiene; sanitasi; kuliner local; pengolahan makanan; UMKM. ABSTRACTThe North Thousand Islands with three sub-districts namely Harapan Island, Kelapa Island, and Panggang Island/Pramuka Island have a Home Food Industry with local food and have a catering business and a food stall business. Based on the results of surveys and observations, food handlers still lack understanding of sanitation hygiene. Public awareness regarding the cleanliness of food processing is still very low. The purpose of the activities; 1) knowing the increase in hygiene and sanitation knowledge of food handlers before and after training, 2) knowing the increase in sanitation hygiene of food processing facilities, 3) knowing participants' responses to training activities. The research was conducted in the North Thousand Islands with locations of 3 (three) islands namely Kelapa Island, Harapan Island and Pramuka Island. Descriptive method with field survey techniques, documentation, interviews, and training activities. The research sample is 30 local food business owners. The results showed that there was an increase in knowledge about food hygiene and sanitation before and after the training was given which was known from the results of the pre-test and post-test, the improvement in hygiene and sanitation after the training was quite good, it was seen that there were changes in several food businesses that followed hygiene standards. The training participants gave good responses regarding the training materials, training instructors, and approach methods. Keywords: hygiene; sanitation; local food; food processing; UMKM.    
The Effect of Food Safety on the Quality and Safety of Traditional Food Products at Noesaka Restaurant Rizki, Muhamad; Parantika, Asep
Bogor Hospitality Journal Vol 9 No 2 (2025): Bogor Hospitality Journal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55882/bhj.v9i2.150

Abstract

Food safety is a condition of protecting food from biological and chemical contamination or anything that can damage, harm, or endanger human health. Therefore, practicing food safety in terms of the quality and safety of food served is very important for Noesaka Restaurant. This study aims to identify the factors causing food safety at Noesaka Restaurant, achieve proper hygiene measures, and improve food serving safety standards. Implement food safety according to standards. This study was conducted using a qualitative research approach using a qualitative descriptive method. The subjects of this study were an Executive Chef and Supervisor. This is an observation tour of food safety practices and activities at Noesaka Restaurant, to find out directly the existing problems. In addition to interviews and direct discussions based on research on food safety practices at Noesaka Restaurant, it can be concluded that the application of food safety principles has a significant impact on the quality and safety of food served. Among them are improving product quality, food safety, increasing consumer confidence, and compliance with food safety regulations. Overall, the consistent and effective implementation of food safety at Noesaka restaurants has a significant positive impact on food quality and safety, thus contributing to consumer satisfaction and safety.
PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP PELANGGAN DI A&W RESTAURANT INDONESIA Parantika, Asep; Devina Nisa Liora
Bogor Hospitality Journal Vol 9 No 2 (2025): Bogor Hospitality Journal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55882/bhj.v9i2.152

Abstract

The quality service expected by consumers is good facilities and service, comfort, safety, tranquility, and satisfactory results. The purpose of this study is to find out whether there is an influence of service on customer satisfaction, how much service contributes to customer satisfaction of A & W Restaurant. This research was conducted using qualitative descriptive using a case study approach that has service quality variables as independent variables and customer satisfaction on bound variables. This research was conducted by interviews and observations. The results of the study show that the staff of A&W Restaurant have implemented five dimensions of service quality, namely Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy, so that guests still remain loyal, even though there are still many things to be improved.
PENERAPAN GREEN PRACTICE DALAM MENDUKUNG PARIWISATA BERKELANJUTAN DI CASA AMAROOSSA LOUNGE JAKARTA: Pariwisata Berkelanjutan Saleh, Muhammad Surya; Parantika, Asep
JURNAL BISNIS HOSPITALITI Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Bisnis Hospitaliti
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jbh.v14i2.2217

Abstract

This study focuses on the implementation of green practices in Casa Amaroossa Lounge Jakarta as a step to support sustainable tourism in urban areas, and analyzes the application of POAC (Planning, Organizing, Actuating, and Controlling) managerial approaches to manage and improve the effectiveness of implementing green practices in hotel environments. This study uses a qualitative method with the aim of understanding the application of green practices in Casa Amaroossa Lounge Jakarta through observations, interviews, and supporting documentation. Data analysis was conducted using Miles and Huberman's interactive model with a POAC managerial approach to evaluate the effectiveness of planning, organizing, implementing, and monitoring in the implementation of sustainable practices in the hotel environment. The results of the study show that the implementation of green practices is carried out through energy and water efficiency, the use of environmentally friendly materials, grouped waste management, the provision of food based on local and organic ingredients, and donation activities that support the welfare of the surrounding community. With POAC management, this activity is carried out systematically and in a directed manner. Green practices are very important to be applied to urban hotels, because they play a role in reducing the negative impact of operational activities on the environment, improving the positive image of hotels, and supporting sustainable tourism in urban areas that have quite high environmental pressure