Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Respon Petani Terhadap Penggunaan Pupuk Organik di Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung I Ketut Arnawa; Nyoman Utari Vipriyanti; Ida Ayu Made Dwi Susanti; Godelifa Sarina Densi
AGRIMETA : Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 13 No. 26 (2023): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Farmers' response to the use of organic fertilizers in Punggul Village, Abiansemal District, Badung Regency. This study aims to determine the response of farmers to the use of organic fertilizers in Punggul Village, Abiansemal District, Badung Regency. The research was conducted in August 2022 - February 2023. Farmers' responses to the use of organic fertilizers in Punggul Village, Abiansemal District, Badung Regency. Methods of data collection in the form of interviews, questionnaires, and documentation. Data analysis in this study used descriptive qualitative analysis which was analyzed using a Likers scale. The response of farmers to the use of organic fertilizers in Punggul Village, Abiansemal District, Badung Regency was very responsive 23 people with a percentage of 76.6% and sufficient response of 7 people with a percentage of 23.3% Based on the distribution of farmers according to their response to the use of organic fertilizers in Punggul Village, Abiansemal subdistrict, Badung regency. the answers obtained are included in the good category
ANALISIS PEMASARAN KERUPUK KULIT DAN URAT IKAN TUNA DI UD PUTRA SUSILA PASANGGARAN DENPASAR BALI Ida Ayu Made Dwi Susanti; Ni Putu Anglila Amaral; Dharma Sigith Purnamawan
AGRIMETA : Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 14 No. 1 (2024): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuna skin fish crackers are a snack and daily consumption of people in Indonesia. Pasanggaran village is one of the villages in the Denpasar area which is the location for producing tuna skin fish crackers and one of the production centers for tuna skin crackers in Bali because of the condition of the area which is close to the coast of Benoa. The aim of the research entitled ANALYSIS OF MARKETING OF TUNA SKIN AND TIPE CRACKERS AT UD PUTRA SUSILA PASANGGARAN DENPASAR BALI to Increase Income of UD Putra Susila, South Denpasar District, Denpasar City is to find out internal and external factors and alternative marketing strategies for tuna fish skin crackers in increasing income UD Putra Susila. This research was conducted in October-December 2023. The research location was determined using a purposive method while the sample of respondents was determined using a purposive sampling technique with a total of 10 respondents consisting of 1 internal and 9 external. The analysis method in this research uses SWOT analysis. The research results show that, strength factor: Tuna skin fish crackers have good quality and quality, weakness factor: lack of young generation to continue the tuna skin cracker business, opportunity factor: there are many enthusiasts on the island of Bali, threat factor: weather and climate changes
Swasembada Pakan Ikan Melalui Pelatihan Pembuatan Pelet Ikan Dan Pakan Tepung Berbahan Dasar Magot Pada Pokdakan Ulam Merta Asih Susanti, Ida Ayu Made Dwi; Budiasa, Made; Listihani, Listihani
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 5 Vol. 1 Oktober, 2023
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v5i1.118

Abstract

Kegiatan pelatihan pembuatan pakan ikan berbahan dasar magot bertujuan untuk memandirikan pokdakan Ulam Merta Asih dalam mengurangi pembelian pakan. Karena dalam pembudidayaan ikan sangat bergantung pada biaya pakan. Metode pengabdian dialkuakn melalui penyuluhan dan pelatihan di Pokdakan Ulam Merta Asih, Desa Jehem, Kabupaten Bangli dengan diikuti oleh 13 peserta. Hasil evaluasi melalui kuisioner pre test dan pots test dapat kita lihat bawah ketertarikan peserta terhadap pengetahuan dan pelaksanaan budidaya magot serta pembuatan pakan ikan meningkat setelah dilakukannya penyuluhan dan pelatihan. Dari yang sebelumnya kurang tertarik sebesar 62% menjadi 53,8% sangat tertarik pada budidaya magot. Pada pembuatan pakan ikan ketertarikan meningkat dari 69,2% cukup tertarik menjadi 38,5% tertarik dan 61,50% sangat tertarik
Pendampingan Analisis Usaha Tani Dan Pembukuan Pada Produk Krupuk Hama Ikan Red Devil Di Poklahsar Agung Boga Sari Susanti, Ida Ayu Made Dwi; Budiasa, Made; Gama, Agus Wahyudi Salasa
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 6 Vol. 1 Oktober, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v6i1.158

