Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Analysis of Language Style in the MULAN 2020 Movie Ilham, Resky Febrianty; Dahniar, Dahniar; Nonci, Jusmaniar
ASHLITION : Ash-Shahabah English Literature, Linguistics, & Education Vol. 3 No. 1 (2025): January-June
Publisher : English Literature Studi Program Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ashlition.v3i1.1957

Abstract

This research is a sociolinguistic study focusing on movie language styles. This research aims to analyze the language styles of the Mulan 2020 movie and identify the context of the dominant language style used in the film. The researchers conducted this study using a descriptive qualitative method. This research involves multiple stages, including repeatedly watching the film to comprehend its content by concentrating on character dialogues and situational contexts. Subsequently, the researchers categorized the data for further analysis and adopts the applicable theory. This research uses the theory of language style from Martin Joos. The results of this study found four language styles with 74 data points, namely seven data points of the frozen style, thirty-nine data points of the formal style, twenty-three data points of the casual style, and five data points of the intimate style. The contextual use of this dominant language style is also diverse and often occurs in military situations, royal areas, formal situations, situations between Mulan and Xianniang as protagonists and antagonists, and informal situations. The use of this predominant language style generally serves the movie's storyline. These findings imply the influence of culture and social status on the prevalence of formal language styles in historically developed Asian movies, which serve functions outside formal situations.
PENGUATAN MENULIS AKADEMIK MAHASISWA MELALUI PELATIHAN APLIKASI ARIES (ASSISTED REVISION IN ENGLISH STYLE) Nonci, Jusmaniar; Imran, Muhammad Chairil; Mursidin, Muthmainnah; Sulviana, Sulviana; Indahyanti , Rizka; Nurjannah, Sitti; Angraeni, Andi Dimas; Salsabila, Nur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.23856

Abstract

Menulis adalah keterampilan hidup, menjadi dasar bagi orang lain untuk menilai pembelajaran, nilai-nilai, ide-ide, dan kontribusi terhadap masyarakat. Di dalam lingkungan kampus, salah satu keterampilan yang harus dipelajari adalah menulis akademik, menulis akademik berupa tulisan jelas, terfokus, dan terstruktur yang didukung oleh bukti-bukti. Menulis akademik juga penting terkait dengan karir di masa depan karena sebagian besar pekerjaan memerlukan keterampilan menulis akademik yang kuat, dosen wajib membekali mahasiswa untuk menjadi seorang penulis profesional agar memudahkan mahasiswa memasuki dunia karir. Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, tim pengabdian mencoba untuk mengadakan pelatihan ARIES untuk membantu mahasiswa dalam pengembangan menulis akademik. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi, praktik aplikasi ARIES dan Focus Group Discussion. Hasil pelatihan menunjukkan selama pelatihan ARIES, pengetahuan mahasiswa bertambah, respon positif sesudah pelatihan juga tampak dari hasil Focus Group Discussion, mahasiswa secara aktif berdiskusi dengan narasumber, selain itu juga terbentuk keyakinan diri mahasiswa untuk melanjutkan pelatihan menulis akademik secara mandiri.
PENGUATAN KETERAMPILAN MENGAJAR MAHASISWA MELALUI PELATIHAN MICROTEACHING Indahyanti, Rizka; Nonci, Jusmaniar; Imran, Muhammad Chairil; Mursidin, Muthmainnah; Sulviana, Sulviana; Nurjannah, Sitti; Faried, Rifka; Sulistiana, Sulistiana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32219

