Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengukuran Ketergunaan dan Kemudahan Penggunaan Aplikasi Sobat DM dengan Metode System Usability Scale (SUS) dan Single Ease Question (SEQ) Sufi, Nadia Adhani; Iskandar, Yoppi; Rindarwati, Asti Yunia
Farmaka Vol 22, No 1 (2024): Farmaka (Maret)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v22i1.51015

Abstract

Diabetes melitus (DM) diketahui sebagai penyakit tidak menular disebabkan peningkatan gula darah (hiperglikemia). Jika dibiarkan dalam waktu yang lama akan memunculkan berbagai macam komplikasi, diantaranya adalah retinopati, nefropati, neuropati, dan penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke. Maka dari itu, kadar gula darah pada pasien diabetes harus dijaga agar tetap normal. Sobat DM merupakan aplikasi yang diperuntukkan untuk pasien diabetes dalam membantu menjaga gaya hidupnya sehingga dapat membantu menjaga kadar gula darah dalam batas normal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur ketergunaan, kenyamanan, dan kemudahan penggunaan aplikasi Sobat DM bagi pasien DM dengan metode System Usability Scale (SUS) dan Single Ease Question (SEQ). Metode yang dilakukan meliputi pembuatan media pengisian kuesioner, penyebaran kuesioner kepada responden, dan pengolahan data responden. Hasil penilaian aplikasi Sobat DM menggunakan metode SEQ menunjukkan bahwa mayoritas responden masih kesulitan dalam menggunakan aplikasi, khususnya pada fitur lapor efek samping dan membaca artikel. Sementara itu, pada penilaian menggunakan metode SUS menunjukkan nilai SUS 56,875 dengan skor keberterimaan “Marginal”, grade score “D”, dan adjective rating “Poor”. Dari hasil penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa perlu dilakukan evaluasi dan pengembangan dari aplikasi agar dibuat lebih sederhana lagi untuk memudahkan pengguna dan meningkatkan usability dari aplikasi. 
Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat dan Deteksi Dini Diabetes Melitus Melalui Edukasi dan Skrining Salsabila, Lyansaputri; Rindarwati, Asti Yunia; Destiani, Dika Pramita; Jamaica, Putri Avanny
Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Vol 2 No 2: BATIK Agustus 2024
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/batik.v2i2.1577

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disease caused by a persistent increase in high blood glucose levels due to insufficient insulin production. Diabetes affects individuals of all ages and genders making it one of the most common global causes of death and disease. The most common types of DM are type 1 and type 2, which are generally caused by impaired insulin secretion and/or insulin action. Before an individual develops type 2 diabetes, the individual previously suffered from prediabetes, a condition where blood glucose levels are higher than normal but not yet high enough to be diagnosed as diabetes. The impact of diabetes can be reduced by taking preventative measures for type 2 diabetes and prediabetes through early detection, appropriate treatment and education regarding diabetes. Counseling activities were carried out at the Regional Health Center, Derwati, Rancasari, Bandung, West Java, Indonesia on June 8 2024, from 84 people who took part in the activity, 15% were in the diabetes category and 15% in the prediabetes category. Providing education and good lifestyle recommendations is carried out to increase public awareness and routine compliance with blood sugar control, which is an important action to maintain disease stability and prevent more serious complications.
Skrining dan Edukasi Sebagai Upaya Pengendalian Hipertensi Jamaica, Putri Avanny; Rindarwati, Asti Yunia; Destiani, Dika Pramita; Salsabila, Lyansaputri
Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Vol 2 No 3: BATIK Desember 2024
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/batik.v2i3.1718

Abstract

Hypertension poses significant global challenges and contributes to the rising morbidity and mortality rates associated with cardiovascular diseases, including heart disease and stroke. Commonly referred to as a "silent killer," hypertension frequently presents without significant symptoms, making early detection and appropriate management crucial. This community service program aims to conduct hypertension screening and provide education to enhance awareness and promote preventive measures. The activities were carried out at a integrated service post (Posyandu), involving 62 participants aged between 34 and 81 years. The program included health screenings, which assessed blood pressure and blood glucose levels, as well as educational sessions addressing hypertension risk factors, preventive strategies, and the importance of therapy adherence. Results indicated that 14.5% of participants had normal blood pressure, while 63% fell into the prehypertensive category, 17.7% were classified as stage 1 hypertension, and 4.8% were identified as having stage 2 hypertension. The educational sessions emphasized lifestyle changes and the importance of regular health monitoring to prevent further complications. This program underscores the necessity of continuous health education and promotion in the community to control hypertension and improve overall public health.
Minat Konsumen terhadap Penggunaan Hand Sanitizer di Komplek Margahayu Raya, Bandung Rindarwati, Asti Yunia; Noviyanto, Fajrin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60010/jikd.v4i2.81