Abstract

Hama Ikan Red Devil merupakan ikan predator yang banyak hidup di Danau Batur. Kehadiran ikan Red Devil di Danau Batur telah menjadi masalah yang besar bagi ikan edemik Danau Batur. Ikan ini termasuk dalam kategori invasif dan hama yang berkembang biak dengan cepat. Pada Poklahsar Agung Boga Sari diolah hama ikan ini diolah menjadi krupuk ikan. Kandungan protein pada ikan Red Devil mencapai 35% sehingga digunakan sebagai bahan pembuatan krupuk. Hal ini, dapat mengurangi atau mengontrol populasi Red Devil yang ada di Danau Batur. Hama ikan Red Devil memiliki tulang ikan yang sangat banyak dan halus sehingga tulang ikan tersebut dapat dimanfaatkan dalam pengolahan krupuk. Untuk meningkatkan keuntungan dilakukan penyuluhan dan pendampingan analisis usaha tani dan pembukuan sederhana. Hasil penyuluhan dan pendampingan menunjukkan peningkatan pemahaman pada setiap parameter. Rata-rata peserta menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman terhadap analisis usaha tani dari 79,75% kurang paham menjadi 85,25% sangat paham sedangkan pada pembukuan sederhana terjadi peningkatan pemahaman dari 68,75% kurang paham menjadi 84,75% sangat paham
Pendampingan Branding Dan Pemasaran Ikan Mas Koki Sebagai Komoditas Ekspor Pada Pokdakan Koiyogan Kazoku Rana Amaral, Ni Putu Anglila; Susanti, Ida Ayu Made Dwi; Parawangsa, I Nyoman Yoga
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 6 Vol. 1 Oktober, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v6i1.162

Abstract

Pendapatan masayarakat dapat ditingkatkan dengan adanya usaha budi daya ikan yang mempunyai target pasar yang luas. Ini disebabkan karena kecenderungan seseorang biasanya menggunakan ikan hias untuk mempercantik ruangan dan kolam kecil. Ikan hias ialah salah satu sumber devisa utama yang secara strategis menyumbang perekonomian Indonesia. Potensi ekspor yang dimiliki oleh ikan hias, dapat menjadi salah satu peluang yang dikembangkan oleh Pokdakan Koiyogan Kazoku Rana. Sehingga, diperlukan juga pendampingan karena kurangnya pemahaman mitra terhadap branding dan pemasaran. Hasil pendampingan menunjukan terjadi peningkatan pemahaman mitra terhadap branding dan pemasaran sebesar 81% (sangat paham)
PENDAMPINGAN TEKNIK PEMASARAN PRODUK PERTANIAN DI AGROEKOWISATA SUBAK SEMBUNG Susanti, Ida Ayu Made Dwi; Yudiarini, Nyoman; Sukanteri, Ni Putu; Subadra, Komang; Milasari, Ni Kadek; Sundari, Ni Made Dwiradika
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i3.36144

Abstract

Agrowisata merupakan rangkaian kegiatan wisata yang memanfaatkan potensi pertanian berupa pemandangan alam kawasan pertaniannya maupun keanekaragaman aktivitas produksi dan teknologi pertanian serta budaya masyarakat petaninya sebagai destinasi wiasata. Produk pertanian yang dijual oleh para petani di Agroekowisata Subak Sembung belum dipasarkan secara baik dimana produk pertanian yang dijual memiliki potensi sebagai oleh-oleh Agroekowisata Subak Sembung. Pendampingan yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, dan pemahaman para pedagang dalam memasarkan produk pertanian dengan hasil terjadi perubahan pemahaman dari pedagang kurang paham menjadi sangat paham dengan persentase sebesar 60% dan paham sebesar 40%.
Persepsi Konsumen terhadap Beras Organik Mentik Susu Ida Ayu Made, Dwi Susanti
Jurnal Agribisnis Vol. 25 No. 1 (2023): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/agr.v25i1.13119

Abstract

Mentik Susu organic rice is a type of organic rice cultivated by Balinese people, especially in Sidan Village, Gianyar Regency which is marketed through Sidan BUMDES. This study aims to determine the level of consumer satisfaction of Mentik Susu organic rice on the 4P and to determine aspect the relationship between consumer characteristics and the level of consumer satisfaction of Mentik Susu organic rice food products and. This type of research is qualitative and quantitative. The research instrument used was interviews and questionnaires. The data analysis technique uses descriptive data with 4 aspects namely: product, price, place, promotion. The results showed that there was no significant relationship between customer characteristics (age, education, gender and income) with the level of satisfaction with Mentik Susu food products and Mentik Susu rice consumers felt very satisfied (SP) with a percentage of 84.41% of the product, price , place and promotion applied to Mentik Susu food products.
PELATIHAN PEMBUATAN PESTISIDA NABATI DI DESA BUNUTIN, KECAMATAN BANGLI, KABUPATEN BANGLI Sukanteri, Ni Putu; Kardi, Cening; Susanti, Ida Ayu Made Dwi; Gollu, Alfonsus Wolla; Cahyani, Ni Putu Lisa Novia; Indrawan, I Dwi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i12.3303

