Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Eksistensi Masjid Syekh Zainal Abidin di Desa Pudun Julu Kota Padangsidimpuan (1880-2020) Sandi, Deka Maita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang eksistensi Masjid Syekh Zainal Abidin di Desa Pudun Julu Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan latar sejarah, peran, dan kondisi Masjid Syekh Zainal Abidin dari tahun 1880-2020. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan metode sejarah dengan empat tahapan, 1) Heuristik, 2) Kritik Sumber, 3) Interpretasi, dan 4) Historiografi. Hasil penelitian menemukan bahwa Masjid Syekh Zainal Abidin didirikan pada tahun 1880 M seiiring pesatnya perkembangan agama Islam di daerah Padangsidimpuan. Masjid ini telah berperan sebagai tempat aktivitas spiritual, basis politik masa kolonial, institusi pendidikan, tempat parsulukan, dan balai pengobatan. Kondisi bangunan masjid pada saat ini masih terlihat elok, meski fisik bangunan terlihat tua, memudar dan beberapa material bangunan rusak, namun tidak banyak berubah dari bentuk aslinya. Pada saat sekarang Masjid Syekh Zainal Abidin hanya digunakan sebagai sarana beribadah, tidak ada lagi ritual kegiatan keagamaan maupun sosial seperti dimasa lampau
Museum Digital Ulos Berbasis Android Lubis, Januardi Rosyidi; Sandi, Deka Maita
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.649

Abstract

Museum is an educational institution where tangible (fossils, artifacts) and intangible (values, traditions, norms) are displayed. The museum in Medan has various range of but there has been no inventory of the Ulos as a Bataknese traditional ethnic cloth yet as one of the cultural identities of native people in North Sumatera, Indonesia. By using Android platform, this study aims to analyze and explain various patterns and motifs of the Batak Ulos in 6 (six) regencies: Karo, Pak-pak, Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli, and Mandailing. The problems were (1) designing a digital Ulos museum using Android software, (2) describing and explaining the various motifs of Ulos representating each region, and (3) explaining noble values contained in Ulos. Therefore, people nowadays can safe time and distance as well as easily find information about the use, the meaning, and the function of each Ulos. This study uses the ADDIE (Analysis Design - Development - Implement - Evaluate) method. The results of this study are in the form of an android-based application that can be distributed offline to students, teachers, and the general public. In the future, this research is expected to develop applications that can be accessed online through various Playstores.
Development of Textbooks with a Contextual Approach Based on Local Wisdom: Product Validity Analysis Bayo Angin, Toras Barita; Deka Maita Sandi; Marzuki Ahmad
Journal of Science and Education (JSE) Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Science and Education (JSE)
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/jse.v5i1.415

Abstract

Improving creativity in writing descriptive essays among students is one of the challenges in learning Indonesian, especially when the teaching materials are not directly connected to the students' cultural background. Therefore, this study aims to develop and analyze the validity of contextual textbooks based on local wisdom in order to improve students' writing creativity. This study uses the Research and Development (R&D) method with the Plomp development model which includes the Preliminary research stage, Prototyping stage, Assessment phase. The validity of the textbook is analyzed through the aspects of content feasibility, presentation feasibility, language feasibility, approach feasibility. The research instrument is a validation sheet of the textbook product. There are 4 validators involved in the validation process. The results of the study indicate that the textbook developed has a high level of validity in the four dimensions, which include content feasibility of 84.47%, presentation feasibility of 88.33%, language feasibility of 88.00%, and approach feasibility of 87.68%. And overall, the average percentage value was 86.25%. Based on the validation results, it was concluded that the developed textbook product was in good criteria. The implications of this study indicate that the development of local wisdom-based textbooks is not only culturally relevant, but also feasible in encouraging students' creativity in writing descriptive essays. The obtained textbooks can be tested in the field so that the effectiveness and practicality of the developed textbook products are found.
KEPRATISAN BUKU AJAR KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL: STUDI PENGEMBANGAN RODUK UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA Angin, Toras Barita Bayo; Sandi, Deka Maita; Ahmad, Marzuki; Lubis, Ilham Sahdi
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6564

Abstract

Rendahnya kreativitas menulis karangan deskripsi siswa merupakan masalah utama dalam penelitian. Hal ini salahsatunya disebabkan oleh kurang bervariasinya buku ajar yang digunakan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran perlu melibatkan penggunaan buku yang menggunakan pendekatan yang relevan dengan materi yang dikembangkan serta terintegrasi dengan kearifan lokal siswa. Maka dari itu perlu melakukan pengembangan buku ajar yang melibatkan pendekatan kontekstual dengan berbasis kearifan lokal untuk membelajarkan kreativitas menulis karangan deskripsi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktikalitas produk buku ajar dengan melibatkan tahapan model plomp yang meliputi Preliminary research, Prototyping stage, Assessment phase. Instrumen penelitian adalah angket respon kepraktisan buku ajar siswa dan guru. Studi yang dilakukan melibatkan partisipan yang terdiri dari siswa dan guru yang berperan dalam pelaksanaan uji coba terhadap produk buku ajar yang telah dikembangkan. Hasil penelitian menunujukkan bahwa kepraktisan produk buku ajar dari respon siswa dengan capaian 83,67% (kategori baik) dan respon guru dengan capaian 85,42% (kategori baik). Oleh karena itu, buku ajar yang dirancang dengan pendekatan kontekstual yang berlandaskan pada kearifan lokal memenuhi standar praktis dalam mendukung pengembangan kreativitas siswa dalam menulis karangan deskripsi. Selanjutnya dalam ujicoba produk buku ajar yang dilaksanakan siswa cenderung merasa senang dan antusias serta memiliki motivasi yang baik dalam proses pembelajaran.
Sejarah Peradaban Islam di Kecamatan Natal Amliansyah, Amliansyah; Sandi, Deka Maita; Harahap, Henri; Batubara, Ulfah Nury
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan studi mengenai sejarah peradaban dan kebudayaan islam di kecamatan Natal. Penelitian ini menggambarkan tentang sejarah dan perkembangan agama Islam di kecamatan Natal yang bertujuan untuk menganalisis keunikan dari proses masuknya agama islam di kecamatan Natal yang dilihat dari tokoh pembawa, ajaran yang disampaikan serta media yang digunakan dalam proses pengislaman, kemudian untuk menganalisis bagaimana perkembangan agama Islam di kecamatan Natal. Adapun informan dalam penelitian ini adalah para sejarawan dan budayawan kecamatan Natal. Metode yang digunakan adalah Kualitatif dengan kajian study history. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengislaman di Natal bermula sebelum adanya gerakan pembaharuan di Minangkabau. Proses pengislaman tersebut berlangsung pada abad ke 18 Masehi dibawa oleh ulama dari Minangkabau Syekh Abdul Fattah, Syekh Abdul Rauf, kemudian dilanjutkan oleh murid dari Syekh Abdul Fattah yang bernama Syekh Abdul Malik yang dikenal dengan sebutan Baleo Natal.