Abstract

The level of Indonesian people's awareness of personal hygiene are still poor. One effective way to maintain a healthy body is to keep your hands clean. Hand sanitizer is one of the antiseptic ingredients in the form of a gel that is often used by the public as a practical hand washing medium. Determine consumer interest in the use of hand sanitizers in the Margahayu Raya Resident was the purpose of this research. This research was conducted using a questionnaire method that is distributed online. The sampling technique used a total sampling method with a total of 40 respondents. The method used to analyze consumer interest in The Use of Hand Sanitizers is descriptive analysis with the help of SPSS version 26 software. Based on the results of the study, it is stated that respondents have an interest in the use of hand sanitizers> 4 times a day, liquid / spray packaging, price < Rp. 25,000, information from social media, the hand sanitizer brand that is often used is Antis, and feels refreshing when used. Respondents are also very interested in using hand sanitizers to keep their hands clean and feel comfortable when it used. Tingkat kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kebersihan diri masih sangat rendah. Salah satu cara yang sangat efektif untuk menjaga kesehatan tubuh adalah dengan menjaga kebersihan tangan. Hand sanitizer merupakan salah satu bahan antiseptik berupa gel yang sering digunakan masyarakat sebagai media pencuci tangan yang praktis. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui minat konsumen terhadap penggunaan hand sanitizer di Komplek Margahayu Raya. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuesioner yang disebar secara online. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dengan jumlah responden sebanyak 40 orang. Metode yang digunakan untuk menganalisis minat konsumen terhadap penggunaan hand sanitizer yaitu dengan analisis deskriptif dengan bantuan software SPSS versi 26. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa responden memiliki minat terhadap penggunaan hand sanitizer sebanyak 4 kali dalam sehari, kemasan berbentuk cair/spray, harga < Rp. 25.000, media informasi dari media sosial, merk hand sanitizer yang sering digunakan antis dan rasa menyegarkan saat digunakan. Responden juga sangat tertarik dalam penggunaan hand sanitizer untuk menjaga kebersihan tangan dan rasa yang nyaman saat digunakan.
Pengaruh Edukasi Terapi Non Farmakologi pada Pasien Diabetes Melitus Rindarwati, Asti Yunia; Fadillah, Raisa Noer; Hakim, Imam Lukmanul
Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60010/jikd.v5i2.96

Abstract

The study aims to find out whether the combination of lactose and avicel pH 102 can be formulated into black garlic extract tablet in accordance with the Indonesian Pharmacopoeia, the influence of combination, and determine the optimum formulation of the two ingredients using the SLD method. Methods used in this research Black Garlic extract is made by maceration method with 96% ethanol solvent with an extract weight of each tablet of 400 mg. Black garlic extract tablets are made in three formulations with a ratio of lactose-avicel PH-102, namely FI (100%:0%), FII (50%:50%), and FIII (0%:100%). Result shows that the optimum formula obtained was 80% lactose and 20% avicel PH 102 with a total predicted value of 0.645. The greater the concentration of avicel PH 102 as a crushing material, the faster the time rate of destruction, the hardness decreases, and the fragility value rises. The higher the concentration of the filler, the longer the crushing time it will take. The results of the statistical analysis of the three formulas tested showed the absence of significant differences between flow time, hardness, and brittleness, while crushed time tests showed the presence of significant differences (p?0.05). Tujuan penelitian ini adalah kombinasi antara laktosa dan avicel pH 102 dapat diformulasikan menjadi sediaan tablet sesuai dengan Farmakope Indonesia, pengaruh tehadap kombinasi dan penentuan formulasi yang optimum dari kedua bahan tersebut dapat dilakukan dengan metode SLD. Metode dalam penelitian ini adalah Ekstrak Black Garlic dibuat dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% dengan bobot ekstrak setiap tablet 400 mg. Tablet ekstrak black garlic dibuat tiga formulasi dengan perbandingan laktosa-avicel PH-102 yaitu FI (100%:0%), FII (50%:50%) dan FIII (0%:100%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula optimum yang diperoleh adalah 80% laktosa dan 20% avicel PH 102 dengan total nilai prediksi 0.645. Semakin besar konsentrasi avicel PH 102 sebagai bahan penghancur, maka tingkat waktu hancur semakin cepat, kekerasan semakin turun, nilai kerapuhan semakin naik. Semakin tinggi konsentrasi pengisi, maka semakin lama waktu hancur yang dibutuhkan. Hasil analisis statistik dari ketiga formula yang diuji menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara waktu alir, kekerasan dan kerapuhan, sedangkan untuk uji waktu hancur menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p?0.05).
Pengaruh Edukasi Terapi Non Farmakologi pada Pasien Hipertensi Fadillah, Raisa Noer; Rindarwati, Asti Yunia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60010/jikd.v5i2.97