Abstract

Program pelatihan pembuatan pestisida nabati di Desa Bunutin, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli diselenggarakan sebagai langkah strategis guna memperkuat wawasan dan kemampuan petani dalam pengendalian hama padi dengan pendekatan berwawasan lingkungan dan berkesinambungan. Latar belakang kegiatan ini adalah masih tingginya ketergantungan petani terhadap pestisida kimia yang berbiaya mahal dan berdampak negatif pada ekosistem sawah, sementara sumber daya alam lokal yang berpotensi sebagai bahan pestisida alami belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan dilaksanakan selama sepuluh bulan, dimulai dari tahap persiapan berupa studi literatur, perizinan, dan penyediaan alat-bahan, dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan berupa sosialisasi, pendampingan, serta praktik langsung pembuatan pestisida nabati menggunakan bahan lokal contohnya daun pepaya, sirih, serta sirsak. Bahan-bahan tersebut dipilih karena memuat senyawa bioaktif acetogenin, tanin, eugenol, papain, serta alkaloid yang terbukti efektif menghambat aktivitas makan, pertumbuhan, maupun reproduksi hama utama padi (Penggerek batang, walang sangit, ulat grayak, dan wereng). Melalui pre-test dan post-test, evaluasi program memperlihatkan peningkatan nyata pada aspek pengetahuan dan keterampilan petani; pengetahuan peserta meningkat dari kategori kurang paham menjadi cukup hingga sangat paham, sementara keterampilan praktik meningkat dari 23% kurang baik menjadi 78% sangat baik. Hasil ini menunjukkan bahwa peserta mampu membuat dan menerapkan pestisida nabati secara mandiri di lahan pertanian mereka. Pelaksanaan program memberikan manfaat ganda, yakni mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia, menekan biaya produksi, menjaga keseimbangan lingkungan, dan mendorong replikasi di kelompok tani lain demi ketahanan pangan serta pertanian berkelanjutan di wilayah lokal.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN SINGKONG Muhid, Abdul; Yudiarini, Nyoman; Susanti, Ida Ayu Made Dwi; Javandira, Cokorda; Hammad, Rifqi; Zulfikri, Muhammad
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36560

Abstract

Abstrak: Singkong merupakan komoditas pangan lokal yang melimpah di Lombok Utara, namun pemanfaatannya masih terbatas dan bernilai tambah rendah. Keterbatasan keterampilan dan inovasi pengolahan menyebabkan potensi singkong belum dimanfaatkan secara optimal Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) ITB Asri di, Lombok Utara dalam mengembangkan diversifikasi produk olahan singkong sebagai upaya peningkatan kemandirian dan ekonomi lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Community Empowerment melalui tahap perencanaan, edukasi, praktik produksi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan kenaikan pre-test dan post-test hingga 46% pada aspek produksi serta 26% pada aspek digital marketing. Beberapa produk unggulan seperti tepung mocaf, keripik singkong, dan brownies singkong berhasil dikembangkan dan diproduksi secara mandiri oleh KWT, didukung oleh pendampingan dalam pengemasan, branding, dan pemanfaatan pemasaran digital. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan, motivasi kewirausahaan, dan kapasitas ekonomi KWT, sehingga memberikan dampak positif terhadap pemanfaatan potensi lokal dan penguatan usaha berbasis pangan.Abstract: Cassava is a local food commodity abundant in North Lombok, but its utilization is still limited and has low added value. Limited skills and processing innovations mean that cassava's potential has not been optimally utilized. This community service activity aims to increase the capacity of the ITB Asri Women's Farmers Group (KWT) in Berangan Hamlet, Kayangan Village, North Lombok in developing diversified cassava processed products as an effort to increase independence and the local economy. The implementation method uses a participatory community empowerment approach through the stages of planning, education, production practice, mentoring, and evaluation. The results of the activity showed a significant increase in knowledge, with a pre-test and post-test increase of up to 46% in the production aspect and 26% in the digital marketing aspect. Several superior products such as mocaf flour, cassava chips, and cassava brownies were successfully developed and produced independently by the KWT, supported by mentoring in packaging, branding, and the use of digital marketing. Overall, this activity succeeded in increasing the skills, entrepreneurial motivation, and economic capacity of the KWT, thus having a positive impact on utilizing local potential and strengthening food-based businesses. 
THE POTENTIAL OF THE PEOPLE'S MARKET IN BALI AS A TOURISM ATTRACTION BASED ON BALI CULTURE TOURISM Susanti, Ida Ayu Made Dwi; Pratiwi, Luh Putu Kirana; Yudiarini, Nyoman
International Journal of Applied Science and Sustainable Development (IJASSD) Vol. 4 No. 2 (2022): International Journal of Applied Science and Sustainable Development (IJASSD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan `Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The people's market is one of the most tangible indicators to see the level of economic life of the surrounding community. The people's market does not only involve economic actors in the agricultural and food sectors but also non-agricultural actors such as financial service actors and transportation service actors whose existence is indirectly very meritorious (Firmanzah and Halim, 2012). The approach to the agricultural sector that is still being carried out today is the approach through the agribusiness system. As a people's market that is also visited by tourists, the People's Market in Bali must meet the requirements of a healthy market, with Indonesian national standards, and standards for organizing Balinese cultural tourism. The People's Market in Bali has the potential to be developed as a tourist attraction. The intended tourist attraction is the type of Balinese Cultural Tourism.