Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : UG Journal

PEMANFAATAN APLIKASI EXPERT CHOICE PENANGANAN GANGGUAN OPERASIOAL KERETA API AKIBAT GENANGAN AIR Yasin, Nurina
UG Journal Vol 14, No 5 (2020)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai sebuah sarana transportasi umum yang cukup diminati, Kereta Api memiliki beberapa masalah yang sampai sekarang belum bisa teratasi. Salah satunya adalah gangguan operasional akibat genangan air. Pene ntuan lokasi dan faktor yang mempengaruhi penanganan gangguan operasional Kereta Api pada saat terjadi genangan air disusun dengan menggunakan pairwise comparation. Sedangkan dalam penentuan alternatif strategi disusun menggunakan analisis SWOT. Sehubungandengan hal tersebut, maka dirancanglah sebuah sistem pendukung keputusan penanangan gangguan dengan menggunakan metode Analitical Hierarcy Process (AHP). Dalam pengambilan keputusan ini penulis melakukan beberapa tahapan, yaitu Analisis SWOT, Modelling, dan Choice. Alat bantu yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah Expert Choice 11. Alternatif yang menjadi sistem pengambilan keputusan penanganan gangguan operasional pada saat terjadi genangan air tersusun menjadi 4 alternatif. Dari altefnatif yang telah dibuat dengan menggunakan expert choice 11 menghasilkan keputusan penanganan gangguan operasional Kereta Api akibat genangan air adalah alternatif 3, yaitu Kereta Api tidak bisa lewat, menunggudilakukan perbaikan cepat agar dapat kembali beroperasi lagi.
PERHITUNGAN VOLUME BETON PILE CAP PADA PROYEK PEMBANGUNAN STRUKTUR PARKIR (ELEVATED) TAMAN MINI INDONESIA INDAH (TMII) Robby Rahman Hadi; Nurina Yasin
UG Journal Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Struktur Parkir (Elevated) merupakan proyek pembangunan Struktur Parkir (Elevated) yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Struktur Parkir (Elevated) menjadi salah satu lokasi Side Event G20. Pemilik Pembangunan proyek ini dipimpin oleh PT. Hutama Karya(persero). Gedung Struktur Parkir (Elevated) mempunyai luas lahan sebesar 19.327 m2 dan luas bangunan total sebesar 25.450 m2. Pada proyek ini terdapat beberapa pekerjaan konstruksi, salah satunya pekerjaan Pile Cap. Metode pelaksanaan pekerjaan pengecoran Pile cap, dimulai dari pekerjaan persiapan, pekerjaan galian, pemotongan dan pembobokan tiang pancang, pengurugan dan pemasangan lantai kerja, pemasangan bekisting, penulangan (pengecekan penulangan sesuai SOP), pembersihan, pengecoran pile cap (Pengecekan pengecoran sesuai SOP), dan Perawatan (Curring). Terdapat 3 jenis Pile Cap, yaitu PC2, PC3, dan PC4 dengan ukuran dan bentuk yang berbeda-beda. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan jumlah volume Pembesian sebesar 1,849 m3 dan hasil perhitungan volume beton sebesar 28,219 m3. Pada proyek Pembangunan Struktur Parkir (Elevated) Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk mendapatkan volume beton yang dibutuhkan yaitu dengan cara volume beton dikurangi volume pembesian dan didapatkan hasil sebesar 26,370 m3 untuk 4 Pile Cap dari AS 13E sampai 16E sehingga dibutuhkan sebanyak 4 Concrete mixer truck yang masing masing truk dapat menampung 7,000 m3 beton segar.
PERENCANAAN PENINGKATAN KINERJA BUNDARAN KECAPI KOTA BEKASI, JAWA BARAT, INDONESIA Putri, Rahajeng Nugraha; Kusumaningrum, Jennie; Yasin, Nurina
UG Journal Vol 18, No 6 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bundaran Kecapi menjadi penghubung beberapa pusat kegiatan di wilayah Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi dan sekitarnya. Pertumbuhan volume lalu lintas yang terus meningkat di Bundaran Kecapi menyebabkan konflik antara kendaraan dari arah yang berbeda. Bundaran Kecapi Kota Bekasi memiliki empat jalinan yaitu Jalan Raya Kodau, Jalan Raya Legok, Jalan Raya Kampung Sawah, Jalan Arteri Jorr Jatiwarna. Tujuan dalam studi ini adalah untuk meningkatkan kinerja Bundaran Kecapi Kota Bekasi mmengacu Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dari hasil survei berupa data geometrik jalan dan data lalu lintas. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kota Bekasi. Hasil yang didapat dari analisis perencanaan kinerja bundaran kecapai Kota Bekasi yaitu derajat kejenuhan (DS) setiap jalinan berbeda yaitu pada jam puncak pagi jalinan AB = 0,71, jalinan BC = 0,54, jalinan CD = 0,44, jalinan DA = 0,93, sedangkan jam puncak sore jalinan AB = 0,64, jalinan BC = 0,53, jalinan CD = 0,47, jalinan DA = 0,92 dari ketentuan nilai derajat kejenuhan yaitu (<0,75), dimana seharusnya jalinan DA tidak melebihi dari yang ditentukan. Maka perlu diadakan alternatif solusi untuk mengurangi nilai derajat kejenuhan jalinan DA dengan pelebaran jalan 6 meter.