Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Telaah Kurikulum Merdeka di SMA (Strategi Menyiapkan Generasi Z dalam Ekosistem Pembelajaran Digital) Rizki, Anissa Awalia; Rahmanto, Muhammad Arifin; Aulia, Sherril Fayza; Lismawati, Lismawati
An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Program Pascasarjana, Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/jeis.v1i3.136

Abstract

This study examines the implementation of the Merdeka Curriculum in Indonesian senior high schools as a strategic response to the challenges of digital transformation and the learning characteristics of Generation Z. Using a qualitative library research method, the study synthesizes empirical findings, policy documents, and theoretical perspectives related to curriculum implementation, digital pedagogy, and student digital literacy. The results show that the Merdeka Curriculum is primarily implemented through project-based learning, differentiated instruction, blended learning models, and digital platforms, such as the Merdeka Mengajar Platform (PMM) and Learning Management Systems. Teachers play a crucial role as facilitators, yet many still face difficulties due to limited digital pedagogical competence, inadequate infrastructure, and gaps between policy expectations and school realities. The study also identifies key factors influencing implementation effectiveness, including supportive policy alignment, teacher TPACK mastery, technological readiness, and students’ digital literacy, particularly in critical thinking and ethical use of technology. The conclusion highlights that successful implementation requires strengthening teacher competence, improving digital facilities, and designing learning strategies aligned with Generation Z’s visual, interactive, and collaborative learning preferences. The main scientific contribution of this research lies in the development of the Integrated Digital Learning Model (IDLM), which integrates policy, pedagogy, and generational characteristics to guide more contextual and sustainable implementation of the Merdeka Curriculum within digital learning ecosystems.   Keywords: Merdeka Curriculum, Digital Learning, Generation Z, TPACK Integration, Curriculum Implementation
Eksplorasi Deep Learning dalam Meningkatkan Kompetensi Spiritual dan Komunikasi Siswa Pendidikan Agama Islam Cholisyah, Ayu; Rahmanto, Muhammad Arifin
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 9 No. 1 (2026): Tarlim : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tarlim.v9i1.4970

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) harus menekankan tidak hanya pengetahuan tetapi juga pengembangan kompetensi spiritual dan keterampilan komunikasi siswa akibat kemajuan pesat teknologi digital dan tuntutan pendidikan abad ke-21. Namun, metode pengajaran PAI di sekolah menengah masih sebagian besar konvensional dan belum optimal dalam mendorong refleksi terhadap prinsip-prinsip Islam serta mengembangkan diskusi spiritual yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki secara mendalam penggunaan pendekatan deep learning dalam pengajaran PAI dan mengevaluasi dampaknya terhadap peningkatan kompetensi komunikasi dan spiritual siswa di SMA Muhammadiyah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi lapangan. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung aktivitas pendidikan, wawancara mendalam dengan guru PAI dan siswa, serta analisis dokumen terkait. Selain menerapkan triangulasi sumber dan metode lain untuk memastikan keabsahan data, proses analisis data dilakukan secara tematis melalui langkah-langkah reduksi, presentasi, dan penyusunan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan deep learning dapat meningkatkan pemahaman siswa, mendorong pemikiran kritis tentang prinsip-prinsip Islam, dan menghubungkan konten PAI dengan situasi dunia nyata. Selain itu, metode ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengembangkan sikap keagamaan yang kuat, meningkatkan kesadaran spiritual, dan memperkuat kemampuan komunikasi yang sopan dalam interaksi tatap muka maupun daring. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan deep learning dalam pendidikan PAI secara efektif mengintegrasikan nilai-nilai Iman, Taqwa, dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IMTAQ-IPTEK) sekaligus membentuk kepribadian keagamaan dan komunikatif siswa secara menyeluruh dan berkelanjutan.