Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Multikultura

MENUJU KEBIJAKAN SOSIAL BERORIENTASI KAPABILITAS: TELAAH PEMIKIRAN AMARTYA SEN DAN MARTHA NUSSBAUM Iswahyudi, Iswahyudi; Asnawi, Naupal
Multikultura Vol. 3, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menyajikan kerangka evolusi kebijakan sosial, dengan fokus khusus pada upaya mewujudkan kebijakan sosial yang berorientasi pada kapabilitas (capability-oriented approach). Penelitian ini disusun berdasarkan karya Sen dan Nussbaum yang memberikan pendekatan kapabilitas sebagai kerangka kerja yang berharga untuk mengembangkan kebijakan sosial guna mendorong pembangunan dan kesejahteraan manusia. Penelitian ini mengeksplorasi keterbatasan dan kegagalan kebijakan sosial tradisional, dengan menekankan ketergantungannya pada pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada pengorbanan kebebasan dan bakat individu. Penelitian ini juga menyoroti potensi kebijakan sosial yang berorientasi pada kapabilitas untuk meningkatkan kapasitas manusia dan mendorong keadilan sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis konseptual dan analisis kritis. Hasil penelitian ini mendorong agar fokus kebijakan sosial yang ada saat ini lebih ditekankan pada upaya peningkatan kapabilitas untuk mengurangi ketidaksetaraan.
MEMURNIKAN AJARAN ISLAM DARI IDEOLOGI RADIKAL MELALUI HERMENEUTIKA PAUL RICOEUR Syifa, Shafira Nurul; Asnawi, Naupal
Multikultura Vol. 1, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini didasari atas kekhawatiran penulis terhadap berkembanngnya persepsi di masyarakat Indonesia bahwa agama Islam itu penuh dengan ajaran-ajaran radikal. Persepsi ini menjadi penting dibahas untuk mencegah pembenaran bahwa radikalisme adalah wajah Islam sesungguhnya. Untuk itu perlu ada upaya pemurnian terhadap persepsi-persepsi yang telah melekat pada Islam. Dalam melakukan upaya pemurnian diperlukan upaya pemahaman kembali terhadap persepsi yang berkembang, hingga faktor lain yang mempengaruhi perkembangan persepsi itu. Hermeneutika menjadi pendekatan yang tepat untuk mencapai tujuan pemurnian dan melakukan upaya pemahaman kembali terhadap persepsi yang berkembang terhadap Islam. Penulis menggunakan pendekatan hermeneutika dari Paul Ricoeur, karena bagi Ricoeur hermeneutika tidak hanya sebagai cara pemahaman kembali, tapi menekankan fungsinya sebagai kritik ideologi. Temuan penulis bahwa adanya persepsi tentang Islam radikal karena terdapat peran dari gerakan sosial Islam radikal dan diframing oleh media massa.
KRITIK IBNU RUSYD ATAS KONSEP EMANASI IBNU SINA DALAM FILSAFAT ISLAM Salsabila, Aghnia; Asnawi, Naupal
Multikultura Vol. 1, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat Islam berawal dari usaha penerjemahan teks filsafat Yunani atas dasar kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan. Adalah Ibn Sina, salah satu filsuf muslim mengelaborasikan konsep emanasi Neoplatonisme sebagai usaha validasi konsep ketuhanan dalam Islam Namun, terjadi percampuran teks ajaran Aristoteles dengan ajaran Neoplatonisme. Kemudian, kritik dari Ibnu Rusyd meluruskan kembali ajaran Aristoteles dari pengaruh orang ketiga, termasuk konsep emanasi dari Ibnu Sina. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif: melakukan deskripsi dan analisis atas tulisan/komentar atas pemikiran Ibn Sina dan Ibn Rusyd. Hasil akhir dari penelitian ini adalah kritik Ibnu Rusyd berperan 1) menjelaskan adanya percampuran konsep Aristoteles dan Neoplatonisme, 2) menjelaskan ketidakcocokan ajaran Neoplatonisme dengan ajran agama Islam yang ada dalam konsep emanasi Ibnu Sina.
METAFISIKA <i>SCIENTIA SACRA<i> DALAM LIRIK LAGU “PLASTIK KITA” SEBAGAI KRITIK ATAS MODERNISME Fachrial, Rizqy Harnanda; Asnawi, Naupal
Multikultura Vol. 4, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper examines the meaning of the song lyrics “Plastik Kita” by the music group Sore from the perspective of perennialism, particularly the metaphysical thought within the esoteric framework of Seyyed Hossein Nasr’s philosophy. The study focuses on the dimensions of meaning and symbolism in the lyrics as an expression of critique toward modernism. By employing a symbolic interpretive approach and esoteric epistemology, this paper explores how the song’s lyrics convey a spiritual message rooted in Nasr’s Divine metaphysical principles. Emphasis is placed on the critique of modern humanity’s detachment from its Divine source, as well as on the affirmation of the need to restore the sacred relationship between humanity, nature, and the Transcendent Reality. The analysis reveals that Plastik Kita serves as a contemporary expression of esoteric wisdom, articulating a profound critique of the spiritual crisis of the modern age.