Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Identitas ekofeminisme perempuan Lamaholot dalam mitos Besi Pare Tonu Wujo Lemba, Vinsensius C; Lawet, Pilipus Wai; Puka, Agnes Ona Bliti; Maran, Kaliktus Ure
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i1.24302

Abstract

Persoalan ekologi dan kesetaraan gender telah menjadi perhatian utama gerakan ekofeminisme dalam budaya-budaya lokal. Hal ini dapat ditelaah antara lain melalui mitos-mitos yang bertemakan ekofeminisme, yang telah menginspirasi dan mempengaruhi masyarakat dalam membangun relasi yang harmonis dengan semua ciptaaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan identitas ekofeminisme perempuan Lamaholot dalam mitos Besi Pare Tonu Wujo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan ekofeminisme. Sumber data penelitian ini adalah folkfor yang diperoleh dari tuturan masyarakat dari Desa Bantala, Desa Lewokluok, dan Desa Ratu Lodong yang terletak di Kabupaten Flores Timur. Data diperoleh dari tokoh adat, tokoh adat, dan tokoh perempuan yang memiliki pengetahuan mendalam tentang mitor Besi Pare Tonu Wujo. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan studi pustaka. Analisis data menggunakan model analisis interaktif dari Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas ekofeminisme perempuan Lamaholot dalam mitos Besi Pare Tonu Wujo meliputi (1) ekofeminisme alam dan sosial-kultural, dan (2) ekofeminisme spiritual. Identitas ini telah mempengaruhi pola hidup masyarakat dalam membangun dan merawat hubungan yang harmonis baik dengan sesama tanpa diskriminasi maupun dengan alam tanpa eksploitasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa identitas ekofeminisme perempuan Lamaholot dalam diri Tonu Wujo dibangun melalui kolaborasi dirinya dengan Lera Wulan Tana Ekan dan laki-laki beserta sistem budaya patriarki sebagai strategi tepat untuk membarui alam dan budaya Lamaholot. Penelitian ini berkontribusi dalam upaya bersama untuk menjaga dan melestarikan bumi dan memperjuangkan kesetaraan martabat manusia.
Analisis Nilai Moral Dalam Novel Perempuan Dari Lembah Mutis Karya Meza E. Pollundou Klobong, Maria Selvia; Wissang, Imelda Oliva; Lawet, Pilipus Wai
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i2.5444

Abstract

ABSTRAK Tujuan penenlitian ini untuk mendeskripsikan wujud dan fungsi nilai moral dalam novel Perempuan dari Lembah Mutis karya karya Mezra E. Pellondou. Teori yang digunakan adalah sosiologi sastra. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa novel Perempuan dari Lembah Mutis karya karya Mezra E. Pellondou memiliki wujud dan fungsi nilai moral, (1) nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri. a) perjuangan tokoh utama dengan fungsi nilai moral b) Penghargaan terhadap diri, c) memiliki impian, d) pengembangan diri, e) ketekuan, f) keberanian, g) komitmen, h) kebahagiaan, dan i) penyesalan, (2) Nilai moral yang berhubungan dengan sesama manusia. a) empati, b) Kerja sama, c) kepeduliaan, d) penghargaan, e) Pemberdayaan, f) Penyesalan, dan g) Kesetiaan, (3) Nilai moral yang berhubungan dengan Tuhan. a) Rasa Syukur, b) Kepercayaan, c) Pengakuan akan kuasa Tuhan, d) Permohonan, dan e) Pengabdian, (4) Nilai moral yang berhubungan dengan lingkungan. a) Tanggung jawab, b) kesadaran, dan c) kepeduliaan. Kata Kunci: nilai, moral, novel, sosiologi sastra. ABSTRACT The purpose of this research is to describe the form and function of moral values in the novel Women from the Lembah Mutis by Mezra E. Pellondou. The theory used is literary sociology. The research method used is qualitative descriptive. Based on the results of data analysis, it was concluded that the novel Women from the Lembah Mutis by Mezra E. Pellondou has the form and function of moral values, (1) the moral value of human relationships with oneself. a) the struggle of the main character with the function of moral values b) Respect for oneself, c) having dreams, d) self-development, e) perseverance, f) courage, g) commitment, h) happiness, and i) regret, (2) moral values related to fellow human beings. a) empathy, b) cooperation, c) caring, d) appreciation, e) empowerment, f) regret, and g) loyalty, (3) moral values related to God. a) Gratitude, b) Trust, c) Recognition of God's power, d) Petition, and e) Service, (4) Moral values related to the environment. a) Responsibility, b) awareness, and c) care. Keywords: values, morals, novels, literary sociology
ANALISIS KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL TANAH AIR BETA KARYA SEFRYANA KHAIRIL Kewa Sili, Febriana; Lawet, Pilipus Wai; Keban, Sirilus Karolus Keroponama
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i3.7482

