Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Lampu Otomatis Berbasis Photocell pada Pemuda di Desa Laren Kabupaten Lamongan Rifky Aisyatul Faroh; Affan Bachri; Muhammad Rudi Irawan; Karimatun Nisa; Luki Septya Mahendra
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1419

Abstract

Tujuan dari pengabidan ini yaitu untuk memudahkan warga menghidupkan lampu secara otomatis sehingga lebih efektif dan efisien. Selain itu, photocell juga dapat menghemat energi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode sosialisasi terkait Photocell dan pelatihan pembuatannya. Sasaran yang dituju yaitu warga Desa Laren. Peserta pada kegiatan pengabdian masyarakat ini  adalah masyarakat Desa Laren sekitar yang sebagian besar adalah pelajar dan pekerja/karyawan swasta. Jumlah peserta yang terlibat yaitu 19. Hasil dari pelatihan pembuatan lampu otomatis berbasis photocell, adanya peningkatan pengetahuan warga tentang photocell sebesar 62%. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat Desa Laren tentang teknologi modern. Pemakaian saklar otomatis berbasis photocell bagi warga Desa Laren diharapkan dapat berhasil dan berguna bagi masyarakat sekeliling, karena lampu bisa menyala secara otomatis sehingga masyarakat tidak harus menyalakan secara manual ketika gelap maupun hujan serta menghindari kelupaan yang mungkin terjadi. Photocell-Based Automatic Lamp Making Training for Youth in Laren Village, Lamongan Regency The purpose of this application is to make it easier for citizens to turn on lights automatically so that they are more effective and efficient. In addition, photocells can also save energy. This service activity is carried out with a socialization method related to Photocell and training in its manufacture. The intended target is Laren Village residents. Participants in this community service activity are the surrounding Laren Village community, most of whom are students and workers / private employees. The number of participants involved was 19. The results of the training in making photocell-based automatic lights, there was an increase in residents' knowledge about photocells by 62%. This activity is expected to add insight to the people of Laren Village about modern technology. The use of automatic switches using photocell sensors for residents of Laren Village will be very beneficial for the surrounding area, because the lights can automatically turn on. Residents do not need to manually turn on the lights when it rains and dark or avoid forgetfulness that might occur.
Rancang Bangun Robot Pengambil Sampah Berbasis Android Aditya Darmawan; affan bachri
KOMPUTEK Vol 7, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jkt.v7i2.2292

Abstract

Robot pemungut sampah ini akan dikendalikan melalui android dengan memanfaatkan internet dan modul Bluetooth. Rancanagan sistem ini bermula pada aplikasi smartpone android yang dibuat dengan menggunakan MIT APP invertor. Dan melalui aplikasi smartpone android tersebut robot dapat dikendalikan untuk bergerak mengambil sampah secara otomatis dengan menggunakan sensor garis yang sudah dibuat dan sesuai perintah yang telah dimasukan dalam program. Hasil dari kinerja alat robot pengambil sampah berbasis android ini akan diketahui melalui pengujian dari masing masing komponen dan pengujian seluruh alat. Adapun komponen-komponen tersebut adalah motor DC. Motor servo. Arduino nano, Bluetooth, dan pengujian keseluruhan alat karena pengujian dari masing masing komponen menggunakan perbandingan  antara bebab sampah yang diambil dengan besar nilai PWM dan pengaruh tegangan dari alat dasar Volt DC. Dan bertambah Hasil terhadap komponen dan keseluruhan alat tersebut didapat hasil rata yang cukup membantu tenaga manusia dalam pengambilan sampah di lingkungan 
Detektor Otomatis Gas Karbon Monoksida dan Gas Benzene pada Ruangan Tertutup Berbasis ATMega328 arief budi laksono; affan Bachri
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer TRIAC Vol 10, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/triac.v10i2.20987

