Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Evaluasi Kurikulum Dengan Model CIPPO Di Lembaga PAUD Nurfaizah, Nurfaizah; Yuniatari, Yuniatari; Sukiman, Sukiman
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol 4, No 1 (2021): EDISI MARET 2021
Publisher : Jurusan PG-PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.24 KB) | DOI: 10.36709/jrga.v4i1.16229

Abstract

Evaluasi kurikulum setidaknya harus mencakup tiga hal, yaitu produk, efek dan impact. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hal apa saja yang dibahas dan di evaluasi dalam suatu kurikulum pada lembaga pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian studi pustaka (library research) sebagai sumber acuan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang digunakan dalam mengevaluasi kurikulum diantaranya ialah Measurement, Congruence, Illumination, Educational System Evaluation, Model CIPP/ CIPPO. Model evaluasi yang sering digunakan oleh para evaluator adalah model CIPPO. Dalam evaluasi ini terdapat beberapa pertanyaan kunci yaitu “Apa yang dibutuhkan? Apa yang harus dilakukan? Apakah program telah dilaksanakan? Bagaimana tingkat keberhasilan program? Dampak apa yang ditimbulkan dari pelaksanaan program?”. Dengan pertanyaan tersebut akan memudahkan evaluator untuk membuat pertimbangan keputusan  tentang kurikulum yang sedang berjalan ataupun yang telah dijalankan.
Analysis of social emotional problems during the PAUD-SD transition period in class 1 of SDN Kamal 1 Sofiyeh, Sofiyeh; Nurharini, Firdausi; Yuniatari, Yuniatari
At- Ta'lim : Jurnal Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): January
Publisher : LP3M Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/attalim.v11i1.1855

Abstract

This research aims to determine social emotional problems during the PAUD-SD transition period in class 1 of SDN Kamal 1 and the challenges and efforts made. The method used in this research is a qualitative descriptive method. The results of the research show that social emotional problems during the transition period from PAUD-SD in class 1 of SDN Kamal 1 are; (1) self-awareness, children cannot yet recognize their own feelings and behavior, recognize their strengths and weaknesses and evaluate themselves, (2) self-management, children cannot control their emotions, (3) social awareness, children cannot understand norms social norms include those that are unfair and do not accept other people's points of view, (4) social interaction skills, children are not yet able to get along with their peers, initiate interactions or communicate with their friends, do not actively listen to other people who are talking, maintain conversations and wait turn, (5) responsible decision making, children can't do it yet analyze situations from multiple points of view, identify possible options, explore the consequences of each option and demonstrate curiosity, honesty, integrity and fairness.
Implementation of Transformative Learning in Fostering the Spirit of Early Childhood Entrepreneurship in Child Friendly PAUD Aziz, Thorik; Astuti, Ria; Yuniatari, Yuniatari; Muhlis, Achmad; Munafiah, Nida’ul; Rosfalia Nabila , Dina; Reswari, Ardhana; Shiddiq, Jamaluddin
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini SPECIAL EDITION: ARAKSA I
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v1i1.12781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran transformatif dalam menumbuhkan jiwa entrepreneurship pada anak usia dini di TK Al Falah Surabaya. Metode penelitian melibatkan wawancara dengan guru dan kepala sekolah, observasi, dan dokumentasi dengan menggunakan teknik purposive sampling dalam penentuan sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran transformatif di PAUD Ramah Anak, (TK Al-Falah Surabaya), dilaksanakan melalui pendekatan berbasis sentra (BCCT). Anak usia dini aktif terlibat dalam proses pembelajaran, sedangkan peran guru lebih sebagai fasilitator. Kegiatan transformatif seperti Cooking Class, Market Day, Sedekah dan Outing Class menjadi sarana utama dalam membentuk karakter kewirausahaan, termasuk kemandirian, keberanian, dan kreativitas, pada anak usia dini.
Pengembangan Minat dan Bakat Anak Usia Dini Berkebutuhan Khusus Yuniatari, Yuniatari; Na’imah, Na’imah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v4i2.117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan lembaga PAUD dalam mengembangkan minat dan bakat anak usia dini berkebutuhan khusus. Minat dan bakat ABK sangat penting dikembangkan sejak dini agar potensi yang dimiliki anak dapat dimaksimalkan sehingga dapat berguna bagi keberhasilan hidup anak di masa mendatang meskipun dengan hambatan yang dimilikinya. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, yaitu pengumpulan data menggunakan teori-teori yang relevan dengan topik penelitian. Studi pustaka meliputi proses universal seperti identifikasi teori, temuan pustaka, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan sekolah dan orang tua dapat mengembangkan minat dan bakat anak sesuai yang dimiliki anak. Beberapa upaya yang dapat dilakukan lembaga PAUD dalam mengembangkan minat dan bakat, yaitu identifikasi minat dan bakat anak; membangun kerjasama dengan orangtua; perhatikan kecerdasan anak; amati tingkah laku anak dan berikan stimulus; dan berikan dukungan positif pada anak.
Upaya Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Melipat Kertas pada Kelompok B Sakinah; Yuniatari, Yuniatari
Kiddie: Early Childhood Education and Care Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Kiddie: Early Chilhood Education and Care Journal
Publisher : Muttaqien Publishing, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STAI DR.KH.EZ.Muttaqien Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52593/kid.01.2.05

