Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL KEPERAWATAN

Pengaruh Aromaterapi Lemon Diffuser Terhadap Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) Pada Pasien Post Anestesi General Di RSUD Ngudi Waluyo Arif, Taufan; Vashti, Laily Evania; Marsaid, Marsaid; Sulastyawati, Sulastyawati
Jurnal Keperawatan Vol 22 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Maret 2024
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v22i1.1288

Abstract

Post Operative Nausea and Vomiting adalah salah satu kondisi yang sering dikeluhkan oleh pasien setelah operasi sebanyak 61-79%. Salah satu alternatif dalam menurunkan PONV dapat menggunakan cara nonfarmakologis yaitu aromaterapi. Aromaterapi sendiri merupakan salah satu pengobatan alternatif yang menggunakan bahan cairan tanaman yang mudah menguap. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh aromaterapi lemon diffuser pada pasien general anestesi. Metode penelitian ini menggunakan desain quasy eksperiment dengan purpose sampling. Banyak sampel sejumlah 36 orang. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon dan Man-Whitney. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei - Juli 2023 di ruang Bima RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Hasil penelitian pada kelompok perlakuan yang diberi intervensi aromaterapi lemon diffuser menunjukkan perubahan dari yang awalnya pasien mengalami mual sedang sebanyak 16 pasien dan mual ringan sebanyak 2 pasien dengan p-value 0,000. Hasil penelitian pengaruh aromaterapi lemon diffuser terhadap PONV menunjukkan nilai p-value kurang dari 0,05. Ada pengaruh aromaterapi lemon diffuser terhadap Post Operative Nausea and Vomiting pada pasien post operasi dengan general anestesi. Pemberian aromaterapi lemon menyebabkan penghambat pengeluaran serotin sehingga serotin dalam darah tidak berkurang, jika serotin dalam darah tidak mengalami penurunan maka mual-muntah tidak akan meningkat.
Hubungan Riwayat Hipertensi pada Keluarga dan Usia dengan Peningkatan Tekanan Darah Post Hemodialisa pada Lansia Arif, Taufan; Wiyono, Joko; Pramesty, Anggy Dwi; Sulastyawati, Sulastyawati
Jurnal Keperawatan Vol 22 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan September 2024
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v22i2.1377

Abstract

Selama menjalani terapi hemodialisa pasien mengalami masalah kesehatan antara lain gangguan hemodinamik dan kram otot yang menjadi masalah yang umum. Faktor-faktor yang menyebabkan perubahan tekanan darah post hemodialisa bisa disebabkan karena riwayat hipertensi pada keluarga, peningkatan berat badan, dan konsumsi yang berlebihan. Pasien lansia yang menjalani pengobatan hemodialisis mengalami peningkatan tekanan darah setelah hemodialisis sebesar 80%. Faktor kemungkinan penyebab peningkatan tekanan darah post hemodialisa yaitu riwayat hipertensi pada keluarga dan usia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan riwayat hipertensi pada keluarga dan usia dengan peningkatan tekanan darah post hemodialisa. Desain penelitian menggunakan pendekatan “cross-sectional”. Metode pengambilan sampel menggunakan “purposive sampling” dengan 74 lansia. Penentuan responden berdasarkan kriteria inklusi pasien yang mengalami peningkatan tekanan darah setelah hemodialisa, dan pasien yang rutin menjalani terapi hemodialisa. Variabel independen yaitu riwayat hipertensi, dan usia. Variabel dependen yaitu tekanan darah. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan sfigmomanometer digital. Uji analisis data menggunakan analisis univariat untuk mengetahui karakteristik responden. Analisa bivariat menggunakan uji spearman rank untuk mengetahui hubungan riwayat hipertensi pada keluarga dan usia dengan peningkatan tekanan darah post hemodialisa. Uji bivariat riwayat hipertensi pada keluarga dengan p-value 0,007 dan usia dengan p-value 0,001. Faktor riwayat hipertensi pada keluarga dan usia berhubungan dengan peningkatan tekanan darah post hemodialisa.