Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kelelahan Kerja Serta Implikasinya Terhadap Kinerja Karyawan Studi Pada Perawat di PKU Muhammadiyah Unit II Hidayatullah, Rahmad; Handari, Sri
Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 1: March 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to determine the effect of work stress and job burnout implications on employee performance in icu, ugd, and operating room of pku muhammadiyah hospital unit ii. Independent variables used in this study were work stress and job burnout while the dependent variable used is performance.Sample used in this study were nurses at the ICU, UGD, and operating room at pku Muhammadiyah hospital unit II by purposive sampling method. In order to get the number of samples used in this study were 43 respondents and data were analyzed using partial least square with processing aid SmartPLS and data using SPSS 15 software.Thus, results of this study concludes that : 1) Job stress effects positively and significantly toward job burnout. 2) Job burnout takes effect negatively and significantly on performance. 3) Work stress is a significant negative effect on performance. 4) Job Stress take effect negatively and significantly on performance through Job burnout.Keywords:
Scorched-Earth as Defensive Signaling in Bengkulu, 1945–1949: A Microhistorical Process-Tracing Study Praja, Alvido; Ponika, Siwi; Hidayatullah, Rahmad
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v4i1.1288

Abstract

This study reconstructs the planning, enactment, and immediate consequences of scorched-earth (bumi hangus) operations in Bengkulu during Indonesia’s Revolutionary War (1945–1949), situating Colonel Barlian’s leadership within the intertwined logics of coercion and protection under severe resource constraints. Using a qualitative, microhistorical case design, we compiled multi-source evidence archival dispatches and administrative minutes, wartime press and photographs, memoirs, local chronicles, and a small set of oral-history interviews screened by provenance and subjected to systematic source criticism. Analysis combined event chronology, inductive coding, and process tracing to link command intent, inter-organizational coordination, engineering practice, and short-term outcomes, with cross-source triangulation and retention of negative cases to test rival explanations. Results indicate that denial measures were calibrated rather than ad hoc: targeted bridge demolitions, controlled destruction of administrative assets, and route obstruction were synchronized with civilian movement to slow mechanized advance, deny administrative utility, and signal non-cooperation; learning effects were evident in the shift from earlier demolition failures to engineer-guided weak-point targeting, and intermediary civic organizations proved crucial for logistics, reception, and communication. We conclude that Bengkulu’s bumi hangus constituted a bounded defensive repertoire embedded in local geography, logistics, and institutional capacity, and that representational scarcity (thin visual archives) has contributed to its underrepresentation relative to Java-centric narratives. Limitations include single-site scope, fragmentary and sometimes propagandistic sources, and the absence of systematic engineering logs despite mitigation via triangulation and weighting by credibility. Implications: decolonization historiography should systematically incorporate defensive signaling and infrastructure denial alongside offensive episodes; archival recovery should prioritize provincial visual/technical records; and future research should extend comparative testing across coastal Sumatra, integrate Dutch–Indonesian technical logs to estimate delay effects, and develop geospatial reconstructions linking demolition sequencing, route interdictions, and civilian protection at scale.
Analisis Kinerja Ruas Jalan Perkotaan dengan Menggunakan Visual Basic Application Hidayatullah, Rahmad; Alwi, Muhammad Taufiq Hidayat; Badaron, St. Fauziah; Syarkawi, Mukhtar Thahir; Zaifuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2022): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2022
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/sqqf2v22

Abstract

Salah satu titik rawan kemacetan di Kota Makassar berada di jalan Batua Raya. Kondisi yang terjadi di lapangan di beberapa titik pada ruas ini terlihat terjadi adanya penurunan kinerja pelayanan jalan yang dapat menyebabkan terjadinya kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas jalan Batua Raya dan menghitung kinerja ruas jalan Batua Raya dengan menggunakan alat bantu Visual Basic Application (VBA) berdasarkan PKJI 2014. Manfaat dari penggunaan alat bantu Visual Basic Application (VBA) yaitu dapat mempercepat perhitungan dengan waktu yang efisien. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah survei geometrik dan survei volume lalu lintas yang diperlukan sebagai data input dalam analisis kinerja ruas jalan. Hasil dari perhitungan secara manual dan dengan menggunakan alat bantu Visual Basic Application (VBA) didapatkan hasil yang sama. Dimana volume lalu lintas pada titik pertama yaitu 1764 smp/jam dan titik kedua yaitu 1834,1 smp/jam, kelas hambatan samping pada titik pertama dan pada titik kedua yaitu Sedang, kecepatan arus bebas pada titik pertama yaitu 47,72 km/jam dan titik kedua yaitu 47,96 km/jam, kapasitas ruas jalan pada titik pertama yaitu 3528,93 smp/jam dan pada titik kedua 3542,17 smp/jam, derajat kejenuhan pada titik pertama didapatkan 0,50 dan pada titik kedua didapatkan 0,52, dan tingkat pelayanan yang didapatkan pada titik pertama dan titik kedua masuk ke dalam kategori B.
Analyzing Islamic School Students’ English Vocabulary Learning: Motivation and Learning Strategies Hidayatullah, Rahmad; Nugraheni, Dyah Ayu; Fauzi, Fatih Al
International Journal of English Education and Linguistics (IJoEEL) Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/ijoeel.v7i2.12581