Abstract

Guru membutuhkan keterampilan dan kompetensi khusus di bidang profesionalnya untuk mencapai hasil yang optimal. Guru yang terampil dapat berhasil dalam pekerjaannya dan membantu siswa mencapai tujuan mereka dan mempengaruhi proses pembelajaran dan hasil belajar mereka. Kompetensi mengajar sangat penting untuk pengajaran yang efektif, dan untuk menjadi pendidik profesional, mahasiswa sebagai calon guru harus dilatih secara komprehensif untuk meningkatkan kemampuan mengajar mereka. Mahasiswa yang akan menjadi calon guru harus memiliki kemampuan mengajar yang baik, memahami semua materi dan membuat situasi pembelajaran kondusif. Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, tim pengabdian mencoba untuk mengadakan pelatihan Microteaching untuk membantu mahasiswa dalam penguatan keterampilan mengajar. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi, praktik Microteaching dan Focus Group Discussion. Hasil pelatihan menunjukkan selama pelatihan Microteaching, mahasiswa mampu membuat suasana kelas menyenangkan dengan melibatkan pengalaman mereka selama ini, kemampuan mereka dalam memberikan penjelasan juga semakin baik, dan memahami aspek kesiapan perangkat ajar sebelum masuk kelas. Tim pengabdian menyimpulkan bahwa pelaksanaan pelatihan Microteaching kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris berjalan dengan baik dan memenuhi tujuan pengabdian.
PENGUATAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA MELALUI PELATIHAN MENULIS BERITA Mursidin, Muthmainnah; Nonci, Jusmaniar; Imran, Muhammad Chairil; Indahyanti, Rizka; Sulviana, Sulviana; Nurjannah, Sitti; Ayumi, Masuji; Ramadhani, Amalia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42466

Abstract

Keterampilan menulis yang baik memungkinkan pemikiran kritis dan komunikasi yang efektif, baik untuk tujuan akademik, profesional, maupun pribadi. Keberhasilan akademik, pemikiran kritis, dan komunikasi yang efektif bergantung pada kemampuan menulis yang baik. Namun, banyak siswa menghadapi kesulitan membuat tulisan yang mudah dipahami, ringkas, dan terorganisir. Latihan menulis tradisional tidak selalu melibatkan siswa atau menekankan keterampilan komunikasi dunia nyata. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa pendekatan pengajaran kreatif harus digunakan untuk membantu siswa membangun keterampilan penting secara terstruktur selain membuat tulisan relevan dan menarik. Melalui penulisan yang terfokus dan berorientasi pada tujuan, pelatihan menulis berita menawarkan solusi yang ampuh untuk masalah ini. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi, praktik menulis berita dan Focus Group Discussion. Hasil pelatihan menunjukkan selama pelatihan menulis berita, siswa mampu mengumpulkan informasi dari sumber yang dapat diandalkan, memverifikasi kebenaran, dan mensintesis informasi dari berbagai sudut pandang. Mereka juga dapat mengevaluasi kredibilitas sumber informasi dan mempraktikkan pengumpulan informasi yang dapat dipertanggung jawabkan selama pelatihan. Tim pengabdian menyimpulkan bahwa pelaksanaan pelatihan menulis berita di SMK Laniang Makassar berjalan dengan baik dan memenuhi tujuan pengabdian.
Training on Prompt-Based Artificial Intelligence (AI) to Enhance Students’ Scientific Papers: Pengabdian Sulviana, Sulviana; Mursidin, Muthmainnah; Nonci, Jusmaniar; Indahyanti, Rizka; Nurjannah, Sitti; Muhammad Chairil Imran; Rahmatillah, Sri Fatimah; Tohamba, Citra Prasiska Puspita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5172

Abstract

Although writing scientific papers requires critical thinking and mastery of academic language, many students still struggle with coherence, logical structure, and proper citation. However, advances in artificial intelligence (AI), particularly prompt-based generative language models, offer new opportunities to support academic writing. The training included a presentation of the material and practical exercises, followed by questionnaires and interviews to explore students’ perceptions. The results indicated that the moderate and targeted use of AI, especially during the planning and revision stages, improved the clarity of the academic language and the cohesion between paragraphs. AI helped students overcome psychological barriers to writing, increasing their motivation without raising ethical concerns related to academic integrity and overreliance on AI-generated content. Overall, the community service team concludes that prompt-based AI can effectively enhance students’ scientific papers when used with critical reflection, guidance from lecturers, and strong ethical awareness.