Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penilaian Kriteria Green Building Pada Gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa: Indonesia Balqist, Rafika; Eka Mutia; Meilandy Purwandito
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i2.457

Abstract

Permasalahan lingkungan dan pemanasan global menjadi salah satu penyebab dari kerusakan lingkungan dating dari bidang jasa konstruksi. Mengingat juga aspek pembangunan di Kota Langsa yang semakin meningkat dengan munculnya beberapa gedung bertingkat, salah satunya adalah gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa. Maka diperlukannya suatu tolok ukur dalam menerapkan konsep Green Building pada pembangunan tersebut. Pemilihan gedung ini didasari karena bangunan ini merupakan salah satu perkantoran yang digunakan sejak 2010 dengan luas keseluruhan bangunan 2.500 m2, terdiri dari 2 lantai, dan belum menggunakan standar kriteria green building pada perkantoran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah bangunan perkantoran ini sudah menerapkan konsep green building berdasarkan standar Greenship, juga untuk mengetahui peringkat pada bangunan (platinum, gold, silver, atau tidak green). Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa memperoleh poin sebesar 30 poin dari poin maksimal 117 poin atau sebesar 25,64%, diantaranya adalah Tepat Guna Lahan 6 poin, Efisiensi Energi dan Konservasi 17 poin, Konservasi Air 2 poin, Siklus dan Sumber Daya Material 1 poin, Kenyamanan dan Kesehatan Dalam Ruang 4 poin, dan Manajemen Lingkungan Bangunan 0 poin. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa belum termasuk kedalam kriteria gedung perkantoran yang green berdasarkan Greenship.
Analisis Pengaruh Serbuk Cangkang Kerang Hijau (Perna Viridis) Sebagai Agregat Terhadap Kuat Tekan Campuran Beton Daliana Elvira; Meilandy Purwandito; Irwansyah
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i2.493

Abstract

Beton merupakan salah satu bahan konstruksi yang telah umum digunakan untuk bangunan gedung, jembatan, jalan dan lain lainnya. Karna banyaknya limbah disekitar lingkungan penelitian ini memanfaatkan limbah cangkang kerang hijau berasal dari Desa Serang Jaya Hilir Kecamatan Pematang Jaya Kabupaten Langkat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbandingkan kuat tekan beton pada tiap variasi serbuk cangkang kerang terhadap agregat halus yaitu 0%, 5%,10% dan 15% dan mengetahui kuat tekan beton dengan campuran serbuk cangkang kerang hijau dari tiap variasi  campuran pada umur 14 hari dan 28 hari. Setelah penelitian didapatkan hasil bahwa; [1] kuat tekan beton umur 14 hari pada campuran beton campuran 0% serbuk cangkang kerang hijau terhadap berat agregat halus yaitu 12,00 Mpa,5% yaitu 12,34 Mpa,10% yaitu 11,88 Mpa dan 15% sebesar 12,17 Mpa. Sedangkan hasil rata-rata nilai kuat tekan beton umur 28 hari pada campuran beton 0% serbuk cangkang kerang hijau terhadap berat agregat halus yaitu 26,30 Mpa,5% yaitu 27,17 Mpa,10% yaitu 24,75 Mpa dan 15%  sebesar 26,53 Mpa. [2] kuat tekan beton tertinggi terjadi pada persentase campuran serbuk cangkang kerang 5% yaitu 27,17 Mpa dan persentasi terendah terjadi pada campuran serbuk cangkang kerang 10% yaitu 24,75%.