Abstract

This study aims to analyze English vocabulary learning among Islamic middle school students particularly on their motivation and the learning strategies. A mixed methods approach was used, combining quantitative and qualitative approaches. Quantitatively, researchers used questionnaires to measure students' motivation in learning vocabulary. Qualitatively, in-depth interviews were conducted to understand students' experiences in learning English vocabulary. Quantitative data was collected through motivation and learning strategy questionnaires adapted from Tanaka's (2017) language learning model and distributed to 21 students. Qualitative data were gathered through semi-structured interviews with three students in the class. The results show that students with high intrinsic and extrinsic motivation tend to use more varied and active vocabulary learning strategies, such as intensive reading and using new vocabulary in conversational contexts. This finding is supported by data showing students' response percentages regarding their learning strategies. Generally, interactive and contextual learning strategies lead to better vocabulary mastery than passive strategies. This study suggests that further research should explore the relationship between learning motivation, learning strategies, and students' academic achievement in a broader context. Future studies are also recommended to involve entire classes without separating gender to achieve more representative results.  
Sistem Pengambilan Keputusan Multikriteria Menggunakan Entropy, AHP, dan TOPSIS pada Seleksi E-Wallet di Indonesia Rofid; Hidayatullah, Rahmad; Akbar, Haris Fahril
Portal Riset dan Inovasi Sistem Perangkat Lunak Vol. 2 No. 3 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : SoraTekno Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/prinsip.v2i3.162

Abstract

Perkembangan teknologi finansial yang pesat mendorong maraknya penggunaan dompet digital (e-wallet) di Indonesia. Banyaknya pilihan e-wallet dengan karakteristik berbeda menuntut adanya sistem pengambilan keputusan yang tepat untuk menentukan alternatif terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis Multi-Criteria Decision Making (MCDM) dengan mengintegrasikan tiga metode, yaitu Entropy (untuk penentuan bobot objektif), Analytical Hierarchy Process (AHP) (untuk bobot subjektif), dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) (untuk pemeringkatan alternatif). Terdapat 27 alternatif e-wallet yang dinilai berdasarkan 8 kriteria, seperti jumlah pengguna, reputasi, keamanan, fitur, dan inovasi. Bobot dari Entropy dan AHP dikombinasikan untuk memperkuat objektivitas dan pertimbangan ahli dalam proses pengambilan keputusan. Hasil dari metode TOPSIS menghasilkan peringkat e-wallet terbaik berdasarkan kedekatannya terhadap solusi ideal dan jauhnya dari solusi negatif. Pendekatan hybrid ini terbukti efektif dalam menyaring alternatif terbaik secara komprehensif dan sistematis.
Penguatan Literasi Kebahasaan Anak Melalui Pendekatan Edukatif Krida Kartu TAMITA Mustafa, M Rafli Al Thoriq; Febriansyah, M Zikri; Fikriza, Ghufran; Bahari, Alam; Ansharullah, M Faris; Hidayatullah, Rahmad; Rafli, Rafli; Setiawaty, Sri
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/2xvav035

Abstract

Fondasi utama dalam membentuk kualitas SDM dapat dilakukan melalui penguatan kemampuan literasi dasar (membaca dan menulis). Namun, kondisi anak-anak marginal di Aceh menunjukkan realitas yang memprihatinkan. Faktor ekonomi, pola pikir orang tua yang kurang mendukung pendidikan, serta keterbatasan waktu belajar karena membantu orang tua mencari nafkah menjadi hambatan utama dan membuat kehilangan hak belajar secara optimal, sehingga memperlebar kesenjangan literasi. Anak-anak binaan di Lapas maupun korban konflik Aceh juga menghadapi masalah serupa akibat minimnya layanan pendidikan. Kondisi ini diperparah dengan tingginya angka putus sekolah di wilayah pesisir dan pedesaan. Rendahnya literasi ini berdampak pada keterbatasan kemampuan komunikasi, baik verbal maupun nonverbal. Oleh karena itu, diperlukan strategi inovatif dan menyenangkan untuk menumbuhkan minat sekaligus meningkatkan kemampuan literasi anak-anak marginal. Salah satu alternatif solusi adalah melalui Kartu TAMITA (Tantangan Merangkai Kata), sebuah permainan edukatif yang berfokus pada penguasaan unsur kebahasaan dasar seperti SPOK (Subjek, Predikat, Objek, dan Keterangan) berbasis kearifan lokal Aceh. Kartu TAMITA tidak hanya sekadar media permainan, tetapi juga sarana pembelajaran kreatif yang mampu mendorong anak-anak mengasah kecakapan membaca, menulis, serta berpikir kritis. Dengan meningkatnya keterampilan literasi dasar kebahasaan secara keseluruhan anak memiliki peluang lebih besar untuk memperbaiki taraf hidupnya melalui akses pendidikan yang lebih bermakna.