Abstract

Kualitas udara yang bersih merupakan faktor yang sangat berpengaruh dalam Kesehatan , namun di zaman globalisasi ini udara bersih merupakan hal sulit untuk didapatkan. Gas karbon monoksida (CO) dan gas Benzene merupakan gas yang berbahaya jika terhirup oleh manusia, karena gas CO akan mengikat oksigen di dalam darah yang mengalir ke jantung, otak, dan organ vital. Akibatnya oksigen didalam tubuh akan berkurang. Sedangkan Gas benzene bersifat karsiogenik atau dapat menyebabkan kanker dengan cara merusak DNA secara langsung, sehingga menyebabkan mutasi pada jaringan pernafasan.Pengujian rangkaian dibagi menjadi tiga bagian yaitu pengujian sistem input berupa sensor MQ7 dan sensor MQ135, pengujian mikrokontroler, dan yang terakhir adalah pengujian sistem output berupa LED, LCD, Buzzer, motor servo, dan SIM 800L. Alat pengujian berupa lembaran akrilik yang disusun menjadi box tertutup dengan nilai ambang batas untuk CO adalah 25ppm dan untuk Benzene sebesar 10ppm. Pengujian secara keseluruhan menggunakan lima bahan uji yaitu udara normal, asap rokok, asap knalpot, benzol korek, dan obat nyamuk. Telah diketahui bahwa keempat gas itu mengandung karbon monoksida dan benzene dengan nilai ppm melebihi ambang batas yang ditentukanRancang bangun detektor gas beracun dirancang untuk pengaman agar terhindar dari paparan gas karbon monoksida dan benzene. Pengujian alat ini menggunakan beberapa bahan uji yaitu udara normal, asap rokok, asap knalpot, benzol korek, obat nyamuk, pembakaran kertas, dan obat nyamuk. Dengan nilai ambang batas CO sebesar 25 ppm dan Benzene sebesar 10 ppm. Paparan gas yang dibaca oleh sensor pada rancang bangun ini memiliki nilai error yang rendah, jadi nilai yang dihasilkan merupakan nilai yang hampir sesuai dengan penghitungan dari gas analyzer yang telah dihitung oleh peneliti sebelumnya. Dengan nilai rata-rata error untuk gas karbon monoksida sebesar 0,845 PPM dan rata-rata error untuk gas benzene sebesar 0,57 PPM. Dengan adanya alat ini semoga bisa mengurangi resiko kematian dikarenakan terpapar gas beracun didalam ruangan tertutup.
Analisis Efisiensi Konsumsi Daya Listrik di Bank X Surabaya Affan Bachri; Kemal Farouq Mauladi; Arief Budi Laksono; andi andi Rudianto
KOMPUTEK Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Such advances in science and technology are growing more rapidly, making electrical energy a very important source of energy for human life. The importance of electrical energy in everyday life and in the development that is being carried out, demands a reliable and efficient electrical system in technical and cost aspects that can serve and meet human needs well. The method carried out uses observation techniques in the field to find out real data in the field, uses comparative techniques to compare two sample variables or two different times, and uses data collection techniques such as electricity bill accounts, single line charts and dena of the Bank X Surabaya building.From the calculation of the cost of electricity account bills at the Bank X Surabaya Building, which is 528,174 kWh / year with an initial IKE value of 396 kWh / Year is said to be wasteful in the use of electrical energy according to the Energy Consumption Intensity (ECI) standard, where the Energy Consumption Intensity (ECI) standard in Office Buildings is 240 kWh / year. So from the analysis carried out, it was found that Energy Saving Opportunities (ESO) in the lighting system obtained the results of reducing electrical energy consumption for one year, which was 37.4% with savings of 9,912 kWh / Year and in the air conditioning system obtained Saving electrical energy by 29% with savings of 8,565 kWh / Year. Electrical Energy Saving Opportunities in Bank X Surabaya Building are obtained by conducting energy audits from existing data sources in the building and calculating all power loads. After a detailed audit, it was found that Energy Saving Opportunities (ESO) were replaced by CFL lamps, TL Fluorescent into LED lamps. And for the air conditioning system by replacing Non-Inverter AC into Inverter AC.
Rancang Bangun Smart Inverter dan ATS Tenaga Panel Surya Berbasis Internet of Things (IoT) Affan Bachri; Arief Budi Laksono; Ahmad Mukorrobin Abdillah
JASIEK (Jurnal Aplikasi Sains, Informasi, Elektronika dan Komputer) Vol. 6 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jasiek.v6i1.11169

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan kemajuan elektronika yang sangat pesat, oleh karena itu pemanfaatan banyak jenis sumber energi yang terbaru saat ini mulai banyak diterapkan untuk memenuhi kebutuhan listrik rangkaiana setiap hari seperti pemanfaatan energi dari matahari yang kemudian dikonversi menjadi tegangan AC menggunakan inverter agar dapat digunakan untuk peralatan elektronik,di Indonesia saat ini seluruh kebutuhan listrik masih mengandalkan pasokan dari (PLN) Persero, maka ketika terjadi pemadaman listrik dari PLN tentunya akan sangat mengganggu aktivitas, karena hampir seluruh kegiatan rangkaiana bergantung dengan listrik. Inverter pada penelitian ini menggunakan PWM egs002 sebagai sumber pwm sinus murni dengan rangkaian empat buah mosfet tipe N chanel FDP047N10 sebagai pengubah tegangan 12VDC menjadi 8VAC yang di step up menggunakan trafo sehingga tegangan output menjadi 220VAC, inverter ini dapat di kendalikan serta dimonitoring melalui smartphone dengan aplikasi blynk yang dikoneksikan pada mikrokontroller ESP8266 dan sensor PZEM004t yang sudah terintegrasi rangkaianya dengan inverter dan ATS ,sedangkan untuk otomatis perpindahan dari PLN atau inverter penulis menggunakan relay MK3 220VAC sebagai automatic transfer switch (ATS). Prinsip kerja alat ini yakni tegangan baterai 12VDC masuk board inverter dan di-switching oleh mosfet lalu tegangan akan keluar menjadi 8VAC , setelah itu tegangan dinaikkan menggunakan trafo step up menjadi 220VAC . Juga ditambahkan sensor pzem 004 dan mikrokontroler esp8266 sehingga dapat membaca tegangan, arus, daya, frekuensi, dan power faktor yang ditampilkan pada LCD dan smartphone.
SOSIALISASI K3 KELISTRIKAN RUMAH TANGGA DAN UPAYA PENGHEMATAN ENERGI DI DESA KULURAN KECAMATAN KALITENGAH KABUPATEN LAMONGAN Zainal Abidin; Affan Bachri; Arief Budi Laksono
ABDI KAMI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): (Oktober 2021)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/abdi_kami.v4i2.703

Abstract

Socialization and counseling k3 and effort in saving energy to the village community is so public got insight and knowledge of security and safety work ( k3 ) in care and maintenance installation houses and make maximum savings in. electrical power consumptionSocialization the very enthusiastic in the event discussion and particular case k3, electricity a video and several efforts energy savings can be done in the community.