Abstract

The fine motor development of group B children at RA Asy-Syuhada' Pamekasan is still very low. This is caused by the child's lack of interest in the learning methods provided by the teacher. This research aims to improve children's fine motor development through paper folding activities in group B. This type of research is classroom action research which aims to improve the learning process or improve the quality of learning. The research sample consisted of 38 children. Research data is taken through observation, documentation and tests. The research uses the Kemmis and Taggart model which consists of four stages, namely planning, implementation, observation and reflection. The results of the research showed that there was an increase in the development of children's fine motor skills through paper folding activities in group B with the category of children who had developed after doing it for two cycles, namely cycle I and cycle II. In the pre-cycle, children who have developed reach a percentage of 60.5%. In cycle I, children who had developed reached a percentage of 60.5%. In cycle II, children who had developed reached a percentage of 84.2%. The conclusion of this research was that the paper folding activity could improve the fine motor development of children in group B at RA Asy-Syuhada' Pamekasan.
Pemanfaatan Barang Bekas Berbasis Kearifan Lokal Madura Untuk Meningkatkan Kognitif Anak Kamiliyah, Nazila Risqina; Yuniatari, Yuniatari; Yuandana, Tarich
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v8i2.5056

Abstract

Pendidikan anak usia dini membutuhkan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna agar mampu menstimulasi perkembangan kognitif anak secara optimal. Salah satu pendekatan yang relevan adalah pemanfaatan barang bekas berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan barang bekas berbasis kearifan lokal Madura dalam menstimulasi kemampuan kognitif anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan barang bekas, seperti kerang, kardus, pasir pantai, tali kapal dan bahan lokal lainnya yang diintegrasikan dengan kearifan lokal Madura mampu menstimulasi kemampuan kognitif anak dalam aspek berpikir logis dan pemecahan masalah. Anak menunjukkan keterlibatan aktif, antusiasme tinggi, serta peningkatan kemandirian dalam menyelesaikan tugas berbasis proyek. Peningkatan kemampuan kognitif anak tampak pada aspek berpikir logis melalui kemampuan mengelompokkan, mengurutkan, dan menyusun pola secara sistematis, serta pada aspek pemecahan masalah melalui kemampuan anak dalam menemukan solusi alternatif dan menyelesaikan tugas berbasis proyek secara mandiri sesuai tahap perkembangannya. Implikasi penelitian ini adalah media pembelajaran berbasis barang bekas dan kearifan lokal Madura dapat menjadi alternatif model pembelajaran PAUD yang ekonomis, kontekstual, dan sejalan dengan Kurikulum Merdeka melalui pendekatan Problem Based Learning (PBL), sekaligus menanamkan nilai budaya Madura seperti gotong royong dan peduli lingkungan sejak dini. Keterbatasan penelitian ini terletak pada cakupan satu lembaga PAUD dan periode pengamatan yang terbatas, sehingga penelitian lanjutan dengan sampel lebih luas dan jangka waktu lebih panjang diperlukan untuk generalisasi temuan.Kata kunci - Anak Usia Dini; Barang Bekas; Kearifan Lokal Madura; Perkembangan Kognitif