Abstract

Novel Tanah Air Beta karya Sefryana Khairil menjadi fokus pembahasan dalam tulisan ini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kritik sosial dalam novel Tanah Air Beta karya Sefryana Khairil. Pendekatan yang dipakai adalah pendekatan sosiologi sastra. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini bersumber dari frasa, dalam novel Tanah Air Beta karya Sefryana Khairil. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa novel ini memuat empat bentuk kritik sosial, yaitu: (1) kritik terhadap sistem pendidikan, (2) kritik terhadap lingkungan, (3) kritik terhadap moralitas masyarakat, dan (4) kritik terhadap budaya.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA MENGGUNAKAN METODE JIGSAW DI KELAS X SMA NEGERI 1 ADONARA TENGAH Weran, Elisabet Diniana Danu; Lawet, Pilipus Wai; Wissang, Imelda Oliva
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i3.7487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas X SMA Negeri 1 Adonara Tengah, melalui penerapan metode pembelajaran tipe jigsaw. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes unjuk kerja keteramilan berbicara, yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitati. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode jigsaw mampu meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 56,73 pada siklus I menjadi 85,94 pada siklus II. Peningkatan tersebut terjadi pada seluruh aspek penilaian keterampilan berbicara, termasuk pelafalan, intonasi, diksi, sikap tenang dan wajar, gerak dan mimik, volume suara, kelancaran, serta penguasaan topik. Dengan demikian, penerapan metode jigsaw efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa.
MENINGKATKAN KETEPATAN PENGGUNAAN STRUKTUR KALIMAT DALAM PENULISAN CERPEN DENGAN METODE PROJECT BASED LEARNING PADA SISWA SMP NEGERI 2 LARANTUKA TAHUN PELAJARAAN 2024/2025 Liwun, Yosefina Bare; Lawet, Pilipus Wai; Leu, Yoakim Yolanda Mario
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i3.7548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap hasil belajar siswa kelas VIII B pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Larantuka tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode Project based learning dengan desain penelitian model Kemmis dan Mc Tanggart. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam penulisan Cerpen pada siswa kelas VIII B SMPN 2 Larantuka, yang indikatornya berupa peningkatan skor rata-rata dari siklus I sebesar 75,78% ke siklus II sebesar 100%. (1) Ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I hanya 2 siswa dengan persentase 6,45% memperoleh nilai 80 dengan kategori tuntas, sedangkan 29 siswa tidak tuntas dengan persentase 93,54% yang memperoleh nilai 60 ke bawah pada kategori tidak tuntas, (2) Kemudian meningkat pada siklus II 30 siswa kelas VIII-B SMP Negeri 2 Larantuka. Sudah tidak ada yang memperoleh nilai kurang dari 75 atau berada pada kategori sangat rendah, 30 siswa memperoleh nilai 80- 100 dalam kategori sangat tinggi dan melewati nilai KKM, dan (3) Terjadinya perubahan tingkah laku siswa dari siklus I ke siklus II dapat dilihat pada hasil observasi aktivitas siswa yang dicatat pada setiap siklus, dari hasil tersebut menunjukkan perubahan siswa yang lebih semangat dan lebih antusias dalam belajar.
Penanaman Media Terumbu Karang Wilayah Laut Dangkal Kota Larantuka Sebagai Upaya Konservasi Terumbu Karang Lawet, Pilipus Wai; Keban, Sirilus Keroponama
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.841

