Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Eco-enzyme Kartini, Audiananti Meganandi; Pramitasari, Noven; Fitria, Firda Lutfiatul; Al Banna, Hasan; Pramesti, Diajeng Hayu; Purba, Aldo Rianda; Aunillah, Nuni
PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/pekat.v3i2.40

Abstract

Sampah organik seringkali dinilai tidak memiliki manfaat yang menguntungkan bagi masyarakat, karena pada kenyataannya banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa sampah ini dapat menjadi sampah yang ramah lingkungan dan bermanfaat jika dapat diolah dengan tepat. Salah satu masyarakat yang belum memiliki pengetahuan tentang pengolahan sampah organik menjadi produk yang lebih berguna dan ramah lingkungan adalah masyarakat di Desa Sabrang Kabupaten Jember. Desa yang memiliki jumlah penduduk mencapai 17.556 jiwa ini belum memanfaatkan limbah organik dari aktivitas rumah tangga dengan baik. Oleh karena itu, Tim Pengabdian yang berasal dari dosen dan mahasiswa Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Jember melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sabrang yaitu dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan sampah organik tersebut menjadi produk yang lebih berguna yaitu menjadi eco enzyme.Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan sampah organik menjadi eco enzyme dan melatih ibu-ibu PKK dan Posyandu di Desa Sabrang untuk membuat eco enzyme dari sampah rumah tangga Pengolahan sampah melalui pembuatan eco enzyme merupakan implementasi dari zero waste sampah organik skala rumah tangga. Hal ini dikarenakan bahan baku pembuatan sebagian besar berasal dari sampah rumah tangga seperti sampah sisa sayur, buah, makanan, air, dan gula selain gula putih. Adapun tahapan kegiatan pengabdian ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: tahap identifikasi, sosialisasi kepada masyaarakat, pelatihan program eco enzyme, monitoring progress, dan tahap akhir yaitu evaluasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Sabrang dengan peserta berasal dari ibu-ibu PKK dan Posyandu sebanyak 15 orang. Pelaksanaan kegiatan ini telah berhasil memberikan pemahaman kepada peserta tentang pengolahan sampah organik menjadi bahan yang lebih bermanfaat, serta telah menghasilkan produk berupa eco enzyme yang memiliki aroma asam dengan nilai pH 3,6 dimana nilai tersebut menunjukkan kategori yang baik untuk standart cairan eco enzyme. Produk eco enzyme yang telah  berhasil diproduksi diharapkan dapat dikomersialisasi dengan fasilitator perangkat Desa Sabrang agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakan Desa Sabrang. Kata Kunci: eco enzyme, sampah organik, pengolahan
Pemanfaatan Limbah Peternakan Menjadi Biogas di Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember Kartini, Audiananti Meganandi; Fitria, Firda Lutfiatul; Pramitasari, Noven; Al Banna, Hasan; Purnagusti, Yangga; Pambudi, Junan Cahyo; Wicaksono, Ega Fajar
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i1.429

Abstract

Sabrang Village is one of the villages in Ambulu sub-district, Jember Regency, the majority of the population make a living as farmers and ranchers.  Animals that are farmed are cows. Manure waste from cattle in Sabrang Village has not been managed and utilized properly, so if it can be managed properly, it will be able to improve the welfare of the people in the village.  This is in line with the Community Service Team program on livestock waste management and treatment to reduce environmental pollution. One that supports this program is to process livestock manure waste into something useful, one of which is an alternative fuel such as biogas. Therefore, it is necessary to increase public insight into the utilization of livestock manure waste into biogas.  This can later meet people's needs for fuel that will be useful for their lives later.
The Construction of Ecological Fiqh from the Perspective of Yusuf al-Qardhawi Al Banna, Hasan; Rosyidah, Umi
Ma’mal: Jurnal Laboratorium Syariah dan Hukum Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : Laboratorium Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya (https://uinsa.ac.id/fsh/facility)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/mal.v7i2.468

