Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pendampingan Focus Group Discussion (FGD) dan Pelatihan Public Speaking Menuju Desa Wisata Berbasis Digital di Desa Tambakcemandi, Sedati, Sidoarjo Arianto, Oni Dwi; Norhabiba, Fitri; Setianingrum, Vinda Maya; Sukardani, Puspita Sari; Lina, Hasna Nur; Setiadi, Tatak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3686

Abstract

Desa Tambakcemandi di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, memiliki potensi wisata alam yang kaya, namun pengelolaannya masih terbatas dan belum optimal. Untuk mengembangkan desa ini menjadi desa wisata berbasis digital, diperlukan peningkatan kapasitas masyarakat dalam hal komunikasi, pengelolaan, dan promosi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Pelatihan Public Speaking, yang akan memperkuat peran masyarakat dalam mengembangkan desa wisata secara profesional dan berbasis teknologi. Pendampingan FGD melibatkan berbagai pemangku kepentingan di desa, seperti pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha wisata, untuk merumuskan strategi pengembangan desa wisata berbasis digital. Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun rencana aksi yang terkoordinasi dalam mempromosikan desa menggunakan teknologi digital dan meningkatkan daya tarik wisata. Pelatihan Public Speaking meningkatkan keterampilan komunikasi masyarakat, terutama pelaku wisata lokal, dalam menyampaikan informasi tentang potensi wisata desa kepada wisatawan. Keterampilan berbicara di depan umum yang baik sangat penting untuk memberikan pengalaman yang positif kepada wisatawan serta meningkatkan citra dan daya tarik desa wisata. Melalui kegiatan ini masyarakat Desa Tambakcemandi mampu memanfaatkan teknologi digital dalam mempromosikan desa mereka, mengelola desa wisata dengan lebih efektif, serta meningkatkan perekonomian lokal melalui sektor pariwisata.Pendekatan ini juga bertujuan untuk memperkuat kerjasama antar pemangku kepentingan dan menciptakan ekosistem desa wisata yang berkelanjutan dan inovatif.