Abstract

Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan terkait kerusakan terumbu karang di wilayah laut dangkal sekitar Kota Larantuka, kabupaten Flores Timur. Rusaknya terumbu karang akan sangat memengaruhi perkembangbiakan biota laut. Menyikapi permasalahan ini, dosen IKTL dan mahasiswa melaksanakan penanaman media terumbu karang. Kegiatan ini ditujukan untuk melestarikan ekosistem terumbu karang sebagai habitat biota laut di wilayah pesisir Kota Larantuka Kabupaten Flores Timur. Metode kegiatan berupa aksi nyata. Dosen dan mahasiwa terlibat langsung mulai dari proses perencanaan sampai kepada pelaksanaan. Hasil kegiatan adalah terwujudnya ekosistem laut dangkal yang ramah terhadap pertumbuhan terumbu karang.
Analisis Kesalahan Sintaksis pada Karangan Cerita Pendek Siswa Kelas X OTKP SMK Swasta Lamaholot Muda, Maria Elisabeth Prihatini Ti; Lawet, Pilipus Wai; Keban, Sirilus Karolus Keroponama
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan sintaksis pada karangan cerita pendek siswa kelas X OTKP SMK Swasta Lamaholot. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tiga jenis kesalahan sintaksis dalam bidang frasa dan dua jenis kesalahan sintaksis dalam bidang kalimat. Jenis kesalahan frasa terdiri dari: (1) adanya pengaruh bahasa daerah, (2) penggunaan preposisi yang tidak tepat, dan (3) susunan kata yang tidak tepat. Adapun jenis kesalahan sintaksis dalam bidang kalimat, antara lain kalimat yang tidak bersubjek. Kesalahan tersebut bisa terjadi karena faktor (1) pengaruh bahasa ibu atau bahasa daerah, (2) kurangnya penerapan penggunaan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi, dan (3) karena kurangnya minat siswa dalam menulis karangan.
Tindak Tutur Direktif dalam Perkawinan Likat Telo di Waibalun, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur Koten, Sesilia Sika; Lawet, Pilipus Wai; Leu, Yoakim Yolanda Mario
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tindak tutur direktif dalam perkawinan Likat Telo di Waibalun, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Penelitan ini menggunakan teori pragmatik dan metode kualitatif deskriptif. Perkawinan likat telo di Waibalun, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur di pandang sebagai tradisi yang memiliki nilai moralitas, dijunjung dan dipertahankan dan sebagai panduan bagi masyarakat untuk menghargai perempuan dalam tatanan kehidupan mereka. Berdasarkan temuan dan hasil pembahasan tindak tutur dalam perkawinan likat telo di Waibalun, Flores Timur, Nusa Tenggara, maka dapat disimpulkan bahwa tindak tutur direktif digunakan adalah (1) tindak tutur direktif meminta, (2) tindak tutur direktif nasehat dan larangan, (3) tindak tutur direktif memerintah, (4) tindak tutur direktif menanyakan, dan (5) tindak tutur direktif mengajak.
Analisis Dampak Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terhadap Budaya Menenun Perempuan Milenial Lamaholot Lawet, Pilipus Wai; Keban, Sirilus Karolus Keroponama
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14286

Abstract

Menenun merupakan salah satu aktivitas kebudayaan yang lazim dilakukan oleh perempuan Lamaholot. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa pengaruh yang signifikan terhadap aktivitas budaya menenun di kalangan perempuan milenial Lamaholot. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis dampak yang diperoleh akibat kemajuan teknologi terhadap budaya menenun pada perempuan Lamaholot. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian adalah perempuan milenial Lamaholot. Data diperoleh dengan teknik wawancara mendalam dan observasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi langkah pengumpulan data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi membawa pengaruh yang signifikan, yakni (1) Rendahnya minat perempuan terhadap menenun, (2) Minimnya pengetahuan dan keterampilan terhadap menenun, (3) hilangnya identitas budaya daerah.
Analisis Nilai Moral Dalam Novel Perempuan Dari Lembah Mutis Karya Meza E. Pollundou Klobong, Maria Selvia; Wissang, Imelda Oliva; Lawet, Pilipus Wai
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i2.5444

Abstract

ABSTRAK Tujuan penenlitian ini untuk mendeskripsikan wujud dan fungsi nilai moral dalam novel Perempuan dari Lembah Mutis karya karya Mezra E. Pellondou. Teori yang digunakan adalah sosiologi sastra. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa novel Perempuan dari Lembah Mutis karya karya Mezra E. Pellondou memiliki wujud dan fungsi nilai moral, (1) nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri. a) perjuangan tokoh utama dengan fungsi nilai moral b) Penghargaan terhadap diri, c) memiliki impian, d) pengembangan diri, e) ketekuan, f) keberanian, g) komitmen, h) kebahagiaan, dan i) penyesalan, (2) Nilai moral yang berhubungan dengan sesama manusia. a) empati, b) Kerja sama, c) kepeduliaan, d) penghargaan, e) Pemberdayaan, f) Penyesalan, dan g) Kesetiaan, (3) Nilai moral yang berhubungan dengan Tuhan. a) Rasa Syukur, b) Kepercayaan, c) Pengakuan akan kuasa Tuhan, d) Permohonan, dan e) Pengabdian, (4) Nilai moral yang berhubungan dengan lingkungan. a) Tanggung jawab, b) kesadaran, dan c) kepeduliaan. Kata Kunci: nilai, moral, novel, sosiologi sastra. ABSTRACT The purpose of this research is to describe the form and function of moral values in the novel Women from the Lembah Mutis by Mezra E. Pellondou. The theory used is literary sociology. The research method used is qualitative descriptive. Based on the results of data analysis, it was concluded that the novel Women from the Lembah Mutis by Mezra E. Pellondou has the form and function of moral values, (1) the moral value of human relationships with oneself. a) the struggle of the main character with the function of moral values b) Respect for oneself, c) having dreams, d) self-development, e) perseverance, f) courage, g) commitment, h) happiness, and i) regret, (2) moral values related to fellow human beings. a) empathy, b) cooperation, c) caring, d) appreciation, e) empowerment, f) regret, and g) loyalty, (3) moral values related to God. a) Gratitude, b) Trust, c) Recognition of God's power, d) Petition, and e) Service, (4) Moral values related to the environment. a) Responsibility, b) awareness, and c) care. Keywords: values, morals, novels, literary sociology