Abstract

Environmental degradation is a global challenge that demands responses from various perspectives, including Islamic law. This article examines the construction of ecological jurisprudence according to Yusuf al-Qardhawi, a contemporary Islamic thinker who combines sharia principles with the urgency of environmental conservation. Through the approach of maqāṣid al-sharī'ah, al-Qardhawi places the preservation of the environment (ḥifẓ al-bī'ah) as a fundamental condition for the realization of the five main objectives of the Shari'ah: to protect religion, soul, intellect, descent, and property. This study uses a qualitative method with a normative and conceptual approach based on literature study. The results of the study show that al-Qardhawi offers a fiqh model that is not only normative, but also solutive and applicative, by emphasizing the importance of ecological responsibility as part of the mandate of the human caliphate. He also emphasized the urgency of the state's role in sanctioning environmental destruction through the ta'zīr mechanism. This thinking paves the way for fiqh renewal in responding to environmental issues more contextually and sustainably.
Effectiveness of Reserve Requirement Policy in the Dual Banking System During COVID-19 Al Banna, Hasan; Munandar, Aris; Mutmainah, Lu'liyatul
Jurnal Ilmu Ekonomi Terapan Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Economics, Faculty of Economics and Business, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jiet.v10i2.70986

Abstract

Objective: This study assesses the effectiveness of the reserve requirement (RRR) as part of a quantitative easing (QE) package within the dual banking system during the COVID-19 shock. The core question is whether changes in the RRR stimulate lending/financing, with a specific focus on differential responses between Islamic and conventional commercial banks. Design/Methods/Approach: Using macro-level industry data covering conventional and Islamic commercial banks from 2015 to March 2020, the analysis applies an Autoregressive Distributed Lag (ARDL) bounds testing framework to identify short- and long-run relationships between monetary policy and lending/financing. ARDL is used for this study because of its ability to capture adjustment dynamics that may differ across the two banking pillars under a QE regime. Findings: The results indicate that Islamic banks are more sensitive to the RRR policy than their conventional counterparts; lowering the RRR effectively promotes financing in Islamic commercial banks. Conventional bank lending appears less responsive to monetary transmission via interest rates, whereas Islamic bank financing is more reactive to policy changes. These patterns support the case for unconventional monetary tools to reinforce transmission, given the dominance of conventional banks in the financial system. Originality/Value: The study contributes by jointly identifying the impact of the RRR across both pillars of a dual banking system within a COVID-era QE context, offering ARDL-based evidence of asymmetric sensitivity between Islamic and conventional banks. Practical/Policy implication: The study contributes by jointly identifying the impact of the RRR across both pillars of a dual banking system within a COVID-era QE context, offering ARDL-based evidence of asymmetric sensitivity between Islamic and conventional banks.
Eksplorasi Penggunaan Media Benda Konkret dalam Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini Kania, Gina; Al Banna, Hasan; Faisal, Riki; Nurhassanah, Neneng; Novianti Yusuf, Rini
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v5i2.7910

Abstract

Abstrak. Perkembangan bahasa pada anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membangun kompetensi berpikir, berkomunikasi, dan bersosialisasi. Di lembaga PAUD, keberhasilan stimulasi bahasa sangat ditentukan oleh strategi dan media yang digunakan oleh pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan media benda konkret dalam pengembangan kemampuan bahasa anak usia dini. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian dilaksanakan di PAUD Plamboyan III Kecamatan Karawang Barat, dengan melibatkan seorang guru dan 14 peserta didik kelompok B sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan benda konkret yang kontekstual dan mudah dijangkau sebagai media pembelajaran, yang berfungsi tidak hanya sebagai alat bantu visual, tetapi juga sebagai pemicu interaksi verbal dan refleksi makna pada anak. Proses pembelajaran berbasis benda konkret ini menunjukkan indikasi peningkatan kosakata, keberanian berbicara, serta kemampuan anak menyusun kalimat sederhana secara lisan. Implikasi dari penelitian ini memperkuat urgensi penggunaan media konkret sebagai strategi efektif dalam pembelajaran bahasa di PAUD, serta menjadi masukan bagi pengembangan kurikulum dan pelatihan guru. Abstract. Language development in early childhood is the main foundation in building thinking, communication, and social competence. In early childhood education institutions, the success of language stimulation is largely determined by the strategies and media used by educators. This study aims to explore the use of concrete objects in developing early childhood language skills. The approach used was a qualitative case study. The research was conducted at Plamboyan III Early Childhood Education (PAUD) in West Karawang District, involving a teacher and 14 group B students as research subjects. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and documentation studies, which were analyzed using the Miles and Huberman model through the stages of data reduction, data presentation, and drawing/verifying conclusions. The results of the study indicate that the teacher uses contextual and easily accessible concrete objects as learning media, which function not only as visual aids, but also as triggers for verbal interaction and reflection of meaning in children. This concrete object-based learning process shows indications of increased vocabulary, speaking courage, and children's ability to construct simple sentences orally. The implications of this study reinforce the urgency of using concrete media as an effective strategy in language learning in PAUD, as well as providing input for curriculum development and teacher training.