Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendampingan guru-guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan dalam mengasah keterampilan public speaking Yundayani, Audi; Hasani, Ihsan; Chan, Apri Satriawan; Dewantara, Andi Taufan Bayu; Sasmita, Nafisah Manda; Wibowo, Alya Hadistya; Halfa, Aisyah Amirah
Community Empowerment Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v3i3.224

Abstract

Penguasaan keterampilan public speaking menjadi poin penting dalam mendukung peran guru-guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) dalam proses pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penguasaan keterampilan verbal tetapi juga mengasah kemampuan non-verbal. Tahap analisis kebutuhan menujukkan bahwa masih ada guru-guru PJOK yang terkendala dalam penguasaan keterampilan public speaking. Mereka tidak percaya diri, kesulitan mengatur waktu berbicara, dan mengelola bahasa tubuh yang tepat. Mereka juga masih kurang memahami bagaimana menarik perhatian audience dan beradapatasi dalam berbagai situasi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan guru-guru PJOK dalam mengasah keterampilan public speaking mereka. Metode kegiatan pengabdian masyarakat diawali dengan melakukan analisis kebutuhan, membuat rencana kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam tahap pelaksanaan, peserta diminta untuk mengisi angket di awal dan di akhir kegiatan. Pemaparan materi diberikan, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, dan praktik oleh perwakilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dari peserta yang diketahui melalui pengisian angket, termasuk kesan, dan pesan sebagai tanggapan dari pertanyaan terbuka. Unjuk kerja yang dilakukan perwakilan peserta juga menggambarkan kemampuan public speaking dan pemahaman peserta yang semakin baik. Kegiatan pengabdian ini merupakan salah satu stimulus yang baik dalam pengembangan kompetensi guru-guru PJOK yang berkelanjutan dan berdaya. Mastery of public speaking skills is essential for supporting the functions of physical education, sports, and health (PE) teachers, with a focus on refining non-verbal abilities and developing verbal skills. It was discovered that certain PE teachers continue to encounter difficulties in developing their public speaking skills. They tend to struggle with managing their speaking time effectively, using proper body language, and maintaining confidence. They also do not know how to adapt to the moment and keep the audience engaged. This community service initiative is designed to help PE teachers enhance their public speaking skills through conducting a needs analysis, formulating an activity plan, implementing the plan, and evaluating the outcomes. The participants were asked to submit a questionnaire at the beginning and end of the activity during the implementation phase. The presentation of the material was followed by a question-and-answer session and practice sessions led by group representatives. Participants responded positively to the activity, as evidenced by their questionnaire responses. The public speaking skills and comprehension of the participants’ representatives were also observed to have improved during their performances. This service activity effectively stimulates the ongoing development of competent and empowered PE teachers.
Implementasi Manajemen Kreativitas, Inovasi, dan Kewirausahaan dalam Pembinaan Olahraga di Era Transformasi Digital Yulianto, Eko; Bayu Dewantara Alsaudi, Andi Taufan; Satriawan Chan, A.Apri
Athena: Physical Education and Sports Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Sport
Publisher : S&Co Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56773/athena.v4i1.123

Abstract

Era transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam ekosistem pembinaan olahraga, termasuk pola kepelatihan, pengembangan atlet, dan manajemen organisasi olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan sebagai strategi penguatan pembinaan olahraga di Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen terkait perkembangan olahraga digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas pelatih tercermin dari kemampuan merancang variasi program latihan berbasis teknologi, sedangkan inovasi hadir melalui pemanfaatan perangkat digital seperti video analytic, aplikasi monitoring latihan, dan sport performance tracking. Sementara itu, aspek kewirausahaan terlihat dari upaya pelatih, sekolah, dan klub olahraga dalam menciptakan nilai tambah melalui pengembangan model bisnis olahraga berbasis digital, sportpreneurship, dan layanan pelatihan berbasis platform online. Temuan penelitian menegaskan bahwa integrasi kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan berkontribusi pada peningkatan performa atlet, efisiensi pembinaan, dan daya saing organisasi olahraga. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kompetensi digital bagi pelatih, peningkatan literasi teknologi di sekolah olahraga, serta dukungan kebijakan untuk mempercepat transformasi digital dalam pembinaan olahraga nasional.