Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Local Wisdom Through Online Short Story Literacy as a Means of Marine Conservation Iswan Afandi; Anshari Anshari; Andi Agussalim AJ; Juanda Juanda
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 2 No. 5 (2024): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v2i5.238

Abstract

On the one hand, the condition of our marine ecosystem is degraded. On the other hand, the existence of social changes in society has caused local wisdom to almost be forgotten by the history of its existence. Therefore, this study aims, namely: 1) to describe the problem of damage to marine ecosystems in Jemmy Piran's four short stories, and 2) to describe the local wisdom in the short story by Jemmy Piran as an alternative for marine conservation. This research used qualitative type with descriptive method. The focus of the research is the problem of damage to marine ecosystems, local wisdom, and marine conservation alternatives in the short stories studied. The theory used is the theory of literary ecology, local wisdom theory, and concepts related to marine conservation. Sources of research data, namely four short stories by Jeremy Piran which can be accessed online via the web ruangsastra.com. The research data are sentences or expressions in the short story that show the problem of marine damage, local wisdom, and marine conservation alternatives in the short story. The analysis technique used is content analysis. The results of the research are: (1) the issue of marine damage due to trash, trawling, and the use of fish bombs; (2) local wisdom found data regarding: 1) ethics totaling 3 data; 2) customary law totaling 6 data; 3) trust totaling 33 data; and 4) the norm is 5 data.
Local Wisdom Through Online Short Story Literacy as a Means of Marine Conservation Iswan Afandi; Anshari Anshari; Andi Agussalim AJ; Juanda Juanda
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 2 No. 5 (2024): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v2i5.238

Abstract

On the one hand, the condition of our marine ecosystem is degraded. On the other hand, the existence of social changes in society has caused local wisdom to almost be forgotten by the history of its existence. Therefore, this study aims, namely: 1) to describe the problem of damage to marine ecosystems in Jemmy Piran's four short stories, and 2) to describe the local wisdom in the short story by Jemmy Piran as an alternative for marine conservation. This research used qualitative type with descriptive method. The focus of the research is the problem of damage to marine ecosystems, local wisdom, and marine conservation alternatives in the short stories studied. The theory used is the theory of literary ecology, local wisdom theory, and concepts related to marine conservation. Sources of research data, namely four short stories by Jeremy Piran which can be accessed online via the web ruangsastra.com. The research data are sentences or expressions in the short story that show the problem of marine damage, local wisdom, and marine conservation alternatives in the short story. The analysis technique used is content analysis. The results of the research are: (1) the issue of marine damage due to trash, trawling, and the use of fish bombs; (2) local wisdom found data regarding: 1) ethics totaling 3 data; 2) customary law totaling 6 data; 3) trust totaling 33 data; and 4) the norm is 5 data.
REVITALISASI NILAI LINGKUNGAN MELALUI LITERASI CERPEN DIGITAL BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Iswan Afandi; Juanda Juanda
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 03 (2023): Jubindo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbi.v8i03.6042

Abstract

Berbagai fenomena kerusakan lingkungan menekankan pentingnya penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan, yaitu: (1) mendeskripsikan persepsi mahasiswa dalam cerpen digital berjudul Macet melalui penentuan tema dan penokohan; (2) mendeskripsikan persepsi mahasiswa mengenai fenomena lingkungan dalam cerpen. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa persepsi mahasiswa mengenai nilai lingkungan melalui tema, penokohan, dan fenomena-fenomena lingkungan yang ada dalam cerpen. Sumber data penelitian, yaitu: (1) angket berisi persepsi mahasiswa; (2) cerpen digital yang diunduh melalui situs http://lakonhidup.com. Instrumen penelitian yaitu teks cerpen, dan angket. Teknik pengumpulan data, yaitu teknik angket, baca, dan catat. Analisis data melalui tahap pereduksian data, penyajian, penyimpulan, dan verifikasi hasil penelitian. Hasil penelitian, yakni: (1) Tema dan penokohan. Dalam persepsi mahasiswa ditemukan tema lingkungan, tema polusi, tema kemacetan, dan tema variatif. Selanjutnya, pada bagian penokohan, tokoh utama dalam cerpen Macet, yaitu tokoh Aku memiliki karakter yang tidak peduli (realistis) sehingga tidak memberikan kontribusi bagi kelestarian lingkungan; (2) fenomena lingkungan dipersepsi oleh mahasiswa dalam cerpen Macet, yaitu fenomena polusi udara, suara bising, dan masalah pemukiman padat kendaraan.
MENJELAJAHI KOMPLEKSITAS KEPRIBADIAN DALAM NOVEL 'DUDUK DULU': PENDEKATAN PSIKOLOGI KONTEMPORER Iswan Afandi; Juanda Juanda
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2024): Jubindo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Novel sebagai wahana kajian psikologi untuk memahami kepribadian manusia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami struktur kepribadian tokoh novel “Duduk Dulu”. Sumber data penelitian ialah novel berjudul “Duduk Dulu” karangan Syahid (2021). Data penelitian yaitu kalimat atau ungkapan dalam novel yang menunjukkan struktur kepribadian tokoh Bang Iid dan tokoh Lisa. Penelitian difokuskan pada struktur kepribadian tokoh Bang Iid dan tokoh Lisa yang terdiri atas id, ego, dan superego. Pengumpulan data dilakukan dengan membaca dan pengkodingan data menggunakan Nvivo 12. Analisis keabsahan data penelitian digunakan teknik triangulasi. Tahap pengumpulan data dimulai dengan reduksi, penyajian, dan simpulan/verifikasi. Hasil penelitian, yaitu 1) kecenderungan kepribadian tokoh Bang Iid menggunakan superego dengan hirarki presentase data: superego 1,72%, id 1,31%, dan ego 1,24%, 2). Tokoh Lisa Nichols cenderung menggunakan id dengan hirarki presentase data: Id 1,18%, superego 1,04%, dan ego 0,94%. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam memperluas pemahaman kita tentang sastra, psikologi manusia, dan koneksi antara keduanya. Di masa depan, penelitian akan fokus pada penerapan teori psikoanalisis Freud pada karya sastra, termasuk novel, dari berbagai budaya dan periode. Tujuannya ialah untuk mengembangkan metode analisis yang lebih baik dalam memahami hubungan antara psikologi manusia dan karya sastra.
RELASI ANTARTOKOH DAN LINGKUNGAN ALAM DALAM NOVEL SERDADU PANTAI KARYA LAODE INSAN: KAJIAN EKOKRITIK GLOTFELTY Nur, Dian Annisya; Juanda, Juanda; Saguni, Suarni Syam; Afandi, Iswan
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 5 Number 3 October 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v5i3.66157