Abstract

Hypertension, also known as high blood pressure, is a condition where a person's blood pressure is ? 140 mmHg (systolic) and/or ? 90 mmHg (WHO, 2019). Hypertension is often referred to as the "silent killer" because it is often without complaints until it becomes severe and causes disease in other organs. Objectives: The purpose of this study was to determine the effect of non-pharmacological therapy education on hypertensive patients for the success of their treatment therapy so that their blood pressure can return to normal. Methods This study was conducted by sampling data collection in June 2022 at Derwati Pharmacy in Bandung, West Java. The data collected was on patients who had hypertension results above normal or the results given were ?140 mmHg (systolic) and / or ? 90 mmHg by direct examination using a tension device. Patients are given education about what is recommended and not recommended so that blood pressure can drop to normal. The results of the study can be that the provision of non-pharmacological therapy education to hypertensive patients at Derwati Pharmacy in June 2022 can help reduce high blood pressure (hypertension). Hipertensi atau disebut dengan darah tinggi dalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang ?140 mmHg (sistolik) dan/atau ? 90 mmHg (WHO, 2019). Hipertensi sering disebut sebagai "silent killer" karena sering tanpa keluhan hingga menjadi parah dan menimbulkan penyakit pada organ lainnya. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh dari edukasi terapi non farmakologi pada pasien hipertensi untuk keberhasilan terapi pengobatannya sehingga tekanan darahnya dapat normal kembali. Metode Penelitian: pengumpulan data secara sampling pada bulan Juni 2022 di Apotek Derwati Bandung Jawa Barat. Data yang dikumpulkan adalah pada pasien yang memiliki hasil hipertensi di atas normal atau hasil yang diberikan adalah ?140 mmHg (sistolik) dan/atau ? 90 mmHg dengan pemeriksaan secara langsung menggunakan alat tensi. Pasien diberikan edukasi mengenai hal apa saja yang dianjurkan dan tidak dianjurkan agar tekanan darah bisa turun Hingga normal. Hasil penelitian: pemberian edukasi terapi non farmakologi pada pasien hipertensi di Apotek Derwati pada bulan Juni 2022 dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi (Hipertensi).
Evaluasi Penggunaan Aplikasi Diabetes M-Blood Sugar Diary Menggunakan Metode Single Ease Question (SEQ) dan System Usability Scale (SUS) Khodijah, Khodijah; Febriyanti, Raden Maya; Rindarwati, Asti Yunia
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i2.979

Abstract

Diabetes adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah dalam tubuh, yang dapat disebabkan oleh ketidakcukupan produksi insulin oleh pankreas atau ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan insulin secara efektif. Diabetes dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan jika tidak diatasi dengan baik. Aplikasi kesehatan digital dapat membantu penderita diabetes untuk memenuhi kebutuhan pengguna, seperti sebagai pengingat konsumsi obat, panduan latihan, atau pemantauan gula darah. Aplikasi tersebut perlu dapat dan mudah digunakan agar penggunaannya dapat dimaksimalkan. Artikel ini bertujuan untuk menguji efektivitas Aplikasi “Diabetes: M-Blood Sugar Diary” berdasarkan metode SEQ dan SUS. Hasil dari metode SEQ memiliki nilai rata-rata sebesar 5, sehingga aplikasi dapat diklasifikasikan sebagai Cukup Mudah sedangkan menggunakan metode SUS, nilai rata-rata SUS adalah 62 dan dapat diklasifikasikan sebagai Marginal.