Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MINAT LULUSAN SLTA UNTUK MELANJUTKAN PENDIDIKAN DI PERGURUAN TINGGI (Studi Di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan) Efendi, Irpan; Bahtiar, Bahtiar; Sarpin, Sarpin
SOCIETAL Vol 7, No 2 (2020): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menganalisis minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. (2) Untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi rendahnya minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. (3) Untuk menganalisis aktivitas lulusan SLTA yang tidak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. Adapun manfaat (1) Manfaat secara teoritis yaitu penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai bahan perbandingan bagi penelitian lainnya yang berhubungan dengan minat dalam melanjutkan pendidikan serta diharapkan dapat menjadi dasar pemikiran dan motivasi bagi peneliti lainnya. (2) Manfaat secara praktis yaitu dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan  pemikiran bagi masyarakat luas khususnya lulusan SLTA dalam meningkatkan minatnya untuk melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi. Penelitian dilaksanakan di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan.Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu melakukan penelitian melalui wawancara mendalam pada masyarakat.Hasil penelitian ini bertujuan untuk menemukan (1) minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan yaitu cukup rendah di karenakan banyak lulusan SLTA yang tidak melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi yang didasari oleh kurangnya minat mereka untuk melanjutkan pendidikannya (2) faktor yang mempengaruhi rendahnya minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan yaitu (a) faktor internal berupa kurangnya motivasi serta keinginan untuk langsung bekerja, (b) faktor eksternal yaitu kurangnya dorongan dari keluarga dan keadaan lingkungan sekitar (3) aktivitas yang dilakukan lulusan yang tidak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan yaitu bekerja baik membantu atau meneruskan usaha orang tua mereka maupun mencari pekerjaan lain di kota.
MINAT LULUSAN SLTA UNTUK MELANJUTKAN PENDIDIKAN DI PERGURUAN TINGGI (Studi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan) Efendi, Irpan; Bahtiar, Bahtiar; Sarpin, Sarpin
SOCIETAL Vol 8, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menganalisis minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. (2) Untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi rendahnya minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. (3) Untuk menganalisis aktivitas lulusan SLTA yang tidak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. Adapun manfaat (1) Manfaat secara teoritis yaitu penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai bahan perbandingan bagi penelitian lainnya yang berhubungan dengan minat dalam melanjutkan pendidikan serta diharapkan dapat menjadi dasar pemikiran dan motivasi bagi peneliti lainnya. (2) Manfaat secara praktis yaitu dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan  pemikiran bagi masyarakat luas khususnya lulusan SLTA dalam meningkatkan minatnya untuk melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi. Penelitian dilaksanakan di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan.Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu melakukan penelitian melalui wawancara mendalam pada masyarakat.Hasil penelitian ini bertujuan untuk menemukan (1) minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan yaitu cukup rendah di karenakan banyak lulusan SLTA yang tidak melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi yang didasari oleh kurangnya minat mereka untuk melanjutkan pendidikannya (2) faktor yang mempengaruhi rendahnya minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan yaitu (a) faktor internal berupa kurangnya motivasi serta keinginan untuk langsung bekerja, (b) faktor eksternal yaitu kurangnya dorongan dari keluarga dan keadaan lingkungan sekitar (3) aktivitas yang dilakukan lulusan yang tidak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan yaitu bekerja baik membantu atau meneruskan usaha orang tua mereka maupun mencari pekerjaan lain di kota.
Peningkatan Identitas Melalui Plng Jalang: Studi Kasus Program KKN Tematik Di RT 23 Sawah Lebar Latifah, Diana; Wirayuda, Sahrul; Efendi, Irpan; Puspita, Lidya; Sianturi, Erwin Halomoan; Fadilla, Rohayu; Kanedi, Indra; Putra, Dhanu Ario
Jurnal Kewirausahaan & Inovasi Vol. 3 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jkwi.v3i2.1286

Abstract

The lack of street signs in RT 2 3 SawahLebar makes it difficult for residents and visitors to find locations and weakens the area’s identity. This community service program aims to strengthen local identity through street sign installation. This research used a qualitative case study method with observation, interviews, and documentation. The results show that the signs improved navigation, strengthened residents’ sense of belonging, and enhanced the area’s organized image. Challenges included limited funding and incomplete street name data. This program proves that simple street signs can support local identity if planned and maintained collectively.