Abstract

This study analyzes the relationship between characters and nature in the novel Serdadu Pantai using Glotfelty's ecocriticism theory. The research method applied is qualitative descriptive, focusing on the depiction of nature, the relationship between characters and the environment, and the ecological values conveyed by the author. The findings reveal three main points: 1) the depiction of nature is divided into physical descriptions and atmospheres that influence the story; 2) the emotional relationships between characters and nature illustrate character development through interactions with the environment; and 3) ecological messages are delivered through story and symbolism, emphasizing the importance of environmental conservation. This study provides new insights into the significance of environmental care and enriches ecocriticism studies in Indonesian literature.
Students' Understanding of Local Wisdom and Environmental Issues in Short Stories Afandi, Iswan; Kharisma, Giri Indra
Lingua Cultura Vol. 18 No. 2 (2024): Lingua Cultura (In Press)
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe students' understanding, which includes themes, character education (figures) who care about the environment, environmental issues, local wisdom, and students' expectations after reading short stories. The theories used are ecocriticism theory, local wisdom, and literary reception. This study is a descriptive qualitative study. Data sources, namely: 1) a questionnaire containing students' opinions on short stories and 2) five short stories by Jemmy Piran. Research data, namely student opinions, contained in the questionnaire. Data collection was carried out through a questionnaire. The data collection stage began with reading the five short stories, and then, students answered the questions in the questionnaire. The results of the analysis of students' understanding, namely: 1) the theme of the sea amounted to 0.80% and the theme of Harin Botan 0.25%; 2) data on students' understanding of environmentally conscious character figures as much as 1.60%; 3) data on fish population damage 0.51% and marine pollution 0.29%; 4) local wisdom includes traditional rituals amounting to 0.74%, beliefs 0.27%, local knowledge 0.27%, and customary law 0.09%; and 5) data on student readers' expectations about environmental preservation and local culture amounting to 1.34%. This study shows that local wisdom, such as traditional rituals and customary laws, is not only a culture but also an effective strategy for preserving the environment. The implication is that this understanding can enrich students' literacy regarding the importance of maintaining traditional values ​​in facing modern environmental challenges.
YAPPA MAWINE TRADITION AS A MIRROR OF THE TIMES IN THE NOVEL THE WOMAN CRYING TO THE BLACK MOON Afandi, Iswan; Juanda, Juanda
Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 12 No 2 (2024): Gramatika, Volume XII, Nomor 2, Juli--Desember 2024
Publisher : Kantor Bahasa Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31813/gramatika/12.2.2024.663.72--81

Abstract

This study analyzes the novel "Perempuan yang Menangis pada Bulan Hitam" by Dian Purnomo using Alan Swingewood's sociology of literature theory. The purpose of this study is to explore how this novel reflects the socio-cultural conditions of the Sumbanese people, particularly in the context of the Yappa Mawine (catch marriage) tradition, as well as to examine authorship and literary production. The research method used is a qualitative approach with content analysis techniques, assisted by the Nvivo application. The results show that this novel functions as a social document that reflects the norms and traditions of Sumbanese society and illustrates the social tensions that arise from the conflict between traditional values and modernity. This research has implications for a deeper understanding of the role of literature in reflecting and influencing social change, as well as expanding the application of Swingewood's literary sociology theory to contemporary Indonesian literary works.
Representasi Unsur Kebudayaan dalam Novel Likurai untuk Sang Mempelai Karya Robby Fahik Bano, Yani Maria; Afandi, Iswan; Liubana, Metropoly Merlin J.; Juanda
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v7i2.14690

