Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendampingan Focus Group Discussion (FGD) dan Pelatihan Public Speaking Menuju Desa Wisata Berbasis Digital di Desa Tambakcemandi, Sedati, Sidoarjo Arianto, Oni Dwi; Norhabiba, Fitri; Setianingrum, Vinda Maya; Sukardani, Puspita Sari; Lina, Hasna Nur; Setiadi, Tatak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3686

Abstract

Desa Tambakcemandi di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, memiliki potensi wisata alam yang kaya, namun pengelolaannya masih terbatas dan belum optimal. Untuk mengembangkan desa ini menjadi desa wisata berbasis digital, diperlukan peningkatan kapasitas masyarakat dalam hal komunikasi, pengelolaan, dan promosi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Pelatihan Public Speaking, yang akan memperkuat peran masyarakat dalam mengembangkan desa wisata secara profesional dan berbasis teknologi. Pendampingan FGD melibatkan berbagai pemangku kepentingan di desa, seperti pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha wisata, untuk merumuskan strategi pengembangan desa wisata berbasis digital. Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun rencana aksi yang terkoordinasi dalam mempromosikan desa menggunakan teknologi digital dan meningkatkan daya tarik wisata. Pelatihan Public Speaking meningkatkan keterampilan komunikasi masyarakat, terutama pelaku wisata lokal, dalam menyampaikan informasi tentang potensi wisata desa kepada wisatawan. Keterampilan berbicara di depan umum yang baik sangat penting untuk memberikan pengalaman yang positif kepada wisatawan serta meningkatkan citra dan daya tarik desa wisata. Melalui kegiatan ini masyarakat Desa Tambakcemandi mampu memanfaatkan teknologi digital dalam mempromosikan desa mereka, mengelola desa wisata dengan lebih efektif, serta meningkatkan perekonomian lokal melalui sektor pariwisata.Pendekatan ini juga bertujuan untuk memperkuat kerjasama antar pemangku kepentingan dan menciptakan ekosistem desa wisata yang berkelanjutan dan inovatif.
Analisis Jaringan Opini Publik tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar di Twitter Setiadi, Tatak
Jurnal Media dan Komunikasi Indonesia Vol 4, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmki.82650

Abstract

AbstrakPemerintah Indonesia memutuskan untuk meluncurkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) setelah mendapati kejadian CoVID-19 di Jakarta. Keputusan itu menjadi trending topic di media sosial Twitter. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktor utama dan pergerakan opini mengenai isu PSBB di Twitter di Indonesia. Penelitian ini menggunakan RStudio untuk mendapatkan sekitar 5.000 tweet pada 6 Mei 2020 dengan kata kunci "psbb" dan tagar #psbb. Hasil text mining, analisis sosiogram, dan Social Network Analysis (SNA) mendapatkan temuan menarik. Pertama, opini tentang PSBB di Twitter sebagian besar berisi candaan tentang Pembatasan Sosial Berujung Bubaran. Candaan ini dipopulerkan oleh FiersaBesari. Kedua, muncul tujuh akun organisasi yang berperan sebagai penggiring opini publik. Ketiga, pengguna akun Twitter paling dominan adalah Yunartowijaya, Direktur Eksekutif Lembaga Polling Politik, Charta Politika Indonesia. Dan keempat,  media berita online yang paling aktif memuat tentang PSBB adalah detikcom dan CNN Indonesia. Selain itu, analisis juga menemukan bahwa aktor yang berafiliasi dengan Fraksi Demokrat pada DPR RI secara aktif mengkritik kebijakan Pemerintah Indonesia tentang penetapan PSBB. Kata kunci: Analisis Jaringan Sosial, Media Sosial, Opini Publik, PSBB  AbstractThe Government of Indonesia has decided to launch a Nationwide Social Distancing (PSBB) policy after acknowledging the CoVID-19 outbreaks in Jakarta. The decision became a trending topic on social media Twitter. This study aims to identify the main actors and opinion movements regarding the PSBB issue on Twitter in Indonesia. This study used RStudio to mine around 5,000 tweets on May 6, 2020 using the keyword "psbb" and the hashtag #psbb. The results of text mining, sociogram analysis, and Social Network Analysis (SNA) found interesting findings. First, opinions about PSBB on Twitter mostly about jokes on Social Distancing and Relationship Break. This joke was popularized by FiersaBesari. Second, there are seven organizational accounts that act as leading public opinion. Third, the most dominant Twitter account user is Yunartowijaya, Executive Director of the Political Polling Institute, Charta Politika Indonesia. And fourth, the online news media that most actively discussing about PSBB are detikcom and CNN Indonesia. In addition, the analysis also found that actors affiliated with the Democratic Faction in the DPR RI actively criticized The Gorvernment of Indonesia’s decission on PSBB policy. Keywords: PSBB, Public Opinion, Social Media, Social Network Analysis