Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Pilar

REFORMASI SOSIAL DALAM PERSPEKTIF ISLAM Rijal, Tabhan Syamsu; Palangkey, Rahmi Dewanti
PILAR Vol 15, No 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit sosial muncul dalam masyarakat akibat perilaku menyimpang yang bertentangan dengan nilai-nilai, norma, atau aturan yang telah disepakati bersama. Penyimpangan sosial, baik individu atau kelompok, menyebabkan gangguan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, tercermin dari ketimpangan sosial dan ekonomi, pelemahan nilai agama dan norma sosial serta kurangnya pendidikan moral dan agama yang menimbulkan ketidakadilan, konflik, dan kerusakan tatanan sosial.  Reformasi sosial atau Ishlah al Ijtimaa’i diperlukan untuk perbaikan kondisi sosial yang berlandaskan pada keadilan, kedamaian, kesejahteraan, dan penguatan moralitas dalam masyarakat. Untuk mewujudkan reformasi sosial perspektif Islam, dibutuhkan pendekatan, yang tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, tapi juga monitoring dan pengawasan yang berkesinambungan dari aparat dan warga, khususnya dalam perbaikan moralitas masyarakat dan upaya mengatasi ketidakadilan sosial yang sudah mengakar.Kata kunci: Reformasi, Ishlah, Sosial, Moralitas
REFORMASI SOSIAL DALAM PERSPEKTIF ISLAM Rijal, Tabhan Syamsu; Palangkey, Rahmi Dewanti
PILAR Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/vrt89h88

Abstract

Penyakit sosial muncul dalam masyarakat akibat perilaku menyimpang yang bertentangan dengan nilai-nilai, norma, atau aturan yang telah disepakati bersama. Penyimpangan sosial, baik individu atau kelompok, menyebabkan gangguan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, tercermin dari ketimpangan sosial dan ekonomi, pelemahan nilai agama dan norma sosial serta kurangnya pendidikan moral dan agama yang menimbulkan ketidakadilan, konflik, dan kerusakan tatanan sosial.  Reformasi sosial atau Ishlah al Ijtimaa’i diperlukan untuk perbaikan kondisi sosial yang berlandaskan pada keadilan, kedamaian, kesejahteraan, dan penguatan moralitas dalam masyarakat. Untuk mewujudkan reformasi sosial perspektif Islam, dibutuhkan pendekatan, yang tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, tapi juga monitoring dan pengawasan yang berkesinambungan dari aparat dan warga, khususnya dalam perbaikan moralitas masyarakat dan upaya mengatasi ketidakadilan sosial yang sudah mengakar.Kata kunci: Reformasi, Ishlah, Sosial, Moralitas
Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas VII pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits di Mts Muhammadiyah Datarang Palangkey, Rahmi Dewanti; Rahman, Nurfadhilah; Rijal, Tabhan Syamsu
PILAR Vol. 13 No. 1 (2022): JURNAL PILAR, JUNI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/g9gykk72

Abstract

Persoalan mendasar yang dihadapi proses belajar mengajar di Indonesia adalah kurangnya perhatian pendidik terhadap peserta didiknya untuk memahami kemampuan masing-masing siswa dalam menyerap dan memahami pelajaran. Banyak sekolah menggunakan pengajaran klasikal sehingga perbedaan kemampuan individual terabaikan, yang dapat merugikan perkembangan kejiwaan peserta didik dan pencapaian prestasinya. Salah satu aspek dari pembelajaran Agama Islam terdapat mata pelajaran Al-Quran Hadits, pelajaran Al-Quran Hadits menekankan pada kemampuan membaca, menulis, dan memahami isi teks Al-Quran dan Hadits. Sekarang ini pembelajaran Al-Quran Hadits sering mengalami penurunan minat sehingga menjadikan prestasi peserta didik menurun, disebabkan oleh model pembelajaran yang digunakan oleh guru terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan cara belajar peserta didik. Guru terkadang menggunakan metode klasik yaitu hafalan dan tulisan, tanpa diselingi dengan metode atau cara pembelajaran yang inovatif, sehingga tidak sedikit ditemui dalam proses pembelajaran terdapat peserta didik yang cenderung malas dan mengalami kesulitan dalam menerima pelajaran.. Kata Kunci: Gaya Belajar; Prestasi Siswa; Pelajaran Hadis