Abstract

Novel Likurai untuk Sang Mempelai karya Robby Fahik merepresentasikan unsur-unsur kebudayaan masyarakat Tetun Malaka yang masih lestari hingga kini. Kajian ini bertolak dari pentingnya memahami bagaimana unsur kebudayaan masyarakat lokal direpresentasikan dalam karya sastra sebagai bentuk dokumentasi dan pewarisan nilai budaya. Tujuan penelitian, yakni menganalisis dan mendeskripsikan unsur kebudayaan yang terdapat dalam Novel Likurai Untuk Sang Mempelai Karya Robby Fahik. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Antropologi Sastra. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ialah Novel Likurai Untuk Sang Mempelai Karya Robby Fahik. Data penelitian yaitu kata, kalima-kalimat atau narasi yang meliputi sistem peralatan hidup, sistem mata pencaharian, sistem kemasyarakatan, sistem bahasa, sistem pengetahuan, sistem kesenian, sistem relegi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat. Analisis data dibantu dengan software Nvivo 12 plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini merepresentasikan enam unsur kebudayaan masyarakat Tetun Malaka, yakni :a) sistem peralatan hidup yakni perubahan fungsi; b) sistem kemasyarakatan meliputi pengaruh terhadap kekerabatan dalam bermasyarakat; c)  sistem bahasa  meliputi dialek yang kental yang menjadi ciri sebuah daerah; d) sistem mata pencaharian yang meliputi segala aktivitas dalam bentuk kerajinan dan perkebunan ;e) sistem kesenian meliputi perubahan fungsi beserta kegunaannya ;f) sistem religi dan sistem pengetahuan meliputi kepercayaan dan keyakinan. Penulis juga menyimpulkan nilai-nilai terdapat dalam Novel Likurai Untuk Sang Mempelai Karya Robby Fahik untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
PKM Literasi Cerpen Digital Peduli Lingkungan Biota Laut Bagi Guru dan Siswa SMA Negeri 20 Makassar: PKM Digital Short Story Literacy Cares for Marine Biota for Teachers and Students of SMA Negeri 20 Makassar Juanda, Juanda; Azis; Andi Agussalim AJ; Iswan Afandi
BIDIK: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): BIDIK: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bidik.v6i1.8248

Abstract

Cerpen sebagai karya sastra oleh pengarangnya merefleksikan fenomena yang terjadi disekitar pembaca seperti tema-tema lingkungan yang berkaitan dengan biota laut. Tujuan PKM ini adalah menjadikan siswa dan guru peduli pada kerusakan lingkungan yang berkaitan dengan biota laut. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, workshop, dan pendampingan. Hasil yang dicapai adalah siaswa dan guru telah mampu dalam literasi cerpen digital. Judul cerpen tersebut adalah: Pengelana Laut karya Linda Christanty; Laut Mengambil Cintaku, Harin Botan, Yang Bernyanyi pada Malam Dingin; Pemanggil Kematian karya Jemmy Piran; meningkatnya pemahaman dan kepedulian siswa dan guru terhadap kerusakan lingkungan yang berkaitan dengan biota laut, seperti pelarangan menangkap ikan dengan menggunakan bom ikan dan menjaga polusi air laut dari pembuangan sampah. 
Penguatan Literasi Cerita Rakyat melalui Pelatihan Berbasis AI ChatGPT di Desa Naiola Iswan Afandi; Maria Magdalena Namok Nahak; Anselmus Sahan; Mikhael Misa; Abdul Rahim Arman Putera Dapubeang
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i2.5953

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru, siswa, dan tokoh masyarakat dalam menulis dan menuturkan cerita rakyat berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) ChatGPT serta memperkuat literasi budaya lokal di Desa Naiola, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini dilaksanakan pada 30 Agustus 2025 di Kantor Desa Naiola dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas 4 tokoh masyarakat, 8 guru, dan 8 siswa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah, demonstrasi, praktik langsung (storytelling), dan diskusi interaktif yang dilakukan secara luring. Kegiatan ini meliputi tiga tahapan utama, yaitu: (1) penyampaian materi pengertian dan bentuk cerita rakyat; (2) pelatihan penulisan cerita rakyat berbasis AI ChatGPT; dan (3) pelatihan penuturan cerita rakyat melalui metode storytelling. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta pada tiga aspek utama. Pertama, pemahaman materi cerita rakyat meningkat dari rata-rata pre-test 56,3 menjadi 67,5 pada post-test, dengan 75% peserta mengalami peningkatan. Kedua, pelatihan penulisan berbasis AI mampu meningkatkan kreativitas dan keterampilan literasi digital peserta. Ketiga, kemampuan penuturan siswa meningkat signifikan dari rata-rata 47,5 menjadi 76,3, dengan seluruh siswa mengalami peningkatan dalam aspek ekspresi dan struktur bercerita. Dengan demikian, kegiatan PKM ini memberikan manfaat dalam meningkatkan literasi budaya, keterampilan menulis dan menuturkan cerita rakyat, serta kesadaran pelestarian nilai budaya lokal melalui pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran.